Orang si Jokowinya udah kerja bersungguh-sungguh mpe susah payah kok masih aja dipojokkin, terimalah akibatnya -_-
Gw sih berharap TV O'on dibanned, gak punya etika, sama gubernur pulak ::takmungkin::
Printable View
Orang si Jokowinya udah kerja bersungguh-sungguh mpe susah payah kok masih aja dipojokkin, terimalah akibatnya -_-
Gw sih berharap TV O'on dibanned, gak punya etika, sama gubernur pulak ::takmungkin::
Sapa yang mo banned tuch stasiun tv?..kadang2 wartawan ama pembawa acaranya gak diajarin soal etika sich..
jgn lupa nnton 100 hari Jokowi-Ahok di metroTV besok malam jam stengah 9 mlm (apa malam ini ya??lupa gw. info dunk)
http://majalah.tempointeraktif.com/r...128&tipe=cover
Gokil video dari etca, gw uda nonton. Bener2 dagelan ::ngakak2::::ngakak2::::ngakak2:: ampe ada yg nanya: ini wakil rakyat atau tikus rakyat? ::ngakak2::
Awalnya mau nyerang2 Jokowi, malah dia diserang abis2an sama permisa TV.
Setelah diserang2, sok2 bilang dukung Jokowi, muji2 Jokowi hebat... tetap aja pemirsa tau mana pujian yg tulus mana pujian yg cari muka. Langsung ditelpon lagi dan diledekin tikus rakyat ::ngakak2::
---------- Post Merged at 04:44 PM ----------
Lanjut buffering videonya dari Nudel, eh 1 jam lebih ya.
Kinerja Jokowi dah bagus kok tapi sayang pas banjir jadi kesempatan buat yang gak suka ama jokowi-ahok buta ngasih komen2 konyol dan mengkriktik mereka...
Iya, yang bener malam ini (malem kamis) jam 1900 di Metro TV.
Btw, gw cek TLnya si reporter tv oon ntu (MR) dah 2 hari ini di bully nasional. Kasian juga hahahaha...
Lagian brani2nya ga sopan ama Jokowi, yg saat ini sdg lagi in-in nya jadi Jakarta's sweetheart..malah Indonesia's sweetheart klo gw bilang sih.
Krn yg nelp ke TV2 itu kbanyakan malah bukan org Jakarta.
Itu buktinya klo Jokowi trnyata milik kita semua :D
Gw jadi berpikir,
Jadi pemimpin itu ga butuh macam2 trnyata.
Hanya butuh "dicintai rakyat"
Karena, kalau dia sudah dicintai rakyat, walaupun ntar dia bikin kebijaksanaan apapun,maka rakyatnya akan mematuhi tanpa beban.
Terlebih lagi, klo seorg pemimpin dicintai rakyatnya,maka dalam kepemimpinannya maka akan lebih tenang, karena didukung oleh suasana aman tadi.
@spears: akun twitternya MR apa spears? Jadi senapsaran
---------- Post Merged at 08:57 AM ----------
@spears: akun twitternya MR apa spears? Jadi senapsaran
Kan ada di hlm sblmnya, @Muhammad_Rizq
:)
Ya iyalah... yang penting aksi nyata coyyy... nih prestasi Jokowi buat Jakarta, tolong dikoreksi kalo ada yang kelewat ;)
- Bikin kartu Jakarta Sehat
- Bikin kartu Jakarta Pintar
- Penambahan armada busway
- Integrasi Kopaja ke dalam jalur busway
- E-ticketing Busway
- Pembuatan jalur sepeda dan peresmian BKT
- Memberikan bantuan dan aksi langsung tanggap banjir
- Hingga hari ini dia masih terus konsisten blusukan
Masih dikritik juga? masih mau dicacimaki juga? gubernur laen juga belum tentu sanggup menuhin janji-janjinya kan?
gimana kalau yang mimpin Jakarta sekarang masih
Foke, atau Rizal Nurdin, atau Feisal Basri, atau
Hendarman Supanji, atau Hidayat Nurwahid?
muahahahaha... oke cek TKP. Thanks spears, gw males ngubek2 page sebelumnya ::hihi::
Dari hasil twitsearch per-hari ini, trnyata MR masih di bully juga, malah skrg merembet ke Karni ilyas (@karniilyas) and bini nya di mention juga.. (O'ow..beringass) plus banding2in @Metro_TV dan @TvOneNews stelah wawancara 100 hari Jokowi-Ahok tadi di Metro ::hihi::
Alhasil orang2 pada ngebandingin jurnalisme 2 TV ini.
Kacian amat yah TV One.
Btw, twit yg menarik hari ini :
"Masih pada sibuk ngebully @Muhammad_Rizq ya? Jangan lupa, kasian tuh anaknya @HattaRajasa sakit maagnya ga sembuh2"
::hihi::
kalau mereka bisa melakukan hal sebagaimana jokowi lakukan, mencintai rakyat dengan tulus, bersentuhan langsung dengan masyarakat, mengabdikan dirinya 100% untuk kepentingan jakarta aku rasa sebagai timbal balik akan dicintai masyarakat juga seperti jokowi.
bully masyarakat ke MR sebagian boleh jadi irasional, tapi cinta memang gitu kan.
tapi ya ga usah iri sama jokowi, dia pantas dicintai.
komentar miring apalagi dari lawan2 politik dia (terutama yang kemaren kalah) lebih terkesan komentar para pecundang aja yang masih ga terima kalah waktu pemilu.
bahkan ada kelompok2 golongan pecundang itu makin konyol dengan mengkritik supporter jokowi, bukan malah membedah program kerja jokowi. kurang kerjaan.
Gw nonton evaluasi 100hari Jokowi-Ahok MeteorTV tadi malem, lebih santun, santai dan obyektif menurut gw karena lebih melibatkan partisipasi warga Penjaringan yang lagi mengungsi. Ada polling kecil-kecilan juga dan menariknya adalah dari polling yang ditanyakan oleh MeteorTV, kesemuanya didominasi oleh jawaban "Puas", padahal mereka lagi kesusahan dan menderita lho :) . Menariknya lagi, bagi mereka yang merasa tidak puas dipanggil perwakilannya kemudian dihadapkan face to face dengan Jokowi untuk bisa langsung menyampaikan ketidakpuasan serta permohonannya. Jokowi menanggapinya dengan bijak, like usual ::up::
Oh ya selain warga Penjaringan trsebut, acara tadi malem juga menampilkan kesan-kesan dari wartawan MeteorTV selama meliput kegiatan Jokowi-Ahok. Salah satu pengakuan wartawan yang membuat gw tersenyum adalah ada wartawan cewek yang meliput dari pagi hingga malam ketika Jokowi meninjau masalah banjir di Jakarta. Jokowi menyuruhnya pulang ke rumah dengan menelpon bos dari wartawan itu ::wow::
================================================== ================================================== =======================
Oh ya dari prestasi Jokowi yang udah gw sebutin di atas masih ada yang kelewat yaitu : Jokowi sidak ke kecamatan dan kelurahan untuk mengetahui kondisi kantor pemerintahan aktualnya ::up::
agak panjang ya?Quote:
Originally Posted by jokowi/ahok
baca di saos tomatnya aja, biar lebih enak.
Pake bahasa inggris nih... maap yak ::maap::
Flooding Test Jakarta's Obama
http://news.bbcimg.co.uk/media/image...430634_jak.jpg
Quote:
They call him Jakarta's Obama. Joko Widodo was elected governor of Jakarta in September last year thanks to overwhelming support from the city's urban poor and middle classes.
Hugely popular with young people, many in Indonesia's capital believe he is able to do no wrong - that he is a cut above other Indonesian politicians, because of his humble and clean reputation.
Previously the governor of Solo, a far smaller city than Jakarta, Mr Widodo campaigned on a pro-people platform, promising Jakarta residents that he could bring real change to their beleaguered city.
But just 100 days in to the job, he has already had to face his first big test. On 17 January, swathes of dirty brown floodwaters engulfed many parts of Jakarta after heavy torrential rains caused dams to burst and rivers to overflow.
Continue reading the main story
“
Start Quote
He needs to do more. We don't need a governor who just shows the people that he cares”
Ary Hermawan
Deputy editor, Jakarta Post
To date, at least 20 people have died because of the flooding, which has caused millions of dollars worth of damage to homes and businesses.
The floods highlighted the basic infrastructure issues Jakarta has been grappling for decades.
Jakarta residents are looking to their hero, Mr Widodo, to prove that he is up to the job of governing their city.
"I have declared a state of emergency for Jakarta until 27 January," he said on national television, in response to the disaster.
"We need to take steps that haven't been taken before, like building deep tunnels and a big dam, because this is the capital city. "
Courtesy calls
Mr Widodo has high expectations to meet, particularly from among Jakarta's urban poor.
Parents fear for the effects of the floodwater on young children
In the slum neighbourhood of Kampung Pulo, one of the areas of Jakarta which is regularly affected by floods, young children wade through the muddy water to get home from school.
Mothers carry many of the smaller children on their backs, worried about the waterborne diseases the flooding could bring.
Residents here say that floodwaters often reach 2-3m (6-9ft), engulfing their homes, destroying their belongings, and threatening their lives and livelihoods.
But many are feeling more hopeful now that Joko Widodo, known popularly here as Jokowi, someone they helped to put in to office, is in power.
Suhendra, a resident of 30 years, says his home and business - a small convenience shop - are regularly flooded.
He has complained that in the past it was only the poor areas that get flooded - the richer, posher parts of town are spared.
But he is hoping that with Mr Widodo in power, things will be better.
"He's already been here to visit us four times, during these floods," Suhendra said.
"He's very nice to the people - he is not like the old governors. Jokowi cares about us, the poor people. He's introduced subsidised healthcare and education for us, we didn't have that before."
To be sure, Mr Widodo has already made some significant achievements during his short time in office. But he is also very aware of the need to show that he is working hard - something he alluded to during a recent interview with the BBC.
Continue reading the main story
“
Start Quote
I must work from morning to the next morning if I have to, to show the people that I am working”
Joko Widodo
"Support from the people is very important," he said in response to a question about his regular visits to the poorer parts of Jakarta.
"This is public participation, so when I ask them [residents of slums] what they need, they say: 'Governor, I need this, Governor, I want this'. I think that it's important to make these discussions and dialogues, so people feel like we are giving good attention to their problems."
But the new governor's critics say he needs to spend less time paying courtesy visits and more time fixing Jakarta's problems.
"It's time for a reality check," said Ary Hermawan, a deputy editor of the Jakarta Post.
Mr Hermawan was a fan of the new governor in the lead-up to the election, championing Mr Widodo's pro-people platforms.
But he says he is now disappointed with the lack of progress on many of Mr Widodo's promises.
"He needs to do more," Mr Hermawan said. "We don't need a governor who just shows the people that he cares. We want a governor who can really convince us that 'I am capable, that I can solve this' - in the long term at least. That's the problem with Jokowi."
'A simple man'
Mr Widodo's job is certainly not an enviable one. It is not just annual floods that he has to deal with. A daily part of life in Jakarta is battling through the city's world-famous traffic jams - one of the reasons why the Indonesian capital has earned the moniker of being one of the most un-liveable cities on the planet.
Joko Widodo faces the challenge of tackling Jakarta's crippling traffic problems
But in the last week, after what his detractors said was far too much unnecessary dithering, the new governor announced plans to build a mass rapid transport system - a solution he hopes will fix many of the issues with traffic in this city.
It's only one of the many measures he must take to infuse the citizens of Jakarta with confidence, and convince them that he is a leader who can make a difference.
Mr Widodo is seen as a clean politician - a man who listens to the people. He is often compared to US President Barack Obama, not just because of his tall and lanky frame, but because of his ability to empathise with the common man.
"I am no Obama, I am just a simple man," he chuckles when asked about the comparison. But he becomes more serious when asked about the burden of being so popular.
"Being Jakarta governor - yes it gives me headaches sometimes but I still have fun," he said. "I must work from morning to the next morning if I have to, to show the people that I am working. That's what they want to see from me."
Banjir sich bukan salahnya jokowi-ahok..hanya orang goblok aja yang nyalahin mereka be2...
Salah satu program soal kopaja masuk busway...gue sich gak masalah yah tapi apa gak tambah panjang antrian buswaynya???..gak makin sesak yah didalam situ...liat aja halte2 busway yang ada 2 jalur kaya depan cempaka mas yang naik,in kalideres-pulogadung ama pulogadung - harmoni..kadang2 mereka yang didepan gak mo masuk ke dalam bis dengan alasan bukan rutenya...kalo ditambah kopaja apaa ini udah dipikrin efek makin panjangnya antrian...semoga aja udah ada solusinya dilapangan..kalo gak yah makin lama donk waktu nunggunya...
Ada yang jealous ::doh:: :kesal:
Muhaimin:Jokowi Terlalu Sering Masuk TV
http://image.metrotvnews.com/bank_im...ual/125239.jpg
Maaf pak Muhaimin, Jokowi-Ahok terlalu sibuk untuk urusan pencitraan. PR nya buanyak, para wartawan aja yang buntutin mereka terus selagi ngerjain PR-nya dengan baik dan benar -_-Quote:
Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar mengomentari 100 hari kerja Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama. Bagi Muhaimin, Jokowi, panggilan Joko Widodo, terlalu banyak publisitas dari pada kerja. "Terlalu sering masuk televisi," kata Muhaimin yang juga Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (23/1).
Muhaimin menilai kepemimpinan Jokowi-Basuki memang sangat menggairahkan. Namun kepemimpinan keduanya harus didorong dengan kinerja. "Kita harus dorong Jokowi jangan mengedepankan opini, tapi kerja terstruktur," sindir Muhaimin. Hari ini tepat 100 hari kepemimpinan Jokowi-Basuki. Duet pemimpin Jakarta itu dilantik pada 15 Oktober lalu.
Sebelumnya, Partai Gerindra melihat masyarakat DKI Jakarta sangat terkesan dengan kinerja 100 hari Jokowi-Basuki. Keduanya berhasil merebut hati rakyat. "Penduduk Jakarta sangat terkesan dengan tindakan-tindakannya yang turun langsung ke lapangan, menyapa rakyat dan mengecek sendiri kondisi yang dihadapi di lapangan," kata anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Martin Hutabarat.
Menurut Martin ,kepuasan rakyat Jakarta terjadi karena ketegasan Jokowi-Basuki yang meminta dinas-dinas secara signifikan memotong anggaran. Sebab menjadi rahasia umum sebanyak Rp50 triliun dana tercecer. Jokowi-Basuki juga berani mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi meminta agar proaktif mengawasi korupsi. Bahkan banyak masyarakat yang tak ikut memilih kemarin mengutarakan penyesalannya.
"Begitu juga teman-teman di DPR yang sebelumnya selalu bernada sumbang kepada Jokowi-Ahok, sekarang sudah mulai memujinya karena kebijakan-kebijakan mereka yang sangat populis," kata Martin. (Andhini)
Sebenernya sich wartawan aja yang haus berita yang mo buntutin Jokowi-Ahok kemana2...jangan salahin Jokowi-Ahok donk..salahin wartawannya..
ya salah siapa coba kalo mereka buntutin orang yg lagi kerja? ::hihi::
buat Jokowi-Ahok itu jadi sistem laporan langsung ke masyarakatnya bahwa mereka beneran kerja
wartawan....ya mereka jelas cari berita yg bisa mendongkrak popularitas, yg lagi hot
kebeneran gub dan wagub baru jkt yg lagi seneng2nya dikuntit wartawan
g sih seneng2 aja, udah lama ga ngerasain seneng ngikutin apa yg lagi dilakuin sama pemerintah
bosen liatnya korupsi dan hura2 melulu :P
dikit2 artis dan infotainment isi beritanya
yg ngiri, sadar diri ajalah...
udah melakukan sesuatu yg pantas disorot ga?
jangan cuma maunya disorot waktu melakukan kejelekan, bangga lagi ::doh::
yang ngiri pernah melakukan sesuatu yang disorot wartawan kok po, berantem sama om nya (baca:Gus Dur) :cengir:
setuju ama popo. Gw paling suka kata2nya bang Ahok, "bawa wartawan dikira pencitraan, ga ada pemberitaan dikira ga kerja". Jleb bgt bwt haters ::hihi::
Kalo mereka emank kerja yah gpp...keliatan kok hasil nyatanya dilapangan gak cuma OMDO aja...kalo OMDO tuch baru bisa dibilank percitraan..
gw pernah baca.
kalau berita tentang Jokowi, apapun yang dilakukannya, ratingnya mayan tinggi di tiap stasiun tipi.
makanya kadang wartawan sering buntutin dia, buat cari berita tentang apa aja yang mau dia lakuin setiap harinya.
bukannya dia yang minta dibuntutin wartawan.
emang enak apa, tiap hari ngeliat lampu blitz ama kamera ::grrr::
Yah intinya jangan salahin mereka be2..salahin stasiun tv yang cuma mo mgejar rating doank..
Yup ini bener banget, TV O'on aja sampe berani ngibulin Jokowi agar mau diwawancarai sekaligus bisa one step ahead dibanding Meteor TV, ujung-ujungnya malah jadi program bunuh diri :)) . Trus Jak TV yang merupakan TV lokal Jakarta malah punya acara khusus "Gebrakan Jokowi" kalo gak salah. Emang gini deh resikonya jadi Jakarta's Obama :cengir:
Berita nih... :pencuri:
Jokowi Siap Copot Oknum Pemda yang Persulit Warga Pindah ke Rumah Rusun Marunda
http://images.detik.com/content/2013...181738ahok.jpg
Quote:
Jakarta - Rusun Marunda seolah-olah dibiarkan terbengkalai dan tidak laku dipasarkan. Ternyata, ada oknum yang disinyalir bermain mempersulit warga untuk 'bertransmigrasi lokal' ke rusun di kampung si Pitung itu.
"(Oknum) Dari Pemda kita," kata Ahok menyebut instansi oknum tersebut. Ahok menyatakan itu usai menerima para finalis Putri Indonesia di kantor Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (28/1/2013).
Menurut Ahok, oknum-oknum Pemda itu segera ditertibkan. "Kita mungkin akan ganti. Hari ini, Pak Gubernur sudah perintahkan untuk dicopot," ujar Ahok.
Ahok mengatakan si oknum nakal itu mempersulit warga dengan dalih rusun tidak memiliki fasilitas lengkap.
"Katanya tidak ada air, tidak ada listrik ya warga kan kecewa. Minimal ada air, ada listrik. Soal isi kan bertahap yang mau duluan sebatas yang kita dapat. Kita sudah dapati 200 unit yang diisi full furnished," kata dia.
Ayah 3 anak ini juga telah mengecek langsung ke lapangan. "Saya semalam sampai pukul 21.00 WIB sudah marah besar lihat kondisi seperti ini. Orang tua miskin-miskin, janda-janda sudah daftar dari tahun 2011 nggak pernah diladeni, alasannya penuh. Tapi lapor sama kita bilangnya tidak ada yang mau tinggal. Kan isu, selalu ada yang bilang Marunda tidak ada yang mau. Siapa bilang tidak ada yang mau? Kurang banyak," ungkap Ahok berapi-api.
Tapi warga mau pindah nggak, Pak? "Maaau. Orang yang di Marunda saja yang kerendam rob saja itu banyak, ratusan," jawab Ahok.
(aan/nrl)
dah ketok palu 49.9 T dah disetujui
ketok palu buat apa?
Nara memuji Jokowi-Ahok ;)
Nara:100 Jokowi-Ahok Sangat Baik
http://assets.kompas.com/data/photo/...481620X310.JPG
Quote:
JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan calon wakil gubernur DKI Jakarta, Nachrowi "Nara" Ramli, menilai 100 hari Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Wakil Gubernur Basuki Tjahja Purnama sudah sesuai jalur.
Menurut dia, selama 100 hari, Jokowi dan Basuki bekerja keras untuk perbaikan Jakarta. Hal itu sangat positif bagi masyarakat Ibu Kota. "Seratus hari Jokowi-Basuki sangatlah baik, mereka bekerja on the right track. Mereka ditunjukin sama Tuhan, ditunjukin jalannya. Menurut saya, Jokowi dan Basuki mau belajar dan mendengar," kata Nara di Hotel Gran Melia, Jakarta, Senin (28/1/2013).
Nara menjelaskan, selama bekerja, Jokowi tidak pernah lelah berhenti mencari solusi untuk Jakarta. Contohnya adalah solusi mengatasi kemacetan dengan pemberlakuan ganjil genap bagi kendaraan beroda empat. Menurut Nara, hal itu adalah solusi alternatif yang harus didukung. Selain itu, lanjutnya, solusi mengatasi banjir Jakarta juga harus diapresiasi publik Ibu Kota.
"Kini bagaimana mengawal beliau, memberi masukan solusi mana yang jadi prioritas. Masyarakat harus dukung Jokowi-Basuki agar targetnya tercapai," kata Ketua DPW Partai Demokrat itu.
Nara menambahkan, kinerja Jokowi yang sering blusukan adalah modal positif untuk mengetahui permasalahan Jakarta. Blusukan, terangnya, harus selalu dilakukan Jokowi. Sebab, ternyata masyarakat Ibu Kota menginginkan kinerja seperti itu sehingga pujian mengalir deras.
"Banyak pujian atas Jokowi itu realita. Bahwa masyarakat pengennya kaya begitu. Dia bisa memenuhi hope masyarakat," ujar Nara.
Sementara itu, adanya kritikan buat Jokowi-Basuki selama menjabat menurutnya hal yang lumrah. Sebab, para pengkritik memiliki penilaian tersendiri atas Jokowi-Ahok. Namun, pujian atas kinerja kedua orang tersebut menurutnya sudah obyektif.
Editor :Kistyarini
akhirnya disetujui juga APBD Jakarta...siap2 banjir duit nich..hehhehehe...
Mungkin agak telat, tapi cukup pantas diposting ulang.
KRONOLOGIS PENCOPOTAN PEJABAT RUSUN MARUNDA OLEH AHOK
1. Mau kulwit detik2 ketua rusun Marunda dipecat.
2. Banyak laporan yang masuk tentang Rumah Susun (Rusun) Marunda ke @basuki_btp oleh masyarakat sekitar. Rusun milik Pemprov DKI 'dijual' oknum
3. Mendengar laporan trsbt, Pak Ahok lgsg tinjau rusun marunda dan bertemu dgn pengelolanya yaitu Kusnandar yg menjabat sjk periode sblm JB.
4. Kusnandar blg ke @basuki_btp kalo warga Marunda tdk adaa yang minat tinggal dirumah susun yg jumlahnya 1000 unit tersebut.
5. Mendengar pengkuan K, pak ahok lgsg nanya warga yg ketika itu ada juga di tempat. "Apa yg membuat bpk/ibu tdk mau ttinggal disini ?"
6. Warga menjawab "kami sudah mengajukan untk tinggal di rusun ini tetapi tdk pernah ditanggapi, harganya pun mahal&syarat2 memberatkan kami"
7. "Selain itu, pengelola juga blg kl rusun ini sudah penuh" . Lalu Ahok cek ke unit2 rusun trsbt.
8. Tiap lantai, ada 20 unit tetapi yang ditempati hanya 5-10 unit, Ahok marah besar. Semua warga disuruh daftar saat itu jg&ditongkrongin Ahok
9. 30menit kemudian Ahok meninggalkan rusun dan tinjau pelabuhan baru di Marunda. Pelabuhan baru yg dapat merekrut 2000 tenaga kerja.
10. Ketika sampai pelabuhan, Ahok mendapat kabar katanya setelah bberpa menit Ahok tinggalkan rusun, pengelola menutup pendaftaran. Warga kecewa
11. pun balik lagi ke rusun tersebut (jam 7 mlm) untuk mengecek kembali laporan yang baru diterimanya.
12. Di Jalan menuju rusun, Ahok ketemu tukang siomay. Ahok pun iseng bertanya dimana tukang siomay (TS) itu tinggal.
13. TS trsbt ngontrak di ujung marunda 350rb per bulan. Ahok nanya knp ga mau tinggal dirusun ini?padahal paling atas seharga 150rb perbln.
14. Apa jawaban dari TS tersebut? TS bilang "pengelola tdk yakin saya bisa bayar krna harganya tinggi dan ga pantas tinggal di rusun trsbt".
15. Tau Ahok kan? Sesampainya di Rusun dipanggil lagi si K dan langsung kelabakan. Gak nyangka kalo Ahok bakal balik lagi.
16. •Ya marah2nya Ahok kalian udh pasti tau. Kali ini marahnya lbh dari PU :p . Dipanggil lah Camat dan lurah setempat.
17. si K, Camat, Lurah dikumpulin. Otomatis si K udah "dirumahkan" oleh Ahok dgn persetujuan Jokowi. Camat dan lurah pun jg ditanya Ahok.
18. "Sanggup gak urus rusun ini?kalo ga sanggup gue copot juga". Camat&lurah pun sampai malam mendata lgsg warga yg mau tinggal di rusun trsbt.
19. You know, si K mobilnya keren lho. Kayak mobil dishub yang waktu di pake @basuki_btp saat banjir. Pasti mahal harganya :)
20. Ternyata, dibalik banjir ada hikmahnya juga. Semua bobrok jadi ketauan deh. Sekarang warga Marunda bs menikmati rusun yg udh disediain pemda
21. Bayangin kalo @JokowiAhok gak buka laporan pengaduan, yang "diatas" makin semena2 dan rakyat bingung mau ngadu kesiapa.
22. Begitulah cerita jalannya pemecatan pengelola rusun marunda, kalo ada keluhan jgn sungkan lapor&jgn takut. Terima kasih atas partisipasinya
http://storify.com/pertanda/pemecatan-kepala-rusun-marunda-oleh-wagub-dki-ahok
walo bukan warga jakarta, baca/denger berita jokowi bikin wa optimis ini negara bisa maju
apalagi liat ada anggota dprd jokowi hater dibantai penelepon di jaktv... jadi inget reaksi warga gotham di akhir dark knight rises
wow! keren emang Pak Ahok. Ini yg gw suka, begitu ada laporan langsung di cross check ke lapangan. Klo ada penyimpangan, langsung copot org yg bikin kisruh. Salut! :jempol:
respon yang cepet...nyesel tuch sekarang kepala rusunnya...hahahahahaha...
MANTAPP!! GAK SALAH KITA KEMAREN DUKUNG DAN PILIH JOKOWI dan AHOK ::jempol::