yep setuju, otak dari boy/girl group kaya gini adalah manajemennya
mereka bikin produk namanya boy/girl group, dibikinin lagunya, dibikinin dancenya, kalo kasus korea tampang juga dimodif ;D
Printable View
liat tapingnya di es ce te peh...kog perasaan bukan konser kayak david foster atau penyanyi2 impor pada umumnya ya? yang lengkap band or orkestranya gitu...
gue celingak celinguk sepanjang siaran, ga ada tuh band pengiring atau orkestranya. Dancingnya sih jelas oke...trus kalau denger soundnya, secara nyanyi sama dancenya kan mestinya napas gak teratur...kog gwe ga denger napasnya yang cuapek karena nyanyi sama dance bareng2 ya? ini minus one atau playback?
serius...dengan harga tiket semahal itu, tapi ga denger kualitas suara si penyanyi, mending nonton video klipnya aja
---------- Post added at 09:59 AM ---------- Previous post was at 09:55 AM ----------
dulu liat siaran live konsernya NKOTB atau BSB, mereka nyanyi sama dancing pasti ada suara napas mereka karena repot mengatur ritme dan napas lho...
Lah yg beli tiketnya suju bukan maw dengar kualitas suara tapi kualitas muka aslinya ;D
More or less, ini jadi kayak lagi 'berkhayal'. Ya know, lah, 'ngelonjor'.
You know, you will never have them. Sebatas cuma bisa liat doang, terus di khayal-kan.
Bedanya, mereka ini dreaming 'bout SuJu. Gue 'bout Jenna... ::ngakak2::
The out come, pun-not-intentionally-intended, probably the same.
Seriously, gue baru sekarang ngeh betapa berharganya dulu BoNyok gue ngenalin sama aliran swamp-rock dan The friggin' Rolling Stones sejak gue belom bisa jalan.
selera khan beda2, sah2 ajalah anak2 abg suka suju,boybond,dll.. Krn masing2 kepala punya keinginan,dan kesukaan. Kalau ditanya,suka kagak ma musik disco2 suara keras,ada yg jwb:suka bgt,ada yg ga suka.itu mah wajar.
Tapi akhr2 ini,aku jg suka lagu2 mereka,apalgi ma sindong,lucu:D ternyta mereka ini dipilih jd boyband,krn bnyk memenangkan award. Sindong,juara 1 komedian gt dikorea,dan dia jago ngerap,yg lainnya ada yg juara 1 dance dan vokal.vokal mereka bagus.
Kalau mau kenal jauh sama suju,coba baca buku2 perjalanan ttg suju. Karena aku biasa aja dulu ma suju,mukanya mah standar kalw ku bilang,bnyaklah penyanyi2 korea yg cakep2 melebihi mereka. Tapi saat aku nontn variety show suju,wow,mereka deabek! Total! Ga nyangka mereka bs selucu itu.
Satu hal yg perlu diketahui,dikorea wajah,god looking no.2, yg diutamakan itu skil,dance,nyanyi,pintar akting. Soal god looking kurang mendukung,khan mereka bs operasi. Tapi kbnyakan orang nyangka,dikorea,orang cakep bisa menjual. Its false. Kalau cakep,ga punya kemampuan,kbnyakan terlempar dri entertaiment hallyu korea.
good looking nha, kalo god looking mah ga kebayang gw ;D
eh, emang ada siarannya ya di sctv?
setau gw kalo yg ada dance hampir bisa dipastikan mereka lipsing.
tapi kan mereka masing2 ada lagu solo tuh, dan biasanya tanpa dance, itu mungkin yg pake suara asli
entah juga sih gw suka liatnya sepotong2 doang di yutup
suka sampe ngefans, ya wajar...gw juga pernah ABG kali, ngefans sama NKOTB , BSB dll dsb gitu. Fans berat, boleh...JB aja dicela, disini masih banyak yang belain::hihi::
Yang gwe soroti adalah, ABG2 itu mengabaikan sebentar sekolah, njebol tabungan, maksa ortunya ngeluarin duit ekstra bahkan ngutang demi SUJU. Gwe punya anak, jadi berasa miris aja ada ortu sampe musti ngalah karena anaknya ngancem gantung diri demi tiket konser SUJU.
Kalau kelakuan alay sama lebay, yah jaman gwe dulu juga ada lah yg nguntit2 NKOTB sampe ke hotelnya waktu mereka konser di Jakarta. Gimana Tommy Page juga diuber2 pas ke Jakarta.
Masih wajar...yang gak wajar itu, sampe bolos sekolah demi "jemput" idolanya di bandara. Yang ga wajar sampe ngancem kabur kalau ga dibeliin tiket konser...
Jelas masuk dunia entertainment harus punya skill. tapi yang ditakuti adalah budaya oplas yang "permisif" di Korea, bisa jadi menulari ABG sini. istilahnya, pada akhirnya mendewakan idolanya, salah juga si idola, dianggap benar. Ini yang menurut gwe sebagai ortu jadi rambu, karena pada akhirnya yang repot ortu sendiri, bukan SUJU yang emang nyari makan di dunia ini.
Saya ga anti SUJU, anak2 juga suka joged2 sambil dengerin SUJU, saya masih kasih. Meski saya kasih musik2 dan penyanyi2 lain supaya gak ngefans militan sama satu orang saja. Saya juga gak mandang minus SUJU, meski buat saya saat liat konsernya, SUJU masih dikategorikan jual dance performance dan tampang2 manis n good looking. Suara? belum bisa dikatakan mereka dasyat dan all aout. beberapa penyanyi impor atau bahkan penyanyi lokal berani dance sambil nyanyi, Agmon contohnya. Kenapa SUJU belum menampilkan seperti itu? Fansnya bayar tiket pake duit lho -_-
@waks: yang solo emang kayaknya suara sendiri, soalnya keliatan ada napasnya pas nyanyi, tetep aja...minus one::hihi::
mungkin bukan salah suju dunk mba,kalau abg2 nekat begitu.
Abg2 jadi nekat gt,mungkin didikan ortunya yg memanjakan, dan prilaku sosial anak2 zaman skrg memang aneh2, kmrin aku bc disalah satu curhat majalah kaya paranormal gt, jadi ada pembacanya anak2 muda,nulis pertanyaan gini "aku bisa duet ma suju ga?bisa jd pacarnya ga?".aku senyum2 pas baca.
Mereka masa transisi, pikirannya jg lebh mentingn diri sendiri dbanding orang lain, mikirin ego diri,dan ga peduli dgn akibatnya. Hal penting,yg perlu diketahui,komunikasi ortu dan anak musti intens.jadi anak tahu masalah ortunya bgaimana,gt jg sebaliknya.
Jadi soal anak2 abege nekat2 cuma hanya mw ntn suju,yah jgn nyalahin sujunya lah,apalgi mendokrin lagu2nya,dan penampilannya.
Hubungan sebab akibat yg ada,adalah komunikasi ortu ke anak,dan didikan maupun pengawasan ortu zaman skrg yg bgaimana.
Suju ini group Vocal atau bukan sih?
SUJU sebagai idola, punya tanggung jawab moral kepada fansnya Nharura. Gwe inget banget omongan Kaka Slank ketika dia totally sembuh dari narkoba, "bahwa artis itu punya tanggung jawab terhadap fansnya. Karena fans pasti mengikuti apa yang dilakukan oleh idolanya. Itu kenapa Slank berusaha berhenti dari narkoba."
Atau Ari WIbowo ketika pada akhirnya memilih berhenti di drama action, karena dia tidak ingin fans kecilnya menganggap kekerasan itu layak dilakukan.
Saya rasa mestinya sebagai idola yang mendunia macam SUJU harusnya mengerti hal2 seperti itu.
Saya lupa artis manca mana yang memilih tidak jadi menggelar konsernya begitu tau harga tiketnya buat kebanyakan orang indonesia itu mahal sekali. Dia kasihan kalau fansnya memaksakan diri untuk membeli tiket sehingga dia pun memilih show terbatas. (jaman gwe ABG, lupa gwe siapa...tommy page apa tiffany ya? lupa)
@ronggo: semestinya grup vocal
waks: setau ku, suju ga pernah lipsing kalau konser. Bisa liat konser super show 4 di jepang ada di buku photobook suju ttg perjalanan konsernya.
Jujur aja,aku terkesan sama anak2 super junior,bukan karena tampangnya loh, tau dong,kalau aku suka sama orang ga pernah liat mukanya dulu,pasti yg kuliat,gmana aku nyaman sama dia. Persis sama suju,aku bukan elf,para fans setianya. Tapi aku terkesan sama mereka.
Di Indonesia,permintaannya hanya ingin mie instan merek tertentu dikorea,coba bandingkan dgn justin bieber y buanyk permintaannya agar mau konser di Indo. Anak2 suju ini juga mereka ga jaim2, soal karakter sifat mereka pekerja keras, diawal karir mereka dihina dan dicemooh publik korea.u know it? Netizen itu mengerikan hinaannya. Tapi mereka gak pantang menyerah. Hingga akhirnya mereka berhasil.
Banyak hal yg aku cermati dari diskusi tentang super junior,smash,cerybel,dll.. Kebnykn selalu dibanding2kan dengan aktris yg menurtnya bagus,tapi dewasalah, apa yg menurut kalian bagus,belum tentu orang ngeliatnya bagus. See..?
Jadi sah sah ajalah orang2 suka suju, aku suka sama suju seperti aku suka sama dangdut,musik slank,last child,metallica,atau lagu2 kangen band, ga apa-apa khan? Memangnya haram? Melanggar hukum? Jangan berlebihan begitulah. Kalau ga suka yg ga usah didengerin,beres khan? Bukan malah sewot sama aktris yg menurut kita,musik ga guna. Hei,dewasalah indonesia.
gw sih ngga masalah kalau orang suka atau tidak
dengan suju, laruku, atau Slank, Rolling Stones,
atau lainnya...
cuma ya, mestinya ada regulasi lah, dari pemerin
tah, terkait konser-konser yang sangat-sangat
tidak peka sosial seperti belakangan ini. Kalau me
mang mahal, bikin saja konser terbatas, ngga usah
massal, jadi para abege alay yang ngga sadar ke
terbatasan materi orang tuanya ngga pake ngam
bek kalau ngga dibeliin tiket oleh orang tuanya.
Kecurangan Saat Super Junior Konser (SUSHOW4) Indonesia
Apalagi ternyata banyak ketidakkonsistenan panitia/
promotor, yang cuma memanfaatkan fanatisme elfish
untuk kemudian "diperas" dan "diperlakukan semena-
mena"....
Cuman nyengir aja, ngebayangin 50 - 60 tahun dari sekarang, saat idol2 itu udah berusia 80 - 70 tahun dan mulai di dera arthritis... yang sekarang masih abg2, saat itu juga udah mulai sibuk dengan hipertensi... masih pada mau histeris nungguin para idol itu di BUISH ? ::ngakak2::
Me ? No Problem. Selama suaranya masih kayak terakhir gue denger 'Oughtta Know' dan 'Promises'... gue masih mau banget beli tiketnya Alanis dan Dolores. Walaupun nggak bisa stage diving lagi karena reumatik gue kumat. :D
Because, The World admits, these old coots are even more awesome when older...
Attachment 249 Attachment 250 Attachment 251 Attachment 252
Keep on Rockin' Gramps & Gramma !!! \m/
like i said, kedigdayaan suatu boy/ girl group itu dilihat melalui waktu
klo grup rock semakin lawas semakin legend, hal ini adalah sebaliknya di suatu boy/ girl group, perjuangan mereka semakin besar
not even NKOTB ato BSB apalagi Take That yang bisa melawan waktu, mungkin cuman SMAP yang asli jepun yang bisa bertahan mulai era awal 90an sampe sekarang
klo SuJu ? who knows, time will tell ;)
mungkin inovasi seperti Hello Project dan AKB48 yang juga bisa bertahan (karena rotasi personel yang sangat cepat)
---------- Post added at 10:47 PM ---------- Previous post was at 10:40 PM ----------
@pak ronggo
wew.... i never knew that..... walopun sudah mahfum sih klo di Indo ;D
jadi inget berita tiket teh Raid yang bisa diborong ama 1 orang ;D
Ehhh... I think this time it's a bit different.
Dan gue termasuk berani bilang bahwa Dangdut itu beneran Musik. Liat aja abang Haji kita, terus bunda Camelia Malik, A. Rafiq... umurnya udah pada berapa ? dan masih sanggup bikin orang goyang. Walaupun, di usia sekarang, mungkin yang goyang tinggal jempolnya aja.
Cuman aja gue nggak suka alirannya. There's a distinct lack of screamin'. ::hihi::
Sejujurnya, gue berenti ngeliat rendah dangdut saat gue liat dengan mata sendiri Camelia Malik nge-dangdut tanpa goyang. Dengan kostum kayak ibu2 mau dateng arisan PKK. Tanpa keyboard listrik. Duduk manis di bangku, cuma di temani mike, backup suling dan gitar. THAT WAS AWESOME. :sembah: RESPECT.
Gue tetep nggak suka aliran dangdut. Tapi gue haqqul yakin kalo Camelia Malik emang penyanyi.
Gue seneng nge-komper idol sama rock-stars, karena komparasi-nya yang ujung ke ujung.
Antara pria & wanita yang begitu sibuk dengan imej mereka di mata fans, dengan pria & wanita yang ngga' ragu2 nampol fans-nya sendiri kalo kelewat annoying. Yang rapi jali, dan yang nongol di panggung masih di ragukan kesadarannya. Yang terawat, dan yang ancur-lebur se-enak udel. ::ngakak2::
Yang diatur manajemen, dan yang banting jadi indie label kalo manajemennya kelewat komersil(i.e. RATM). :|
---------- Post added at 11:00 PM ---------- Previous post was at 10:51 PM ----------
Exactly. Too soon buat histeris habis2an. :D
Jadi inget Ronan Keating, Robbie Williams, dan Justin Timberlake. :)
nah itulah Cursed, soalnya persepsi soal entertainnya beda antara idol dan rockstar
klo idol (J-Idol precisely) itu segala nya untuk fans, bahkan untuk AKB, personality masing masing member pun diatur supaya fans bisa senang, dan dimasa orang pada cari yang instan seperti sekarang.... it works, very much
klo rockstar (dan juga diva seperti di US) si artis jualan apa adanya dia, si Jagger jualan bibir, goyangan dan suara seksi nya, Chuck Berry jualan gocekan gitar maut nya, 4 anak2 Liverpool jualan tampang manis dan skill dewa mereka, and that's it, fans tinggal memilih apakah mereka cocok sama gaya itu ato nggak
makanya ada sindrom "album kedua" di kalangan artis musik yang seperti itu, bahwa mereka takut fans yang telah terbiasa dengan gaya mereka yang ada di album kesatu akan kabur jika grup tsb "berubah" gaya di album kedua
and........ ini tidak terjadi pada idol, mau album ke 23 kek, fans juga bakalan tetep antri ;D
and boy.... mr Elton John pasti akan ngiri liat sales single2 AKB yang terjual lebih 1 juta kopi di HARI DEBUT nya ;D sedangkan single paling laris beliau yaitu Candle in The Wind "cuma" 650 ribu kopi ;D
ABG Fans Militan. Ini sebenernya yang jadi bahan dasar celaan buat boy band dan penyanyi pria cantik lainnya.
Fenomena yang agak lucu, biasanya yang gue temui itu, yang rada militan itu cewek. Cowok jarang.
Dari sekian kelas yang gue ajar, baru sekali gue liat murid gue yang cowok mau ribet2 download musik video-nya idol group(SNSD). Dan pas gue tanya,"Suaranya enak ?", dengan muka minus ekspresi dia jawab,"Saya nggak dengerin suaranya, kok." ;D
---------- Post added at 11:22 PM ---------- Previous post was at 11:19 PM ----------
Dan 60- 50 tahun lagi, AKB juga bakalan ngiri ngeliat orang - orang masih antri buat mendengarkan performa Bjork yang udah mulai keriput. :D
Gue jadi inget juga, joke-nya Jewel yang niat banget nge-troll fans-nya sendiri. ::ngakak2::
@cursed
klo ketemu mereka susah nih.... kalimat andalannya "haters gonna hate" ;D
saya sering nemu tuh, apalagi anak2 kecil yang baru bisa maen internet ;D;D
tapi yah.... kadang yang ngejek juga niat nya mengejek tanpa tau dasar sih
dan karena musik ini dasarnya adalah selera..... jadi ga bakalan ketemu ujung nya ;D
sama aja kaya nanyain bagus mana Canon ato Nikon, Honda ato Toyota, Beatles ato Stones, KFC ato McD (:P)
---------- Post added at 11:26 PM ---------- Previous post was at 11:24 PM ----------
that's not entirely correct...... pilihannya ada 2, AKB udah almarhum karena miss-management ato... mereka bisa tetep eksis karena pergantian personel secara rutin (recruit dan graduation nya seimbang)
so yeah, saya rasa fans nya akan tetep ada ;)
Yang gue maksud, personel AKB yang sekarang. Gue tau kalo personel-nya bakalan terus di renew, walaupun AKB-nya kemungkinan tetap. Kayak Gorillaz itu, lah.
Sebenernya tragis juga nasib para idol ini, mengingat apa yang di jual, karena rentang masa kerja-nya lumayan terbatas. Nggak bisa punya kehidupan pribadi, dan yang paling parah, nggak akan bisa menahan umur.
Begitu usia menjejaki dua digit desimal dengan kepala 3, atau mulai beranak pinak, karirnya di bidang ini bakalan terancam.
Bandingkan dengan Bob Dylan, yang malah 'beranak' The Wallflowers. Atau Ravi Shankar yang 'menghasilkan' Gheetali Norah Jones.
And IMHO, musik itu adalah seni dalam bentuk sound, and sound only, yang bisa merubah suasana hati kita dan/atau memberikan pengayaan pikiran, biasanya dalam bentuk perenungan.
So, kalo gue temukan sebuah aksi seni yang mengklaim dirinya adalah musik, gue akan coba strip down dulu informasi yang gue terima dari aksi tersebut, sampe hanya tinggal sound. Does it change my mood ? Does it enriching my mind ? If it does, then it's music indeed.
klo yang sekarang.mah, jangankan 10 tahun, 5 tahun lagi pun nasip mereka ngga ada yang tahu hehehe
yang beruntung ya jadi aktris sukses, yang ngga beruntung malah bisa jadi aktris JAV
Dan lebih mirisnya, kemungkinan ini terjadi beneran ada. Bukan Joke.
Nggak heran banyak yang lebih pilih bunuh diri.
Kalo gue di posisi mereka, penghasilan yang gue dapet dari ketenaran singkat ini bakalan gue tabung(kalo nggak ngerti gimana caranya invest) sebanyak-banyak-nya. Begitu kontrak selesai, went off-grid, back to school secara serius.
When everything fails, kemungkinan besar masih bisa jadi guru. :)
ga tau....;D
pengumuman pensiun dari JAVnya baru Februari 2012 kemaren soalnya
makanya gw suka banget Konno Asami dari Hello!Project
Morning Mussume
jangankan abg, yg udah bukan abg aj di kantor gw pada demam suju. pusing dengernya
dan lu pade tau ga, waktu mereka ngebahas suju ga ada satu katapun yg ngebahas tentang suara personil suju, yg ada malah tentang tampang, bodi dll ::doh:: gw lebih menganggap mereka sebagai entertainers ketimbang penyanyi. kalau masalah suaranya gw ga bisa menilai, karena gw memang ga suka jenis musik korea-korea begitu sih ;D
lagunya kek gimana seh? Kali aja ketularan..
lagu yg menurtqu bgs,krn ga semua lagu suju jg yg enak direplay2.
No other,our Love,mr simple (lagunya bagus,liriknya mengajak kalau kita ada masalah,kita curhatlah,jgn malah mw bunuh diri),aku malah lebih suka shine loh kalau dari segi tampang, shine itu menurtqu perfect dan enak dipandang.
Kalau suju,aku sukanya awalnya gak dri tampang,suka filsofi hidup mereka. Mereka ga malu2 jadi cewek niruin artis,ga jaim disuruh jadi peran apapun. Kalau dilht dri tampang,kayanya choi si won aja yg hampir mendekati sempurna. Yg lain,kuliat biasa2 aja, sindong gendut,yg lain mukanya menang diputih doang, standar menurutku.beda sama shine,wajahnya menurtku imut,cakep,perfect.
Suara suju yg paling bagus itu kyu hyun.
Kalau aku lebih mandang objektif. Toh mereka ga jadi kriminal cri duitnya,kenapa jadi sewot. Apa ngiri lagu2 kesukaannya gak populer? Ah menurutku biasa aja.karena selera orang beda-beda. Jangan samakan pencinta rock dgn pencinta k-pop,bedanya jauh,seperti laki2 dan perempuan. Jadi meski mencak2pun mereka gak bkalan menghilang,mereka akan terus ada.
tapi kalau aku mau mandang subjektif.
Ngapain sih suka ma lagu2 keras gitu,pusing dengerinnya,gendang telinga mau pecah.apalagi cuman hanya mau nonton konsernya. Ga penting,konser rock ga cocok buat perempuan,yg ada malah pelecehan seksual,brutal2 semua penontonnya.
Aku ga deskriminasi ya,tapi aku ga suka aja ngedenger kalian ngerendahin musik, kaya kalian tau betul musik bagus itu gimana. Udah lah,kalau org2 suka dangdut,melayu,boyband,whatever.. Mereka gak ada pake duit kalian khan buat manggung,kenapa sewot sih?.
Kalau ngmongin ngina aktris2 penyanyi di manca,aku juga bisa,semua org jg bisa. Tapi buat apa,ga ada untungnya buat aku,toh rejeki udah ada yg ngatur. Mau mereka populer utk 10 tahun kedepan,atau enggak,org mana mau peduli.. Siapa mereka bs jaminan awet utk 10 tahun kedepan? Sejatinya idola itu manusia,dan perlu diketahui,semua manusia itu gak sempurna. Jadi itu lumrah. Kalau ada idola penyanyi rock yg eksis sampai 50 tahun,berarti itu rejeki dia,dan belum tentu bgi orang lain dia terbaik,contohnya aku,agak muak ngedenger org2 rocker berteriak,pake bass di cit2 khan musiknya,kaya yg denger orang tuli aja,aku lebih nyaman ngedengar musik dangdut dibanding hardrock.see?
---------- Post added at 05:47 AM ---------- Previous post was at 05:33 AM ----------
nah itu dari unsur subjektifku,karena aku lebh suka slowrock dbanding hardrock,lebh suka dangdut dibanding disco,suka lagu2 yg menurutku easy listening. Ga teriak2,apalgi dgn musik seperti musik latar film hantu.
Tapi itu ga salah,seleraku berarti beda dgn selera para pencinta hardrock. Dan para pencinta rocker juga gak salah,itu selera mereka. Bukan urusan aku lagi,toh seleranya aja dah beda.
Yg jadi masalah adalah penghinaan yg dilakukan. Kayanya fans Labil deh,hanya untk bikin penyanyinya No.1 malah jadi ngina2 aktris lain. Itu mah cara curang. Mirip2 suporter indonesia, kalau kotanya kalah,bentrok deh.
Auw! Sampe kapan kita kaya gini terus? Ga bisa menerima orang lain bahagia? Dan ga bisa lapang dada dgn hak org lain.
IMHO jual paketan
jadi dalam satu grup itu ga semua suaranya bagus
ada yg lebih jago dancenya
kadang dipecah juga jadi subgrup
segmentasi pasar
makanya sebelum menghina,baca dulu history perjalanannya. Kenapa dulu dipecah,dan sekarang digabung lagi.
Kenali dulu,baru bisa komentar. Super junior dibentuk bukan sebagai vokal nyanyi aja. Tapi bnyk nilai plus,dance juara 1,komedian juara 1,akting,dan variety show favorit,mereka semua harus kuasai.
2005 dibentuk,tapi bnyk dicemooh krn kebnykn org,Malahan,pd tahun 2007,ada 4 personelnya yg mengalami kecelakaan mobil,yg plg parah,kyuhyun dia koma,sampai seminggu blm sadarkan diri,makanya dari itu proyek suju dipecah pada tahun 2008 suju M(mandarin) diluncurkan dichina, sdkn korea suju h(happy), kemudian suju T (single rokkugo di jepang). 2009 album suju meledak yg sorrysorry.maka suju mulai dilirik peminat musik,krn mengubah musik dan dancenya. Tahun 2010,suju M dibekukan,karna hangeng thn 2009 bermaslh 2 kali dgn polisi. Akhr tahun suju k.r.y muncul (kyuhyun,ryeowook dan yesung) krn ketiga kualitas vokalnya bagus dan spesialisasi lagu2 balada.
Mereka berjuang keras untuk bisa sampai di titik sekarang. Tapi orang2 melihatnya instan dan tanpa kerja keras. Sebelum mengenal mereka lebih dekat,bru bisa komentar,bgaimana mereka saling bersahabat,mendukung,dan berjuang demi masa depannya.
Nhanha, gw cuma nanya, Suju ini group musik yang
menjual kemampuan olah suara atau bukan...
Aih biasa lah nharura, pecinta rock jadul udah serasa musiknya dr surga aja genre lain cuman adu mangap ::hihi::
Kalo meurut gue sama saja. Lo sedang merendahkan kegiatan bermusik merekaQuote:
Ehhh... I think this time it's a bit different.
Dan gue termasuk berani bilang bahwa Dangdut itu beneran Musik. Liat aja abang Haji kita, terus bunda Camelia Malik, A. Rafiq... umurnya udah pada berapa ? dan masih sanggup bikin orang goyang. Walaupun, di usia sekarang, mungkin yang goyang tinggal jempolnya aja.
Cuman aja gue nggak suka alirannya. There's a distinct lack of screamin'.
Sejujurnya, gue berenti ngeliat rendah dangdut saat gue liat dengan mata sendiri Camelia Malik nge-dangdut tanpa goyang. Dengan kostum kayak ibu2 mau dateng arisan PKK. Tanpa keyboard listrik. Duduk manis di bangku, cuma di temani mike, backup suling dan gitar. THAT WAS AWESOME. RESPECT.
Gue tetep nggak suka aliran dangdut. Tapi gue haqqul yakin kalo Camelia Malik emang penyanyi.
Gue seneng nge-komper idol sama rock-stars, karena komparasi-nya yang ujung ke ujung.
Antara pria & wanita yang begitu sibuk dengan imej mereka di mata fans, dengan pria & wanita yang ngga' ragu2 nampol fans-nya sendiri kalo kelewat annoying. Yang rapi jali, dan yang nongol di panggung masih di ragukan kesadarannya. Yang terawat, dan yang ancur-lebur se-enak udel.
Yang diatur manajemen, dan yang banting jadi indie label kalo manajemennya kelewat komersil(i.e. RATM).
yang lo so called diatur management, image, and so on. Kalo gue melihat,
itulah cara bermusik mereka, nggak sesuai selera ya wajar. Tapi kalo
merendahkan, ya gue anggap seperti penggemar klasik yang merendahkan
musik rock atau dangdut.
Btw, gue sampe sekarang nggak bisa menikmati musik death metal,
tapi ya gue nggak pernah menyebut kalo itu bukan musik.
kayaknya nharura ga nangkep yang saya sampakikan deh :)
Saya ga membahas SUJU itu bisa main musik, bisa nyanyi atau gak...well meski pada kenyataannya apa ga aneh ya, konser begitu megah, band pengiringnya ga ada? nyanyi solo mungkin nyanyi sendiri, tapi dance sambil nyanyi tanpa mendengar desah orang ngatur napas? itu kan aneh...
Saya SEKALI LAGI TIDAK MENCEMOOH SUJU, saya kan udah bilang anak2 pun saya biarkan denger SUJU, saya pun sering ikut nyanyi2 bareng mereka. Yang saya soroti, sebagai Idol mereka PUNYA TANGGUNG JAWAB MORAL kepada fansnya, karena:
1. Mereka hidup dari duit fansnya. Yang beli CDnya, nonton konsernya, nonton aktingnya, liat iklannya dll dsb. Sudah jadi kewajiban mereka juga untuk MEMIKIRKAN fans mereka yang ABG dengan dana rata2 MEMINTA sama ortu mereka.
2. Mereka public figure, IDOLA yang tingkah laku dan perkataan mereka diikuti oleh para fans. For better or worst behavior, fans mereka akan membenarkan saja karena kecintaannya yang berlebihan. Mereka harus sadar atas impact yang terjadi saat mereka bertingkah laku dan berkata2.
3. Mereka itu role mode buat ABG, anak2 saya, calon anak2nya Nharura, dan calon anak2 lainnya. Dasyatnya kelakukan role mode, segila apapun akan diikuti dan dibenarkan. Dan itu berbahaya kalau sudah memasuki ZONA yang berlebihan. Tidak mau tau fansnya bersusah payah demi ketemu si artis juga bahaya. Artinya kita menimpakan satu kesalahan pada satu elemen, padahal sebuah BAHAYA itu menyangkut banyak elemen, artisnya salah satunya. dan ortu serta si fans di satu sisi lainnya.
well Nharura, semua orang di dunia entertaiment (atau semua manusia hidup?) harus bekerja keras demi kesuksesannya. Entah itu musti latihan vocal, latihan acting, diet, oplas, olah raga yang bener, belajar manner dll dsb. ITU SEMUA MEMANG HARGA yang harus dibayar.
Di awal karir semua orang pasti merasakan pahit, bohong banget kalau semuanya mudah. Gwe aja ketika memutuskan menikah, banyak sodara yang ngetawain, "Dia bisa nikah? Itu suaminya gak bakal dibanting2?" dan saya mesti bersusah payah supaya pernikahan saya berjalan sukses. Jangan cuma Karena SUJU terus dibela. Karena banyak orang punya kesuksesan diawal dengan kerja keras dan hinaan.
SAYA sekali lagi ga menghina SUJU, yang saya soroti adalah sikap SUJU mestinya lebih peka kepada fansnya, yang ngasih MAKAN sama MEREKA. Dateng lewat jalur VIP dengan alasan keamanan? Glory Milan yang lebih ngetop dibanding SUJU berani menerjang pintu biasa dan bersay hello kepada fansnya yang juga membludag di bandara untuk menjemput mereka.
Juga sikap SUJU memberikan sedikit simpati kepada fansnya, karena mereka ROLE MODE, apa yang mereka lakukan itu bakal diamini oleh fansnya.
Saya tidak bicara reality shownya atau show TVnya (itu bisa disetting), tapi attitude mereka ketika di Indonesia, datang saja tidak bisakah mereka menyempatkan say hallo? ada banyak fans yang rela bolos sekolah demi say hallo sama SUJU, dan mereka tidak bisakah menghargai? Jangan bilang SUJU ga tau kasus2 kayak begini...normalnya, sebelum datang ke sebuah tempat mereka sudah dapet kisikan, seperti apa sih fans mereka di negara yang bersangkutan.
Well, contoh ringan...SLANK dulu pake narkoba dan hidup bebas (sekarang masih? i don't know), pendidikan mereka juga ga tinggi. Suatu saat ada fansnya yang kabur dari rumah dan mangkal di markas SLANK. Ortunya jelas nyariin, dan meminta tolong Bimbim untuk membantu menasehati si anak. Ternyata si anak terisnpirasi dari Bimbim, ga perlu sekolah tinggi2 asal serius ngeband dia BAKAL SUKSES! Jelas Bimbim blingsatan dan setengah mati menjelaskan, bahwa masa lalu mereka jangan diikuti oleh si anak itu. See? Idola itu ROLE MODE anak2 kita ke depannya.
Tidak bisa sekedar menyalahkan orang tua, orang Indonesia atas demam SUJU yang kemudian menjurus pada hilangnya pribadi anak2, banyak elemen yang musti diperbaiki, juga artis sebagai IDOLA.
Well, saya adalah seorang anak yang pernah tergila2 kepada NKOTB, Tommy Page...dan sekarang saya seorang ibu yang punya anak2 ke depannya beranjak remaja, itu yang jadi pemikiran saya. Sebagai ortu saya berusaha semampunya, begitu ABG bisakah omongan kita tetap didengar anak karena mereka sudah punya ROLE MODE sendiri...?