you meet someone
you two get close
its all great for awhile
then someone stops trying
Talk less, awkward conversations, the drifting
No communication whatsoever
Memories start to fade
Then the person you know become the person u knew
That how it goes. Sad isn't it?
yang terhormat @purba,
saya perhatikan sejak awal thread anda terus menerus melancarkan kritik dan serangan terhadap jokowi..
saya bukanlah pendukung pak jokowi maupun pak prabowo, tapi sebagai masyarakat yang awam terhadap perpolitikan, saya merasa tergelitik untuk mengajukan beberapa pertanyaan kepada anda..
1. jika anda merasa jokowi sangatlah buruk dan tidak layak menjadi presiden, bisakah anda jelaskan apa kelebihan dari calon presiden pilihan anda? misalnya jika anda mendukung pak prabowo, apakah kelebihan pak prabowo dibandingkan calon presiden yang lain, sehingga saya sebagai masyarakat yang bodoh ini bisa tertarik memilih calon presiden yang sama dengan anda?
2. mari kita berandai-andai.. anda sekarang bekerja sebagai seorang supervisor di perusahaan besar dan telah menanda-tangani kontrak selama 2 tahun untuk bekerja di posisi tsb.. 6 bulan setelah anda bekerja, atasan anda (seorang kepala bagian) mengundurkan diri.. kemudian anda dipromosikan untuk menduduki jabatan atasan anda tersebut.. apakah yang anda lakukan? menerima jabatan sebagai kepala bagian (dengan alasan karena kesempatan emas tidak akan datang 2 kali), atau tetap menduduki jabatan sebagai seorang supervisor (dengan alasan anda menghormati kontrak kerja anda yang berlaku selama 2 tahun)? mohon di jawab dengan jujur..
jika pada akhirnya anda memilih pilihan ke 1, berarti anda melakukan hal yang sama dengan jokowi yaitu mengundurkan diri dari jabatannya sebagai walikota untuk menjadi gubernur..
3. saya juga ingin anda menjawab jujur untuk pertanyaan saya yang terakhir.. selama anda hidup di dunia ini, tentu anda pernah membuat sebuah janji kepada orang lain.. Nah, pertanyaan saya, apakah anda selalu memenuhi janji anda tersebut, dan tidak pernah mengingkari semua janji yang anda buat?
jika ternyata anda pernah ingkar janji, berarti anda sama dengan jokowi, yang saat menjadi gubernur mengatakan bahwa dia tidak akan maju sebagai calon presiden..
lantas jika anda melakukan dosa yang sama dengan pak jokowi, mengapa anda terus-menerus mengkritiknya? tapi anda tidak pernah mengkritik diri anda sendiri?
sekali lagi saya tekankan, saya bukanlah pendukung jokowi atau prabowo.. jika anda tidak percaya, silahkan cek postingan-postingan saya sebelumnya, apakah saya pernah memberi dukungan ke salah satu calon presiden tersebut (kecuali jika anda percaya bahwa saya berasal dari tahun 2120, dan menganggap kalau jokowi akan benar-benar menang)
Ini pertanyaan untuk Purba, kan?
Saya seorang swing voter jadi saya tak perlu menjelaskan kelebihan calon presiden saya.
Atasan Jokowi ketika menjadi Gubernur adalah Rakyat Jakarta, bukan PDIP.
Jadi ketika tiba-tiba Jokowi bilang 'menerima mandat dari PDIP' untuk menjadi capres, saya sebagai salah satu atasan Jokowi kecewa.
Berbeda ketika dari Solo ke Jakarta, saya bukan rakyat Solo jadi saya tak perlu menjadi kecewa karena saya bukan rakyat Solo.
Lagipula, ia di masa jabatan kedua di Solo. Ia sudah menjabat sebagai walikota Solo selama 7 tahun. Sudah banyak yang ia perbaiki.
Di Jakarta? Ia cuma setahun lebih sedikit.
Belum lagi sebelum 'menerima mandat' itu, ia beberapa kali hilang untuk menjadi juru kampanye kawan-kawan separtainya di daerah di sana-sini.
Tapi yang itu masih di hari libur, jadi gak apa-apa.
Tapi yang bikin sakit hati, menjelang 'menerima mandat', ia menghilang di hari kerja, bahkan wakilnya pun (Ahok) tidak tahu dan tiba-tiba ia ada di Blitar.
Kita memilih orang, tentunya lebih baik daripada kita tho?
Kalau kita orang jahat, korup, apa iya kita harus memilih orang jahat dan korup juga untuk jadi pelayan publik?
Selama nurani masih ada, pasti memilih pelayan publik yang baik, kan?
Lagipula, meninggalkan jabatan Gubernur Jakarta untuk jadi capres, bukan janji pertama Jokowi yang dilanggar.
Janji pertamanya yang dilanggar adalah janji untuk tidak menggunakan pengawalan (voojrider). Janji itu dilanggar kurang dari setengah tahun, hanya karena ingin menghadiri resepsi pernikahan.
Last edited by kandalf; 27-05-2014 at 10:30 AM.
Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013
Berbeda? Yakin dari mana kalo dari solo ke jakarta bukan 'menerima mandat dari PDIP'?
Cuman karena dia belon ngetop aja kaleh..
Kalo gw sih dulu pengen jokowi di jakarta bukan karena janji2nya macam voorrijder, ataupun jadi gubernur jakarta. Sejak dia calon jadi gubernur jakarta, gw ud pengennya dia jadi presiden.Lagipula, meninggalkan jabatan Gubernur Jakarta untuk jadi capres, bukan janji pertama Jokowi yang dilanggar.
Janji pertamanya yang dilanggar adalah janji untuk tidak menggunakan pengawalan (voojrider). Janji itu dilanggar kurang dari setengah tahun, hanya karena ingin menghadiri resepsi pernikahan.
Bukan karena janjinya ga pake voorrijder, ataupun ga dikantor, tapi programnya dalam memperbaiki sistem dan itu semua dilakukan semasa jadi gubernur dan walikota. Semua formalitas basa basi di birokrasi diubah.
Hasilnya? Cek berapa kenaikan penghasilan kota jakarta masa setahun jokowi. http://sosok.kompasiana.com/2014/03/...un-642267.html
Last edited by ndableg; 28-05-2014 at 02:14 AM.
Wah.. ada pemerhati purba...
Mengapa anda sampai tidak bisa mendukung salah satu calon presiden? Apa kesulitannya? Apa yg membuat anda tidak tertarik dgn salah satu calon presiden?saya bukanlah pendukung pak jokowi maupun pak prabowo,
Silakan saja.tapi sebagai masyarakat yang awam terhadap perpolitikan, saya merasa tergelitik untuk mengajukan beberapa pertanyaan kepada anda..
Anda bertanya kelebihan Prabowo thd Jokowi? Pertama, Prabowo lebih tua dari pada Jokowi. Kedua, Prabowo lebih kaya dari pada Jokowi. Ketiga, Prabowo lebih gemuk dari pada Jokowi. What else...?1. jika anda merasa jokowi sangatlah buruk dan tidak layak menjadi presiden, bisakah anda jelaskan apa kelebihan dari calon presiden pilihan anda? misalnya jika anda mendukung pak prabowo, apakah kelebihan pak prabowo dibandingkan calon presiden yang lain, sehingga saya sebagai masyarakat yang bodoh ini bisa tertarik memilih calon presiden yang sama dengan anda?
Sorry, saya tidak begitu paham jadi bawahan/atasan seperti cerita anda di atas.2. mari kita berandai-andai.. anda sekarang bekerja sebagai seorang supervisor di perusahaan besar dan telah menanda-tangani kontrak selama 2 tahun untuk bekerja di posisi tsb.. 6 bulan setelah anda bekerja, atasan anda (seorang kepala bagian) mengundurkan diri.. kemudian anda dipromosikan untuk menduduki jabatan atasan anda tersebut.. apakah yang anda lakukan? menerima jabatan sebagai kepala bagian (dengan alasan karena kesempatan emas tidak akan datang 2 kali), atau tetap menduduki jabatan sebagai seorang supervisor (dengan alasan anda menghormati kontrak kerja anda yang berlaku selama 2 tahun)? mohon di jawab dengan jujur..
Pertama, ada tanda tangan kontrak dlm suatu perusahaan, kemudian ada promosi dlm perusahaan tsb? Apakah itu mungkin?
Kedua, seandainya saya sudah menandatangani kontrak, saya harus konsisten dgn kontrak tsb. Tidak bisa kontrak dilanggar begitu saja, tanpa ada konsekuensi hukumnya. Itu yg saya pahami ttg kontrak.
Anda yakin analogi anda ttg kontrak di perusahaan tsb sama dengan kasus Jokowi?jika pada akhirnya anda memilih pilihan ke 1, berarti anda melakukan hal yang sama dengan jokowi yaitu mengundurkan diri dari jabatannya sebagai walikota untuk menjadi gubernur..
Btw, sejauh yg saya tahu, para pendukung Jokowi selalu menganalogikan tindakan Jokowi sekarang dgn mekanisme pindah jabatan di suatu perusahaan. Anda malu menyebut diri anda sebagai pendukung Jokowi, hah?
Berarti anda setuju bahwa Jokowi ingkar janji?3. saya juga ingin anda menjawab jujur untuk pertanyaan saya yang terakhir.. selama anda hidup di dunia ini, tentu anda pernah membuat sebuah janji kepada orang lain.. Nah, pertanyaan saya, apakah anda selalu memenuhi janji anda tersebut, dan tidak pernah mengingkari semua janji yang anda buat?
jika ternyata anda pernah ingkar janji, berarti anda sama dengan jokowi, yang saat menjadi gubernur mengatakan bahwa dia tidak akan maju sebagai calon presiden..
Sayangnya, saya tidak pernah ingkar janji dlm pekerjaan saya. Jadi, saya jauh lebih mulia dari pada Jokowi.
Sayangnya, saya tidak melakukan dosa seperti yg dilakukan Jokowi. Jadi, saya terus menerus mengkritik Jokowi.lantas jika anda melakukan dosa yang sama dengan pak jokowi, mengapa anda terus-menerus mengkritiknya?
Tidak pernah? Memang saya belum sempat membuat topik di forum Renungan. Someday lah...tapi anda tidak pernah mengkritik diri anda sendiri?
Tuhan saja saya tidak percaya, apalagi anda?sekali lagi saya tekankan, saya bukanlah pendukung jokowi atau prabowo.. jika anda tidak percaya, silahkan cek postingan-postingan saya sebelumnya, apakah saya pernah memberi dukungan ke salah satu calon presiden tersebut (kecuali jika anda percaya bahwa saya berasal dari tahun 2120, dan menganggap kalau jokowi akan benar-benar menang)
Btw. Jawaban2 saya tidak sama 'kan dgn jawaban2 kandalf.![]()