Tengkar sih sering, tapi karena karena satu guru satu ilmu biasanya selalu selesai sesuai dengan training-training semacam 7 habits, coaching for performance, high pitch conversation, dan sejenisnya. Sesudah itu kita juga relatif kenal dengan karakter masing-masing. Yang suka gebrak meja ada, yang suka teriak-teriak ada, yang suka profanity juga ada... never been personal...
Yang jadi masalah memang kalau ada orang yang punya "cacat mental"... tapi karakter kayak gini biasanya memang jadi public enemy dan dianya yang kesulitan sendiri... saya pernah ketemu dua orang kayak gitu sepanjang karir di perusahaan yang sekarang. Akhirnya satu dikirim ke unit kita di Cina pedalaman dan satu lagi ke Pakistan, dan sampai sekarang gak pernah bisa balik (sebenarnya kasihan buat orang-orang Cina sama Pakistan sana sih)
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)



)
Reply With Quote