Pelacur menjual seks semalam, dibayar untuk sekali pakai.
Wanita yg menikah demi uang, menjual seks secara borongan dengan surat kontrak.
Bagaimana menurut anda ?
Printable View
Pelacur menjual seks semalam, dibayar untuk sekali pakai.
Wanita yg menikah demi uang, menjual seks secara borongan dengan surat kontrak.
Bagaimana menurut anda ?
Eh.. jangan salah lho, Slan.
Ada pernikahan kontroversial yang dianggap sebagai 'prostitusi' seperti
1. nikah kontrak/nikah misyar;
2. nikah mutah-nya orang Syiah;
Sementara di beberapa daerah seperti propinsi Florida,
sering ada kasus cewek sengaja nikah dengan cowok dengan imbalan uang. Si cowok mau karena dia butuh status agar bisa masuk ke Amerika Serikat.
prostitusi itu membayar "alat kelamin" bukan hidup dan keluarga, beda.
menjajakan ke banyak lelaki beda dengan jual beli ke satu lelaki. ::arg!::
Yg beda itu kalo pernikahan karena cinta.
Kalau pernikahan karena uang, sama saja dengan pelacuran.
Pelacur juga cuma dengan satu lelaki, sampe masa sewanya habis (semalam).
Nikah kontrak lebih panjang dari semalam, tapi cuma beda jangka waktunya saja, setelah berakhir dengan istilah cerai ya cari customer baru.
bila si cewe melahirkan gimana? kawin kontraknya selesai sebelum cw melahirkan ::ungg::
Dalam kasus nikah mutah-nya Syiah, kalau gak salah ingat, pernah baca di blog seorang syiah, anak yang dilahirkan tetap tanggung jawab si Bapak. Tapi itu perkara teori, prakteknya mungkin beda, bahkan -- lagi2 ini kalau gak salah ingat, pernah baca di blog seorang syiah, alasan Umar mengharamkan adalah karena ada yang tidak mengakui anaknya.
Ini versi Syiah yah.
Koreksi kalau aku salah karena aku bukan Syiah, cuma sepintas lalu bacanya.
@kandalf
jelasin dong nomer 1 dan 2
lihat deal nya di depan. prostitusi, deal membayar sekian untuk semalam (misal). akad terjadi antara cowok dan cewek pelaku.
pernikahan ? meski si ce menikah karena harta, tapi akad terjadi antara si cowok dengan wali si cewek, dengan deal yang jelas "saya terima nikahnya bla bla bla.... "
beda.
Nikah mutah itu nikah dengan batasan periode tertentu. Diharamkan oleh Sunni, diperbolehkan oleh Syiah.
Begitu periode habis, ya sudah, mereka sudah bukan suami-istri lagi.
Nikah misyar adalah..
ah.. baru googling2 lagi, ternyata pengertianku kemarin2 salah. Oke.. revisi lagi
Nikah misyar adalah nikah dengan penghilangan sebagian hak istri.
Misalnya si A dari Arab Saudi datang ke Puncak. Ketemu wanita B dan orang tuanya. Dengan penghulu, mereka menikah namun dengan prasyarat bahwa si B ini tidak boleh menuntut harta kecuali sesuai yang dijanjikan, tidak boleh menuntut untuk diperkenalkan dengan keluarga si A, tidak boleh meminta ikut pulang ke Arab Saudi.
Prakteknya, nikah misyar ini, walau tanpa batas periode seperti nikah mut'ah, para pelakunya sering meniatkan nikah ini hanya selama si pelaku berada di negara tersebut dan menceraikan istrinya ketika mereka kembali.
menikah itu apa sih? :mikir:
Nah,
itu yang disebut sebagai Nikah Mut'ah. Ada batas waktu.
Salah satu kasusnya ini, kan?
http://www.tempo.co/read/news/2013/0...g-Dikencaninya
Rukun akad nikah dalam Islam ada tiga:
- Adanya kedua mempelai (laki-laki dan perempuan) yang tidak memiliki penghalang keabsahan nikah seperti adanya hubungan mahram dari keturunan, sepersusuan atau semisalnya dan sama-sama beragama Islam
- Adanya penyerahan (ijab), yang diucapkan wali atau orang yang menggantikan posisinya dengan mengatakan kepada (calon) suami, 'Saya nikahkan anda dengan fulanah' atau ucapan semacamnya.
- Adanya penerimaan (qabul), yaitu kata yang diucapkan suami atau ada orang yang menggantikan posisinya dengan mengatakan, 'Saya menerimnya.' atau semacamnya.
Adapun syarat-syarat sahnya nikah adalah:
- Masing-masing kedua mempelai telah ditentukan, baik dengan isyarat, nama atau sifat atau semacamnya.
- Kerelaan kedua mempelai.
- Yang melakukan akad bagi pihak wanita adalah walinya.
- Ada (minimal 2 orang) saksi dalam akad nikah.
Adapun syarat untuk wali, sebagai berikut:
- Berakal.
- Baligh.
- Merdeka (bukan budak).
- Kesamaan agama.
- Adil, bukan fasik
- Laki-laki.
- Bijak, yaitu orang yang mampu mengetahui kesetaraan (antara kedua pasangan) dan kemaslahatan pernikahan
menikah kayaknya ribet yah ::elaugh::
pantesan banyak yang pilih jalur instan
tapi tetep...tergantung pribadi masing2 definisi menikah itu apa dulu. yang dipost om giku adalah definisi menikah secara Islam - secara umum. menikah definisi TS apa neh?
Nikah versi agama, perempuan jadi komoditas. Lihat saja versi Islam. Yg janjian nikah adalah wali dan mempelai laki-laki. Kemudian mempelai laki-laki memberikan mahar buat ditukarkan dengan perempuan si wali tadi. Setelah menikah pun, si suami masih punya hak utk membeli perempuan yg lain hingga semuanya berjumlah empat orang. Kalo masih kurang, bisa beli lagi diam-diam sesukanya. Mana yg lebih menghargai perempuan, prostitusi legal atau pernikahan?
::ngakak2::
Buruan nikah dengan yang kau cintai biar ndak sinis menilai pernikahan.
Saya curiga um as ini pernah dimatrein ama ce... Makanya gak nikah2...
Please lah kalo diskusi jangan nyerang orangnya, tanggapi esensinya.
Gw bikin trit ini karena trit lokalisasi prostitusi, banyak orang yg gayanya suci banget memaki2 ahok, padahal nikahnya mereka gak jauh2 dari urusan jual beli daging juga.
Saya yang pernah tidak tepat memilih pasangan, terkadang ada trauma untuk menikah lagi. Apa iya dia bakal jadi kepala keluarga yang bakal bertanggungjawab sama aku dan anakku? Atau bakal sama saja kea yang dulu?
Tapi mensejajarkan menikah dengan prostitusi, sama saja menyandingkan berlian dengan batu 3/4.
Lantas apa kalau seorang cowok menikah karena hanya mengharap keturunan atau anak, (bukan atas dasar cinta ke pasangan), juga enggak boleh??
---------- Post Merged at 07:38 PM ----------
Sama aja ama om as... Judgement dasar apa um as bilang nikahnya mereka gak jauh2 dari urusan jual beli daging?
Meski atas dasar harta, keturunan, bagaimanapun dalam pernikahan ada kebaikan didalamnya. Kalau orang udah niat menikah, berarti ada niatan baik di dalamnya.
Jangan menyandingkan pernikahan dengan prostitusi. Gak ada legalisasi prostitusi...