Quote Originally Posted by BundaNa View Post
kokom nuduh km luwak, km menuduh balik kokom luwak. skr ke gue jg bgt. semua jg ngaku warga, gon

---------- Post added at 05:28 PM ---------- Previous post was at 05:23 PM ----------

knp stlh kokom dihukum mati bkn gogon ato dana yg dibunuh luwak? pdhl mrk yg vote kokom, kl mmg luwak diasumsikan dendam

---------- Post added at 05:32 PM ---------- Previous post was at 05:28 PM ----------

knp hrs ronggo yg tdk vote gw ato kokom? meski blg curiga sm gw n kokom.
kl gw luwak, bunuh ronggo akan t'lalu kliatan

---------- Post added at 05:35 PM ---------- Previous post was at 05:32 PM ----------

n kejadiannya t'lalu cepet. kl bener gw sm kokom team plg ga bth waktu 30 menitan buat bunuh ronggo, krn mesti diskusi

---------- Post added at 05:37 PM ---------- Previous post was at 05:35 PM ----------

kecuali disela2 voting ada diskusi di luar thread. tp gue sm kokom kan brisik bgt di thread? kpn diskusinya?
Wah, nama gue disebut-sebut. Mari gue paparkan analisis saya:

Ronggolawe itu kemungkinan besar memang dibunuh bukan karena urusan dendam-mendendam karena kokom mati
toh kokom belum tentu luwak (bisa juga warewolf) -- saya menyebutnya evil. Dalam hal ini saya setuju dengan Bundana
bahwa waktu eksekusi itu terlalu mepet, kemungkinan Ronggolawe memang sudah diincar sebelumnnya.

Nah, sekarang mengapa diincar? Dalam hal ini gue berpendapat bahwa Ronggolawe telah melakukan analisa
(atau menyebarkan informasi) yang berbahaya bagi luwak. Itu bisa informasi apa saja, jadi belum tentu soal
blacklist itu. Jadi perlu dicermati komen-komen ronggo belakangan ini sebelum dieksekusi -- tidak mesti saat
malam sebelum dieksekusi. Bisa pagi atau siangnya.

Terus terang gue belum bisa memastikan apa informasi berbahaya tersebut. Tapi berhubung sebelum kejadian eksekusi ronggolawe,
gue sudah mempunyai hasil analisa bahwa kokom itu evil, dan bundana sejalan dengan kokom. Maka ketika bundana ada di list Ronggolawe,
maka menguatkan asumsi saya bahwa bundana itu evil. That's it.