baiklah kalo gitu gw kembali ke pertanyaan awal oleh TS
oh iya, gw posting berdasarkan latar belakang Islam, agama gw
bukan pemuka agama yah, lebih ke alim ulama terutama ahli tafsir. Mereka secara otomatis aja jadi pemuka agama (orang terkenal) karena keahliannya itu.
kenapa begitu? karena ada ilmunya. Sudah dijelaskan panjang lebar oleh hajime_saitoh
rakyat kebanyakan tidak boleh menafsirkan sendiri, karena bisa jadi salah tafsir. Terlebih kalo tafsirnya demi keinginan/nafsu sendiri, nanti dicocok-cocokkan supaya sesuai dengan keinginan.(ngulang deh postingan gw).
Jika rakyat kebanyakan mau melakukan tafsir, boleh aja tapi harus belajar ilmunya dulu.
dan sebetulnya menafsirkan al-quran tanpa ilmu dilarang dalam agama. bisa bahaya karena membuka kemungkinan orang mengajarkan hal yang salah kepada orang banyak.
iya maksud gw orang awam = orang biasa, yg ga punya ilmu tafsir atau cetek ilmu tafsirnya.
jidat item
kepentok sejadah?

gw kira kita sedang diskusi bersih di sini. Coba cari bahasa yg lebih menunjukkan martabat.