Originally Posted by
Δx Δp ≥ ½ ħ
^ haha, spoiler ;D
"dongeng" kan ada beberapa jenis. bagi yg tidak percaya, kisah nabi dalam agama samawi masuk kategori dongeng. dongeng budaya lokal disebutnya mitos/legenda, kadang kisah agama juga menyelusup dalam folklore setempat sehingga beberapa dongeng memiliki pesan religius (atau berlatar religius) seperti 1001 malam, sinterklas, dll
untuk trilogi HDM sendiri, yah emang kasusnya unik. bagi orang tua yg ingin mendidik anaknya dengan cara konservatif (pendidikan agama kamsudnya), buku semacam HDM menjadi tantangan tersendiri. Buku ini langsung bertabrakan dg iman agama samawi manapun terutama Katolik. Bagi orang yg menganggap buku Harry Potter berbahaya karena mengajarkan sihir dan klenik, HDM akan bikin jantungan karena penggambaran tuhan di sana bukanlah tuhan yg penuh kasih, tapi tuhan yg paranoid dan diktator--sekaligus tak berdaya. tuhan tak punya kuasa sama sekali, yg memiliki kuasa justru oknum pemuka agama yg sering memelintir demi kepuasan duniawi atas nama tuhan...