Oh please deh... lu tahu gak sih mbel? mereka itu (tenaga honor dan kontrak) sebagian besar adalah "titipan" dari PNS2... sebenarnya mereka adalah orang2 yang tidak dibutuhkan dalam instansi (masih mencukupi pegawainya). tapi diada2kan..akhirnya malah jadi beban.
sejak awal caranya mereka tidak benar, biasanya ada yang bawa dan skill mereka tidak sesuai dengan tugas mereka.
kecuali guru tenaga kontrak yang memang dibutuhkan oleh sekolahnya, awalnya memang niat mereka untuk mengajar, bukan karena "dititipkan".
seharusnya kalau PNS ditutup, tenaga honor dan kontrak juga harus ditutup...efisiensi pegawai.
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)
