Originally Posted by
ndugu
mbok, kalo menurutku perlu dilihat2 background dan budayanya di indo. di eropa di amrik, mungkin ikea itu merek kelas bawah. tapi kalo ternyata di indo ga taunya ikea untuk kelas menengah keatas, then asumsi di atas ga bener. ya ga tau juga kenapa bisa jadi untuk kelas menengah ke atas, mungkin seperti yang tusc bilang, setelah dikonversi kurs, jatohnya jadi mahal untuk ukuran dompet indo kali.
regardless, i'm not going to be too quick to judge tanpa mepertimbangkan budaya. kurasa ini sangat berperan besar.