Bahwa M2 bersedia memuat film Indonesia sebagai sampulnya, itu adalah hal luar biasa.
Berbeda dengan Cinemags yang jangankan sampul, memuatnya di edisi sekarang saja tidak mau.
Paling menyebalkan membaca jawaban para redaksi saat ditanya. Menjijikkan.
Ternyata Cinemags sekarang sudah tidak layak disebut sebagai majalah film.
Bukan masalah The Raid jadi sampul atau tidak tetapi masalah cara mereka mengambil keputusan untuk sampul.
Ini ungkapan kekecewaan pembaca Cinemags.
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)

Reply With Quote







