Quote:
Originally Posted by
AsLan
Orang Kristen tidak tahu nama diri Allah dalam bahasa Manusia karena Allah yg sejati bukan milik satu golongan bangsa tertentu.
Lah ? jadi mbah Aslan gak bisa menentukan TUHAN dan Allah di sini apakah "nama diri" atau "nama gelar" ?
Saya akan berikan teks Injil Arab untuk kitab Ulangan pasal 6:4 sbb :
4«اِسْمَعْ يَا إِسْرَائِيلُ: الرَّبُّ إِلهُنَا رَبٌّ وَاحِدٌ
Transliterasinya adalah : Ismi ya Israil : Ar-Robb ilahuna robbun wahidun
Terjemahan bebas : Dengarlah hai Israil : Ar-Robb itu adalah tuhan kita (yaitu) robb yang esa <<< Apakah ada kata Allah di situ ? :-/
Terjemahan baru LAI : Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!
Mana yang lebih mudah dipahami, terjemahan LAI atau terjemahan Asum ? :D
Btw, kalau saya ganti kata ar-Robb dan TUHAN dengan (misal) "Jojon", maka terjemahan LAI jadi : Dengarlah, hai orang Israel: JOJON itu Allah kita, JOJON itu esa! , dan terjemahan Asum jadi : Dengarlah hai Israil : JOJON itu adalah tuhan kita (yaitu) JOJON yang esa
Nah mbah AsLan bisa gak menyebutkan mana yang "nama gelar" dan mana yang "nama diri" ? :D
Quote:
Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa! (Ulangan 6:4)
Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa. (Markus 12:29)
Quote:
Originally Posted by AsLan
Pernyataan bahwa kata Allah adalah milik umat Islam adalah pernyataan yg salah, karena sebelum Muhammad datang orang Kristen Arab sudah menggunakan kata Allah, silahkan baca2 lagi tulisan saya diatas.
Iya saya tau, kan suah kita pahami bahwa Allah itu nama diri tuhan dalam bhs Arab bagi orang Arab, baik ia beragama Kristen, yahudi, Islam, bahkan Musyrik.
Masalahnya, jika kristen Indonesia keukeuh mau pake kata Allah dalam terjemahannya dan berasumsi dengan sejarah kristen Arab yang sudah pakai nama itu, KENAPA orang eropa gak pakai kata Allah dalam terjemahan alkitabnya ?
Kalau kata "Allah" ini bagi mbah AsLan HANYA nama gelar, gak masalah dong kristen Indonesia untuk menterjemahkan kata "Allah" tsb jadi "tuhan" atau "Tuhan itu" atau "sang Tuhan" :D
1 bukti bahwa argumen bahwa Allah BUKAN dari kata Al+Ilah adalah dengan melihat terjemahan alkitab dalam bhs Arab versi Van Dyke. Silahkan downbload di SINI
Buka kitab Ulangan pasal 4:35
35إِنَّكَ قَدْ أُرِيتَ لِتَعْلَمَ أَنَّ الرَّبَّ هُوَ الإِلهُ. لَيْسَ آخَرَ سِوَاهُ
Transliterasi : Innaka qod uriita lita'lama anna ar-Robb huwa Al-Ilah. Laisa akhoro siwahu
Terjemahan bebas : Sungguh telah di perlihatkan kepada mu agar mengetahui bahwa ar-Robb (tuhan) itu adalah al-Ilah, tidak ada yang lain selain dia.
Terjemahan Baru Alkitab LAI menuliskan :
Engkau diberi melihatnya untuk mengetahui, bahwa Tuhanlah Allah, tidak ada yang lain kecuali Dia.
Perhatikan kata yang saya beri warna merah, terlihat jelas bahwa teks Arab adalah الإِلهُ (Al-Ilah) BUKAN اللّهُ (Allah). Lalu kenapa orang Kristen Indonesia dan Malaysia masih ngotot mencatut kata Allah yang dalam Alkitab terjemahan Arab sendiri ditulis Al-Ilah BUKAN Allah ? :-/