^
dalam memposting, kan suka ada posting invalid jika apa yg dipostingkan kurang dari 10 huruf
jadi supaya pas, biasanya ditulis 10 char gitu
tapi saya mah kadang-kadang aja, biasanya langsung lolos walaupun kurang
Printable View
^
dalam memposting, kan suka ada posting invalid jika apa yg dipostingkan kurang dari 10 huruf
jadi supaya pas, biasanya ditulis 10 char gitu
tapi saya mah kadang-kadang aja, biasanya langsung lolos walaupun kurang
oh...maksudnya char itu characters toh ::doh::
thanks yuki-san
bisa ah, keniscayaanQuote:
ga bisa dipakein imbuhan
Lah selama ini gw pikir niscaya itu artinya kelak. Jika kamu rajin menabung kelak kamu akan menjadi kaya. Kalo "pasti/pastilah" malah jadi kontroversi menurut gw lho ya :mikir: tapi ternyata setelah gw googling ternyata memang demikian adanya ::ungg::
Quote:
niscaya nis.ca.ya
[adv] tentu; pasti; tidak boleh tidak: jika Tuan yg menyuruh, -- ia berangkat
Referensi: http://kamusbahasaindonesia.org/niscaya#ixzz2PlhODBVu
ternyata bukan hanya saya yang bingung dengan kata niscaya ya :lololol:
ini termasuk kosakata tingkat susah :cengir:
btw, nanya lagi donk
pencitraan itu apa sih? maksudnya memberi image bagus pada suatu subjek ya? seperti public relation? tapi ke arah positif ato negatif?
Pencitraan = memberikan kesan yang positif/yang baik-baik.
Seringkali dipake buat para politisi buat mendapat simpati/dukungan dari masyarakat/warga karena sudah melakukan hal-hal yang baik, jujur, amanah, dekat dan peduli dengan rakyat kecil, dermawan, berani melawan korupsi bla-bla-bla yada-yada-yada...:capek: Pencitraan biasanya dkemas dalam bentuk iklan diri di tipi, kemudian ditayangkan berulang-ulang menjelang pilkada/pilpres dan sejenisnya, gu -_-
Kalo menurutku, kata 'niscaya' bersifat sbg 'kepastian/ketentuan umum', sudah disepakati scr umum, tidak perlu diperdebatkan lagi, dst. Kata pengganti yg lebih pas adalah 'tentu, dapat dipastikan, sure, of course, obviously, but not absolutely'....
Ada gradasi nuansa antara empat kalimat diatas.Quote:
Jika hujan lebat, niscaya Jakarta bakalan banjir;
Jika hujan lebat, tentu Jakarta bakalan banjir;
Jika hujan lebat, dapat dipastikan Jakarta bakalan banjir;
Jika hujan lebat, pasti Jakarta bakalan banjir.
Itu sebuah kepastian, bukan (ndak pas disebut sbg) keniscayaan.Quote:
Air kalo dipanaskan akan mendidih.
Itu sebuah keniscayaan, bukan (ndak pas disebut sbg) kepastian.Quote:
Orang kalo ditonjok akan marah.
Tapi bagaimanapun, bahasa tetaplah bahasa, sbg alat/sarana untuk menggambarkan sebuah realita. Kadang kata 'niscaya' dgn 'pasti' bisa saling menggantikan untuk memberikan penekanan2 dan nuansa2 tertentu dalam sebuah kalimat.
Dan bahasa menurut saya adalah 'ilmu pas' (ini istilahku sendiri lho), tapi bukan 'ilmu pasti'. Inikah reasons kenapa kemampuan bahasa ditempatkan sama dgn kemampuan eksakta, yaitu adanya sama2 di 'otak kiri'? Mungkin yg paham neurologi bisa kasih pencerahan.
Kalo dari kata dasarnya citra berarti kesan atau bhs Inggris-nya image. Jadi pencitraan adalah usaha atau kegiatan atau aktivitas memberikan citra atau memberikan kesan.
Belakangan ini kata pencitraan berkonotasi negatif. Padahal, dari penjelasan di atas, sebenarnya netral saja. Sebab dalam dunia teknik, kata pencitraan dipakai untuk menerjemahkan imaging. Misalnya pencitraan digital terjemahan dari digital imaging. Tapi dunia politik membuat pencitraan menjadi negatif, yaitu usaha memberikan kesan yg bagus, bijaksana, baik, suci, dst, padahal sebenarnya kagak begitu. Contoh, aksi Dahlan Iskan nguamuk di pintu tol dilihat sebagai usaha utk memberikan kesan seorang yg perhatian pada kepentingan umum dan tegas pada bawahan. Huekss cuihhh... (sorry ya buat umatnya Dahlan Iskan di KM.. :)) )
Begitu penjelasan versi ane.. :)
oh oke, sip penjelasannya! :cengir: *jempol*
aslinya kupikir juga ini kata yang netral, tapi semakin kemari kok semakin berubah arti dan konotasinya. makanya bingung, ini maksudnya ke arah baik ato ngga. ternyata kompleks juga ya :lololol:
masalahnya seakan sudah ada hukum tak tertulis, jika seseorang memang termasuk orang baik, maka dia tidak akan berusaha dengan niat mencitrakan supaya dia terlihat sebagai orang baik
orang baik akan apa adanya, tidak dibuat-buat, bahkan sekalipun dia terkena isu miring dia tidak akan reaktif membalas dengan kejam
yg namanya citra, itu tidak boleh diniatkan, fokus saja untuk selalu berbuat baik, kalau akhirnya dia mendapat citra yg baik, itu arahnya dari orang lain, bukan dari niat dia ingin membentuk citra
citra itu arahnya dari luar, bukan dari dalam
Nanya lagi
:cengir:
Wani piro itu apa?
Piro itu brarti brapa kan?
Kalo wani?
efek liat diary ku ya? ::hihi::
---------- Post Merged at 06:22 PM ----------
wani = berani
Iya :cengir:
Saya kirain nodong minta brapa :cengir:
^ emang gitu maksudnya gu
kira2 jadi: berani bayar gw berapa? ::hohoho::
karbitan itu maksudnya apa?
maksudnya sesuatu yg instan, tapi konotasinya negatif sih
soalnya biasanya terjadinya tiba2 dan kurang matang
asal jadi :D
misal: artis karbitan ;D
owh....kayak aji mumpung gitu ya? saat situasi pas mendukung doang baru nongol?
beda sih dengan aji mumpung, kalo ini mumpung kesempatan selagi ada, melakukan segala sesuatu untuk meraih suatu keuntungan
kalo karbitan istilahnya sesuatu yg dipercepat, kesannya memang negatif, karena terlalu cepat matang tanpa menyadari konsekuensi yg diemban