Quote:
Originally Posted by
kandalf
Nah kalau yang dimaksud Asum, aku gak tahu nikah sirri yang mana lagi nih? Nikah misyar? Nikah mut'ah?
Nikah sirr dalam terminologi hukum Islam itu nikah tanpa ada wali. <<< Haram
و حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ الْمَكِّيِّ أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ
أُتِيَ بِنِكَاحٍ لَمْ يَشْهَدْ عَلَيْهِ إِلَّا رَجُلٌ وَامْرَأَةٌ فَقَالَ هَذَا نِكَاحُ السِّرِّ وَلَا أُجِيزُهُ وَلَوْ كُنْتُ تَقَدَّمْتُ فِيهِ لَرَجَمْتُ
Telah menceritakan kepadaku dari Malik dari [Abu Az Zubair Al Maki] berkata, "Pernah dihadapkan kepada Umar Ibnul Khattab suatu pernikahan yang hanya disaksikan oleh seorang laki-laki dan seorang wanita, maka [Umar] berkata, "Ini adalah nikah sirri, saya tidak membolehkannya. Sekiranya saya menemukannya, niscaya saya akan merajamnya." (Al-Muwwata Imam Malik)
Dalilnya banyak, silahkan search nikah tanpa wali.
Makanya saya bilang, nikah sirr dalam perspekstif hukum islam dengan perspektif hukum negara Indonesia itu beda.