View Full Version : Menuju DKI 1
neofio
23-09-2016, 11:26 AM
1. Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Djarot Syaiful Hidayat
siapa penantangnya?
katanya, Agus yudhoyono
surjadi05
23-09-2016, 12:08 PM
Sandiago dah pasti kan? Trust Anak pertamanya sby
---------- Post Merged at 10:55 AM ----------
http://megapolitan.kompas.com/read/2016/09/23/09455881/sylviana.murni.saya.lapor.pak.gubernur.dulu.izin.m undur.
Lah sandiago kok Malay belum daftar ya?
---------- Post Merged at 11:08 AM ----------
http://m.detik.com/news/berita/d-3304818/hari-terakhir-pendaftaran-pilgub-dki-calon-ditunggu-hingga-tengah-malam
Apakah gerindra_pks akhirnya gak pede lawan ahok djarot? 😌
kandalf
23-09-2016, 12:15 PM
Sudahlah...
yang menang sudah jelas... Basuki.
Ini kukutip dari status FB-ku tanggal 21 September lalu.
__________________________________________________ _______________________________
Sebagai tukang ngritik Basuki, saya gak mau delusi.
Prediksi saya, walau dengan jumlah pemilih yang lebih sedikit daripada 2012, Basuki akan terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta.
Lawan-lawannya, bukan hanya tidak punya rekam jejak yang sepadan, tetapi tidak memahami bagaimana menempatkan diri dalam isu-isu Jakarta. Bahkan kemarin salah satu bakal calon wakil gubernur, salah menempatkan posisinya dalam isu transportasi dan tidak menyadari kebijakan transportasi apa yang telah dilakukan oleh petahana.
Dengan banyaknya korban kebijakan Basuki, mungkin buat lawan beliau akan mudah menghadapi petahana, cukup dengan berada di posisi korban. TET-TOOT!
Kelebihan Basuki adalah ia memahami konsep Jawa, "jer basuki mawa bea", di mana untuk mencapai kebahagiaan dibutuhkan pengorbanan. Korban-korban kebijakan Basuki itu jumlahnya hanya kecil dibandingkan warga Jakarta yang "diselamatkan" beliau. Kata-kata Basuki sendiri pada Juli tahun lalu adalah " Saya ingin 10 juta orang hidup, bila dua ribu orang menentang saya dan membahayakan 10 juta orang, (maka dua ribu orang itu) saya bunuh di depan anda".
Ya, memang kontroversial, tetapi ini yang menyebabkan ia akan menang karena yang percaya Basuki telah "menyelamatkan" mereka jauh lebih banyak dibandingkan para korban. Karena itu, berpihak pada 'korban' belaka tidak akan membawa lawan-lawan Basuki menjadi pemenang.
Saran saya buat lawan Basuki,
jangan mencari popularitas dengan mencari panggung di antara korban kekejaman Basuki. Percuma. Jumlah mereka terlalu sedikit.
Harapan kalian hanya dua yakni:
satu, jika pro-Basuki terlena, merasa pasti menang dan kemudian lupa ke bilik pemilihan ::ngakak2::
atau..
dua,berpikirlah untuk seluruh warga Jakarta. Cari solusi alternatif untuk meminimalkan korban dan telaah mengapa solusi alternatif ini tidak digunakan oleh petahana. Dan... tentu saja, kampanyekan yakinkan para pemilih yang tidak fanatik, yang masih bisa berubah pendapat (swing-voter), bahwa masih ada solusi alternatif yang lebih baik dan itu hanya terjadi jika memilih kalian.
Oh iya,
jangan sekali-kali coba pakai isu agama.
Selain itu hanya membuat pro-Basuki kembali aktif melawan, dan juga membuat para pemilih tak-fanatik gerah dengan kalian dan memilih Basuki.
Atau begini saja deh,
bagaimana kalau biarkan Pak Basuki melenggang tanpa lawan, toh tampaknya sudah jelas ia yang jadi gubernur selanjutnya. Jadi orang-orang apolitik macam saya bisa nyaman untuk mengritik tanpa beban. ::ngakak2::
neofio
23-09-2016, 12:40 PM
gaji, tunjangan dan segala macam fasilitas sebagai gubernur DKI, brapa rupiah?
muncul nama anis baswedan
---------- Post Merged at 11:40 AM ----------
kong sur, kapan daftar cagub DKI?
surjadi05
23-09-2016, 01:25 PM
gaji, tunjangan dan segala macam fasilitas sebagai gubernur DKI, brapa rupiah?
muncul nama anis baswedan
---------- Post Merged at 11:40 AM ----------
kong sur, kapan daftar cagub DKI?
Ga berani neon, kalo udah terkenal malah susah dapat izin nikah lagi ::hihi::
surjadi05
23-09-2016, 03:46 PM
http://m.detik.com/news/berita/d-3305087/pks-tak-jadi-tandem-sandiaga-di-pilgub-dki-mardani-jadi-ketua-pemenangan
Yak lengkap sudah pilkada dki
surjadi05
23-09-2016, 07:33 PM
Di PILKADA DKI ada 3 Pasangan Calon akhirnya:
1. BACOT (Basuki Cahya Purnama-Djarot)
2. ASMUNI (Agus Harimurti Yudhoyono - Sylviana murni)
3. ASIN / kalo terjadi (Anis Baswedan-Sadiaga Uno)
*Jadinya Pilkada DKI itu BACOT ASMUNI ASIN.*
kandalf
23-09-2016, 07:42 PM
ternyata, pengalaman Bu Sylvi lumayan panjang lho di kancah pemerintahan Jakarta.
Cuma ya... pasti Basuki tetap menang. :)
ndableg
23-09-2016, 08:21 PM
Di PILKADA DKI ada 3 Pasangan Calon akhirnya:
1. BACOT (Basuki Cahya Purnama-Djarot)
2. ASMUNI (Agus Harimurti Yudhoyono - Sylviana murni)
3. ASIN / kalo terjadi (Anis Baswedan-Sadiaga Uno)
*Jadinya Pilkada DKI itu BACOT ASMUNI ASIN.*
Bukannya Anis Baswedan-Sadiaga Uno = A.S.U?
surjadi05
23-09-2016, 08:54 PM
Wkkk
Gw cuma copas bleg ::hihi::
keinginan sang pendekar berkuda putih pun tak kesampaian ya, yg menginginkan head to head
surjadi05
24-09-2016, 12:02 AM
Banyak yg ga kesampaian om Yuki
Udah kayak shitnetron ::doh::
mobyokuzan
24-09-2016, 12:23 AM
yg dulu pernah pake baju batik gbr mikimos blusukan masuk pasar kok skrg ga ada kabarnya?
neofio
25-09-2016, 01:19 PM
munculnya kandidat Agus Yudhoyono yg diusung partai demokrat, menurut saya terlalu cepat di pilgub skrng, blunder dr partai demokrat.
Bukan blunder, ini win win solution politic, seandainya agus kalah, maka dia akan diplot untuk menjadi ketua umum partai demokrat selanjutnya
Sama seperti ahok, ada isu yg mengatakan bahwa seandainya dia kalah, maka presiden akan mengangkatnya sebagai menteri
kandalf
26-09-2016, 02:56 AM
Ramalan dari kawan berinisial I T :
Babak I:
Basuki - Djarot 38,86 %
Agus - Sylviana 25, 27 %
Anies - Sandiaga 35,87 %.
Babak II:
Basuk - Djarot 56,89 %
Anies - Sandiaga 43,11 %.
---------- Post Merged at 03:56 AM ----------
Ramalanku pribadi:
Babak I:
1. Basuki - Djarot;
2. Anies -Sandiaga;
3. Agus - Sylviana;
Terkaanku, mesin kampanye Anis-Sandiaga akan lebih efektif daripada tim kampanye Agus - Sylviana sehingga kubu tak suka Basuki lebih sadar keberadaan Anies daripada Agus. Selain itu, tim kampanye Basuki akan lebih sering membahas Anies daripada Agus sehingga nama Anies lebih diingat daripada Agus.
Babak II:
1. Basuki - Djarot;
2. Anies - Sandiaga;
Tebakanku, di babak kedua, pemilih Agus lebih suka golput atau memilih Basuki tetapi tidak tertarik memilih Anies karena perilaku tim kampanye Anies. Tebakanku, suasana akan memanas di babak kedua ini dan Mas Anies gagal mendinginkan perilaku tim kampanyenya.
PS:
aku cenderung memilih pasangan yang kecil peluangnya.
Jadi aku cenderung memilih Agus - Sylviana.
surjadi05
26-09-2016, 09:37 AM
Gw setuju dengan om kandalf
Kemungkinan agus -sylviana jadian, lebih besar basuki-djarot, anis-sandy karna pernikahan sesama gender masih dilarang di indo, ::hohoho::
Wait kita lagi bahas apa sih?, oh cra** ::kabur::::hihi::
kandalf
26-09-2016, 10:22 AM
Benar, Kong Sur. Karena itu, sesungguhnya pasangan yang direstui agama yang dianut mayoritas rakyat Indonesia adalah pasangan Agus-Sylviana karena dua pasangan lainnya adalah pasangan sejenis.
Kalo prediksiku di putaran 1 Agus-Sylvi lebih berpeluang dibandingkan Anies-Sandi. Mesin parpol kubu Agus akan jauh lebih kuat, khususnya PPP+PAN+PKB. Sedangkan model kampanye ala Gerindra+PKS (kalo masih pake cara2 saat Pilpres lalu) cenderung ndak laku untuk pemilih di Jakarta. Cara2 black campaign mungkin saja bisa menggerus perolehan suara Ahok, tetapi larinya malah akan ke kubu Agus, atau golput, bukan ke kubu Anies. Dlm hal ini, IMO, SBY/Demokrat memang sangat cerdik dan lihai memilih partner politiknya.
Dan akan menjadi berat bagi Ahok kalo harus head-to-head melawan Agus di putaran 2 krn mayoritas besar (>80%) pendukung Anies bakalan mengalihkan suaranya ke kubu Agus. Sangat berat bagi Ahok jika di putaran 1 menangnya dgn suara <45%. Tapi situasi putaran 2 akan lebih kondusif dibandingkan kalo head-to-head Ahok vs Anies.
Tapi bagaimanapun, prediksiku, Ahok akan langsung menang (>50%) di putaran 1.
:ngopi:
---------- Post Merged at 11:52 AM ----------
Gw setuju dengan om @kandalf
Kemungkinan agus -sylviana jadian, lebih besar basuki-djarot, anis-sandy karna pernikahan sesama gender masih dilarang di indo,
Benar, Kong Sur. Karena itu, sesungguhnya pasangan yang direstui agama yang dianut mayoritas rakyat Indonesia adalah pasangan Agus-Sylviana karena dua pasangan lainnya adalah pasangan sejenis.
Tidak setuju. Kasihan Kiswinar eh maksutku anak2 mereka.
:ngopi:
Casanova Love
26-09-2016, 01:02 PM
Sedih ya mlihat peta cagub 2017 inih...
Agus hanya kedengeran di militer sbg seorang intelektual, pun ia tidak pernah (tidak sempat) menjadi pangdam (kudu mayjen), danrem pun tidak (kudu kolonel), kl koramil mah ngga usah disebut lah ya, ia belum punya experience manage teritorial.
Diduetkanlah ia dg sylvana murni. Nah, palingan inilah sweetener-nya, selain ia perempuan yg (citranya) kalem sbg lawan dari Basuki yg hot-hot-an, juga ia eks none (eks bangetlah ya...krn jejak nonenya udah ngga gitu terlihat). Dia org birokrasi dan dahulu sempat dipuji Ahok, sempat masuk namanya utk jd wagub DKI pra-Djarot. Namun bgitu, pasangan ini mnrt saya krg nonjok.
Sylvana blm bisa diadu dg nama besar Anies dan Agus kalah ganteng drpd Sandi (Agus itu kerennya kl pakai seragam).
Di sudut biru, ada Anies yg namanya tersohor.
Tp ia lebih dikenal sbg akademisi yg mengurus pendidikan. Publik (stidaknya saya) blm tau bgmnkah dia akan mhadapi para penyamun yg siap merongrong keuangan daerah? Ahok dlm masa pmrintahannya mnunjukkan pd kita bhw para penyamun itu banyak. Meski bgitu, nama Anies adalah jualan yg bagus, orang menaruh idealisme ke dia, sosoknya yg santun dan intelek mbuat org mrasa nyaman, lagi-lagi dibandingkan dg Ahok yg bikin gerah.
Sandi Uno, ganteng dan kaya. Yes, that's it. Kegantengannya mngalahkan Agus, ngga usah ngomong soal Ahok-Djarot lah ya.
Namun sosok Sandi ini bahkan partai pengusungnya pun ragu utk memajukan dia. Dari cagub partai A, partai B, partai C, partai D sampai akhirnya hanya diusung sbg cawagub 2 partai.
Ahok dan Djarot adalah petahana, jd ngga usah dibahas.
-----
2 cagub Agus-Silvana dan Anies-Sandi adalah akibat strategi PDIP yg mbuat partai-partai lain hanya punya waktu sempit berkonsolidasi.
Hasilnya adalah calon-calon tanggung.
Pun partai-partai tsb tidak bisa melepaskan diri dari kepentingannya masing-masing shg koalisi besar jadi terpecah menjadi 2 koalisi.
Coba saja kl Anies bisa dipasangkan dg Sylvana, maka walau tetap tanggung, namun pukulannya jadi lebih terasa dikitlahhhh.
Coba saja kl Anies bisa dipasangkan dg Sylvana, maka walau tetap tanggung, namun pukulannya jadi lebih terasa dikitlahhhh.
Yup, itu baru seru. Mestinya "poros Cikeas" mengajukan dua nama itu (Anies-Sylvi). Toh dulu Anies pernah maju di konvensi capres partai Demokrat (meskipun akhirnya dikalahkan oleh Dahlan Iskan). Artinya Anies bukan orang baru bagi Demokrat, dan justru "orang luar" bagi Gerindra.
:ngopi:
kandalf
26-09-2016, 02:07 PM
Sedih ya mlihat peta cagub 2017 inih...
Saya pribadi gak sedih.
Malah senang.
Siapapun yang terpilih, cagub-nya relatif 'normal' lah. ::ngakak2::
Diduetkanlah ia dg sylvana murni. Nah, palingan inilah sweetener-nya, selain ia perempuan yg (citranya) kalem sbg lawan dari Basuki yg hot-hot-an, juga ia eks none (eks bangetlah ya...krn jejak nonenya udah ngga gitu terlihat). Dia org birokrasi dan dahulu sempat dipuji Ahok, sempat masuk namanya utk jd wagub DKI pra-Djarot. Namun bgitu, pasangan ini mnrt saya krg nonjok.
Sylvana blm bisa diadu dg nama besar Anies dan Agus kalah ganteng drpd Sandi (Agus itu kerennya kl pakai seragam).
Seandainya Demokrat mau menjadikan Sylviana sebagai Cagub bukan Cawagub, bakal lebih menarik.
Dia adalah mantan walikota Jakarta Pusat selama lima tahun sebelum kemudian diangkat jadi stafsus. Sebelumnya juga sempat menjadi kasatpol pp.
Dan potensi wanita menjadi cagub DKI? ::cabul::
Namun sosok Sandi ini bahkan partai pengusungnya pun ragu utk memajukan dia. Dari cagub partai A, partai B, partai C, partai D sampai akhirnya hanya diusung sbg cawagub 2 partai.
Benar.
Ketika masih di koalisi kekeluargaan pun, PAN sudah berkali-kali menyatakan "belum tentu Sandiaga".
Terbukti, kini mereka memilih poros Cikeas.
Teman yang PKS agak kesal ama PPP. Gak ada suara tiba-tiba... jreng jreng jreng.. ::ngakak2::
2 cagub Agus-Silvana dan Anies-Sandi adalah akibat strategi PDIP yg mbuat partai-partai lain hanya punya waktu sempit berkonsolidasi.
Hasilnya adalah calon-calon tanggung.
Sebenarnya partai-partai itu bodoh.
Walau kemarin-kemarin yang keluar dari suara PDIP kebanyakan menentang Basuki, tetapi kalau jeli akan melihat bahwa Basuki punya dukungan di PDIP (yang sekaligus orang Istana... bukan.. aku gak membicarakan Pak Joko Widodo).
Sempat ngasih tahu teman kader PKS untuk mengabaikan PDIP dan Gerindra tapi yah.. gitu lah.
Sumpah stress ngelihat pemikiran kader-kader PKS. Ya sudah lah.
Paling kalah lagi. :mrgreen:
Casanova Love
26-09-2016, 04:29 PM
Syviana rasanya sangat kecil kmungkinannya jd cagub di koalisi,
Krn salah satu tokoh dedengkot diantara partai pengusungnya itu ngga suka perempuan jd pemimpin, sama spt dia ngga suka non-muslim jd pemimpin.
Demi bela-belain perempuan dan non-muslim ngga jadi pemimpin, dia rela berubah haluan mdukung siapapun yg laen.
Sylviana memang hanya mentok jadi (ca)wagub. Jabatan gubernur, apalagi untuk DKI, adalah "jabatan politik". Dari era Ali Sadikin sampai Sutiyoso semuanya adalah "orang kuat" (secara politik ataupun popularitas). Pernah sekali dicoba dari jenjang karir yaitu Fauzi Bowo (FB), dan hasilnya kita semua tahu ternyata meskipun dinilai "pintar dan berpengalaman di birokrasi" ternyata justru membuat FB seolah "tersandera" shg ndak mampu berbuat apa2 untuk membawa perubahan (menuju perbaikan) di DKI, akhirnya hanya sekedar "numpang lewat" aja.
:ngopi:
---------- Post Merged at 04:40 PM ----------
Saya penasaran dgn "manuver SBY" memajukan Agus, bukan Ibas. Kayaknya Ibas sudah "dimasukkan kotak", bisa karena kapabilitasnya dianggap tidak memadai tapi bisa juga faktor "kredibilitas" terkait kasus2 sebelumnya yang banyak menyeret kader2 Demokrat (Nazar, Anas, Andi, dll).
Kayaknya Agus ini, menang atau kalah dalam pilgub, memang diplot kedepannya untuk posisi ketum partai.
:ngopi:
---------- Post Merged at 04:50 PM ----------
BTW Anies maupun Agus sama2 sedang "test the water" untuk Pilpres 2019? Ini akan menjadi sangat menarik.
:ngopi:
justru membuat FB seolah "tersandera" shg ndak mampu berbuat apa2 untuk membawa perubahan (menuju perbaikan) di DKI
"tersandera"? Saya melihatnya justru memang dia tidak ingin melakukan apa-apa
Setidaknya, IMO, ada indikasi seperti itu ("tersandera"). Sebelum jadi gubernur (2007-2012), Foke sudah mengabdi di pemerintahan DKI selama lebih dari 25 tahun, mulai dari pegawai biasa sampe menjabat Sekwilda (1998-2002) lalu wagub (2002-2007) dengan prestasi yang dinilai bagus kalo ndak bisa dibilang gemilang. Ada anggapan bahwa "kegagalan" Foke mempimpin Jakarta akibat tidak bisa lepas (tersandera) oleh "dosa2" pemerintahan (DKI) sebelumnya.
Anyway terlepas dari itu, apakah Foke benar "tersandera" atau memang pada dasarnya "tidak ingin melakukan apa2", menurut saya Foke memang tipe konseptor, bukan eksekutor. Sayangnya, saat dia menjabat gubernur hal itu (sbg konseptor) justru malah ndak muncul, alih2 sebagai eksekutor,...jadinya ya hanya pelestari status quo. Padahal saya inget jargon yang diusungnya untuk memenangkan pilgub DKI waktu itu (2007) adalah: "Serahkan Jakarta pada ahlinya!" Hasilnya? Tetottt.
Kembali ke cagub DKI 2017, kayaknya Anies pun kekuatannya ada disitu (sebagai konseptor) bukan eksekutor. Hal itu, IMO, sedikit banyaknya tercermin selama dlm kiprah politiknya mulai dari sebagai kandidat dlm konvensi partai Demokrat saat menjaring capres, menjadi timses Jokowi-JK, sampai Mendikbud.
:ngopi:
kandalf
27-09-2016, 09:03 AM
"tersandera"? Saya melihatnya justru memang dia tidak ingin melakukan apa-apa
Salah.
Fauzi Bowo cukup banyak berbuat hanya saja tidak ada media yang memujinya. :)
1. Fauzi Bowo melakukan penghijauan. Berikut daftar taman2 yang baru dibuat zaman beliau.
1. Taman di Semanggi (hasil konversi SPBU)
2. Taman di daerah Kebalen (hasil konversi SPBU)
4. Taman Adyodya (hasil pembongkaran kios-kios ikan hias .. "yang beli ikan saya para jendral" -- kata salah satu pemilik kios yang toh tergusur juga).
5. Taman di Tebet Timur
6. Taman Langsat (saya agak ragu soal ini)
7. Taman Jogging Summarecon Kelapa Gading
8. Taman Spathodea Jagakarsa
9. Taman Kahfi
10. Taman Sepeda Melawai
2. Memulai (benar-benar memulai) project MRT dari mencari sponsor sampai melakukan penataan sepanjang Jalan RS Fatmawati.
https://scontent-sin6-1.xx.fbcdn.net/v/t1.0-9/525767_10150875601959226_397826338_n.jpg?oh=65d6d8 a3ad02bea30e969ead04f35ebe&oe=58844FE3
(itu foto koleksi pribadi)
3. Membuat gorong-gorong penangkal banjir sepanjang jalan Sudirman-Thamrin (walaupun hasilnya jelek karena bikin jalan tak rata dan berlubang, tetapi cukup sukses menghilangkan banjir di Sudirman)
4. Mengamankan dana, memulai proyek JEDI (Jakarta Emergency Dread Initiative) untuk membersihkan kali-kali di Jakarta yang hasilnya sekarang diklaim oleh Basuki Tjahaja Purnama padahal pembersihannya mulai dari tahun 2012.
5. Membuat jalan layang Antasari, yang (sebagai warga Cilandak) cukup sukses memindah kemacetan dari Antasari ke jalan layang tersebut.
6. Bekerja sama dengan BRI untuk pajak online.. tetapi untuk yang urusan satu ini Fauzi Bowo gagal memaksakan pelayanan ini yang kemudian akhirnya dibenahi oleh Basuki Tjahaja Purnama. (ini saya tahu dari orang Dispenda DKI sendiri)
Problemnya Fauzi Bowo adalah, beliau kurang tegas, kurang galak.
Jadi ya itu, kesannya tersandera.
Banyak beberapa kebijakan Basuki di zaman sekarang, ternyata konsepnya ada di zaman Fauzi Bowo tetapi gak jalan.
---------- Post Merged at 10:03 AM ----------
Sebenarnya agak ironis, aku mengenang Fauzi Bowo karena jadi korban kebijakan beliau.
Yang soal taman? Itu karena aku kaget pom Bensin tempatku mengisi tiba-tiba berubah jadi taman.
Soal gorong2 penangkal banjir? Karena kaget, jalan Jenderal Sudirman jalur lambat jadi rusak.
Soal MRT?
Di depan rumahku, sebuah mobil nyungsep.
https://scontent-sin6-1.xx.fbcdn.net/v/t1.0-9/536605_10150875600829226_692119562_n.jpg?oh=4c9834 07a30a8fcb14e2b3ec7bfa3a77&oe=5879DD76
:v
neofio
27-09-2016, 12:08 PM
itu mobil yg nyungsep, bukan foke yg nyupir?salah supir?
wkwk
thx kandalf poto jepretannya
Fauzi Bowo cukup banyak berbuat hanya saja tidak ada media yang memujinya.
Sebenarnya Foke punya modal (nama) besar untuk bisa dekat dgn media. Kemenangan Foke di 2007 banyak didukung oleh banyak media, bahkan hampir semua media, meskipun itu juga akibat memuncaknya "permusuhan" antara media dengan bang Yos di akhir masa jabatannya. Saat itu Sutiyoso sudah dianggap "musuh bersama" bagi awak media.
Uniknya lagi, Foke termasuk gubernur terpilih yg didukung oleh hampir semua stakeholders DKI,...media, umat beragama (Islam khususnya), masyarakat Betawi, akademisi, bahkan kelompok2 yg dianggap beraliran "kiri" (saya inget misalnya beberapa petinggi
CSIS pun ikut turun untuk meng-endorse naiknya Foke), dst. Sangat langka dua kelompok yg berseberangan (kanan-kiri) mendukung calon yg sama.
Mungkin, IMO, justru hal itu yang membuat masa kepemimpinan Foke menjadi terkesan "adem ayem" ndak ada dinamika.
Benar bahwa "tidak ada pujian" dari media tetapi, di sisi lain, kritikan dari media pun juga hampir tidak ada.
Akibatnya Foke seolah menjadi tidak punya "sparing partners", jadinya ya terkesan adem ayem bahkan ada kesan seolah "tidak berbuat apa2".
Situasinya sangat berbeda dengan jamannya Sutiyoso maupun Ahok yang sering "ribut" (dlm konotasi negatif maupun positif) dgn media.
Banyak beberapa kebijakan Basuki di zaman sekarang, ternyata konsepnya ada di zaman Fauzi Bowo tetapi gak jalan
Kalo soal konsep, jangankan jamannya Ahok, bahkan sejak jamannya Sutiyoso pun disinyalir Foke lah otak dibalik model pembangunan dan tata kota DKI, dan peran tsb sudah muncul (menonjol) sejak menjadi Sekwilda sampe kemudian "dipromosikan" jadi wagubnya bang Yos. Dan saya percaya dgn sinyalemen tsb mengingat background pendidikannya memang di bidang itu.
Jargon "serahkan Jakarta pada ahlinya" yang digunakannya saat Pilgub 2007 pun dilatarbelakangi oleh "prestasi" nya tsb.
:ngopi:
---------- Post Merged at 12:23 PM ----------
BTT...
Menurutku pasangan Agus-Sylvi bisa memanfaatkan untuk meraup suara signifikan pada pemilih perempuan.
Itu semakin menguatkan prediksi saya bahwa pasangan tsb bisa menjadi "kuda hitam" dlm Pilgub DKI 2017.
:ngopi:
Casanova Love
27-09-2016, 01:24 PM
Salah.
Fauzi Bowo cukup banyak berbuat hanya saja tidak ada media yang memujinya. :)
1. Fauzi Bowo melakukan penghijauan. Berikut daftar taman2 yang baru dibuat zaman beliau.
1. Taman di Semanggi (hasil konversi SPBU)
2. Taman di daerah Kebalen (hasil konversi SPBU)
4. Taman Adyodya (hasil pembongkaran kios-kios ikan hias .. "yang beli ikan saya para jendral" -- kata salah satu pemilik kios yang toh tergusur juga).
5. Taman di Tebet Timur
6. Taman Langsat (saya agak ragu soal ini)
7. Taman Jogging Summarecon Kelapa Gading
8. Taman Spathodea Jagakarsa
9. Taman Kahfi
10. Taman Sepeda Melawai
2. Memulai (benar-benar memulai) project MRT dari mencari sponsor sampai melakukan penataan sepanjang Jalan RS Fatmawati.
https://scontent-sin6-1.xx.fbcdn.net/v/t1.0-9/525767_10150875601959226_397826338_n.jpg?oh=65d6d8 a3ad02bea30e969ead04f35ebe&oe=58844FE3
(itu foto koleksi pribadi)
3. Membuat gorong-gorong penangkal banjir sepanjang jalan Sudirman-Thamrin (walaupun hasilnya jelek karena bikin jalan tak rata dan berlubang, tetapi cukup sukses menghilangkan banjir di Sudirman)
4. Mengamankan dana, memulai proyek JEDI (Jakarta Emergency Dread Initiative) untuk membersihkan kali-kali di Jakarta yang hasilnya sekarang diklaim oleh Basuki Tjahaja Purnama padahal pembersihannya mulai dari tahun 2012.
5. Membuat jalan layang Antasari, yang (sebagai warga Cilandak) cukup sukses memindah kemacetan dari Antasari ke jalan layang tersebut.
6. Bekerja sama dengan BRI untuk pajak online.. tetapi untuk yang urusan satu ini Fauzi Bowo gagal memaksakan pelayanan ini yang kemudian akhirnya dibenahi oleh Basuki Tjahaja Purnama. (ini saya tahu dari orang Dispenda DKI sendiri)
Problemnya Fauzi Bowo adalah, beliau kurang tegas, kurang galak.
Jadi ya itu, kesannya tersandera.
Banyak beberapa kebijakan Basuki di zaman sekarang, ternyata konsepnya ada di zaman Fauzi Bowo tetapi gak jalan.
---------- Post Merged at 10:03 AM ----------
Sebenarnya agak ironis, aku mengenang Fauzi Bowo karena jadi korban kebijakan beliau.
Yang soal taman? Itu karena aku kaget pom Bensin tempatku mengisi tiba-tiba berubah jadi taman.
Soal gorong2 penangkal banjir? Karena kaget, jalan Jenderal Sudirman jalur lambat jadi rusak.
Soal MRT?
Di depan rumahku, sebuah mobil nyungsep.
https://scontent-sin6-1.xx.fbcdn.net/v/t1.0-9/536605_10150875600829226_692119562_n.jpg?oh=4c9834 07a30a8fcb14e2b3ec7bfa3a77&oe=5879DD76
:v
Sambi memuji pun mengejek
ndableg
27-09-2016, 02:30 PM
Media memuji ahok bukan karena bikin taman, bikin jalan tol, tapi gayanya memperbaiki birokrasi.
surjadi05
27-09-2016, 02:37 PM
^^^^
Dan juga ribut2nya dengan dprd nya jangan lupa ::hihi::
kandalf
27-09-2016, 03:32 PM
itu mobil yg nyungsep, bukan foke yg nyupir?salah supir?
wkwk
thx kandalf poto jepretannya
Itu salah Fauzi Bowo.
Sopir Dunkin Donuts tidur di kantor mereka setiap malam. Dan setiap subuh, mereka keluar mungkin untuk ambil bahan dari kantor pusat.
Nah,
pas proyek pelebaran Fatmawati untuk MRT itu,
dilakukan malam hari dan dibiarkan begitu saja, tidak ada papan, dinding, atau tanda peringatan.
Bayangkan,
pagi-pagi menjelang shubuh, sopirnya keluar dari kantor dan tahu-tahu ada lubang di depan kantor mereka.
---------- Post Merged at 04:32 PM ----------
Media memuji ahok bukan karena bikin taman, bikin jalan tol, tapi gayanya memperbaiki birokrasi.
Salah satu keunggulan petahana yang bahkan diakui oleh para pengritiknya adalah bagaimana petahana dan pasangan sebelumnya (yang sekarang presiden) sukses membuat kinerja pemerintah daerah DKI menjadi transparan. Dari menerapkan partisipasi publik seperti kasih nomor telepon, twitter, hingga Qlue, lalu membuat web Jakarta Smart City berisi peta-peta penting hingga membuka data-data secara terbuka di situs data.jakarta.go.id.
http://i278.photobucket.com/albums/kk120/etcakk/WhatsApp%20Image%202016-09-27%20at%203.45.59%20PM_zpsujjohbpb.jpeg
cukup jenius yang bikin analogi ini.. ::up::
kandalf
30-09-2016, 02:38 AM
https://scontent-sin6-1.xx.fbcdn.net/v/t1.0-9/14445963_10153993712739226_4761179850579381289_n.j pg?oh=f7e212eadf8aa559878e80178b533e5a&oe=58AAD150
sumber:
https://tirto.id/topik/penggusuran-bukit-duri-57cfe936eda85211777933be
Ini bukti sederhana bahwa petahana di pilgub DKI Jakarta akan menang.
Untuk urusan penggusuran yang baru saja terjadi,
ternyata pendukungnya cukup banyak hingga 41%. Jadi bisa dibilang, 41% itu suara aman petahana.
Sekarang penantangnya itu, suara terpecah antara dua kandidat plus suara golput.
Nah, di babak kedua, kandidat lawan juga belum tentu ke kandidat lain karena ada kemungkinan kembali ke petahana.
tuscany
30-09-2016, 10:28 AM
Napa ya udah jelas dari awal petahana bakal menang masih ada yang nekad menantang? Walau jelas kalo tanpa penantang malah jadi ruwet urusannya.
kandalf
30-09-2016, 12:48 PM
Karena Basuki tidak sempurna dan karena itu harus dilawan.
Kalau emang merasa lebih baik dari Basuki, kenapa tidak melawan?
Tinggal bagaimana bersaing merayu rakyat.
surjadi05
30-09-2016, 07:44 PM
Napa ya udah jelas dari awal petahana bakal menang masih ada yang nekad menantang? Walau jelas kalo tanpa penantang malah jadi ruwet urusannya.
Tahun ini katanya ada belasan ya pilkada yg calon tunggal, keren ga? Karna diusung parpol semua ::doh::
surjadi05
02-10-2016, 02:37 PM
JAKARTA,KOMPAS.com — Bakal calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, menantang gubernur petahana, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, untuk melakukan pembuktian harta terbalik.
Ia juga turut mengajak keluarga Ahok untuk melakukan pembuktian harta terbalik.
"Saya mengajak beliau dan keluarganya juga karena mungkin keluarganya beliau diuntungkan dengan kebijakan Pak Ahok itu membuka semuanya dan membuktikan harta terbalik," ujar Sandiaga di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu (2/10/2016).
Sandiaga menjelaskan, ia akan mendatangi Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) untuk menanyai bagaimana prosedur pembuktian harta terbalik.
Setelah itu, ia mengajak Ahok secara bersama-sama melakukan pembuktian harta secara terbalik. (Baca: Ahok: Saya Konsisten soal Pembuktian Harta Terbalik)
Sandiaga menunggu pembuktian Ahok mengenai transparansi harta kekayaan. Untuk itu, Sandiaga mengajak Ahok untuk membuktikan hal tersebut.
"Ini sebagai pembelajaran bagi masyarakat dan pembuktian bahwa politisi itu jika berbicara harus dibuktikan dengan sebuah tindakan konkret. Kami tunggu bukti konkret dari ajakan beliau," kata dia.
Nah ini baru seru ::hohoho::
ndugu
03-10-2016, 03:40 AM
ga baca dari atas, tapi mo nanya donk
- pertahana itu apa?
- harta terbalik itu apa?
surjadi05
03-10-2016, 05:23 AM
Petahana itu artinya "juara bertahan", pembuktian harta terbalik mungkin secara simple bisa gw terangin sebagai berikut, mis gaji lu sebulan 10juta nah dari 10juta kurangin biaya hidup, sisanya dianggap harta lu kemudian dicocokan dengan harta lu sekarang, wajar ga? Kalo ga wajar maka di cek lagi darimana harta lu yg sekarabg berasal mungkim dari warisan dll, baru kemudian auditor memberikan opininya
Simple nya begitu ::bye::
Petahana adalah incumbent, pejabat publik saat ini
Yg dimaksud adalah harta pembuktian terbalik, artinya dari si empunyalah yg harus membuktikan bahwa hartanya berasal dari jalan yg benar
Casanova Love
03-10-2016, 10:36 AM
JAKARTA,KOMPAS.com — Bakal calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, menantang gubernur petahana, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, untuk melakukan pembuktian harta terbalik.
Ia juga turut mengajak keluarga Ahok untuk melakukan pembuktian harta terbalik.
"Saya mengajak beliau dan keluarganya juga karena mungkin keluarganya beliau diuntungkan dengan kebijakan Pak Ahok itu membuka semuanya dan membuktikan harta terbalik," ujar Sandiaga di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu (2/10/2016).
Sandiaga menjelaskan, ia akan mendatangi Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) untuk menanyai bagaimana prosedur pembuktian harta terbalik.
Setelah itu, ia mengajak Ahok secara bersama-sama melakukan pembuktian harta secara terbalik. (Baca: Ahok: Saya Konsisten soal Pembuktian Harta Terbalik)
Sandiaga menunggu pembuktian Ahok mengenai transparansi harta kekayaan. Untuk itu, Sandiaga mengajak Ahok untuk membuktikan hal tersebut.
"Ini sebagai pembelajaran bagi masyarakat dan pembuktian bahwa politisi itu jika berbicara harus dibuktikan dengan sebuah tindakan konkret. Kami tunggu bukti konkret dari ajakan beliau," kata dia.
Nah ini baru seru ::hohoho::
wkwkwkwkwk
Kl saya liat sih SU bakalan ngga siap kl disuruh buktikan harta terbalik,
Kmungkinannya dia berasumsi bhw proses pbuktian harta terbalik itu ngga gampang dan blm tentu Ahok bisa mnunjukkan data-data dg akurat.
Andai Ahok bisa prove harta dia bisa dibuktikan smua, gue yakin SU akan gelagapan jg.
surjadi05
03-10-2016, 10:40 AM
Nah masalahnya kan sandiago minta si ahok dan keluarganya di audit, alasannya ada kemungkinan keluarga si ahok diuntungkan dari keputusan itu, kalo soal pembuktian bagi auditor ga susah om, kalo diberi akses sebebas2nya ::ungg::
tuscany
03-10-2016, 11:02 AM
Ya SU juga dong sekalian pembuktian harta terbalik. Mungkin dia lebih pede karena sudah ikut tax amnesty, si ahok kagak.
surjadi05
03-10-2016, 01:19 PM
Err sebenarnya tax amnesty itu artinya ini loh harta saya yg saya kaga lapor ke pajak, karna kalo saya lapor pajak tidak seimbang dengan income saya, nah sama pemerintah yah uudajh kamu ngaku salah, bayar uang tebusan kamu "diputihkan", ke depannya nayar yg lurus karna semua rek bank paling lambat 2018 bisa diakses pajak demekian juga rek di luar negri, nah silahkan ambil kesimpulan sendiri, yg mau gw tekankan disini ajakan su untuk pembuktian terbalik bagi keluarga si ahok, mungkin maksdnya adek2nya ::ngopi::
Kalo si ahok harusnya lebih kuat karna dia menyerahkan data ke kpk kan?
kandalf
03-10-2016, 05:40 PM
Tax Amnesty itu singkatnya..
"lho.. kamu kan punya harta itu. Kok gak di-declare waktu SPT? Sudah sempat bayar pajaknya gak?"
Harta yang dilaporkan di Tax Amnesty bisa saja sudah dibayar pajaknya tetapi tidak dicantumkan di SPT atau emang belum dibayar pajaknya.
Basuki itu rajin lapor harta di LHKPN. Kemungkinan di SPT-nya juga rajin. Mungkin karena itu dia percaya diri tak perlu ikut Tax Amnesty.
surjadi05
03-10-2016, 06:07 PM
Dalam kasus biasa bener itu, tapi dalam kasus cagub -cawagub ini apa pernah orang sekaya cagub-cawagub tidak punya konsultan pajak, aku kok ga yakin ::ungg::
mobyokuzan
03-10-2016, 06:59 PM
knp yg ditantang SU cuma ahok yah, jadi keliatan banget su'uzonnya.
kalo mau keliatan alus harusnya ngajak semua calon. biar fair jadi ambisi utk jatuhin ahok bisa ketutup pake cara ini. atau krn ngerasa ahok adalah lawan berat, makanya cari celah sampe segitunya dibelain nantang pembuktian harta terbalik.
semoga ga kepleset seperti mikimos yg keliling pasar kapan hari ;D
Casanova Love
04-10-2016, 10:53 AM
Udah kox, dia nantangi semua kandidat, tp yg ngebales cuma Ahok.
Kl mnrt gw sih,
SU kan tax amnesty, nah dia mgkn mrasa bisa jadi sasaran tembak (krn kan yg daftar TA brarti tidak mlaporkan semua harta sebelumnya), makanya dia sengaja ajak calon-calon laen utk mbri kesan dia pelopor utk mlakukan hal yg baik.
Dg mlakukan itu, SU scr tidak sadar/sadar seolah mposisikan kandidat lain juga sama spt dia tidak mlaporkan semua harta.
Tp cuma Ahok yg mbalas krn ya Ahok emang bgitu.
Ahok mngingatkan bhw lapor TA bukan sesuatu yg mbanggakan, yg bener itu kl ngga usah ikut TA krn udah lapor smua.
Sayangnya, Ahok dg btindak spt ini juga ikut nembak pengusaha lain...yg mana government berusaha keras buat persepsi seolah lapor TA adalah pahlawan ::hihi::::hihi::::hihi::
kandalf
04-10-2016, 12:15 PM
OOT dikit.
LHKPN Cagub Jakarta
Saat ini baru Basuki, Djarot, Sylvi, Anies.
https://drive.google.com/open?id=0B2xNMgdsNyPScnhhRldncmVmcWM
Saya belum dapat yang Sandiaga Uno dan Agus Harimurti Yudhoyono.
Sumbernya dari KPK
http://acch.kpk.go.id/aplikasi-lhkpn
surjadi05
04-10-2016, 03:58 PM
JAKARTA, KOMPAS.com - Bakal calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno menegaskan bahwa ia tak ingin lagi dibenturkan dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok soal pembuktian harta.
Ia menanggapi komentar Ahok yang menyebut Sandiaga mengemplang pajak karena ikut tax amnesty.
"Makasih Pak Ahok sudah mengurangi dosa kita," kata Sandiaga di Blok M, Jakarta Selatan, Selasa (4/10/2016).
(Baca juga: Hadiri "Job Fair", Sandiaga Cerita Pengalaman Di-PHK)
Sandiaga tak ingin memperpanjang polemik ini. Ia sudah melaporkan hartanya dan siap membuka semua sumber dana kampanye kepada KPUD.
Dengan mengikuti tax amnesty, kata Sandiaga, ia ikut mendukung program presiden.
"Kita harus menunjukkan kedewasaan sebagai pimpinan dan calon pimpinan. Banyak yang bilang ini sudah mencemarkan nama baik saya, kalau kita lihat ini menyerang pribadi saya ya," kata Sandiaga.
Sandi juga mengatakan, bakal calon gubernur yang berpasangan dengannya, Anies Baswedan, dan ibunya, Mien R Uno, terus mengingatkan Sandiaga untuk bersabar.
Sandiaga pun mengaku sudah memaafkan Ahok. "Biar masyarakat yang menilai," ujar dia.
Sandiaga sebelumnya menantang Basuki atau Ahok untuk melakukan pembuktian harta terbalik.
Ahok mengaku telah memeriksakan hartanya sejak dia menjadi pejabat atau pada tahun 1999.
Ahok menjelaskan, masyarakat non-pejabat tak perlu melaporkan harta kekayaannya, tetapi wajib melaporkan pajaknya.
(Baca juga: Ahok Dinilai "Blunder" Komentari Sandiaga soal "Tax Amnesty")
Oleh karena itu, lanjut dia, pemerintah menjalankan program tax amnesty atau pengampunan pajak.
"Tax amnesty ini untuk orang biasa yang tidak bisa membuktikan pajak yang dia bayar dengan gaya hidupnya. Dalam hal ini, Pak Sandiaga ikut (tax amnesty), berarti itu juga membuktikan Pak Sandiaga dulu tuh ngemplang pajak, enggak bayar pajak begitu ya, he-he-he," kata Ahok ketika itu
Wkk ya udah muv on ::hihi::
---------- Post Merged at 02:58 PM ----------
JAKARTA, KOMPAS.com - Bakal calon gubernur petahana DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dianggap blunder dengan menyebut Sandiaga Uno sebagai pengemplang pajak karena mengikuti program tax amnesty.
Sekretaris Tim Pemenangan Anies-Sandiaga, Syarif, menyebut tax amnesty merupakan program Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Sehingga semua pihak harus menyukseskan program tersebut.
"Tax amnesty itu kan program unggulan Jokowi yang harus disukseskan semua kalangan. Semua pihak yang ikut tax amnesty bertujuan menyukseskan program itu," kata Syarif, melalui pesan singkatnya kepada wartawan, Selasa (4/10/2016).
Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta itu menilai Ahok tak paham dengan maksud program tax amnesty atau pengampunan pajak. Meski dituding pengemplang pajak, Syarif menyebut Sandiaga tak akan membalas serangan Ahok.
"Sandi itu berbesar hati dan tidak akan membalas hal serupa kepada Ahok. Tapi serangan Ahok kepada Sandi justru jadi blunder," kata Syarif. (Baca: Ahok: Sandiaga Ikut "Tax Amnesty" Buktikan Dia Pengemplang Pajak)
Ahok sebelumnya menyebut, masyarakat non-pejabat tidak perlu melaporkan harta kekayaannya melalui LHKPN. Melainkan wajib melaporkan pajaknya. Oleh karena itu, pemerintah menjalankan program tax amnesty.
"Tax amnesty ini untuk orang biasa yang tidak bisa membuktikan pajak yang dia bayar dengan gaya hidupnya. Dalan hal ini Pak Sandiaga ikut (tax amnesty), berarti itu juga membuktikan Pak Sandiaga dulu tuh ngemplang pajak, enggak bayar pajak gitu ya he-he-he," kata Ahok, Senin (3/10/2016)
JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tak setuju dengan pendapat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang menyebut bahwa Sandiaga Uno mengikuti tax amnesty berarti membuktikan pernah mengemplang pajak.
"Enggak ada istilah pengemplang pajak. Itu konotasinya berarti kan disengaja," kata Direktur Pelayanan dan Penyuluhan (P2) Humas Ditjen Pajak, Hestu Yoga Saksama, ditemui di Kantor Ditjen Pajak Kemenkeu di Jakarta, Senin (3/10/2016).
Menurut Hestu, seseorang atau perusahaan yang memanfaatkan program pengampunan pajak bisa jadi dikarenakan kelalaian dalam pelaporan surat pemberitahuan tahunan (SPT) pajak, kurang teliti, ataupun khilaf.
"Justru dengan tax amnesty ini membuktikan bahwa mereka sadar dan mengakui dan membayar tebusan, dan menjadi lebih patuh lagi. Ini sesuatu yang positif," jelas Hestu.
Beberapa waktu lalu Sandiaga Uno—pengusaha yang kini tengah bertarung dalam kontestasi politik Pilkada DKI—mengikuti program tax amnesty.
Merasa telah bersih, Sandiaga menantang petahana DKI Jakarta Ahok melakukan pembuktian harta terbalik.
Tantangan ini pun direspons santai oleh Ahok. "Kalau saya sejak dulu, sudah tujuh kali saya lapor LHKPN, itulah pertanggungjawaban (harta) saya. Saya sudah bilang tahun lalu, KPK periksa saya sampai 3,5 jam untuk menjadi contoh LHKPN, dia lihat sampai di mana biaya hidup, gaya hidup saya," kata Ahok.
(baca: Ahok Anggap Tantangan Sandiaga soal Pembuktian Harta Tak "Apple to Apple")
Pada kesempatan berikutnya, Ahok balik menyerang bahwa tindakan Sandiaga ikut tax amnesty menunjukkan bahwa Sandiaga pernah mengemplang pajak.
"Tax amnesty ini untuk orang yang tidak bisa membuktikan pajak yang dia bayar dengan gaya hidupnya. Dalam hal ini, Pak Sandiaga ikut (tax amnesty), berarti itu juga membuktikan Pak Sandiaga dulu tuh ngemplang pajak, enggak bayar pajak itu ya, he-he-he," kata Ahok.
Ahok2 ngomongnya itu ::doh::
mbok jamu
04-10-2016, 07:46 PM
Kenapa SU mesti ngajak-ngajak? Ndompleng gaya Hillary kah? Mummy's boy… :capek:
mobyokuzan
04-10-2016, 08:29 PM
"Tax amnesty ini untuk orang yang tidak bisa membuktikan pajak yang dia bayar dengan gaya hidupnya. Dalam hal ini, Pak Sandiaga ikut (tax amnesty), berarti itu juga membuktikan Pak Sandiaga dulu tuh ngemplang pajak, enggak bayar pajak itu ya, he-he-he," kata Ahok.
Ahok2 ngomongnya itu ::doh::
kalo ibarat mancing, SU dpt tangakapan besar ini jika ahok sampe ngomong gitu ;D
tumben Ahok kepancing, err... atau bisa jadi dia punya pendapat ttg TA yg berbeda dgn org kebanyakan.
Casanova Love
05-10-2016, 10:54 AM
Ini sih antara 'definisi TA yg sebenarnya' vs 'upaya pencitraan TA agar dana masuk'.
Namanya juga 'amnesty', dimana-mana amnesty diberikan krn 'guilt'.
Mau itu guilt krn lupa, krn ngga tau atau krn sengaja, intinya guilt.
Kl SU sbg pengusaha kondang pastinya taulah, ngga mgkn lupa.
Cuma ya itu, pmerintah lg butuh duit...makanya dibuatlah eufemisme...pencitraan TA.
Kl ahok ya emang gitu mulutnya...wkwkwkwkwk...udah sampe tahap ya udah dimaklumi aja orangnya emang gitu.
kandalf
05-10-2016, 03:53 PM
Apakah KPK sedang membidik petahana?
Dari dua artikel (wawancara dengan ketua aktif KPK dan artikel yang ditulis oleh mantan komisioner KPK) tampaknya ada petunjuk mereka sedang membidik kebijakan petahana walaupun mungkin kelak ujungnya petahana tidak akan dijadikan tersangka korupsi. Walau demikian, jelas bahwa KPK tidak sepakat dengan penggunaan diskresi oleh petahana.
Selain itu, kemarin KPK juga membuat diskusi reklamasi bersama Ibu Susi dan Pak Emil Salim. Apakah ini ada hubungannya dengan penyelidikan mereka?
Berikut kutipan wawancara Tempo dengan Ketua KPK aktif, Agus Rahardjo
sumber: https://nasional.tempo.co/read/news/2016/09/27/063807586/ketua-kpk-2-kontribusi-tambahan-harusnya-masuk-apbd
Bagaimana dengan diskresi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyangkut kontribusi tambahan proyek reklamasi?
Yang saya soroti, kontribusi tambahan itu seharusnya tidak digunakan begitu saja, mesti masuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dulu. Kita juga harus melihat syarat diskresi. Pertama, ada aturan. Lalu, ada situasi yang memungkinkan hal yang tidak sesuai aturan itu. Contoh sederhana, pengendara berhenti di lampu merah. Tapi, karena lalu lintas macet, polisi bisa mengeluarkan diskresi, boleh jalan meski lampu merah. Jadi, jangan langsung bilang diskresi tidak bisa dipidanakan. Lihat situasinya apa. Bagi saya, harus situasi force majeure atau overmacht (keadaan memaksa). Kalau tidak, ya, jalankan kebijakan menurut aturan.
Apakah sewaktu Gubernur DKI menggunakan diskresi untuk kontribusi tambahan 15 persen bagi pengembang reklamasi termasuk dalam dua situasi itu?
Saya tidak melihat itu. Jadi, kenapa mesti ada diskresi mengenai kompensasi yang tidak masuk APBD?
Meskipun dia tidak menikmati keuntungan?
Kan menguntungkan orang lain.
Jadi, dia bisa terjerat?
Ha-ha-ha, pertanyaannya memancing. Kita lihat saja perkembangannya.
Bagaimana tanggapan KPK soal kontribusi tambahan?
Saya telusuri cara kompensasi seperti itu benar atau tidak. Sepanjang pengetahuan saya, off budget di luar APBN dan APBD itu sangat dilarang. Sistem kita mewajibkan dana yang masuk APBN dan APBD itu dikelola secara transparan, lelang secara umum, harga diketahui orang. Kami ingin tahu soal pembangunan rumah susun di Kalijodo. Apa kebutuhannya. Proses belanja transparan tidak. Ini seperti penunjukan langsung. Yang pasti belum akan kami hentikan, seperti yang sudah saya katakan tentang kasus pembelian Rumah Sakit Sumber Waras.
Pada awal masa kepemimpinan Anda, akhir Maret lalu, KPK membuat gebrakan dengan menangkap anggota DPRD DKI Jakarta Muhammad Sanusi terkait dengan suap dalam kasus reklamasi. Kenapa sekarang seperti mengendur?
Saya pribadi ingin kasus ini berlanjut. Bahkan beberapa hari lalu saya menanyakan ke penyidik: mengapa aliran dana ke Teman Ahok tidak cepat diperiksa? Apakah setelah ditelusuri ada hubungan dengan pihak tertentu? Tapi memang belum dan saya meyakinkan mudah-mudahan enggak berhenti hanya di Sanusi. Di kasus-kasus lama, saat mau menyentuh orang-orang di atas, hubungannya selalu terputus.
Benarkah ada tekanan Istana untuk tidak menyentuh Sugianto Kusuma (Aguan)?
Agus menjawab, tetapi tidak untuk dikutip.
Anda pernah mengatakan KPK sedang menelusuri informasi aliran dana Rp 30 miliar ke Teman Ahok. Bagaimana perkembangannya?
Saya minta staf saya menelusuri.
Dalam kasus reklamasi, KPK sudah mencekal staf Gubernur Basuki, Sunny Tanuwidjaja. Sejauh mana sebenarnya keterlibatannya?
Apa jabatan Sunny Tanuwidjaja di Pemda DKI? Staf khusus? Apa ada surat penetapan dia menjabat? Tidak ada. Kalau bukan pejabat DKI, kan repot. Maka saya pelajari. Terus terang sekarang saya belum bisa bicara banyak.
---------- Post Merged at 04:53 PM ----------
Ini artikel yang ditulis mantan Komisioner KPK, Bambang Widjojanto
DISKRESI DAN KORUPSI
oleh: Bambang Widjojanto
*) MANTAN KOMISIONER KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI
sumber: https://majalah.tempo.co/konten/2016/10/03/LU/151658/Diskresi-dan-korupsi/32/45
ADA sinyalemen yang terjadi saat ini bahwa diskresi dan kebijakan dengan dalih menyelamatkan pembangunan seolah-olah diharamkan untuk bisa dijerat tuduhan tindak pidana korupsi. Saya menyebut gejala seperti ini dengan istilah mistikfikasi. Pertanyaannya, kalau ini benar terjadi, apakah kita ingin kembali ke Orde Baru? Di era itu, diskresi diambil dengan sewenang-wenang dan selalu berlindung di balik dalih atas nama pembangunan. Ujungnya, rakyat yang menjadi tumbal.
Secara aturan, tindakan diskresi diatur secara limitatif. Dalam Pasal 1 ayat 9 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan, diskresi adalah keputusan dan/atau tindakan yang ditetapkan dan/atau dilakukan oleh pejabat untuk mengatasi persoalan konkret yang dihadapi dalam penyelenggaraan pemerintahan dalam hal peraturan perundang-undangan yang memberikan pilihan, tidak mengatur, tidak lengkap atau tidak jelas, dan/atau adanya stagnasi pemerintahan.
Karena itu, diskresi tidak dapat dilakukan sebebas-bebasnya. Ini sesuai dengan tujuan diskresi, yang merupakan salah satu hak yang dimiliki pejabat pemerintah dalam mengambil keputusan dan/atau tindakan sebagai mana diatur dalam Pasal 6 ayat 2 huruf e juncto ayat 1 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan. Namun ada banyak salah kaprah tentang diskresi yang kerap dijadikan alasan untuk melanggar prosedur hukum, termasuk dalam soal proyek reklamasi.
Dalam kasus reklamasi ini ada fakta pengabaian perundang-undangan yang mengatur tentang pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007, yang kemudian diubah menjadi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014, yang mengatur tentang pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, tidak menjadi acuan atau dasar hukum dalam perizinan reklamasi Pulau G, F, I, dan K. Walhasil, ada upaya delegitimasi pemangku kepentingan utama yang mempunyai kepentingan langsung dalam mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya pesisir dan pulau-pulau kecil.
Selain itu, diduga ada tindakan ilegal lain karena pemberian izin reklamasi juga tidak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014. Ini menimbulkan pertanyaan: apakah tindakan pemberian izin reklamasi sesuai dengan undang-undang. Jika kebijakan ini hendak disebut diskresi, apakah sudah sesuai dengan ketentuan yang mengatur diskresi. Ada potensi dan indikasi kuat terjadi pelanggaran atas prinsip-prinsip penting penggunaan diskresi. Ini termasuk kebijakan melahirkan kontribusi tambahan dalam proyek reklamasi.
Apalagi ada indikasi proyek ini tidak mungkin menciptakan "keadilan ekonomi". Proyek ekonomi bisnis yang melibatkan konglomerasi ini justru hendak menjauhkan masyarakat pesisir, seperti nelayan tradisional, pelaku pembudidayaan ikan, dan buruh nelayan, yang jumlahnya 24 ribu, dari habitat mereka. Ini karena ada rencana mereka hendak dipindahkan ke Kepulauan Seribu. Proyek ini bisa menambahkan kemiskinan di sana. Hari ini penduduk miskin di Kepulauan Seribu paling tinggi persentasenya, atau 25 persen dari 373.613 jiwa orang miskin di DKI Jakarta dengan rerata indeks kemiskinan sebesar 0,824 atau lebih tinggi dari DKI Jakarta 0,514.
Dalam proyek reklamasi Teluk Jakarta ini juga ada keangkuhan kekuasaan yang "menantang" putusan pengadilan yang telah memutuskan menunda dulu proses reklamasi. Ada juga tindakan korupsi yang tengah diperiksa pengadilan yang berkaitan dengan reklamasi. Lebih jauh lagi, nelayan di sebagian pesisir pantai utara Jakarta yang berdekatan dengan wilayah reklamasi kian sulit mengakses laut dan pantainya yang berpuluh-puluh tahun menghidupi keluarga mereka dengan segala kekurangannya. Semuanya ini membuat miris. Seluruh kebijakan dan salah kaprah di atas seharusnya dapat disebut sebagai tindakan koruptif.
mbok jamu
05-10-2016, 05:54 PM
SU seperti ingin membuat atau membuktikan bahwa Ahok ndak jujur atau pejabat bersih seperti yang orang sangka selama ini.
Pas kemaren ke Gambir, mbok bengong melihat taman dan jalan sekitar Monas yang bersih dan sejuk, rasanya seperti di Singapur. Pak supir senyum-senyum, "ini kerjaan pak Ahok, bu!" katanya ikut bangga.
Mbok doakan supaya Ahok menang coz I'm sorry SU is just pathetic, while the other one, ... who??
neofio
05-10-2016, 08:10 PM
ruhut sitompul jadi tim sukses kampanye Ahok-djarot! !!
ada ada aja..
padahal kan ada agus yudhoyono dgn partai demokrat..
mobyokuzan
05-10-2016, 08:45 PM
ruhut sitompul jadi tim sukses kampanye Ahok-djarot! !!
ada ada aja..
padahal kan ada agus yudhoyono dgn partai demokrat..
nah ini, gw juga ga habis pikir sama org 1 ini.
dia rela lepas jabatan dari partai demokrat hanya demi mendukung pasangan ahok-djarot
mungkin dia mikir dprd ntar dipecat, dia mundur duluan biar terkesan lebih terhormat.
emangnya kalo dia dukung ahok-djarot dia dijanjikan dpt posisi apa ?
surjadi05
05-10-2016, 09:50 PM
emangnya kalo dia dukung ahok-djarot dia dijanjikan dpt posisi apa ?
Kayaknya ga dijanjikan apa2 , Ada yg bilang dia pintar membaca situasi Dan yg laennya bilang oportubis, tergantung sudut pandang aka :ngopi::
ndableg
06-10-2016, 02:01 AM
ruhut itu bravo 5 tim sukses jokowi bareng luhut. Ruhut emang gitu kok. Dulu jadi tim sukses dr 2004, bahkan sampe sekarang bela sby mati2an.. Kalo diliat2, dia dapet apa?
Dia tentu dapet jabatan di partai, tapi ga sampe menteri. Dia itu gaul aja sih.. yah kaya juga..
ndableg
06-10-2016, 02:20 AM
kalo ibarat mancing, SU dpt tangakapan besar ini jika ahok sampe ngomong gitu ;D
tumben Ahok kepancing, err... atau bisa jadi dia punya pendapat ttg TA yg berbeda dgn org kebanyakan.
Tapi bener dia dong.. walaupun ga 100%. Dia jg kan ngomongnya sambil becanda.
Masalahnya ga semua orang tau apa mereka termasuk yg kena denda pajak atau nggak. Jadi semua orang yg merasa memiliki simpanan mendatangi kantor TA, termasuk gw. Nah orang2 yg ternyata memang pernah ga bayar pajak, maka diberi amnesti. Kalo SU laporannya ud baik artinya dia ga ngemplang pajak... cuman.. masa sih..
Nah ahok (merasa) mengerti kalo dia selama ini ud lapor semua hartanya secara baik. Dia kan jg orang finance, wong cinoo.. Otaknya mah ud kaya cipoa.
Bahkan jokowi pun ikut mendaftar TA.
tuscany
06-10-2016, 09:37 AM
Itulah sebabnya Ahok lebih cocok jadi eksekutor ketimbang politisi. Kerja bener, tapi mulutnya membuat suasana tidak kondusif. Kalo ada yg dukung Ahok jadi presiden kapan2, pasti blm sampe mikir bahwa aspek kepemimpinan dan kenegarawanan itu juga termasuk pintar menahan diri utk tidak menciptakan konflik yg tidak perlu.
surjadi05
06-10-2016, 09:59 AM
^^^
Said wisely ::jempol::
Casanova Love
06-10-2016, 03:44 PM
Itulah sebabnya Ahok lebih cocok jadi eksekutor ketimbang politisi. Kerja bener, tapi mulutnya membuat suasana tidak kondusif. Kalo ada yg dukung Ahok jadi presiden kapan2, pasti blm sampe mikir bahwa aspek kepemimpinan dan kenegarawanan itu juga termasuk pintar menahan diri utk tidak menciptakan konflik yg tidak perlu.
Biasanya kl di organisasi itu ada yg galak, tukang buldozer dan maksa orang utk kerja;
Nah sbg imbangannya itu orang yg kalem, ngemong, bicara halus dan karismatik.
Itu cocok tuuuuu
mobyokuzan
06-10-2016, 07:15 PM
Itulah sebabnya Ahok lebih cocok jadi eksekutor ketimbang politisi. Kerja bener, tapi mulutnya membuat suasana tidak kondusif. Kalo ada yg dukung Ahok jadi presiden kapan2, pasti blm sampe mikir bahwa aspek kepemimpinan dan kenegarawanan itu juga termasuk pintar menahan diri utk tidak menciptakan konflik yg tidak perlu.
maksudnya yg kek gini yah ;D
https://www.youtube.com/watch?v=Od83ru80UN8
utk rekan2 kopimaya yg muslim/muslimah, tindakan ahok dlm video itu termasuk melecehkan ga ?
sekedar nanya ajah...
::hihi::
mobyokuzan
06-10-2016, 10:31 PM
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, atau akrab disapa Ahok, dilaporkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) ke Polda Sumatera Selatan, Kamis 6 Oktober 2016. Ahok dilaporkan, lantaran dinilai telah melakukan penistaan terhadap agama Islam.
Komisi Hukum dan Perundang-undangan MUI Sumsel, Yogi Vitagora mengatakan, mereka baru mengetahui, jika Ahok telah melakukan pelecehan terhadap ayat suci Alquran, setelah melihat video berbagi Youtube.
"Mestinya, dia (Ahok) tidak perlu menyinggung soal Alquran. Dia tidak paham dan tidak mengimani. Itu kan hak umat Muslim. Kalau dia mengajak agamanya sendiri, ya tidak apa-apa, dan tidak ada masalah," ujar Yogi.
Di video itu, Ahok tampak mengarahkan warga untuk memilihnya dengan membantah penafsiran surat Al Maidah.
"Bapak ibu ga bisa pilih saya....Dibohongin dengan surat Al Maidah 51...macem-macem itu...itu hak bapak ibu, kalau bapak ibu merasa ga milih neh karena saya takut neraka, dibodohin gitu ya..gapapa..." kata Yogi, menirukan ucapan Ahok di dalam video tersebut.
Atas pernyataan Ahok itu, MUI Sumsel bersama organisasi Islam akan melakukan aksi dengan turun ke jalan, agar Ahok meminta maaf kepada umat Islam.
"Kami laporkan pasal 156 KUHP jo pasal 27-28 ITE tentang Penistaan Agama dan Pencemaran Nama Baik Agama pasal 310-311 KUHP. Rencananya, dalam waktu dekat kami akan turun ke jalan, meminta Ahok meminta maaf dan proses hukumnya berlangsung," ujar Yogi.
http://nasional.news.viva.co.id/news/read/831405-mui-laporkan-ahok-ke-polisi
saya mau nanggapi sampe bingung sendiri mau nanggapi apa.
hadeeeh...
::hihi::
Porcelain Doll
07-10-2016, 12:17 AM
nyari musuh yg ga perlu :iamdead:
mulutmu harimaumu..kalo ga bijak menggunakan mulut, lama2 ya mati sendiri
ndugu
07-10-2016, 02:54 AM
emang surat Al Maidah 51 itu isinya apa? ::elaugh::
mobyokuzan
07-10-2016, 07:26 AM
bom konspirasi telah dilempar
https://scontent-sin6-1.xx.fbcdn.net/v/t1.0-9/12348016_1244116158948881_4437484124981736115_n.jp g?oh=0c91228d865c0375f41036e7bc21bc64&oe=58AB74DB
panasbung dan panastak turun kasta, evolve menjadi pasrot ::ngakak2::
*gbrnya muncul ga ?
surjadi05
07-10-2016, 07:52 AM
Muncul mob, pertama gw pikir pasrot itu sejenis pokemon :kesal:::hihi::
Casanova Love
07-10-2016, 11:10 AM
Emang Ahok itu mulutnya kecepetan (walau di sisi lain kerjanya juga cepet) shg bikin orang gampang ngga sreg.
Kl saya jd dia, saya alasan aja bilang:
Maksud saya, ada orang-orang yg memelintir Al Maidah utk ngebohongin kamu.
Al Maidah-nya sendiri sih benar, krn di negara Islam yg diatur hukum Islam ya tentu ngga boleh memilih pemimpin non-Muslim.
mobyokuzan
07-10-2016, 11:56 AM
Ketika seseorang melihat video itu reaksinya akan seperti ini :
A. Ahok mengatakan bahwa surat Al Maidah 51 adalah bohong dan membodohi umat Islam.
B. Ahok mengatakan bahwa surat Al Maidah 51 sering dipakai orang untuk membodohi dan membohongi umat Islam.
terserah bagaimana cara menafsirkannya, pro dan kontra akan selalu ada.
---------- Post Merged at 10:56 AM ----------
Muncul mob, pertama gw pikir pasrot itu sejenis pokemon :kesal:::hihi::
panasbung : pasukan nasi bungkus
panastak : pasukan nasi kotak
pasrot : pasukan roti buntel ;D
http://s.kaskus.id/images/2014/10/31/2481001_20141031105537.jpg
Pasukan nasi bungkus atau panasbung adalah istilah yang ditujukan kepada orang-orang yang dibayar untuk mendukung calon tertentu dalam pemilihan pejabat pemerintahan. Tugas pasukan nasi bungkus adalah membantah segala hal negatif dan menyampaikan hal positif mengenai calon yang membayarnya, serta menyampaikan hal negatif mengenai calon lawannya.
wikipedia:https://id.wikipedia.org/wiki/Pasukan_nasi_bungkus
mbok jamu
07-10-2016, 12:55 PM
Tindakan Ahok meratakan sarang maksiyat Kalijodo yang jelas-jelas haram saja menimbulkan konflik koq. Konflik batin. ::hihi::
ndableg
08-10-2016, 05:03 AM
Ketika seseorang melihat video itu reaksinya akan seperti ini :
A. Ahok mengatakan bahwa surat Al Maidah 51 adalah bohong dan membodohi umat Islam.
B. Ahok mengatakan bahwa surat Al Maidah 51 sering dipakai orang untuk membodohi dan membohongi umat Islam.
terserah bagaimana cara menafsirkannya, pro dan kontra akan selalu ada.
Yg dibilang ahok kan: "Jadi jangan percaya sama orang, kan bisa aja dalam hati kecil bapak ibu enggak pilih saya. Dibohongin pakai surat Al Maidah ayat 51, macam-macam itu. Itu hak bapak ibu." Kalo ada yg ambil kesimpulan A.. berarti bhs indonesianya ngaco. Atau ya sudah dipengaruhi kebencian pada ahok. Ga beda lah sama pembenci muslim yg cari2 kesalahan2 islam.
Enggak salah dong kalo emang orang bisa memakai al maidah untuk mempengaruhi/menipu orang. Karena ahok melihat kenyataan bahwa enggak selalu begitu, ada tuh daerah yg menyalonkan calon bupati non-muslim (http://www.bacakabar.com/read/pemimpin-non-muslim-ini-menang-pilkada-atas-dukungan-partai-islam-yang-pasangan-muslim-malah-kalah-mengapa-pks-mendukung-pemimpin-non-muslim) dicalonkan oleh partai islam. Jadi kalo alasan menggunakan surat al maidah untuk mempengaruhi orang supaya ga pilih ahok = dibohongi pake ayat.
Kalo ayat2 suci ga bisa dipake nipu, susah dimas kanjeng dapet pengikut fanatik.
mobyokuzan
08-10-2016, 07:45 AM
gw ga ga mau komentar soal ahok benar atau salah.
apapun yg jadi masalah perdebatan ini kan krn ahok bawa2 surat al maidah, jika seandainya waktu pidato dia ga bawa2 al maidah 51 ga akan jadi viral kasus ini dimedia
ini kasus sebab akibat, makanya knp gw bilang bagaimanapun cara menafsirkan perkataan ahok mengenai surat al maidah 51, pro dan kontra akan selalu ada.
oh iya perlu dikoreksi, dimas kanjeng itu dpt pengikut fanatik bukan krn dia nipu pake ayat2 suci tapi krn dia gosipkan dpt menggandakan/mengadakan uang scr instan, krn menurut kesaksian pengikut dia (santri murtad) yg gw liat di ILC indonesia lawyer club 4 oktober kemaren, dimas kanjeng ini bahkan ga bisa baca ayat suci lho.
btw akbar faisal vs marwah daud, drama banget diacara itu, lu kudu nonton gw rekomendasikan ::hihi::
surjadi05
08-10-2016, 01:35 PM
JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Katib Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama DKI Jakarta, Taufik Damas, mengaku sudah menonton penuh video mengenai perkataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang belakangan ini ramai dipersoalkan.
Dari video yang ditontonnya itu, Taufik menilai, Ahok tidak bermaksud melecehkah ayat dalam surat Al-Maidah ayat 51. Taufik menilai, Ahok ingin menyampaikan bahwa ada orang-orang yang kerap menggunakan ayat tersebut untuk kepentingan politik, khususnya dalam konteks pemilihan kepada daerah di Jakarta.
"Khususnya menyangkut larangan memilih pemimpin non-Muslim. Jadi, titik tekannya adalah kalimat 'membohongi pakai ayat', bukan ayatnya yang membohongi," kata Taufik lewat keterangan tertulis kepada Kompas.com, Sabtu (8/10/2016).
Taufik mengakui, tidak semua orang yang membawa-bawa ayat Al Quran dalam konteks pilkada berarti membohongi masyarakat. Ia berpendapat, ada orang yang memang tulus meyakini ada larangan memilih pemimpin non-Muslim berdasarkan dalil-dalil ayat Al Quran. Ia menilai sikap itu harus dihargai.
Taufik juga menyadari bahwa ucapan Ahok sangat berpotensi disalahpahami. Karena itu, Taufik menilai wajar jika kemudian ada penilaian yang menyebut Ahok telah melakukan pelecehan terhadap ayat tersebut.
"Hanya saja, seharusnya kita lihat video aslinya yang utuh. Saya sudah melihat dan suasananya sangat cair. Masyarakat tampak antusias dan gembira mendengarkan pidato Ahok ketika itu," kata Taufik.
Agar kejadian serupa tidak terulang, Taufik menyarankan agar ke depannya tidak ada lagi yang menggunakan isu SARA (suku, agama, ras, dan antar-golongan) ke dunia politik. Isu SARA berpotensi melahirkan kontroversi.
"Karena dalam politik tak menutup kemungkinan ada orang yang menjadikan ayat-ayat hanya sebagai alat politik. Memperlakukan ayat-ayat sebagai alat politik justru inilah yang berbahaya karena berpotensi mengaburkan fakta politik yang sebenarnya," kata Taufik.
Penulis: Alsadad Rudi
mobyokuzan
08-10-2016, 02:39 PM
bagi yg memilih opsi A biasanya mereka akan pro/mendukung Ahok ::hihi::
mari coba kita perhatikan beberapa pendapat yg lebih memilih opsi B
misalnya, si Aa gym
https://www.youtube.com/watch?v=YnJ34Uo4frg
dan ini...
JAKARTA – Perkataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengenai Surat Al-Maidah saat kunjungannya ke Kepulauan Seribu membuat umat muslim geram. Ustaz kondang Arifin Ilham pun menyatakan sikap Ahok tersebut sangat berbahaya bagi persatuan dan kedamaian bangsa. Dalam akun Facebook-nya, Arifin Ilham mengkritisi ucapan Ahok tentang Surat Al-Maidah yang melukai umat muslim. Ia berpendapat, haram bagi umat muslim untuk memilih pemimpin kafir seperti yang terkandung dalam Surat Al-Maidah ayat 51. Hal itu merupakan hak umat muslim dan sudah menjadi keyakinan.
“Pilihan kami berdasarkan keyaqinan iman kami adalah haq kami yg dilindungi undang undang negeri kami. Haram bagi kami memilih pemimpin kafir dalam Surah Al Maidah ayat 51 adalah haq kami, keyaqinan kami dan pilihan kami,” tulis Arifin Ilham dalam akun Facebook, seperti dikutip pada Jumat (7/10/2016). Ia mengatakan, perkataan mantan Bupati Belitung Timur itu sudah menghina keyakinan umat muslim. Hal itu, lanjut Arifin, semakin jelas menunjukkan kebencian bapak pada umat Islam. “Bahkan bapak juga pernah mencibir keyaqinan bapak sendiri. Bapak sudah melanggar KUHP pasal 156a tentang Penistaan Agama,” tegasnya. Arifin Ilham menuding, turunnya elektabilitas Ahok di berbagai hasil survei jelang Pilgub DKI 2017 juga dipengaruhi sikapnya yang arogan dan intoleran. Menurutnya, ucapan Ahok mengenai isi Surat Al-Maidah membuat masyarakat semakin mengenal siapa dirinya. “Sikap dan perkataan bapak menunjuk siapa bapak sebenarnya. Kalau sekarang rating elektabilitas bapak turun dratis juga karena sikap bapak yang arogan dan intoleren. Dan sungguh sejuta hikmah Allah berikan pada kami, kini umat jadi faham sekarang surah Al Maidah ayat 51, dan semakin mengenal siapa bapak sebenarnya,” paparnya. Ia menilai, sikap Ahok yang arogan dan tutur katanya yang kasar sangat berbahaya bagi persatuan dan kedamaian bangsa. Sikap cagub petahana DKI itu menjadi preseden buruk bagi generasi bangsa. “Sungguh sikap bapak sangat membahayakan persatuan dan kedamaian bangsa damai beradab ini, bapak sudah menjadi provokator kerusuhan, membuat preseden sangat buruk bagi generasi bangsa ini,” tegas Arifin.
http://news.okezone.com/read/2016/10/07/338/1509264/ustadz-arifin-ilham-sikap-ahok-berbahaya-bagi-persatuan-dan-kedamaian-bangsa
lagian apa sih perlunya ahok sampe bawa bawa surat al maidah segala ketika dia pidato...
seandainya dia ga blunder/kepleset krn mulutnya itu dia punya kans besar dlm pemilihan 2017 besok
mbok jamu
08-10-2016, 04:16 PM
JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Katib Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama DKI Jakarta, Taufik Damas, mengaku sudah menonton penuh video mengenai perkataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang belakangan ini ramai dipersoalkan.
Dari video yang ditontonnya itu, Taufik menilai, Ahok tidak bermaksud melecehkah ayat dalam surat Al-Maidah ayat 51. Taufik menilai, Ahok ingin menyampaikan bahwa ada orang-orang yang kerap menggunakan ayat tersebut untuk kepentingan politik, khususnya dalam konteks pemilihan kepada daerah di Jakarta.
"Khususnya menyangkut larangan memilih pemimpin non-Muslim. Jadi, titik tekannya adalah kalimat 'membohongi pakai ayat', bukan ayatnya yang membohongi," kata Taufik lewat keterangan tertulis kepada Kompas.com, Sabtu (8/10/2016).
Taufik mengakui, tidak semua orang yang membawa-bawa ayat Al Quran dalam konteks pilkada berarti membohongi masyarakat. Ia berpendapat, ada orang yang memang tulus meyakini ada larangan memilih pemimpin non-Muslim berdasarkan dalil-dalil ayat Al Quran. Ia menilai sikap itu harus dihargai.
Taufik juga menyadari bahwa ucapan Ahok sangat berpotensi disalahpahami. Karena itu, Taufik menilai wajar jika kemudian ada penilaian yang menyebut Ahok telah melakukan pelecehan terhadap ayat tersebut.
"Hanya saja, seharusnya kita lihat video aslinya yang utuh. Saya sudah melihat dan suasananya sangat cair. Masyarakat tampak antusias dan gembira mendengarkan pidato Ahok ketika itu," kata Taufik.
Agar kejadian serupa tidak terulang, Taufik menyarankan agar ke depannya tidak ada lagi yang menggunakan isu SARA (suku, agama, ras, dan antar-golongan) ke dunia politik. Isu SARA berpotensi melahirkan kontroversi.
"Karena dalam politik tak menutup kemungkinan ada orang yang menjadikan ayat-ayat hanya sebagai alat politik. Memperlakukan ayat-ayat sebagai alat politik justru inilah yang berbahaya karena berpotensi mengaburkan fakta politik yang sebenarnya," kata Taufik.
Penulis: Alsadad Rudi
Pemeluk agama Islam yang seperti Taufik Damas ini yang perlu makin banyak di Indonesia.
Agama dijadikan alat politik kan dari jaman dulu, orang-orang yang mengaku religius justru seharusnya yang paling mengerti masalah itu.
ndableg
09-10-2016, 04:37 PM
lagian apa sih perlunya ahok sampe bawa bawa surat al maidah segala ketika dia pidato...
seandainya dia ga blunder/kepleset krn mulutnya itu dia punya kans besar dlm pemilihan 2017 besok
Karena dia merasa dihakimi oleh kampanye yg bawa2 ayat itu.
Dia ga merasa kepleset ato blunder kok. Emang itu yg dimaksudkan.
mobyokuzan
09-10-2016, 08:52 PM
^yg ngerasa dihakimi ini lu apa ahoknya ? ;D
kalo ahok emang pede yah ga perlu lah dia merasa dihakimi segala, jika ahok memang benar merasa dihakimi itu berarti menunjukkan tingkat kepedean ahok ga berbanding lurus sama mulutnya yg tajam itu.
nah kan kepleset :D
mobyokuzan
09-10-2016, 09:21 PM
Jakarta - Bakal calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyayangkan pernyataan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menggunakan surat Al Maidah ayat 51. Pernyataan Ahok tidak tepat dan harus diluruskan.
"Pernyataan Gubernur DKI Jakarta dalam sebuah acara resmi pemerintah daerah dengan merujuk pada ayat suci Alquran sangatlah tidak perlu, tidak relevan dan tidak tepat. Karena itu jangan justru menyalahkan orang banyak yang merasa tersinggung, namun introspeksi diri adalah langkah yang lebih bijak dan dewasa," ujar Anies dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Sabtu (8/10/2016).
Anies meminta Ahok menghormati keberagaman. Tak perlu menyinggung ajaran agama saat berbicara.
"Gunakan cara dan kata yang patut, serta rasa hormat bila menyebut sesuatu yang dipandang sebagai suci oleh siapapun. Bangsa ini bhinneka, maka hormatilah kebhinnekaan itu," tutur Anies.
Sebab di Indonesia sambung dia, banyak orang yang berkomitmen dan bekerja menjaga suasana damai dan saling menghormati.
"Mereka semua itu menjaga suasana negeri ini agar terbebas dari sentimen negatif terkait SARA dalam kehidupan sehari-hari. Kami pun memiliki komitmen itu, apalagi dalam kampanye Pilkada ini," imbuh dia.
Menurut Anies, menjaga kebhinekaan menjadi tugas berat bila ada pihak yang terus menerus 'mengancam' dengan pernyataan-pernyataan tidak sensitif dan tidak menghormati. "Ikhtiar banyak orang yang berusaha merawat kedamaian itu jadi dicederai oleh ucapan tak sensitif dan tindakan tak patut," katanya.
Karena itu, Anies mengganggap wajar bila ada kelompok masyarakat yang melaporkan Ahok ke polisi terkait dikutipnya ayat suci Alquran. Hal itu menurutnya konsekuensi dari pola pernyataan Ahok yang tidak terkontrol.
"Kata dan perbuatan bisa memiliki konsekuensi hukum. Kita harus menghormatinya. Maka sekali lagi, mari jaga komitmen menjadikan Pilkada DKI Jakarta ini sebagai pesta demokrasi dan festival gagasan yang penuh dengan kesejukan dan keceriaan. Mari kita semua menjaga keeratan tenun kebangsaan kita," ujar Anies.
Terkait persoalan ini Ahok sebelumnya menjelaskan, ada pihak yang sengaja untuk menebar kebencian serta provokasi lewat penggalan video yang dipotong dan disebarkan lewat media sosial terkait ayat Alquran tersebut.
"Kalau kalian ngikutin video kan jelas. Saya tidak mengatakan penghinaan Alquran. Saya tidak mengatakan Alquran bodoh. Saya hanya katakan kepada masyarakat di Pulau Seribu jangan kalian kalau dibodohi oleh orang rasis pengecut menggunakan ayat suci itu dengan tujuan milih saya, silakan jangan milih," ujar Ahok di Djakarta Theatre, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (7/10).
(fdn/fdn)
http://news.detik.com/berita/d-3316360/anies-pernyataan-ahok-gunakan-ayat-alquran-tidak-tepat-harus-introspeksi-diri?_ga=1.108445698.1802207542.1471912882
daku komen yang ringan2 aa deh..
pas ketik di google, Al Maidah 51 sebelahjnya langsung ada beberapa pilihan,
diantaranya Al Maidah 51 ahok ;D
kandalf
10-10-2016, 04:06 PM
Udeh minta maaf tuh.
Bubar! Bubar! Bubar!
Tetapi perkara hukum tetap jalan. ::ngakak2::
Saksi2 ahli tetap ditanyai polisi.
mobyokuzan
10-10-2016, 04:40 PM
ahok minta maaf !?
wow tumben...
baguslah kalo dia sadar.
"saya maafkan kamu hok, jgn diulang lagi... kasian si ruhut dia sampe sport jantung tau calon yg didukung bikin blunder, jika seandainya lu ga menang pilkada besok hanya gara2 masalah sepele ini, muka siruhut mau dikemanakan coba ?" ;D
mobyokuzan
10-10-2016, 05:10 PM
Agus Yudhoyono : ahok harusnya sensitif jika berbicara soal agama
JAKARTA, KOMPAS.com - Bakal calon gubernur DKI dari Koalisi Cikeas, Agus Harimurti Yudhoyono menyinggung soal pernyataan petahana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang berbicara tentang ayat dalam kitab suci di Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu.
Hal itu dilakukan Agus saat memberi sambutan atau pidato di acara deklarasi dukungan dari Jaringan Santri Indonesia (JSI) di Cikeas Mansion, Jawa Barat, Minggu (9/10/2016). Agus menilai, pidato Ahok menjadi perhatian publik, khususnya umat Islam.
Agus khawatir, ucapan Ahok menimbulkan permasalahan sosial dan juga konflik komunal.
"Mengaitkan ajaran agama atau agama apapun dengan konten politik, terlebih dalam rangkaian pemilihan gubernur DKI Jakarta dewasa ini, saya nilai tidak tepat, keluar dari etika, dan juga berbahaya," kata Agus.
Agus menilai, sebagai pejabat publik, Ahok harusnya sensitif jika berbicara mengenai agama, apalagi menyangkut kitab suci. Pemimpin menurutnya harus menjadi contoh dalam ucapan dan perilakunya.
"Kita juga sepakat dalam kehidupan berbangsa yang amat majemuk ini, toleransi dan kerukunan antar umat beragama diperlukan," ujar Agus.
Agus mengajak umat muslim untuk sabar menghadapi dan tidak terpancing. Agus mempercayakan negara dan pemerintah dapat hadir menangani isu dari pernyataan Ahok tersebut yang kini sedang bergulir.
http://megapolitan.kompas.com/read/2016/10/09/16380881/agus.yudhoyono.ahok.harusnya.sensitif.jika.berbica ra.soal.agama
---------- Post Merged at 04:10 PM ----------
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok minta maaf kepada seluruh umat Islam di Indonesia yang merasa tersinggung dengan ucapannya.
Ahok menafsirkan Surat Al-Maidah ayat 51 saat berkunjung ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu pada 27 september lalu.
Ahok mengatakan tidak berniat melecehkan ayat suci Al Quran. Karenanya, Ahok menyampaikan permintaan maaf, bila ada yang tersinggung karena ucapannya.
"Saya sampaikan kepada semua umat Islam, ataupun orang yang merasa tersinggung, saya sampaikan mohon maaf. Tidak ada maksud saya melecehkan agama Islam ataupun Al Quran," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (10/10/2016).
Apa yang disampaikannya di hadapan warga Kepulauan Seribu, ucap Ahok, merupakan tafsiran pribadi. Ahok tak mengira akan membuat gaduh.
Ahok meminta seluruh masyarakat untuk tidak memperpanjang persoalan.
"Saya minta maaf untuk kegaduhan ini. Saya pikir komentar ini, jangan diteruskan lagi. Ini tentu mengganggu keharmonisan kehidupan berbangsa dan bernegara," ucap Ahok.
http://m.tribunnews.com/metropolitan/2016/10/10/ahok-saya-minta-maaf
ndableg
10-10-2016, 10:43 PM
Yah.. minta maap.. didesek2 parte2 pendukung pastih..
Makin gede aja pala tuh orang2..
ndableg
10-10-2016, 10:45 PM
^yg ngerasa dihakimi ini lu apa ahoknya ? ;D
kalo ahok emang pede yah ga perlu lah dia merasa dihakimi segala, jika ahok memang benar merasa dihakimi itu berarti menunjukkan tingkat kepedean ahok ga berbanding lurus sama mulutnya yg tajam itu.
nah kan kepleset :D
Gw mah ga ada beban..
Ga perlu merasa dihakimi, kalo kenyataannya dihakimi pake al maidah.. dianggap kafir dan tidak patut dipilih jadi pelayan masyarakat.
Tiap pagi beginih..
https://www.youtube.com/watch?v=0gsXKhcZTMs
ndableg
10-10-2016, 11:01 PM
Kl gw buka2 almaidah ayat 51 isinya begini..
O you who have believed, do not take the Jews and the Christians as allies. They are [in fact] allies of one another. And whoever is an ally to them among you - then indeed, he is [one] of them. Indeed, Allah guides not the wrongdoing people. - terjemahan Muhammad Asad (http://www.amazon.com/gp/product/1904510353?ie=UTF8&tag=islamawakened-20&linkCode=as2&camp=1789&creative=9325&creativeASIN=1904510353)
O you who believe! do not take the Jews and the Christians for friends; they are friends of each other; and whoever amongst you takes them for a friend, then surely he is one of them; surely Allah does not guide the unjust people. - terjemahan Shakir (http://www.amazon.com/gp/product/1615341285?ie=UTF8&tag=islamawakened-20&linkCode=as2&camp=1789&creative=9325&creativeASIN=1615341285)
O those who believed! Take not to yourselves the Jews and the Christians as protectors. Some of them are protectors of one another. And whoever among you turns away to them, then, he is of them. Truly, God guides not the folk, the ones who are unjust. - terjemahan Yusuf Ali (Saudi Rev. 1985) (http://www.amazon.com/gp/product/1590080254?ie=UTF8&tag=islamawakened-20&linkCode=as2&camp=1789&creative=9325&creativeASIN=1590080254)
You who believe, do not accept Jews or Christians as sponsors; some of them act as sponsors for one another. Any of you who makes friends with them becomes one of them. God does not guide such wrongdoing folk. - terjemahan T.B.Irving (http://www.amazon.com/gp/product/B000WFQTS0/ref=as_li_ss_tl?ie=UTF8&camp=1789&creative=390957&creativeASIN=B000WFQTS0&linkCode=as2&tag=islamawakened-20)
Gw baca sana sene.. ga ada leader atau manager ato chief atau boss.. ?? Ada malah bhs indonesia Wali..
Lagian konteksnya gimana? Kalo lagi perang ya iyalah... Emang jakarta lagi perang nih? perang napsu?
Jadi piye iki rek?
Lagipula ahok itu bukan pemimpin orang2 jakarta, ahok itu gubernur pemimpin pemkot, pelayan masyarakat jakarta.
Dalam struktur pemerintahan di indonesia, gubernur itu cuman pemimpin salah satu bagian, di indonesia masih banyak pemimpin2, macam jenderal, ketua kpk, menteri sbg pemimpin departemen, dimas kanjeng.. banyak.. Kenape cuman satu dikasih ke ahok orang pada ribet ayat 51 almaidah? Ga usah munafik, di bagian lain itu banyak yg pimpinannya non muslim, kenapa cuman ahok yg diserang almaidah.
Banyak2 sit up supaya perutnya kuat..
mobyokuzan
10-10-2016, 11:21 PM
kalo dilihat dari kinerja dan kebijakan ga bisa dipungkiri ahok masih lebih baik dibanding pendahulunya, seandainya masih mendpt dukungan gw kira krn faktor inilah dia masih ada chance buat menang, tapi dgn asumsi dia ga kepleset lagi sampai pilkada berakhir.
pinter2 aja jaga mulut dan banyak instropeksi ::hihi::
ndableg
10-10-2016, 11:29 PM
Satu2nya kelemahan ahok menurut gw, dia itu gampang dipancing emosinya.
Kayak gw, makanya gw amini terus kelakuan ahok.
mobyokuzan
10-10-2016, 11:30 PM
kalo utk tafsir surat al maidah 51 gw angkat tangan dah, pastinya tiap org bisa beda penafsiran.
tapi ada yg menarik berkaitan dgn hal ini, gw baru aja nemu ginian...
http://s.kaskus.id/images/2016/10/08/6531412_20161008081917.jpg
gw ga mau komentar jika ada yg minta klarifikasi penjelasan dll, cuma share ajah...
ndableg
10-10-2016, 11:34 PM
kalo utk tafsir surat al maidah 51 gw angkat tangan dah, pastinya tiap org bisa beda penafsiran.
T'rus? Biarkan orang2 jadi korban penafsiran tepu?
ndableg
10-10-2016, 11:42 PM
Awalnya Usung Lulung, PPP Djan Faridz Akhirnya Dukung Ahok (http://megapolitan.kompas.com/read/2016/10/09/07055931/awalnya.usung.lulung.ppp.djan.faridz.akhirnya.duku ng.ahok)
PKS: Boleh Mengangkat Non Muslim Sebagai Pemimpin (http://www.fakta.web.id/pks-boleh-mengangkat-non-muslim-sebagai-pemimpin.html)
Dibawah ini adalah surat edaran tentang diperbolehkannya mengangkat non muslim sebagai pemimpin yang dilakukan oleh PKS. Karena pemimpin sebuah daerah atau pun negara bukanlah pemimpin Agama. Selamat menyimak:
Disusun oleh : Dewan Syariah Daerah PKS Surakarta, Januari 2010
الحمد لله و كفى و الصلاة و السلام على النبي المصطفى و على آله و أصحابه و من اهتدى،
اللهم لا سهل إلا ما حعلته سهلا و أنت تجعل الحزن سهلا إذا شئت
PENDAHULUAN :
Segala puji hanyalah bagi Allah SWT, Tuhan seru sekalian Alam. Sholawat dan salam semoga senantiasa tercurah pada Rasulullah SAW, para keluarga, sahabat dan penerus risalahnya hingga hari akhir nanti.
Kepemimpinan dalam Islam mempunyai urgensi dan fungsi yang begitu mulia. Bahkan dalam jumlah yang sedikit pun, sekelompok orang haruslah memilih seorang di antara mereka untuk menjadi pemimpinnya. Rasulullah SAW bersabda:
إذا كنتم ثلاثة فأمروا أحدكم
“Jika engkau bertiga, maka hendaklah seorang menjadi pemimpinnya” (HR Thobroni dari Ibnu Mas’ud dengan sanad hasan)
Bukan hanya menegaskan tentang urgensinya, Syariah Islam pun mempunyai sejumlah aturan dan syarat-syarat tertentu dalam menentukan seorang pemimpin. Dalam bahasan fiqh, hal tersebut biasa dimasukkan dalam bab “al-imamah” dan ” al-wilayah”. Dalam perkembangan selanjutnya, beberapa ulama secara khusus menuliskan tentang kepemimpinan dan pemerintahan dalam Islam. Seperti Ibnu Taimiyah dalam Siyasah Syariyah dan Al-Mawardi dalam Ahkam Sulthoniyah. Banyak permasalahan ijtihad fikih dalam masalah politik dan pemerintahan yang dibahas dalam buku tersebut. Tentu saja ini menunjukkan keluasan dan keluwesan syanat Islam dalam menghadapi perkembangan zaman. Hal ini sesuai dengan yang disampaikan oleh ibnul Qayyim al-Jauziyah dalam Kitabnya I’laamul Muwaqqin, dimana beliau menulis begitu gamblang dalam sebuah bab khusus berjudul :
تغير الفتوى و اختلافها بحسب تغير الأزمنة و الأمكنة و الأحوال و النيات و العوائد
“Perubahan Fatwa dan Perbedaannya sesuai dengan Perubahan Zaman, Tempat, Kondisi, Niat dan Adat kebiasaaan”.
Di dalam bahasan tersebut, Ibnul Qoyyim banyak memberikan contoh hal-hal yang begitu luwes berubah dalam fatwa, sebagaimana beliau juga menekankan tentang prinsip-prinsip pokok dalam masalah ijtihad dan fatwa. Hal ini tentu sesuai dengan yang disabdakan Rasulullah SAW dalam haditsnya :
بعثت بالحنيفية السمحة
“Aku diutus dengan (agama) yang lurus dan moderat” (HR Ahmad dari Abu Umamah)
Pada perkembangan kontemporer, kepemimpinan dalam masyarakat kita menjadi begitu beragam baik dari segi tingkataan maupun bidangnya. Bentuk kepemimpinan yang paling tinggi yaitu Imamatul Udzhma telah hilang paska runtuhnya kekhalifahan Turki Utsmani pada tahun 1942. Selanjutnya umat Islam terkotak-kotak dalam bentuk negara yang berdiri sendiri. Dalam sebuah negarapun terdapat kepemimpinan-kepemimpinan cabang dengan karakteristik dan tugasnya masing-masing. Di Indonesia misalnya, kita mengenal adanya Presiden, Mentri, Gubernur dan Bupati. Semua jenis kepemimpinan tersebut tentu mempunyai karakteristik tersendiri, dan dengan sendirinya membutuhkan pengkajian lebih khusus tentang posisi kepemimpinan tersebut dalam aturan syariat kita, khususnya berkaitan dengan siapa saja yang berhak dan boleh menjabatnya.
mbok jamu
11-10-2016, 07:11 AM
Kalau Ahok baca KM, ::hihi:: mbok sarankan begini deh.
Sutra lah, itu ayat Al Maidah (edited: i hate autotext) ndak usah disebut-sebut lagi. Pertama, karena sudah pernah disebut-sebut, keseringan malah. Kesannya justru nanti pengetahuan Ahok tentang Islam kelihatannya hanya di seputar Al Maidah saja. Kalau benar ya no need to go further, kalau salah ya prove it otherwise.
Kedua, memang sekitar 85% penduduk Jakarta beragama Islam but they are lucky if half of them are still religious. Jadi kalau hanya 40 persenan masih ingat agama, Ahok ndak perlu kuatir karena selebihnya yang 45% itu sudah egepe dengan isu-isu agama di seputar DKI1 ini.
Ketiga, lebih baik mengcounter isu agama (kalau ditiup lagi) dengan isi perut. Bagaimana membuat orang Jakarta itu melihat yang lebih real, lebih pasti do them a favour kalau Ahok jadi gubernur lagi. Ahok sudah jelas ndak akan bisa memimpin orang Islam ke pintu sorga, nah jadilah pemimpin rakyat Jakarta yang bisa membuat kota itu seperti sorga di dunia. Pe-er kan.
mobyokuzan
11-10-2016, 07:29 AM
T'rus? Biarkan orang2 jadi korban penafsiran tepu?
lu ini gmn sih ?
lah kan faktanya emang gitu,
kalopun lu punya versi penjelasan tentang surat al maidah 51 pasti akan ada pihak yg punya penafsiran lain mengenai surat al maidah 51.
dan lu ga bisa memaksakan bahwa pendapat versi lu lah yg paling benar.
nah skrg knp sampe muncul 5 mahzab, 5 versi penafsiran imam besar pdhl sumbernya juga 1 Al qur'an ?
btw ndableg mendadak religius skrg bawa2 ayat kemari ;D
tapi ya sudahlah...
haha
surjadi05
11-10-2016, 09:32 AM
Kalau Ahok baca KM, ::hihi:: mbok sarankan begini deh.
Sutra lah, itu ayat Al Maidah (edited: i hate autotext) ndak usah disebut-sebut lagi. Pertama, karena sudah pernah disebut-sebut, keseringan malah. Kesannya justru nanti pengetahuan Ahok tentang Islam kelihatannya hanya di seputar Al Maidah saja. Kalau benar ya no need to go further, kalau salah ya prove it otherwise.
Kedua, memang sekitar 85% penduduk Jakarta beragama Islam but they are lucky if half of them are still religious. Jadi kalau hanya 40 persenan masih ingat agama, Ahok ndak perlu kuatir karena selebihnya yang 45% itu sudah egepe dengan isu-isu agama di seputar DKI1 ini.
Ketiga, lebih baik mengcounter isu agama (kalau ditiup lagi) dengan isi perut. Bagaimana membuat orang Jakarta itu melihat yang lebih real, lebih pasti do them a favour kalau Ahok jadi gubernur lagi. Ahok sudah jelas ndak akan bisa memimpin orang Islam ke pintu sorga, nah jadilah pemimpin rakyat Jakarta yang bisa membuat kota itu seperti sorga di dunia. Pe-er kan.
Wisely said ::jempol::
---------- Post Merged at 08:32 AM ----------
JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berjanji tidak akan lagi menyinggung-nyinggung ayat kitab suci. Pernyataan itu disampaikannya saat mengucapkan permintaan maaf kepada umat Islam terkait ucapannya yang dinilai banyak pihak menyinggung isi Al Quran.
"Saya tidak akan menyinggung-nyinggung lagi karena suasana Pilkada menjadi ramai. Ya sudah, sekarang kita tidak perlu lanjutkan komentar saya ini. Saya minta media dan semua pihak untuk tidak melanjutkan ini. Repot gaduh karena saya, saya mohon maaf," kata dia di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (10/10/2016).
Menurut pria yang biasa disapa Ahok ini, pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta mengirim surat padanya yang berisi kecaman keras dan permintaan agar ia meminta maaf.
"Saya diminta untuk fokus saja kepada kemaslahatan umat. Jangan ngomongin tafsiran-tafsiran agama yang sensitif karena sesama agama pun mentafsirkannya berbeda. Untuk itu saya mohon maaf," ucap Ahok.
Ucapan Ahok yang dianggap banyak pihak menyinggung isi Al Quran terjadi saat ia melakukan kunjungan kerja ke Kepulauan Seribu pada 27 September 2016. Saat itu, ia menyatakan dirinya tidak memaksa warga Kepulauan Seribu untuk memilih dirinya pada Pilkada DKI Jakarta 2017.
Pernyataannya itu disertai ucapannya yang mengutip bunyi surat Al-Maidah ayat 51. Menurut Ahok, ucapannya itu murni tafsiran pribadinya. Namun, ia menyatakan tidak ada maksud untuk menyinggung.
"Tidak ada niat apapun. Warga Kepulauan Seribu pun waktu itu tidak ada yang tersinggung malah kami tertawa-tawa kok. Niatnya itu hanya ingin menunjukkan sebetulnya. Saya enggak mau orang yang punya tafsiran itu bingung menerima bantuan, tapi enggak pilih saya," kata Ahok
Casanova Love
11-10-2016, 10:32 AM
Good lah,
Seorang yg non-muslim memang sebaiknya tidak perlu membawa-bawa ayat agama lain krn bisa mnimbulkan sensitivitas.
Ayat agama lebih relevan ditafsirkan oleh yg menganut agama tersebut.
Itulah yg bijaksana.
------------------------------
DI SISI LAIN,
Di seberang sana ada penganut agama yg dg bebas mengutip-ngutip ayat agamanya sendiri dg tujuan mjatuhkan kandidat yg beragama beda, alasannya agama beda adalah kafir,
Tp si kandidat so pasti ngga boleh jadi sensi krn orang itu dilindungi kebebasan bpendapat, toh para penganut agama yg diserangnya tidak mlakukan protes penistaan agama (padahal jelas-jelas dikatakan bhw kandidat itu kafir hanya karena menganut agama lain).
ckckckckk....maaf ya...di negeri sebelah banyak kemunafikan.
surjadi05
11-10-2016, 02:31 PM
TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com — Bakal calon wakil gubernur DKI yang diusung Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sandiaga Uno, menjadi pembicara dalam kuliah umum di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) di Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa (11/10/2016).
Kuliah umum kali ini mengangkat tema "Enterpreneurship untuk Kesejahteraan Rakyat".
Saat berbicara di hadapan mahasiswa, Sandiaga sedikit menyinggung sejumlah isu terkait kondisi Jakarta di bawah pemerintahan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
Salah satunya ialah isu mengenai harga daging sapi di Jakarta yang menurut dia lebih mahal daripada harga di Singapura.
"Singapura yang tidak punya peternakan sapi, harga daging sapinya lebih murah daripada Jakarta. Konyol enggak tuh. Memang perlu gubernur yang lebih mengerti," kata Sandiaga di UMJ, Tangerang Selatan, Selasa.
(Baca juga: Ini Alasan Presiden Jokowi Ingin Harga Daging Sapi Rp 80.000 Per Kilogram)
Pernyataannya ini membuat para mahasiswa dan hadirin acara tersebut tertawa dan bertepuk tangan.
Sandiaga latas buru-buru menyampaikan bahwa ia tidak dalam rangka kampanye.
(Baca juga: Sandiaga: Pak Rektor, Saya Tidak Kampanye di Sini karena UMJ Harus Netral)
Politikus Partai Gerindra ini kemudian menyinggung harga kebutuhan pokok di Jakarta yang menurut dia mahal.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama generasi muda dan instansi pemerintah serta akademisi agar melahirkan kebijakan yang menyejahterakan rakyat.
Sandiaga tiba-tiba menyela mahasiswa yang berbisik-bisik tak lama setelah pernyataannya soal harga daging sapi di Jakarta yang mahal.
"Ayo jangan gosip. Kalau benci seseorang, jangan dicaci, jangan dijatuhkan, cukup jangan dipilih lagi saja," ujar Sandiaga.
Suasana aula, tempat kuliah umum ini berlangsung, kembali riuh dengan tawa dan tepuk tangan.
Sandiaga kemudian menceritakan pengusaha yang sukses dengan mendirikan perusahaan di bidang penjualan online.
Ia mengaku pernah bertemu dengan pengusaha itu pada 2011. (Baca juga: "Kalau Bapak Sandiaga Terpilih, Bagaimana Nasib PKL?")
Ketika itu, kata dia, sang pendiri perusahaan itu berniat membuat situs jual beli online karena prihatin terhadap para pelaku usaha kecil menengah (UKM) yang kerap kesulitan membuka tempat usaha.
Kini, lanjut Sandiaga, situs jual beli online itu sukses dengan 650.000 UKM yang bergabung.
"Dari dua karyawan di garasi, sekarang 650.000, modalnya dari kantong sendiri, membantu UKM meningkatkan omzet sampai dua kali lipat, tanpa ada air mata, tanpa menggusur, tanpa ada duka, tanpa kampanye," ujar Sandiaga yang kembali memancing tawa.
Gw cuma mau bAhas masalah daging sapi, itu bukannya masalah pemerintah pusat ya, bukan masalah gubernur, speechless gw ::hihi::
ndableg
11-10-2016, 11:00 PM
Good lah,
Seorang yg non-muslim memang sebaiknya tidak perlu membawa-bawa ayat agama lain krn bisa mnimbulkan sensitivitas.
Dan Muslim boleh bawa2 ayat2 bibel. Apa kabar dokter naek? apa kabar ahmad deedat?
ndableg
11-10-2016, 11:03 PM
btw ndableg mendadak religius skrg bawa2 ayat kemari ;D
Cuma copypaste dari artikelnya PKS kok.
Kalo diartikelnya ada bhs arab t'rus dianggap bawa2 ayat..
surjadi05
12-10-2016, 12:38 AM
http://m.detik.com/news/berita/3318150/mui-nyatakan-sikap-soal-ucapan-ahok-terkait-al-maidah-51-ini-isinya
Yak akhirnya ada "alasan" untuk mempidanakan ahok ::ngopi::
ndableg
12-10-2016, 04:18 AM
https://www.youtube.com/watch?v=X4aOcl-5j8E
mobyokuzan
12-10-2016, 08:32 AM
Dan Muslim boleh bawa2 ayat2 bibel. Apa kabar dokter naek? apa kabar ahmad deedat?
lu harusnya melihat posisi dan kapasitas mereka juga.
telepas dari muslim ataukah non muslim, mrk yg lu sebut itu adalah pemuka agama/org yg bergerak dibidang keagamaan, yah lumrah kalo bawa2 ayat, krn mrk punya kapasitas ksn, dan sdh tugas mrk utk banding2in ayat mana yg bisa diterima utk kemaslahatan umat.
ahok, posisi dia itu gubernur bukan pemuka agama/pendeta, jika seandainya gw ada dikepulauan seribu waktu ahok pidato, gw akan scr tegas tanya, "hok lu ini pendeta atau gubernur sih, mau jelasin program dan kebijakan aja pake bawa2 ayat, apa perlunya coba lu ngomongin al maidah !?"
ibarat lu mau meeting dgn rekan kerja, yg lain pada pake kemeja+dasi lu pake piyama buat tidur, matching ga tuh ?::hihi::
Cuma copypaste dari artikelnya PKS kok.
Kalo diartikelnya ada bhs arab t'rus dianggap bawa2 ayat..
gw awalnya ngira kalo yg dipost itu dari tafsiran lu sendiri
ternyata copy paste toh
yah gpp sih, lanjutin aja terus dakwahnya masbro
::hihi::
surjadi05
12-10-2016, 08:39 AM
JAKARTA, KOMPAS.com — Bakal calon gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono, berkomentar soal hunian padat di Jakarta. Menurut Agus, hunian padat tidak melulu kumuh.
"Ya harus ditingkatkan kualitasnya, (padat penduduk) tidak harus sama dengan kumuh. Saya ulangi, padat penduduk boleh, tapi tidak harus sama dengan kumuh," kata Agus di Muara Angke, Jakarta, Selasa (11/10/2016).
Agus menambahkan, perlu penataan hunian di Jakarta secara baik. Penataan itu perlu kreativitas lantaran lokasi dan lahan di Jakarta terbatas, apalagi penduduk di Jakarta cukup banyak.
"Penduduknya banyak, bagaimana mereka hidup secara layak. Nah, ini juga membutuhkan pemikiran bersama," kata Agus. (Baca: Agus Yudhoyono Tak Mau Buat Kontrak Politik Saat Kampanye)
Ia akan mengajak para ahli tata kota untuk ikut serta dalam melakukan penataan di Jakarta. Dengan begitu, ia yakin pembangunan hunian di Jakarta tak hanya sepihak.
"Tentu kita ingin menghadirkan bukan saja rumah, tempat tinggal, tetapi tempat bermukim," kata Agus.
Menurut Agus, ada perbedaan antara bermukim dan tempat tinggal. Bermukim, katanya, benar-benar tidak hanya sekadar menumpang tinggal, tetapi juga berinteraksi. Interaksi dalam arti hidup bertetangga dengan baik, rukun, dan bertoleransi.
Keren juga si agus ini, berani tidak gombal ::hohoho::
mobyokuzan
12-10-2016, 01:59 PM
gw kecewa kemaren di ILC ga ada ruhut.
pdhl doi biasanya selalu hadir menghiasi ILC jika bawa2 nama partai, apalagi skrg yg disorot dan dijadikan headlinenews adalah junjungannya, seandainya kemaren diversusin roy suryo rame tuh ::hihi::
https://www.youtube.com/watch?v=I2ymk5KxjMA
ngeri... gw denger sampe ada dibunuh, disalib, dipotong segala.
surjadi05
12-10-2016, 05:52 PM
Oo kemaren ilc bahas ini ya, jadi nyesel ga nonton ::hihi::
Tapi baca post si moby ada sampe bunuh2 segala bagus deh kalo ga jadi nonton ::hihi::
mobyokuzan
12-10-2016, 11:48 PM
iya kong, yg versi MUI kesannya jadi dengar cerita horor...
https://www.youtube.com/watch?v=d0jMEqnkbYM
versi fadil zon agak masuk akal nih, yg dicompare adalah kasus sejenis yg dulunya pernah diproses hukum...
---------- Post Merged at 10:48 PM ----------
https://www.youtube.com/watch?v=IqaW-0KRJqk
utk yg ini silahkan ditanggapi sendiri
cuma ngeshare ajah
::ngakak2::
surjadi05
13-10-2016, 09:26 AM
Maless ahh mob, nonton orang marah2, kayak kerjaan gw kurang banyak aja ::hihi::
Tapi kalo mau adil plokis harus menyidik ahok karna suka ada dasar hukumnya dari mui, kayaknya bener kata lu mob, yg bisa menggagalkan ahok jadi gubernur lagi ya si ahok sendiri ::ungg::
Casanova Love
13-10-2016, 09:43 AM
Dan Muslim boleh bawa2 ayat2 bibel. Apa kabar dokter naek? apa kabar ahmad deedat?
Kl yg non-muslim jangan.
Krn masalah ini sensitif thd yg muslim.
Kl yg muslim ya terserah sajalah.
neofio
13-10-2016, 10:14 AM
nonton acara Mata Najwa di metro tv, Agus yudhoyono keteteran jwb pertanyaan dr najwa,stiap pertanyaan di jawab dgn brbelit-belit...
mobyokuzan
13-10-2016, 05:30 PM
Maless ahh mob, nonton orang marah2, kayak kerjaan gw kurang banyak aja ::hihi::
Tapi kalo mau adil plokis harus menyidik ahok karna suka ada dasar hukumnya dari mui, kayaknya bener kata lu mob, yg bisa menggagalkan ahok jadi gubernur lagi ya si ahok sendiri ::ungg::
jgn baper dong ah...
gw nganggapnya malah sebagai hiburan, krn jarang2 ada badut ancol pake kostum politisi lagi marah2 didepan kamera ::ngakak2::
plus bonus nangis2an
::ngakak2::
surjadi05
13-10-2016, 09:10 PM
NEWS
MENU
News Megapolitan
Bawaslu DKI Sebut Ahok Tak Langgar Aturan Pemilu
Kamis, 13 Oktober 2016 | 18:46 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Koordinator Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran Badan Pengawas Pemilu DKI Jakarta Muhammad Jufri mengatakan pernyataan bakal calon petahana gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang mengutip kitab suci bukan merupakan pelanggaran pemilu.
Menurut Jufri, Bawaslu DKI sudah memutuskan hal itu dalam rapat pleno terkait laporan masyarakat beberapa waktu lalu.
"Kami memutuskan bahwa laporan tersebut tidak bisa ditindaklanjuti karena bukan mengandung tindak pidana pemilihan atau pelanggaran administrasi pemilihan," kata Jufri, dalam sebuah diskusi dengan tema "Mendorong Pilkada DKI yang Cerdas, Damai dan Tanpa SARA", di sebuah hotel di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (13/10/2016).
(Baca: Ahok Minta Maaf kepada Umat Islam)
Ahok juga dinilai tidak melanggar Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali kota yang terkait larangan dalam kampanye. Dalam larangan kampanye itu isinya melarang menghasut, mengadu domba, dan provokatif.
"Ini kan belum memasuki masa kampanye ya masih ada di tahapan pendaftaran calon. Kami belum bisa menindaklanjuti sebagai pelanggaran pemilu karena belum memasuki masa kampanye," ujar Jufri.
(Baca: Ahok Berjanji Tak Akan Lagi Kutip Ayat Kitab Suci)
Ucapan Ahok yang dianggap banyak pihak menyinggung kitab suci terjadi saat ia melakukan kunjungan kerja ke Kepulauan Seribu pada 27 September 2016. Saat itu, ia menyatakan dirinya tidak memaksa warga Kepulauan Seribu untuk memilihnya pada Pilkada DKI Jakarta 2017.
Pernyataannya itu disertai ucapannya yang mengutip surat Al-Maidah ayat 51. Menurut Ahok, ucapannya itu murni tafsiran pribadinya dan dia tidak bermaksud untuk melecehkan.
"Tidak ada niat apapun. Warga Kepulauan Seribu pun waktu itu tidak ada yang tersinggung malah kami tertawa-tawa kok. Niatnya itu hanya ingin menunjukkan sebetulnya. Saya enggak mau orang yang punya tafsiran itu bingung menerima bantuan, tapi enggak pilih saya," kata Ahok.
surjadi05
14-10-2016, 01:33 PM
TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com — Bakal calon wakil gubernur DKI yang diusung Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sandiaga Uno, menjadi pembicara dalam kuliah umum di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) di Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa (11/10/2016).
Kuliah umum kali ini mengangkat tema "Enterpreneurship untuk Kesejahteraan Rakyat".
Saat berbicara di hadapan mahasiswa, Sandiaga sedikit menyinggung sejumlah isu terkait kondisi Jakarta di bawah pemerintahan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
Salah satunya ialah isu mengenai harga daging sapi di Jakarta yang menurut dia lebih mahal daripada harga di Singapura.
"Singapura yang tidak punya peternakan sapi, harga daging sapinya lebih murah daripada Jakarta. Konyol enggak tuh. Memang perlu gubernur yang lebih mengerti," kata Sandiaga di UMJ, Tangerang Selatan, Selasa.
(Baca juga: Ini Alasan Presiden Jokowi Ingin Harga Daging Sapi Rp 80.000 Per Kilogram)
Pernyataannya ini membuat para mahasiswa dan hadirin acara tersebut tertawa dan bertepuk tangan.
Sandiaga latas buru-buru menyampaikan bahwa ia tidak dalam rangka kampanye.
(Baca juga: Sandiaga: Pak Rektor, Saya Tidak Kampanye di Sini karena UMJ Harus Netral)
Politikus Partai Gerindra ini kemudian menyinggung harga kebutuhan pokok di Jakarta yang menurut dia mahal.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama generasi muda dan instansi pemerintah serta akademisi agar melahirkan kebijakan yang menyejahterakan rakyat.
Sandiaga tiba-tiba menyela mahasiswa yang berbisik-bisik tak lama setelah pernyataannya soal harga daging sapi di Jakarta yang mahal.
"Ayo jangan gosip. Kalau benci seseorang, jangan dicaci, jangan dijatuhkan, cukup jangan dipilih lagi saja," ujar Sandiaga.
Suasana aula, tempat kuliah umum ini berlangsung, kembali riuh dengan tawa dan tepuk tangan.
Sandiaga kemudian menceritakan pengusaha yang sukses dengan mendirikan perusahaan di bidang penjualan online.
Ia mengaku pernah bertemu dengan pengusaha itu pada 2011. (Baca juga: "Kalau Bapak Sandiaga Terpilih, Bagaimana Nasib PKL?")
Ketika itu, kata dia, sang pendiri perusahaan itu berniat membuat situs jual beli online karena prihatin terhadap para pelaku usaha kecil menengah (UKM) yang kerap kesulitan membuka tempat usaha.
Kini, lanjut Sandiaga, situs jual beli online itu sukses dengan 650.000 UKM yang bergabung.
"Dari dua karyawan di garasi, sekarang 650.000, modalnya dari kantong sendiri, membantu UKM meningkatkan omzet sampai dua kali lipat, tanpa ada air mata, tanpa menggusur, tanpa ada duka, tanpa kampanye," ujar Sandiaga yang kembali memancing tawa.
Gw cuma mau bAhas masalah daging sapi, itu bukannya masalah pemerintah pusat ya, bukan masalah gubernur, speechless gw ::hihi::
Oh iya gw baru sadar 1 kg sapi paling murah sekitar 18 dollar dengan rate sekarang sesmurah2nya 170k/ kg emang sapi di jakarta berapa sih di batam yg segar semahal2nya 130k, masak jakarta bisa diatas 170k ::ungg::
pasingsingan
27-10-2016, 10:31 PM
emangnya ada larangan non-muslim kutip2 ayat qur'an?
silakan share dalilnya disini klo ada :)
ndableg
02-11-2016, 05:11 AM
emangnya ada larangan non-muslim kutip2 ayat qur'an?
silakan share dalilnya disini klo ada :)
Mana laku? Mosok aturan agama mengatur agama lain..::hihi::
ndableg
02-11-2016, 05:12 AM
Denger2 tgl 4 serem amat sih?
pasingsingan
02-11-2016, 11:18 AM
Mana laku? Mosok aturan agama mengatur agama lain..::hihi::
LAH iya, gak ada aturannya di qur'an bhw non-muslim tdk boleh kutip2 ayat qur'an kan?
klo ada kelompok yng beranggapan bhw hal tsb sbg penistaan qur'an
jelas itu mengada-ada :)
Denger2 tgl 4 serem amat sih?
Ini bos2 level owner banyak yang milih keluar kota/pulau atau negara sekalian. Meninggalkan Jekardah.
Trauma kerusuhan 1998
Media massa yang mengekspos kalau brimob telah menurunkan satuannya sekalian unit
Lalu broadcast jejaring sosial yang cepat sekali membuat resah masyarakat.
Barusan dapat video via WA :
Ganyang Cina, Ahok sumber masalah.
Hadeuuh merembet kan ke manamana jadinya.
ndableg
02-11-2016, 03:29 PM
Gw dapet wa malah ud siaga satu. Ada kelompok terorris dateng dr jateng. dll..
ndableg
02-11-2016, 03:30 PM
LAH iya, gak ada aturannya di qur'an bhw non-muslim tdk boleh kutip2 ayat qur'an kan?
klo ada kelompok yng beranggapan bhw hal tsb sbg penistaan qur'an
jelas itu mengada-ada :)
Lagian emang ada non muslim yg ngutip? Berarti jago bhs arab dong?
surjadi05
03-11-2016, 10:05 AM
Loh bukannya demo 4 nov ini gara2 ahok ngutip ayat dari kitab suci ::ungg::
Walo akhirnya banyaknyg di politisasi ::ungg::
pasingsingan
03-11-2016, 11:19 PM
betul
kasus itu memang kental nuansa politiknya #-o
tuscany
03-11-2016, 11:30 PM
Dan SBY merasa dizolimi lagi.
pasingsingan
03-11-2016, 11:37 PM
ahaha .........
sptnya lebih kpd butuh perhatian tusc
(rindu diperhitungkan)
mobyokuzan
04-11-2016, 11:25 AM
^saking ambisinya mas agus sampe dijadikan pion utk ikut pilkadal, pdhl karir di dunia militer sedang menanjak bagus, lha ini ibas gmn kabarnya yah, sampe masnya kudu ikut turun tangan !?
surjadi05
04-11-2016, 12:53 PM
lah adeknya kan kena kasus hambalang, belum ektp dll, mana laku dijual, tapi yah jujur sih kasian anaknya, makanya sby all out kali ini, lagian pasti pikirnya kalo gagal jadi gubernur jadi ketum partai demokrat:ngopi:
Casanova Love
04-11-2016, 02:30 PM
esbe kenapa sih kok sering merasa ter-victim-isasi ya
lah adeknya kan kena kasus hambalang, belum ektp dll, mana laku dijual, tapi yah jujur sih kasian anaknya, makanya sby all out kali ini, lagian pasti pikirnya kalo gagal jadi gubernur jadi ketum partai demokrat:ngopi:
ngapain kasihan? lah dia juga mau gitu?
itu masuk militer mungkin juga atas 'perintah' bapaknya.
serendipity
04-11-2016, 07:41 PM
Daku curiga deh kalo demo hari ini yang biayain si Beyek, kok bisa-bisanya banyak orang dari kampung dateng ke Jakarta buat Demo kek gitu?
Sungguh hebat ya pengaruh dari agama. EH.
surjadi05
04-11-2016, 09:17 PM
ngapain kasihan? lah dia juga mau gitu?
itu masuk militer mungkin juga atas 'perintah' bapaknya.
Tahu deh ca, tiba2 naluri kebapakab gw keluar ::hihi:: mungkin gara2 lily balek dari tempat semedinya dengan nuansa keibuan yg dibalut kilau malaikat ::ungg::
---------- Post Merged at 08:17 PM ----------
Daku curiga deh kalo demo hari ini yang biayain si Beyek, kok bisa-bisanya banyak orang dari kampung dateng ke Jakarta buat Demo kek gitu?
Sungguh hebat ya pengaruh dari agama. EH.
Udah jangan dibuat prihatin si beyek, mtar buat lagu ga kelar2 kita juga yg pusing
#menunggualbumketiga
surjadi05
04-11-2016, 09:57 PM
http://nasional.kompas.com/read/2016/11/04/18292251/jk.kapolri.janji.selesaikan.kasus.ahok.dalam.dua.m inggu
yak, mulai 2 minggu lagi pilkada dki tinggal 2 orang, ::ngopi::
neofio
06-11-2016, 09:53 AM
aa gym ikut demo juga
aa surjadi ikut demo gak?
wkwk
surjadi05
06-11-2016, 10:02 AM
Gak neon, gw lebih suka ikutan demo masak, kenyang ::cabul::
kong sur kalo mau demo, demo sekarang aja, mumpung sepi..... ::hihi::
surjadi05
06-11-2016, 11:21 AM
Mending hunting pokemon om ::hihi::
mbok jamu
08-11-2016, 08:16 PM
Pura Pura Melas & Minta Maaf Di Acara ILC , Buni Yani Langsung Di Skak Mat Guntur Romli
Wednesday, October 12, 2016 (http://www.islamnkri.com/2016/10/Pura-Pura-Melas-Minta-Maaf-Di-Acara-ILC-Semalam-Buni-Yani-Langsung-Di-Skak-Mat-Guntur-Romli.html) Berita (http://www.islamnkri.com/search/label/Berita), Nasiona (http://www.islamnkri.com/search/label/Nasional)l
ISLAMNKRI.COM - Buni Yani, pria yang mengunggah video pernyataan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, mengakui ada kesalahannya dalam menyebar video yang sudah dipotong, sehingga memicu reaksi keras dari umat Islam.
"Saya mengakui kesalahan saya, dalam transkrip saya itu 'dibohongi pakai'. Nah kata pakai itulah yang tidak ada dalam transkrip saya," kata Buni Yani dalam perbincangan di program Indonesia Lawyers Club di tvOne, Selasa, 11 Oktober 2016.
Menurut Buni Yani, dia bukan orang pertama yang mengunggah video itu ke media sosial. Dia mendapatkan video itu dari kiriman sebuah media.
"Ada tautan yang menurut saya menarik dari media NKRI. Bukan saya yang pertama, media NKRI yang pertama, saya dapatnya dari sini, lalu saya upload ulang," kata Buni.
Sebelumnya lewat akun facebooknya, Buni yani menjelaskan bahwa pertama kali ia mendapatkan sumber informasi soal video potongan ahok yang mengutip almaidah 51 dari media islamnkri.com
" Jauh sebelum saya posting video dan transkipnya itu sudah banyak yang posting video dan transkipnya , kalau tak salah saya dapat videonya dari link Islam NKRI yang sudah di like dan share banyak orang . namun menurut guntur romli posting sayalah yang paling berpengaruh wkwkwkwkw "tulis Buni Yani lewat akun facebooknya
http://farm6.staticflickr.com/5448/30155288242_51551deee3_b.jpg (http://farm6.staticflickr.com/5448/30155288242_51551deee3_b.jpg)
Kami dari redaksi islamnkri.com tentunya sangat kaget setengah mati usai membaca postingan ngawur buni yani tersebut, karena seingat kami yang kami posting bukanlah potongan video ahok kutip almaidah 51 melainkan video full yang kami posting dan justru kamilah yang ikut membantu ahok mengklarifikasi bahwa dia tidak menistakan almaidah 51
Ternyata semalam buni yani di acara ILC menyebutkan bahwa media yang pertama kali dia jadikan sumber rujukan untuk menyebarkan video potongan ucapan ahok soal almaidah 51 adalah berasal dari MEDIA NKRI ( media-nkri.net) dan bukan dari media islamnkri.com
Masak Seorang jurnalis sekelas Buni Yani gak bisa bedain antara media islamnkri.com dengan media-nkri.net ?
Atau Buni yani ini memang sengaja mencari kambing hitam dan sengaja memfitnah media islamnkri.com yang selama ini dikenal sebagai media kaum nasionalis yang suka menghantam ketololoran berpikir kaum sumbu pendek?
Buni yani ini mengaku seorang jurnalis tapi bicaranya sembarangan dan anehnya mengapa seorang jurnalis sekelas buni yani begitu gampang terprovokasi dan mau mengambil rujukan dari media abal abal Media-nkri.net yang isinya setiap hari menyebarkan kebencian kepada Jokowi Ahok dan sepertinya media ini dibuat oleh barisan sakit hati yang kemaren di pilpres 2015 capres jagoannya kalah melawan Pasangan Jokowi JK
" Ini sumber dari video yang saya upload. Tertanggal 5 Oktober 2016, durasinya sudah 30 detik. Bukan saya yang upload pertama kali, bukan saya yang potong jadi 30 detik. Tolong tuduhan dan fitnah jangan dibuat2 seolah saya yang jadi biang keributan ini. Tolong kawan2 save sebagai bukti kita bersama. " tulis buni yani lewat akun facebooknya
http://farm9.staticflickr.com/8575/29640721203_76d6fc501c_b.jpg (http://farm9.staticflickr.com/8575/29640721203_76d6fc501c_b.jpg)
Menurut Buni Yani di acara ILC semalam Selasa, 11 Oktober 2016, dia tidak bermaksud apa-apa dan tidak menyadari video itu sudah dipotong sehingga pernyataan Ahok dalam rekaman video yang diunggahnya, ada kata yang hilang, sehingga memicu kontroversi.
Menanggapi pengakuan Buni itu, tim sukses Ahok-Djarot, Guntur Romli, mengatakan ada dua kesalahan yang diperbuat oleh Buni. Yaitu, pemelintiran kata-kata dan tidak mencantumkan sumber video yang diunggahnya.
"Jadi dalam kasus ini bukan penistaan agama. Tapi pemelintiran kata-kata. Dia (Buni Yani-red) juga telah mengakui. Baru sekarang saudara Buni Yani mengakui ada kata yang dihapus. Dia tidak mencantumkan sumbernya. Tidak ada sumber sama sekali," kata Guntur.
Silahkan Lihat Video "Buni Yani Kena Skak Mat Guntur Romli" Di Acara ILC Semalam Di Bawah ini:
https://www.youtube.com/watch?v=B6yPe84TzJM
Editor: islamnkri.com
Ada lagi yang lagi heboh.
https://m.youtube.com/watch?v=V787tfVA2Dk&feature=youtu.be
Sebelum video ini hilang dari peredaran.
AHY makan bersama Habib.
Habib yg bikin kuis kepala ahok berhadiah 1M.
Itu AHY bukan? Baca komennya rame bgt.
Inikah yg disebut ditunggangi aktor politik?
mbok jamu
08-11-2016, 08:37 PM
Jeng jeng! *law&order
Demo Jumat lalu itu way too organised to be spontaneous. They were lucky there was no fatality. Yang menciptakan kegaduhan dari sini, yang demo dari sana. ::ngakak2::
serendipity
08-11-2016, 09:56 PM
Ada lagi yang lagi heboh.
https://m.youtube.com/watch?v=V787tfVA2Dk&feature=youtu.be
Sebelum video ini hilang dari peredaran.
AHY makan bersama Habib.
Habib yg bikin kuis kepala ahok berhadiah 1M.
Itu AHY bukan? Baca komennya rame bgt.
Inikah yg disebut ditunggangi aktor politik?
I knew it, pasti ini ulah anak sama bapak yang masih rakus and the norak.
Begitu ngeliat peluang langsung diterjang.
EMPUK.
Tahu deh ca, tiba2 naluri kebapakab gw keluar ::hihi:: mungkin gara2 lily balek dari tempat semedinya dengan nuansa keibuan yg dibalut kilau malaikat ::ungg::
Hunnie surjadi05 , saya ga ngerti politik , jadi no comment ya...
Tapi thanks ya ::kiss::
surjadi05
08-11-2016, 10:47 PM
Err ini hubungan laki bini bukan hunie lily bukan politik ::ungg::
neofio
11-11-2016, 02:58 PM
setelah demo 4 november :
1.sby geer dicurigai aktor demo
2.polisi jemput paksa anggota HMI
3. HMI laporkan sby ke polisi
semskin seru nih
kandalf
11-11-2016, 03:01 PM
Gak seru...
semakin membosankan...
*menguap kantuk
Sudah jelas siapa yang akan menang.
neofio
11-11-2016, 03:04 PM
iya meningan nungggu sampai "lebaran kuda"
hahaa..
tuscany
11-11-2016, 04:47 PM
Masa sih?
Ntar kaya kasusnya Trump lho...
Lagian survei LSI terbaru menyatakan elektabilitas Ahok semakin menurun.
neofio
16-11-2016, 02:19 PM
ahok jadi tersangka.
di survey ektablitas presentase ahok turun
mobyokuzan
16-11-2016, 08:46 PM
nah skrg kalo sdh jadi tersangka gini, menurut kalian pantas ga utk nyalon jadi next gubernur !!?
menurut gw seandainya pun masih sah utk nyalon tapi dgn statusnya yg sdh menjadi tersangka ini malah menunjukkan kalo dia sangat berambisi :ngopi:
surjadi05
17-11-2016, 09:15 AM
Duhh namanya manusia mob, yah sudah pasti sangat amat berambisi, apalagi sekarang dia "merasa" jadi korban politik, jangankan baru tersangka, terpidana aja boleh jadi gubernur ada kok dalam uu pilkada, kalo merasa pantas atau tifak biarkan jakarta yg memutuskan, kalo menurut gw kalo cuma tersangka harusnya masih pantas kalo terpidana yah laen cerita, apalagi polisi aja masih terbelah soal ahok ini ::ngopi::
Ahok kayaknya mulai "balas dendam" tiap bentar nyindir2 lebaran kuda dan saya prihatin::hihi::
pasingsingan
17-11-2016, 10:43 AM
kembalikan ke warga DKI saja
mau memilih pasangan yngmana silakan
yng tdk punya hak pilih jgn ikut2an sewot :-*
tuscany
17-11-2016, 11:05 AM
Iya gitu aja kok repot.
freak_and_geek
17-11-2016, 03:00 PM
play as victim...salah satu cara yang paling ampuh buat meraih suara..
kandalf
17-11-2016, 04:03 PM
nah skrg kalo sdh jadi tersangka gini, menurut kalian pantas ga utk nyalon jadi next gubernur !!?
menurut gw seandainya pun masih sah utk nyalon tapi dgn statusnya yg sdh menjadi tersangka ini malah menunjukkan kalo dia sangat berambisi :ngopi:
Sebaliknya, saya dapat beberapa laporan ada beberapa anti-Ahok yang pindah haluan menjadi pro-Ahok gara-gara status tersangka. ::ngakak2::
Tetapi secara umum, aku yakin Basuki tetap menang.
Makanya, pilkada ini berjalan membosankan.
---------- Post Merged at 05:03 PM ----------
Aku tadi ngomel2 di grup rohis yang ada kawan2 PKS.
Soalnya mereka terlalu asyik mencaci Basuki sampai lupa menjual calon mereka sendiri, Anies.
ada aturannya kan kalo mengundurkan diri justru bakal kena sanksi
saya tidak bisa membayangkan jika ahok menang nanti, bakal betapa frustrasinya mereka yg demo kemaren, mereka mau mengerahkan massa yg lebih banyak?
jujur saya sebagai muslim merasa sedih, Allah SWT saja Maha Pemaaf, masa umatnya tidak?
kasus surat Al MAidah 51 menurut saya hanyalah final trigger saja, seandainya tidak ada kasus ini pun, mereka sudah membenci ahok, kebencian itu datang bertubi-tubi, puncaknya adalah kasus surat tsb
jangan salah sangka, saya bukan pendukung ahok, saya pun pernah dibuat kesal olehnya, pada saat ahok pernah melarang bus APTB ke jakarta, saya kesal setengah mati karena bus tsb menjadi tumpuan saya untuk bekerja ke jakarta
segala sesuatu ada hikmahnya, mungkin ini petunjuk bagi kita agar jangan terlalu "mengkultuskan" seseorang
menurut saya kans kemenangan ahok sudah kecil dengan status tersangka seperti ini, kecuali kalo dia memang bisa playing victim dengan sempurna, hasilnya bisa lain
ndableg
17-11-2016, 06:51 PM
nah skrg kalo sdh jadi tersangka gini, menurut kalian pantas ga utk nyalon jadi next gubernur !!?
menurut gw seandainya pun masih sah utk nyalon tapi dgn statusnya yg sdh menjadi tersangka ini malah menunjukkan kalo dia sangat berambisi :ngopi:
Yup.. salahkah memiliki ambisi memperbaiki sepak bola indonesia?
tuscany
17-11-2016, 06:52 PM
Minimal Ahok nggak banyak omong aneh2 aja udah bagus. Mulutnya kudu direm dulu biar keliatan manis dan terzolimi.
---------- Post Merged at 05:52 PM ----------
ndableg: kamu nyindir orang atau salah trit?
ndableg
17-11-2016, 07:36 PM
play as victim...salah satu cara yang paling ampuh buat meraih suara..
Yup.. thanks to them..
ndableg
17-11-2016, 07:37 PM
Minimal Ahok nggak banyak omong aneh2 aja udah bagus. Mulutnya kudu direm dulu biar keliatan manis dan terzolimi.
---------- Post Merged at 05:52 PM ----------
ndableg: kamu nyindir orang atau salah trit?
Ga nyindir.. itu kan ada quotenya. Maksudnya kalo ambisi untuk sesuatu yg baek ya boleh lah.. Tanpa ambisi, ga bakal orang jadi juara.
mobyokuzan
17-11-2016, 11:26 PM
komentar lagi ah...
ga ada salahnya kok mundur, dulu waktu si andi mallarangeng dijadikan tersangka krn kesandung kasus hambalang, dia malah banyak mendpt simpati sewaktu mundur dari jabatan mentri
jabatan sih jabatan, tapi kalo nama baik sdh dijadikan tersangka, siapa yg tau... ::hihi::
Yup.. salahkah memiliki ambisi memperbaiki sepak bola indonesia?
yg ambisi banyak om, tapi yg dijadikan tersangka sepertinya cuma 1 dari beberapa calon yg ada ;D
---------- Post Merged at 10:26 PM ----------
Tetapi secara umum, aku yakin Basuki tetap menang.
Makanya, pilkada ini berjalan membosankan.
sebelum ada kasus al maidah 51
gw juga nganggap membosankan krn ahok bakal menang banyak dari calon laen.
tapi semenjak dia jadi tersangka dan elektabilitas surveyna mulai turun, awal ketegangan baru dimulai.
kalo diibaratin maen sepakbola, score masih kosong - kosong sampe babak kedua, tapi pas injury time, eeeh, malah kebobolan ::hihi::
kandalf
18-11-2016, 11:08 AM
Aku masih menganggap membosankan.
Basuki tetap akan menang pilkada bahkan seandainya dia sudah berstatus sebagai terdakwa sekalipun.
Dia tidak akan didiskualifikasi dan tetap akan dilantik bila menang.
Elektabilitas turun itu cuma sementara.
https://aws-dist.brta.in/2016-11/1024x1610_f2eeeb49f78ea7038ab8899c027e3fc04cf1e9e1 .png
---------- Post Merged at 12:05 PM ----------
Aku masih menganggap membosankan.
Basuki tetap akan menang pilkada bahkan seandainya dia sudah berstatus sebagai terdakwa sekalipun.
Dia tidak akan didiskualifikasi dan tetap akan dilantik bila menang.
Elektabilitas turun itu cuma sementara.
https://aws-dist.brta.in/2016-11/1024x1610_f2eeeb49f78ea7038ab8899c027e3fc04cf1e9e1 .png
---------- Post Merged at 12:08 PM ----------
Sementara,
karena aku kasihan,
kemarin aku naruh program kerja Agus dan Anies di blog-ku.
Kalau ingin melihat.
Kalau program kerja Basuki kan sudah jelas banget terlihat.
Program kerja Agus:
http://cacianqalbukunderemp.blogspot.co.id/2016/11/program-kampanye-pasangan-calon-no-1.html
Program kerja Anies (belum selesai.. masih banyak banget soalnya):
http://cacianqalbukunderemp.blogspot.co.id/2016/11/program-kampanye-pasangan-calon-no-3.html
mobyokuzan
18-11-2016, 11:41 AM
yah justru disana ramenya om ::hihi::
seandainya si ahok ga bikin blunder, gw yakin dia diatas awan, dan pasti boring krn ga ada tantangan
jika dia sampe bisa menang dari calon2 lainnya, gw angkat topi deh buat ahok. berarti nih org ciamik puol kalo kata org chinese, walopun sdh difur pake blunder al maidah 51 didaerah yg populasinya mayoritas muslim.
surjadi05
18-11-2016, 12:17 PM
colek om kandalf kalo kasus penistaan agama hukuman maks nya berapa ya om? ::ungg::::ungg::
lagi malas buka buku ::hihi::::hihi::
tuscany
18-11-2016, 06:19 PM
Ahok kayaknya terus menerus dilaporkan dengan berbagai macam tuduhan ya. Legal standingnya orang-orang ini apa toh...
Kesimpulan saya ubah sedikit deh. Ahok mau diem mau ngoceh tetap aja dilaporkan. Ga usah pusing-pusing lagi. Be yourself aja lah ::elaugh::. Kalau takdir sudah menggariskan jadi Gubernur jadi dah meski pihak sebelah jungkir balik menghadang.
mbok jamu
18-11-2016, 09:48 PM
Membaca program kerja Agus.. seperti membaca apa ya.. yawn
Kampanye kipas-kipas duit. 1M untuk satu RW tiap tahun, di luar gaji ketua RW? Kalau di Jakarta ada 2709 RW berarti total 2,7T per tahun? Amazing!
surjadi05
19-11-2016, 01:28 PM
Kan kayak babenya dulu mbok, blt bantuan langsung tunai, tapi duitnya hasil ngutang
ndableg
24-11-2016, 04:07 AM
yah justru disana ramenya om ::hihi::
seandainya si ahok ga bikin blunder, gw yakin dia diatas awan, dan pasti boring krn ga ada tantangan
jika dia sampe bisa menang dari calon2 lainnya, gw angkat topi deh buat ahok. berarti nih org ciamik puol kalo kata org chinese, walopun sdh difur pake blunder al maidah 51 didaerah yg populasinya mayoritas muslim.
Ini juga akan membuktikan kalo muslim indonesia anti keberagaman adalah salah.
Tapi ya belum kejadian.. jadi liat aja..
kandalf
24-11-2016, 02:53 PM
colek om kandalf kalo kasus penistaan agama hukuman maks nya berapa ya om? ::ungg::::ungg::
lagi malas buka buku ::hihi::::hihi::
Maksimal lima tahun.
Kembali ke topik.
GUE NYERAH!
Di grup Islam tadi aku sudah berusaha memanas-manasi kawan PKS untuk kampanye jagoannya...
malah disuruh mencari sendiri.
Kumbang! Semut! Kutu! Belalang!
Teman yang ikut kesal ama kelakuan kader PKS sampai bilang
Tanpa analisis sama sekali.
Saya gak ada niatan mengejek.. Cuma saya ini customer yang kritis.
Mau milih yang terbaik.
Pembeli: jelaskan kelebihan produk anda
Penjual: baca sendiri aja di brosur
Pembeli: apa yang akan saya dapatkan jika saya beli produk anda
Penjual: pokoknya penjual yang di sana itu buruk jahat dan gak bermutu ..!!
Pembeli: loh pak mau ke mana?
Penjual: saya lagi mau tuntut si penjual yang jahat itu. Pokoknya anda harus beli produk saya!!!!!
surjadi05
24-11-2016, 04:08 PM
Iya kemaren ada nanya sama temen yg pengacara om, thanks btw
ndableg
25-11-2016, 01:06 AM
Kan kayak babenya dulu mbok, blt bantuan langsung tunai, tapi duitnya hasil ngutang
Jadi istilahnya, blt itu cuman kasih 1 orang, kjp menguntungkan 2 pihak, penjual buku dan pembeli.
surjadi05
25-11-2016, 08:55 AM
Bukan maksd gw waktu jaman sby kasih uang tunai blt, nah anaknya si agus janji kasih uang 1M buat 1RW , kalo kjp menurut gw malagh bagus cuma prakteknya sering eh lumayan sering disalahgunakan di tarik tunai trus dipake emak babe nya ::ungg::
pasingsingan
28-11-2016, 10:27 PM
sssstttt .........
dah, gak usah pada ribut
tunggu aja hasil proses hukum
daripada apa itu yng dinamaken dugaan penistaan agama
#-o
Casanova Love
29-11-2016, 10:56 AM
Biarin aja sih kandidat saling menyerang,
Justru itu yg kita pengen lihat, bagaimana tiap kandidat berlogika.
Daripada bosen dg kampanye yg normatif baik-baik aja smua, yg bikin kita dibuai dg rayuan.
Bagus kl ada yg coba cari-cari kelemahan org, yg bgini yg akan mmacu org brusaha bpikir.
mbok jamu
13-12-2016, 11:28 AM
Pengadilan ini justru media yang bagus untuk kubu Ahok berkampanye. ::hihi::
surjadi05
13-12-2016, 12:05 PM
Benerr mbok ::hihi::
tuscany
13-12-2016, 07:37 PM
ahok bisa memainkan peran terdzolimi. biasanya sih laku nih. makanya awal2 lulung dkk udah nuding tangisan ahok di persidangan adalah air mata buaya. takut ibu2 pada surut amarahnya.
ndugu
13-12-2016, 10:17 PM
gimana nih, kasus pengadilan ahok baru dimulai dan udah banyak dramanya ya ::elaugh::
jadi apakah ahok harus dipenjara ato ngga nih?
surjadi05
13-12-2016, 11:03 PM
Kasus Penistaan Agama, Ahok Digugat Rp 470 Miliar
Jakarta - Wakil Ketua Aku Cinta Tanah Air (ACTA), Ali Lubis mengajukan gugatan class action terhadap Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahja Purnama. Dirinya menuntut ganti rugi sebesar Rp 470 miliar terhadap pernyataan pria yang akrab Ahok tersebut.
"Hari ini kami mendaftarkan gugatan class action ganti kerugian kepada Ahok di PN Jakut yang saat ini berkantor di Jalan Gajah Mada No 17 Jakarta Pusat. Gugatan diajukan dengan mekanisme class action mengingat jumlah warga negara Indonesia yang beragama Islam sangat banyak," ujar kuasa hukum Ali, Nurhayati di Gedung PN Jakpus, Jalan Gajah Mada No 81, Jakarta Pusat, Kamis (8/12/2016).
Nurhayati menjelaskan gugatan class action ini diwakilkan oleh Ali Lubis yang juga Wakil Ketua ACTA. Kliennya mengatasnamakan umat Islam yang tidak suka dengan Ahok.
"Kelompok dalam gugatan ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang beragama Islam dan wakil kelompok dalam gugatan ini adalah Ali Hakim Lubis, seorang warga negara Indonesia beragama Islam," paparnya.
Nurhayati mengatakan gugatan ini didasarkan pasal 98 KUHAP tentang permintaan menggabungkan perkara ganti rugi kepada perkara pidana. Untuk menguatkan gugatan, pihaknya bersedia hadirkan bukti, saksi dan ahli dalam perkara tersebut
"Kami berharap dengan penggabungan perkara perdata dan pidana ini persidangan kasus Ahok bisa lebih transparan. Sebagaimana kita ketahui bahwa saat ini publik khawatir dengan keseriusan penegak hukum menjerat Ahok terkait kedekatan Ahok dengan pejabat pejabat di institusi hukum," paparnya.
Nurhayati mengatakan tuntutan utama dalam gugatan clas action ganti rugi sebesar Rp 470 miliar. Serta meminta Ahok untuk memasang iklan permintaan maaf di sembilan surat kabar nasional.
"Menghukum tergugat untuk membayar ganti kerugian materiil kepada penggugat sebesar Rp 470.000.000.000 yang akan didistribusikan kepada seluruh anggota kelompok dalam bentuk pembuatan fasilitas ibadah umat Islam yang dikoordinir oleh Majelis Ulama Indonesia di setiap kabupaten kota di seluruh Indonesia. Serta menghukum tergugat dalam waktu paling lama 10 hari sejak putusan perkara ini berkekuatan hukum tetap, dengan memasang iklan satu halaman penuh di sembilan surat kabar nasional," pungkasnya.
Sebelumnya, Habib Novel menggugat Ahok sebesar Rp 204 juta di kasus yang sama. Ahok sendiri telah menjadi terdakwa dengan dakwaan Pasal 156 dan Pasal 156A KUHP tentang Penistaan Agama. Sidang rencananya akan digelar pekan depan. (edo/asp)
In d end its all about d money ::ngopi::
https://m.detik.com/news/berita/d-3366348/kasus-penistaan-agama-ahok-digugat-rp-470-miliar
ndugu
14-12-2016, 10:30 AM
^
ini kasusnya kok jadi makin melebar kemana2 ya, ilang fokusnya ::elaugh:: awalnya penistaan, skarang mo minta ganti rugi? dirugiin apa ini ::elaugh::
https://www.merdeka.com/peristiwa/karena-ucapan-di-sidang-perdana-ahok-bakal-dipolisikan-lagi.html
Karena ucapan di sidang perdana, Ahok bakal dipolisikan lagi
Merdeka.com - Ketua Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) Habiburokhman akan melaporkan kembali Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok ke polisi. Habiburokhman kembali ingin mempolisikan Ahok karena dalam nota keberatan atau eksepsi di persidangan membawa ayat suci Alquran.
"Diduga mengulangi tindakan pidana. Dengan mengatakan ada ayat yang digunakan untuk memecah belah rakyat. Padahal di situlah masalahnya. Ayat Alquran dibilang dibohongi, kita enggak terima apalagi dibilang untuk memecah rakyat," kata Habiburokhman di depan Gedung Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Selasa (13/12).
Oleh sebab itu, Habiburokhman akan melaporkan Ahok ke Bareskrim Polri. Rencananya, laporan resmi akan dilakukan besok, Rabu (14/12).
"Besok saya akan ke Bareskrim untuk laporkan Ahok lagi, dia omong itu di persidangan kan," katanya
Dalam sidang perdana kasus penistaan agama di bekas PN Jakarta Pusat, Jalan Gajah Mada, Ahok langsung membacakan nota pembelaan. Ahok menjelaskan, bahwa surah Al Maidah sering dipakai dalam politik. Dia menegaskan, tidak ada niat sama sekali untuk menistakan agama.
"Selama karir politik saya dari mendaftarkan diri menjadi anggota partai baru, menjadi ketua cabang, melakukan verifikasi, sampai mengikuti Pemilu, kampanye pemilihan Bupati, bahkan sampai Gubernur, ada ayat yang sama yang saya begitu kenal digunakan untuk memecah belah rakyat, dengan tujuan memuluskan jalan meraih puncak kekuasaan oleh oknum yang kerasukan 'roh kolonialisme'," kata Ahok.
trus ini lagi ::elaugh::
makin lama makin maksa aja alesannya
surjadi05
14-12-2016, 01:22 PM
Gw liat tujuannya cuma 1, ahok ga jadi gubernur lagi, tahu dong si habib dprd jakarta, banyak kan proyek basah hilang di tangan jokowi-ahok-djarot :ngopi:
pasingsingan
14-12-2016, 02:36 PM
^
ini kasusnya kok jadi makin melebar kemana2 ya, ilang fokusnya ::elaugh:: awalnya penistaan, skarang mo minta ganti rugi? dirugiin apa ini ::elaugh::
https://www.merdeka.com/peristiwa/karena-ucapan-di-sidang-perdana-ahok-bakal-dipolisikan-lagi.html
trus ini lagi ::elaugh::
makin lama makin maksa aja alesannya
pokoknya, ahok mao ngomong apa aja salah (menurut lawan politiknya)
lucunya lagi, jelas2 itu murni persoalan politisasi agama (berlatar belakang kepentingan pilkada DKI)
tapi digoreng sedemikian rupa hingga seolah menjadi persoalan hidup mati negeri
Casanova Love
15-12-2016, 11:07 AM
Lama klamaan kl kasusnya makin diperlebar maka akan keliatan ini gejala hate kpd si person, bukan pd tindakannya.
Makin dizalimi makin besar simpati org, yg menzalimi akan khilangan simpati.
Jd blunder.
memang sudah jelas ini kebencian personal, saya sudah bilang sebelumnya, seandainya tidak ada kasus inipun, mereka sudah membenci ahok
kasus ini "hanya" menjadi final trigger, ibarat pendekar mabuk mengeluarkan jurus pamungkasnya, di negara ini, untuk menghancurkan karakter seseorang, cukup gelontorkan isu sara, 99,99% pasti berhasil
tuscany
17-12-2016, 11:51 AM
Agus Harimurti dan pasangannya si Sylvia nggak pernah sekalipun nongol untuk debat cagub. Kayak orang jualan dikasi tempat ngiklan ditolak, maunya nyales door to door.
Plus, emaknya Agus belain anaknya di insta. Cocok dah emak sama anak.
surjadi05
17-12-2016, 04:53 PM
Kalo gw liat si agus belum siap, timses nya pun ga ada program makanya ga berani debat, err tapi bukannya debat kpu wajib hadir ya? Kapan ya?
::ungg::
tentara tapi takut ama debat, aneh aja rasanya
bukankah yg namanya tentara itu dilatih untuk bisa beradaptasi dengan situasi yg bagaimanapun? Tentara itu skenario terburuknya sudah dipersiapkan untuk berperang, masa hanya sekedar bersilat lidah di acara tv saja gak ada mentalnya
si Agus lulusan mana sih? jadi penasaran, ;D
surjadi05
17-12-2016, 10:08 PM
tentara tapi takut ama debat, aneh aja rasanya
bukankah yg namanya tentara itu dilatih untuk bisa beradaptasi dengan situasi yg bagaimanapun? Tentara itu skenario terburuknya sudah dipersiapkan untuk berperang, masa hanya sekedar bersilat lidah di acara tv saja gak ada mentalnya
Loh bukannya tentara cuma ikut perintah, lagian emang belum ada pengalaman memimpin kan, baru mayor, nah masalahnya skenario nya ga ada kan? Gw rasa bukan si agusnya ga berani tapi bapake ehh timsesnya ga boleh, takut keliatan begonya di depan tv, just my stupid opinion :ngopi:
---------- Post Merged at 09:08 PM ----------
si Agus lulusan mana sih? jadi penasaran, ;D
Kalo ga salah s2 nya harvard, s1 nya ga tahu ::ungg::
ndableg
20-12-2016, 01:01 AM
agus dipake bukan karena latar belakang militernya. Anaknya sby cuman 2, yg satu jungki, ya ud yg tentara aja, ketauan bersih. Ga ngerti knp ada bapak mau nyemplungin anaknya yg bersih ke selokan.
mbok jamu
20-12-2016, 06:18 AM
Ndak bakalan nyemplung ke selokan kalau ndak ada ikan gupi-nya.
Or to return a favour.
surjadi05
20-12-2016, 01:03 PM
Or to save d other child or...?
::ungg::
Casanova Love
21-12-2016, 12:57 PM
Biar naek popularity-nya.
Kl stay di militer, naeknya kelamaan sdgkn partainya berguguran kadernya kena kasus
mbok jamu
21-12-2016, 03:25 PM
Baru lihat Agus di Bertaruh di Jakarta, Mata Najwa. Is it me or this guy is simply arrogant? Ketika ditanyakan bagaimana membenahi trotoar (pertanyaan di luar hafalan) he got no idea whatsoever. ::hihi::
He thought he was entitled to it. Penyakit yang banyak diderita anak-anak penguasa atau orang kaya karena semua tersedia untuk mereka.
I really hope the people of Jakarta have had enough of this kind of character.
mobyokuzan
22-12-2016, 12:50 PM
https://www.youtube.com/watch?v=qNpH5CTTprw
kompornya panas bener ini
gw liat cuma senyum2 aja
bib...habib
gw cuma share, mau komentar takut salah ntar ikutan panas kena kompornya ::hihi::
surjadi05
22-12-2016, 02:41 PM
Hihihi tumben bijaksini mob, gw males ahh nonton yg begitu2an enakan nonton yg ::cabul::
ndableg
11-01-2017, 01:04 AM
yah ud diapus pidionya.. cepet jg cyberarmy nya ya..
https://www.youtube.com/watch?v=ESgvxhiJYQg&t=14s
Gimana nih pendapat temanteman semua di Debat Cagub kemarin?
Ngamuk di Path, Ini Komentar Lengkap Annisa Yang Jadi Viral. Yang Nomor 3 Luar Biasa....!
https://2.bp.blogspot.com/-VJ4KcSooVLE/WHmhpTp7ydI/AAAAAAAAe-E/Qg2nt3tT5yAkiYFssH-vd02WoJcX_XQ-QCLcB/s1600/anisa2.jpg
Informasi ini diperoleh dari capture “path” dari sebuah akun bernama “Deehan” yang menulis komentar setelah debat Pemilu Pilkada DKI (13/1/2017).
Deehan menulis “Gwa ngeliat debat ini rasanya Ahok+Djarot tu kayak 2 orang tua di antara: 1. anak sulung yg idealis tapi ga praktikal, rada sok tau 2. anak bungsu yg masih ga tau mau ngapain tapi sensitive-an.”
Seorang teman Deehan bernama Utarie pun memberikan respon yang memuji “Well Said my dear”
Namun, Annisa yang ternyata berteman dengan Deehan di Path, tiba-tiba nyerocos dan nyolot. Bahkan percakapan path anissa jadi viral di media sosial.
Berikut screnshootnya:
https://4.bp.blogspot.com/-d6Wm8azF0PE/WHmis-J_LvI/AAAAAAAAe-M/faLueXpo0gAdb97iLGpGvwimKIqmBYMIwCLcB/s1600/anisa1.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-62ND5AI9rr0/WHmiyLKKc_I/AAAAAAAAe-Q/IqSZyL52flQW4lpEeO-9CyD0tcbVZxJBACLcB/s1600/baper1.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-vKLTLxc7WcQ/WHmi9yXcxdI/AAAAAAAAe-c/-IeC0ZCK0xk0_vhJxlQbqimQWSNCb4MpACLcB/s1600/episod%2B3.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-OCtibexDEiA/WHmji3iH7II/AAAAAAAAe-k/trwPwSfQtN4I25YriJgkSFf1lMpRDSjUgCLcB/s1600/anis1.jpg
saus (http://www.infoteratas.com/2017/01/ngamuk-di-path-ini-komentar-lengkap.html?m=1)
waduh, belum jadi istri pejabat sudah baper gini. belum siap mental sepertinya.
Bandingin dengan istri Ahok dan istri Jokowi yang tetap bisa stay calm tidak merespon. Mungkin karena mereka memang ga aktif di sosmed ;D
tuscany
15-01-2017, 12:00 PM
Urusan politik jadi urusan personal. Annisa jadi mirip emak mertuanya suka ngamukan di medsos.
Saya pribadi dari dulu nggak suka Annisa. I mean, nggak ngefans. Entah kenapa dari sekian banyak gadis sampul di zaman itu, yang satu ini bikin males ngeliat. Terus pas tau bio nya: lahir di US di kota pelajar udah bikin paham dia lahir pas ortunya sekolah di sana. Lalu pas lulus ujian masuk PTN di jurusan bergengsi di Unpad, I was not surprised either. Lha ortunya aja bisa sampe ke US sekolah masa anaknya oon. Kalo ga lolos malah memancing pertanyaan. Cuma kok ya gembar-gembornya itu di majalah yg nggak tahan. Kayak dia sendiri yang lulus di univ favorit. Sama sebelnya saya dengan Dian Sastro for similar case. Apa wartawannya ya yg berlebihan?
Lanjut pas tau bokapnya jadi gubernur BI, oh ya pantes aja. Puzzlenya makin lengkap. Pas dia jadi penyiar bola, dehhh males liatnya. Why her? Terakhir, pas dia merit dengan si agus. My stupid opinion said itu arranged marriage antar dinasti. Dan sekarang ke mana jejak2 kuliah di univ fav itu, bukannya bertindak bijak sebagai public figure malah nyolot di medsos. Kalo bu ANi saya masih mencoba sedikit mengerti ::elaugh::
mbok jamu
15-01-2017, 01:23 PM
People (particularly women) just talk too much these days, ndak elegan sama sekali.
Mungkin salah satu sebab makin banyak laki-laki menjadi gay.
Simbok saja geuleuh lihat cewek jaman sekarang.
Mahmud
15-01-2017, 02:30 PM
Si annisa baper an ih. Ati2 lho, justru ntar pemilihnya agus malah berkurang gara2 kelakuan istrinya. Jangan sampe ya mba nissa . harusnya lu yg lebih tau soal "the power of pencitraan" ;D
Saran gw siiih anteng aja napa kayak istri Ahok, istri jokowi, maupun istri paslon yg lain. Ga usah segitu hebohnya. Remember, jabatan itu adalah amanah, bisa jadi gift bisa jd curse,jd nggak usah terlalu dikejar. Klo emang takdirnya suami lu jadi pemimpin, ga bakal ada yg bisa menghalangi biarkata di caci maki tiap hari di medsos. Okehhhhh
ndableg
15-01-2017, 05:28 PM
Soalnya annisa mengagumi kebesaran, keanggunan, kewibawaan dan kegagahan suaminya. (sama lah ma mertua) Jadi ketika harga dijatuhkan, ya marah lah..
Beda istri jokowi, kalo ada yg hina penampilan jokowi, ya bu iriana mungkin setuju pulak.. ::ngakak2:: Udah biasa pasti.. Karena kekaguman bu iriana bukan pada penampilan jokowi.
mbok jamu
15-01-2017, 06:52 PM
Gagah dari Hongkong. Tentara koq kerempeng, jari-jari kecil, muka mulus, mata ndak tajam, pandangan ngambang, ndak ada tanda-tanda pernah digembleng atau ke medan perang sama sekali.
ehm, maksud ndableg itu kegagahan dilihat dari mata istri yg bersangkutan
Mahmud
15-01-2017, 08:56 PM
Tgl brp sih pilkadanya? Ahok lg yg menang nih kyknya
---------- Post Merged at 07:56 PM ----------
Klo diluar dari face nya.. Agus nih mang miriff bgt ama Sby. Kebayang ntar tua nya pasti GAGAH kyk Sby. Cumannn..Sby kan jendral, nah agus? Sayang bgt ya..pdhal Karirnya bakal cerah di TNI.
tuscany
15-01-2017, 11:34 PM
Barusan nonton debat segmen 1. Saya memposisikan diri sebagai pendengar biasa, jadi nggak bikin catatan ketika mendengarkan. Hanya berbekal impresi, kira-kira begini hasilnya:
Pertanyaan 1 tentang visi misi:
Paslon 1: ?
Paslon 2: Reformasi birokrasi
Paslon 3: ?
Pertanyaan 2 tentang program unggulan:
Paslon 1: Ada 10
Paslon 2: Negara hadir ketika rakyat membutuhkan
Paslon 3: Ada 4 atau 5
Pertanyaan 3 tentang integritas ketika dihadapkan pada kepentingan2:
Paslon 1: menjawab sesuai pertanyaan tetapi jawaban kurang jelas
Paslon 2: menjawab sesuai pertanyaan dan jawabannya ada yang sedikit meyakinkan, tapi uda lupa
Paslon 3: tidak menjawab pertanyaan cenderung ngelantur
Bahasa tubuh:
Paslon 1: scripted
Paslon 2: santai
Paslon 3: penuh retorika
Dulu saya pernah dilatih presentasi. Untuk presentasi 2 menit, hanya satu topik yang bisa disampaikan secara efektif. Kayaknya hal ini lepas dari polesan para konsultan, kecuali pertanyaan pertama dimana Paslon 2 mejawab secara efektif tentang poin reformasi birokrasi dan itu terus yang ditekankan. Sehingga audiens tetap ingat poin itu ketika presentasi telah selesai.
Casanova Love
16-01-2017, 11:40 AM
Yg saya inget banget soal 'pembangunan manusia'.
Nomor 3 banyak angkat soal membangun manusia, bukan hanya benda.
Nomor 2 langsung bales straight mngatakan membangun manusia ya dengan membangun infrastruktur.
Enak kalo liat debat kaya gini, bukan cuma normatif aja ngomongin yg muluk-muluk jauh di awang awang.
tuscany
16-01-2017, 05:27 PM
Yg saya inget banget soal 'pembangunan manusia'.
Nomor 3 banyak angkat soal membangun manusia, bukan hanya benda.
Nomor 2 langsung bales straight mngatakan membangun manusia ya dengan membangun infrastruktur.
Enak kalo liat debat kaya gini, bukan cuma normatif aja ngomongin yg muluk-muluk jauh di awang awang.
Ini segmen1? Justru saya rasanya mendengar paslon 2 yg bilang pembangunan manusia melalui reformasi birokrasi di visi misi. paslon 3 aku malah lupa karena visinya cukup panjang. diakhiri dengan misi memerangi narkoba.
Mahmud
16-01-2017, 06:38 PM
Feeling gw so Agus yg banal menang.
Duh, jangan sampe
Makanya tman2 Mari kurangi ngece2 so agus di medsos. Ntar makin di bully, making terkenal lho
ndableg
17-01-2017, 05:17 AM
Gagah dari Hongkong. Tentara koq kerempeng, jari-jari kecil, muka mulus, mata ndak tajam, pandangan ngambang, ndak ada tanda-tanda pernah digembleng atau ke medan perang sama sekali.
buset, detil amat..
Ronggolawe
19-01-2017, 10:21 PM
gw pilih yang seaqidah saja.... Djarot Saiful Hidayat :)
surjadi05
20-01-2017, 12:14 AM
Ehh ada om Ronggolawe
::bye::
ndableg
20-01-2017, 11:47 PM
yah setaun sekali datengnyah...
tuscany
21-01-2017, 09:08 AM
gara2 FB ::hihi::
Mahmud
21-01-2017, 05:30 PM
Gw serukan ke lu lu yang punya KTP DKI, plih Ahok aja.
Sayang KTP DKI gw udah di rubah jadi KTP Bogor. Lol. Klo gw pemilih DKI sayahhh pasti sumbang suara buat Ahok.
Klo diliat dr debatnya, udah keliatan yg ngerti lapangan itu paslon no 2. Yang no 1 dan 3 ngawang2 aja ngomongnya ngalor ngidul blassss
apalagi paslon no 3 bisanya cuman nyindir,giliran disindir balik langsung kebakaran jenggot. Paslon no 3 cuman berlindung dibalik kata2 "nggak nyambung" buat psy war aja kayaknya utk menegaskan bahwa dia pinter dan berilmu (helaww..). Padahal yg jawabannya nggak nyambung itu justru elu sendiri keleeeesssssssss
ndableg
25-01-2017, 04:28 AM
Anies ini benernya bagusnya jadi diplomat aja.. suruh diplomasi.. sajak sekalian.. hehehe..
Heran gw pas denger dia kritik pendidikan.. loh.. bukannya dia sempet jadi rajanya pendidikan indonesia?
Agus mah.. dilirik aje deh.. bininye.. ::hihi::
Casanova Love
25-01-2017, 11:46 AM
Anies cocoknya dipasang ama bad-cop.
Jd dia tinggal yg ngajak dialog dan menyejukkan hati.
Org laen yg kerja abis-abisan menerjemahkan idealismenya.
ndableg
25-01-2017, 10:23 PM
Ato gantiin mario tegu. Gayanya sesuai selera pasar.
Tinggal tunggu gondok dikibulin aja.
Mahmud
25-01-2017, 11:04 PM
Jadi begini,
Menurut penerawangan saya,
Sikap Anies skrg yg tampak seperti haus kekuasaan adalah karena sistem pendidikan yang tidak terstruktur dengan baik.
Sehingga menciptakan akhlak yang kurang baik.
Dengan perilaku yang tidak terpuji.
Untuk itulah maka menurut hemat saya,
Pendidikan harus di nomor satukan
Ibarat memancing,
Jika hanya ada kail dan umpan
Tetapi tidak ada kolam maka percuma
Jadi, pendidikan adalah kolam........
........
........
........
........
........
ndableg
25-01-2017, 11:27 PM
Itu template nya ya.. ::hihi::
Casanova Love
26-01-2017, 10:46 AM
Saya juga bisa loh...
Kita jangan hanya membangun sarana,
Jangan hanya membangun tempat,
Jangan hanya mempercantik ruangan,
Kita harus membangun manusianya,
Manusianyalah yang utama,
Pendidikan bukan hanya sekolah,
Kita harus jadi kota yang mendidik, yang menciptakan pelajar unggul,
Insan yang terdidik akan mensejahterakan dirinya dan kotanya.
Kita harus mendidik, membangun manusia, bukan hanya materi.
Salam syyyyuperrrrrr.
Kl cuma ngemeng banyak yg bisa.
Coba diterapkan apakah semudah itu...
Syuperrr sekaliiiyyy
ndugu
27-01-2017, 03:02 AM
jadi kira2 sapa yang bakal menang nih?
bandar taruhan mana? :cengir:
Mahmud
27-01-2017, 08:59 AM
Kalo saya sih pengen Ahok menang
Tapi kenapa hati ini bilang Agus yg menang *garuk2 tembok
tuscany
27-01-2017, 10:50 AM
biasanya kong sur yang paham bursa2 taruhan kayak gini.
surjadi05
27-01-2017, 02:17 PM
Si tuscany ngira gw bandar togel apa? ::kesal::::hihi::
serendipity
12-02-2017, 10:58 PM
https://pbs.twimg.com/media/C3p_CJWUEAAGLLi.jpg
^
paslon mana tuh yg kemarin minta orang tajir menggunakan kendaraan umum? ;D
btw closing Ahok kayak begitu diperbolehkan ya? langsung personal attack,
atau dianggap metafora? om dan tante ;D
surjadi05
13-02-2017, 09:24 AM
Ga tahu ca, ga nonton, wait yg ditanya om n tante ya? Bukan engkong :kesal:::nangislari::
Posted via Mobile Device
serendipity
13-02-2017, 03:51 PM
^
paslon mana tuh yg kemarin minta orang tajir menggunakan kendaraan umum? ;D
btw closing Ahok kayak begitu diperbolehkan ya? langsung personal attack,
atau dianggap metafora? om dan tante ;D
Sandiaga yang minta orang kaya naik kendaraan umum
Kayanya kemaren emang pada personal attack deh haha
Gak ada yg blg salah sih. Cuma pada tereak huuuuu gitu pas Ahok bilang om dan tante jangan karna mau dapat simpati semuanya diperbolehkan karna mendidik anak itu susah. :cengir:
ndableg
13-02-2017, 07:41 PM
Personal attack ato program attack ato kelakuan attack? Ga papa kali.. biasa sindir menyindir.. Ahok ud berapa kali pribadi meledak2nya di attacked?
Kl personal attack kan nyerang pribadi yg misalnya sifat bawaan atau aib keluarga ato situasi personal yang ga ada hubungannya dibawa2 dlm diskusi, ato nyela.
serendipity
14-02-2017, 09:09 AM
^ Menurut gw ini konteksnya om dan tante lebih ke program attack. Karna konteksnya Ahok gak mau warganya jadi diperbolehkan untuk semaunya.
Menurut Ahok probadi seharusnya jadi orang tua itu harusnya bisa mendidik dengan benar, jadi kalo ada om dan tante yang baru masuk rumah jangan langsung caper bolehin semua perminataan anak-anaknya.
Kemaren debat final gw liat malah paslon 1 yang nyerang ke sifat priobadi paslon 2 yang katanya kasar. Terus paslon 2 bilang itu fitnah ya.
Casanova Love
14-02-2017, 10:39 AM
Dia jelasin kok konteksnya, misal kasih uang 1 miliar yg nggak jelas gmn pnggunaannya plus beli rumah tanpa DP pdhl gaji org kecil shg engap-engap bayar cicilannya.
Jd serangan thd om dan tante lgs dihubungkan dg program yg diserang.
Cuma memang sih ya, dlm kultur org Indonesia, kalimat sindiran tajam itu sangat jarang digunakan dlm dialog resmi terbuka, mgkn bbrp org akan mrasa itu terlalu tajam/kasar.
Paslon 2 dlm dialog cukup banyak keluar dari patron debat yg biasanya org tetep ja'im, misal dia nyerang cawagub 1 dua kali soal tema disabilitas.
mbok jamu
14-02-2017, 03:55 PM
Ada ndak sih debat cagub DKI yang ndak ada Agus-nya? Males lihatnya, emak-nya banget, minus konde.
Lha wong debatnya udah selesai kok, besok nyoblos bagi warga DKI
---------- Post Merged at 07:32 PM ----------
.....dan di seluruh penjuru tanah air yg sesuai jadwal ;D
mobyokuzan
15-02-2017, 09:49 AM
peduli amat dgn nyoblos, yg penting libur kerja, molor dirumah leyeh2 dulu ::ngakak2::
---------- Post Merged at 08:49 AM ----------
Si tuscany ngira gw bandar togel apa? ::kesal::::hihi::
org luar jakarta ga ikut nyoblos tapi ikut taruhan gpp kali, kalo gw felingnya yah si "tukang gusur" yg lolos ke putaran dua.
surjadi05
15-02-2017, 08:06 PM
Yak no 2 n no 3 lolos, kasian pepo udah keluar duit banyak, ::ungg::
Posted via Mobile Device
serendipity
15-02-2017, 09:43 PM
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarif Hasan akan menunggu hasil penghitungan suara hasil pilkada Jakarta yang resmi dari KPUD Jakarta.
"Kami tunggu KPUD. Sabar saja dulu," kata Syarif di posko pemenangan pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murdni, Wisma Proklamasi, nomor 41, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/2/2017).
Pernyataan Syarif menanggapi hasil exit poll yang dirilis sejumlah lembaga survei yang menyebutkan pasangan Agus-Sylviana yang diusung Demokrat, PPP, PAN, dan PKB berada di urutan paling bawah.
Apa tanggapan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono?
"Kami ikuti saja dulu. Mudah-mudahan Insya Allah. Kami serahkan kepada Allah," tutur Syarif.
Yang Paling disayangkan dan jadi kontroversi adalah pernyataan Ani Yudhoyono yang menyalahkan Antasari atas kekalahan AHY
" Dia bukan hanya bohong, tapi fitnah!! imbasnya ke anak saya memperoleh suara terendah" Kata Ani Yudhoyono.
sumber http://www.pustakanews.com/2017/02/agus-kalah-telak-di-exit-poll-ani.html
Bener-bener deh emaknya memperlakukan dia kaya anak kecil, kalo gw jadi Agus pasti rasanya campur aduk... antara malu sama terharu.
Malu karna diperlakukan kaya anak kecil.
terharu yhaaaa karna seenggaknya emak gw yang belain gw huahahahahahahaahaha ::ngakak2::
17 persen wooi mau berubah bagaimana? ;D
Kalo selisihnya tipis okelah bisa berharap - harap
Kalo sudah begini saya melihat paslon no.3 justru berpotensi untuk menang, apabila para pemilih no.1 beralih ke sini
Strategi yg harus dijalankan oleh paslon no.2 hanyalah bekerja sebaik - baiknya saja, walaupun saya jamin kubu paslon no.3 akan terus menggoreng isu kasus yg dialami ahok, sekarang amunisinya cuman ini
Mahmud
16-02-2017, 09:55 AM
Alhamdulillah seneng ama hasil pilkada kmrn.
Membuktikan bahwa rakyat jakarta lebih pinter daripada rakyat ameriki.
Yang lucu, no 3 udah konpers menang aja stlah exit poll pks keluar. Berasa udah menang...eeeeehhhh tau2 di salip ama no 2
Denger2, di petamburan ahok jarot yg menang ya? ::hihi::
Posted via Mobile Device
ndableg
17-02-2017, 04:12 AM
tapi keliatannya bahaya nih kalo pendukung ahay pilih no. 3 semua... gw mustinya mudik dulu kali yak.. ::doh::
ndugu
17-02-2017, 07:11 AM
pulang sana bleg, ikut vote :cengir:
temen2ku yang pro-ahok pada lesu semua, mereka pada ngarepin ahok menang dalam 1 putaran, karena menurut mereka ahok bakal kalah kalo sampe masuk putaran kedua, karena demografi voter paslon 1 dan 3 katanya rada2 setipe
btw, katanya banyak voter2 yang dapet masalah pas hari pemilihan ya? ada yang katanya ga dapet surat pilih ato dipersulit gitu
Mahmud
17-02-2017, 08:16 AM
Beda. Demografi beda.
Klo paslon 3 itu agamis fanatis
Klo paslon 1 agamis nasionalis
Pendukung ahy imho bukan pendukung fpi
Sementara kita tau no 3 sudah merangkul fpi
Tapi, demokrat juga nggak mungkin koalisi sama pdip
So, pertarungan sebenarnya itu di putaran 2 ini imho..
But, who knows ya klo pakdhe mulai ngeluarin jurus2 mautnya
Bisa aja kan pakdhe keluarin kartu truf misalnya...
Ngundang si mantan ke istana
Trus speaking2..
Pakdhe bisa aja membuat deal untuk "menghilangkan" kasus antara si mantan sama antasari pake invisible hand nya
Sebagai gantinya, lu dukung gue...
Hayo loh...
Misalkan lhoooo
Itu hanya skenario khayalan saya
:D
Posted via Mobile Device
mobyokuzan
17-02-2017, 08:37 AM
segala sesuatu yg digoreng kelamaan bakal gosong, sama seperti menggoreng berita politik saat ini apalagi kalo tukang gorengnya macem fpi gitu, awalnya mau goreng saking agresifnya malah kena goreng duluan tuh kecipratan minyak panas.
coba mana suaranya skrg, semenjak kena gosip beredarnya rekaman perselingkuhan udah diem aja skrg, ngelesnya berdalih kena fitnah ::hihi::
---------- Post Merged at 07:37 AM ----------
gw akuin ahok saat ini adalah calon yg pantas utk memegang jabatan next gubernur, scr kinerja sdh oke, kualitas lebih dari cukup so far so good, hanya saja entah knp perasaan gw ga ingin kalo dia yg menang di putaran kedua.
krn ahok menang itu sdh terlalu mainstream, gw sesekali ingin yg melihat antimainstream, anggap aja mencoba sesuatu yg baru dari sekedar yg biasanya :ngopi:
Data yang dikutip detikcom dari laman resmi KPU, Jumat (17/2/2017) pukul 20.00 WIB, data masuk sudah 100 persen dari 13.203 TPS. Hasilnya, Agus Yudhoyono-Sylviana Murni memperoleh 936.609 suara (17,05 persen), Ahok-Djarot 2.357.587 suara (42,91 persen) dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno 2.200.636 suara (40,05 persen).
Sumber: https://news.detik.com/berita/d-3425653/hasil-final-real-count-c1-kpu--ahok-4291-anies-4005-agus-1705
Selisih suara Ahok dgn Anies adalah 156.951 suara, hanya sekitar 16% dari jumlah suara pemilih Agus yang sebesar 936.609 suara. Artinya Ahok harus merebut minimal 42% dari suara Agus untuk bisa menang di putaran kedua. IMO ini sangat berat bagi Ahok karena, prediksiku, untuk bisa ambil 25% aja akan sangat berat melihat keempat partai koalisi pendukung Agus (Demokrat+PAN+PPP+PKB) keliatannya agak condong mengalihkan suaranya ke Anies.
Satu2nya peluang Ahok adalah dengan menggaet suara golput di putaran pertama!
Dari total 7.218.279 pemilih yang terdaftar, 5.563.425 (77,1 persen) diantaranya menggunakan hak pilihnya. Sedangkan angka golput atau tidak memilih yakni 1.654.854 (22,9 persen).
Dan menurut "terawangan" saya, mayoritas golputers tsb adalah Muslim yang sejatinya adalah pemilih Ahok tetapi masih ragu untuk menggunakan hak pilihnya pada putaran pertama.
Prediksiku para golputers tsb akan lebih berani tampil memberikan suara untuk Ahok setelah berpikir toh ternyata banyak Muslim yg telah berani memilih Ahok melihat perolehan suara Ahok di putaran pertama sebesar 2.357.587 suara yang IMO jumlah pemilih Muslimnya masih lebih besar dari jumlah golputers.
So, saya masih "pasang taruhan" untuk pasangan Ahok-Jarot. :mrgreen:
:ngopi:
mobyokuzan
18-02-2017, 07:32 AM
ntar coblosan putaran kedua dijadwalin libur lagi ga ?
gw mah nunggu liburnya doang ::ngakak2::
ndugu
18-02-2017, 09:53 AM
krn ahok menang itu sdh terlalu mainstream, gw sesekali ingin yg melihat antimainstream, anggap aja mencoba sesuatu yg baru dari sekedar yg biasanya :ngopi:
wah, ahok baru mulai dikenal secara nasional brapa taon sih? dan udah dianggap mainstream? ::elaugh::
cepet amat perubahan jaman :cengir: prasaan perubahan fashion aja masi lebih lama dari itu
mobyokuzan
18-02-2017, 10:51 AM
lu skrg ga di indonesia sih, jadi ga seberapa tahu seberapa mainstreamnya si ahok disini :elaugh
kalo ga mainstream, si ndbaleg mana mau sampe bela2in pengen mudik balik ke jkt utk nyoblos 1 suara doang, jgn jgn apa krn dia khilaf kali yah, terlalu silau matanya kena sinar mainstream si ahok ::hihi::
Casanova Love
20-02-2017, 10:39 AM
Di sisi lain, tinggal 2 putaran, orang-orang yg nggak milih atau yg milih Agus/Anies akan merenung:
Yakin gak ya gue mau milih slain Ahok?
ndableg
21-02-2017, 02:49 AM
lu skrg ga di indonesia sih, jadi ga seberapa tahu seberapa mainstreamnya si ahok disini :elaugh
kalo ga mainstream, si ndbaleg mana mau sampe bela2in pengen mudik balik ke jkt utk nyoblos 1 suara doang, jgn jgn apa krn dia khilaf kali yah, terlalu silau matanya kena sinar mainstream si ahok ::hihi::
Ahok masa mainstream? Yg demo sampe 7 jt kl yg mainstream..
ndableg
21-02-2017, 02:51 AM
Beda. Demografi beda.
Klo paslon 3 itu agamis fanatis
Klo paslon 1 agamis nasionalis
Pendukung ahy imho bukan pendukung fpi
Sementara kita tau no 3 sudah merangkul fpi
Tapi, demokrat juga nggak mungkin koalisi sama pdip
So, pertarungan sebenarnya itu di putaran 2 ini imho..
But, who knows ya klo pakdhe mulai ngeluarin jurus2 mautnya
Bisa aja kan pakdhe keluarin kartu truf misalnya...
Ngundang si mantan ke istana
Trus speaking2..
Pakdhe bisa aja membuat deal untuk "menghilangkan" kasus antara si mantan sama antasari pake invisible hand nya
Sebagai gantinya, lu dukung gue...
Hayo loh...
Misalkan lhoooo
Itu hanya skenario khayalan saya
:D
Posted via Mobile Device
Godpakde..
surjadi05
21-02-2017, 07:25 AM
Beda. Demografi beda.
Klo paslon 3 itu agamis fanatis
Klo paslon 1 agamis nasionalis
Pendukung ahy imho bukan pendukung fpi
Sementara kita tau no 3 sudah merangkul fpi
Tapi, demokrat juga nggak mungkin koalisi sama pdip
So, pertarungan sebenarnya itu di putaran 2 ini imho..
But, who knows ya klo pakdhe mulai ngeluarin jurus2 mautnya
Bisa aja kan pakdhe keluarin kartu truf misalnya...
Ngundang si mantan ke istana
Trus speaking2..
Pakdhe bisa aja membuat deal untuk "menghilangkan" kasus antara si mantan sama antasari pake invisible hand nya
Sebagai gantinya, lu dukung gue...
Hayo loh...
Misalkan lhoooo
Itu hanya skenario khayalan saya
:D
Posted via Mobile Device
Wow mantap Mahmud tricknya, jangan2 mahmud termasuk salah pembisik pakde ::hihi::
Posted via Mobile Device
Powered by vBulletin® Version 4.2.5 Copyright © 2026 vBulletin Solutions Inc. All rights reserved.