Originally Posted by
purba
Di Iran, seorang muslim diancam hukum gantung jika keluar dari Islam dan mereka melakukan itu atas keyakinan bahwa itu adalah perintah tuhan. Jika mbah Alip menolak pemahaman seperti di Iran itu, itu boleh saja. Tapi bukan itu yg ane maksud.. :)
Mbah Alip melihat bahwa ajaran tuhan adalah ajaran kebaikan. Banyak sekali ajaran tuhan tsb. Ane ambilkan satu contoh dari ajaran tuhan tsb misalnya pengakuan tauhid dlm Islam atau percaya Yesus dlm Kristen sbg pintu keselamatan (ini bisa dicek di dlm kitab2 yg dianggap punya otoritas kesucian dlm agama2 tsb). Tuhan dlm Islam mengajarkan bahwa hanya pengakuan tauhidlah pintu masuk keselamatan. Juga tuhan dlm Kristen mengajarkan bahwa hanya percaya Yesuslah pintu masuk keselamatan. Itu artinya tuhan2 tsb menunjukkan bahwa orang2 yg tidak percaya mereka adalah orang2 yg tidak selamat. Nah, apakah ajaran tuhan seperti itu adalah ajaran kebaikan?
Misalnya si purba berbuat kebaikan, misalnya juga menolong seorang nenek menyeberangi jalan (contoh klasik ;) ). Tetapi karena si purba tidak mengakui Allah swt sbg tuhan atau tidak percaya Yesus sbg tuhan, maka bagi tuhan2 tsb, si purba adalah orang yg merugi, orang yg tidak selamat, orang yg celaka, orang yg tidak berbuat baik, dst. Nah, apakah ajaran tuhan seperti itu adalah ajaran kebaikan?
:))