Maksud saya bukan bahaya kecelakaan tapi kesehatan.
Ketika bersepeda kita menghirup oksigen jauh lebih banyak daripada hanya duduk saja (di angkot/mobil). Namun yang terhirup bukan hanya oksigen tetapi juga unsur-unsur lain yang ada di udara. Kualitas udara perkotaan di negara-negara Eropa atau Amerika Utara terhitung lumayan, namun tidak demikian di Indonesia. Coba bayangkan, yang kita hirup bukan saja oksigen, tetapi juga gas buangan kendaraan di sekitar kita.
Saya pulang pergi naik angkot karena menurut saya lebih aman dan nyaman. Setiap sampai rumah saya pasti mengusap wajah saya dengan tisu atau sapu tangan. Dari situ saya bisa melihat betapa hitamnya debu yang bercampur keringat di wajah saya. Saya hanya membayangkan bagaimana jika kotoran tersebut masuk ke paru-paru saya.
Oleh sebab itu saya sangat tidak menyarankan untuk bersepeda di hari kerja di perkotaan negara-negara berkembang. Helm sepeda sama sekali tidak membantu mengurangi resiko, kecuali anda nekat memakai helm motor ketika bersepeda.