Nah, justru itu. Kita bisa memilih untuk dominan dengan cara menjadi penguasa, atau berlindung di bawah salah seorang penguasa. Mungkin teknik Lü Buwei bisa dipakai. Lü Buwei adalah seorang pedagang yang ambisius. Saking ambisiusnya maka ia mengincar kekuasaan. Salah satu tehniknya adalah dengan membeli pangeran. Dalam hal ini dia menolong Pangeran Yiren yang saat itu sama sekali tidak diperhitungkan. Dengan berbagai tehnik akhirnya Pangeran Yiren bisa menjadi putra mahkota. Bahkan dia melangkah lebih jauh lagi dengan memberikan salah seorang penari wanitanya kepada Yiren. Kemudian wanita ini melahirkan seorang putra, yaitu Ying Zheng yang kelak bergelar Qin Shi Huangdi. Menurut Shiji (kitab sejarah yang ditulis pada masa Dinasti Han), banyak pihak menduga kuat ayah biologis Ying Zheng bukan Yiren melainkan Lü Buwei sendiri. Kalau ini benar tentu Lü Buwei sudah separuh berhasil dengan menaruh keturunannya di atas tahta. Seandainya waktu Dinasti Qin bisa bertahan lama, tentu keturunan Ying Zheng akan dominan dan banyak sekali.
Dinasti Qin tidak bertahan lama karena sepeninggal Qin Shihuang tahta jatuh ke tangan pewaris yang tidak kompeten. Memang generasi kedua dan ketiga itu adalah saat yang paling kritis dalam kelangsungan sebuah dinasti. Kalau berhasil dilewati biasanya akan bertahan cukup lama.
Tidak ada yang menjamin bahwa tindakan kita pasti akan berhasil. Tapi kalau kita tidak bertindak maka sudah pasti kita tidak akan berhasil. Jadi usaha itu memang perlu. Mengenai hasilnya ya tergantung dari banyak faktor.
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)


Reply With Quote

...


