Page 3 of 6 FirstFirst 12345 ... LastLast
Results 41 to 60 of 116

Thread: Apakah Tuhan menciptakan Kejahatan?

  1. #41
    Chief Cook GiKu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    10,315
    Quote Originally Posted by kimochi View Post
    Wah, wah wah, udahan napa sih. Bahas intinyanya aja getooo.
    ada beberapa hal yg menarik
    1. Pak Einstein mengingatkan kepada kita bahwa validitas data itu penting.
    2. Nharura memberikan motivasi melalui cerita ringan tapi tepat sasaran.
    3. Bagaimana memotivasi orang lain dengan artikel sederhana tanpa memanfaatkan nama-nama besar orang lain kecuali kejadian tersebut memang pernah terjadi sehingga tidak dianggap sebagai kebohongan apalagi jika kebohongan itu disampaikan secara berantai dan bercabang.



    kopiers boleh ikut ambil kesimpulan masing-masing

  2. #42
    pelanggan setia et dah's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    Land Between Solar Systems
    Posts
    3,911
    Quote Originally Posted by GiKu View Post
    beruntunglah kita
    Pak Einstein ada di KM
    huss ...jangan di sebut-sebut entar doi geer lagih

  3. #43
    Barista Nharura's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Di Hatimu
    Posts
    5,072
    Quote Originally Posted by kimochi View Post
    Wah, wah wah, udahan napa sih. Bahas intinyanya aja getooo.
    emang udahan kok... intinya,, biar penonton gak keciwa ya kimochi? ntran kalau dibahas panjang lebar tanpa Ilmu-nya,, nanti malah menjurus ke arah yang tidak aman terkendali

    Quote Originally Posted by GiKu View Post
    beruntunglah kita
    Pak Einstein ada di KM


    Quote Originally Posted by purba View Post
    Jadi kesimpulannya apa nih, apakah tuhan menciptakan kejahatan atau kagak?
    persepsi dan sudut pandang orang khan banyak. Tinggal hati kita masing2 aja yang bisa menjawabnya
    Penulis Sastra, Penyayang Hewan, PNS biasa

    "Sedekah Aja "

    Sastra - > Dear Diary Inspirasi

    Kucing - > Semua Tentang Kucing

    PNS - > Sukses Mengabdi Pada Negara

  4. #44
    Barista Nharura's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Di Hatimu
    Posts
    5,072
    Quote Originally Posted by et dah View Post
    huss ...jangan di sebut-sebut entar doi geer lagih
    hihihi...

    Penulis Sastra, Penyayang Hewan, PNS biasa

    "Sedekah Aja "

    Sastra - > Dear Diary Inspirasi

    Kucing - > Semua Tentang Kucing

    PNS - > Sukses Mengabdi Pada Negara

  5. #45
    saya pikir, iman tak bisa berlandaskan pada kebohongan. ada agama-agama yang bisa bertahan sampai ribuan tahun, ada juga yang bertahan cuma hitungan tahun bahkan hari karena dipenuhi manipulasi. saya hanya ingin iman saya berlandaskan pada hal-hal yang jujur.

    oyah, untuk mencari tahu suatu hal itu hoax tau bukan, gampang banget. Gunakan internet--(dan buku) karena kita gak bisa bertanya langsung kpd orang yg udah meninggal-- copas berita tertentu, dan copy-kan di gugel toolbar. Jika berita tsb seragam sampai titik komanya dan per katanya tanpa menyediakan versi lain (karena emang sumber beritanya cuma satu dan tidak bisa dimodifikasi lagi karena gak ada bahan), terus sumber yang menyertakan itu lingkaran setan (copas dr satu blog ke blog lain), maka itu adalah hoax. apalagi jika berita itu baru muncul saat internet udah ada tapi tidak terpublikasikan oleh media lain yang terpercaya. for your information
    you can also find me here

  6. #46
    Barista Nharura's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Di Hatimu
    Posts
    5,072
    Hayuk ajah saya pak rumus...bagaimana pendapat orang lain, keyakinan saya seperti angin.. meski saya tak dapat melihatnya,, saya bisa merasakannya (mirip kutipan filmnya walk to remember^_^) btw makasih buat informasinya....
    Penulis Sastra, Penyayang Hewan, PNS biasa

    "Sedekah Aja "

    Sastra - > Dear Diary Inspirasi

    Kucing - > Semua Tentang Kucing

    PNS - > Sukses Mengabdi Pada Negara

  7. #47
    pelanggan setia beastmen85's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    The Dreamcloud
    Posts
    3,046
    Quote Originally Posted by purba View Post
    Jadi kesimpulannya apa nih, apakah tuhan menciptakan kejahatan atau kagak?
    nimbrung ya...

    Tuhan itu dualitas.

    neraka DAN surga
    hitam DAN putih
    yin yang
    percaya DAN tidak percaya
    baik DAN jahat

    saya sendiri berpikir tuhan itu kejahatan, tp sekaligus kebaikan...
    pendapat kop purba sendiri gmn? saya pgn tahu...
    because, imagination is a part of reality-

  8. #48
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Jadi karena gak ada bukti otentik bahwa yg mengatakan pernyataan ini adalah Einstein maka berita ini adalah Hoax ?

    Sama dong kayak Teori Evolusi, cuma teori2 tanpa bukti otentik = Hoax.

  9. #49
    telanjur OOT,

    are you sure teori evolusi itu hoax? tanpa bukti? are you joking me? Evolusi sbg satu-satunya TEORI ILMIAH yang diterima secara global, teori yang udah ditulis di buku2 sains mulai dari SMP sampai S3 di seluruh dunia, itu disebut hoax? diakui di semua tempat akademik seluruh dunia, ditulis di ribuan jurnal ilmiah kredibel, itu semua hoax?

    wow... pasti melibatkan Freemason Tingkat 33!


    Untuk yang kasus dongeng Einstein itu, lihat dong kronologisnya. tiba-tiba tersebar di milis di internet sekitar tahun 2003-2004, tapi tak menyertakan sumber terpercaya.. hampir semua dokumentasi tentang Einstein sudah terkumpul dengan baik, tapi sebelum tahun 2004 tak ada satupun yang menuliskan kisah tersebut.. tak ada satupun orang yang mengenal dekat Einstein, baik bekas teman kuliah maupun profesor yang mempublikasikan kisah ini sebelumnya (lalu siapa yang nulis? cenayang yang bertemu arwah Einstein?)

    Untuk orang sengetop Einstein, penelitian sejarahnya udah lengkap banget. Bahkan ampe kakek pangkat tiganya udah terekam sejarahnya (kakek dari kakek dari kakek-nya Einstein udah kecatat sejarahnya)

    Lihat juga dong struktur ceritanya kayak apa, dimulai dg kalimat yang mengandung kata-kata, "di suatu universitas terkenal...." ahahaha
    Kalau mau membaca tentang riwayat Einstein bakal tahu kalau Einstein kuliah cuma di satu tempat, yakni Eidgenössische Polytechnische Schule di Zurich. ini sama sekali bukan universital terkenal dan bergengsi (jadi universitas "terkenal" apa yang dimaksud? Satu-satunya universitas terkenal yang jadi kediaman Einstein adalah Universitas Princenton yang dijadikan tempat ngajar Einstein setelah dia ngungsi ke Amrik, tapi tentu saja posisi dia bukan sebagai mahasiswa, tapi sebagai dosen). Jika cuma satu tempat itu saja tempat kuliah Einstein, mengapa tak disebutkan di ceritanya? Okelah, nama universitas disamarkan demi menimbulkan efek twist di ujung cerita, tapi tetap saja, dialog "fenomenal" ini mestilah terdokumentasikan setidaknya oleh kolega2 Einstein yang ikut kuliah pada masa itu, nyatanya tidak. Tahun anonim, tempat anonim, saksi sejarah anonim, dan secara ajaib tiba-tiba saja kisah ini muncul di tahun 2004 tanpa ada bukti yang bisa DIPERTANGGUNGJAWABKAN. Dengan amat-sangat yakin, saya akan menyebut berita ini sebagai HOAX! (huruf kapital, dicetak bold dan disertai tanda seru--dan seharusnya pake font arial bold 3000)

    Kalau mau baca-baca tentang kisah Einstein yang lengkap, bahkan kejadian2 masa kecil Einstein dan kuliah, semuanya udah terdokumentasikan dengan baik. apalagi ada buku tentang Einstein--lupa judul, maaf--yang disusun berdasarkan wawancara dengan istri pertama Einstein, Mileva. Mileva udah pacaran sejak kuliah. Masa sih dia gak tau dialog "fenomenal" ini (kalau terjadi), soalnya gak ada tulisan tentang dialog ini di buku tsb.

    Sebagai perbandingan, perhatikan dialog Einstein vs Bohr yang Einstein sampai mengeluarkan kata-kata terkenal, "tuhan tidak bermain dadu". dialog ini terdokumentasikan secara lengkap, siapa saksi sejarahnya, kapan dan dimana kejadiannya. Atau kisah insiden keagamaan Einstein saat dia masih SD (SD = Sekolah Dasar!!!). Dia diajar oleh seorang guru Katolik yang berikat liberal, namun agak antisemit. Suatu hari si guru bawa paku ke dalam kelas dan nanya bilang kalo paku ini sejenis dg paku yang digunakan yahudi buat menyalib Yesus! Jika kejadian zaman Einstein SD aja ada tulisannnya dg bukti yang valid (selain pengakuan Einstein, juga ada berdasarkan penelitian penulis biografi spesialis Einstein Walter Isaacson). Jika kejadian pas SD aja kalo kejadian ada di buku2 ttg Einstein, masa kejadian pas masa kuliah gak pernah ada yang nyatet?

    di buku yang berisi segala uneg-uneg ttg pemikiran Einstein yang bersifat personal (mulai dr ekonomi, politik, pendirian negara Israel, hingga masalah ketuhanan) dan ditulis Einstein sendiri yang berjudul The World as I See It, Einstein sama sekali tak menyinggung dialognya dengan profesor siapa-tuh-namanya.

    Makanya, saya curiga, Albert Einstein yang dimaksud kisah ini adalah Albert Einstein yang lain, yang kuliah di Universitas Oxford atau di Harvard...

    Dan ngomong-ngomong... perhatikan juga dong isi dialog tsb lalu bandingkan dengan pandangan religius Einstein (tuhan versi Einstein begitu unik dan berbeda dengan tuhan versi agama manapun). Bukan hanya bentrok, pandangan religius yang terselip di dialog tersebut sama sekali gak mencerminkan pandangan Tuhan versi Einstein. Alih-alih menggambarkan konsep Tuhan yang diyakini Einstein, isi dialog itu malah lebih berafiliasi terhadap keyakinan agama tertentu tentang konsep Tuhan (yang sudah pasti Einstein tidak menganut agama tsb)--dan ajaib, kisah ini pertama kali muncul di milis-milis agama tersebut

    uh....




    bonus, pernyataan Einstein ttg posisi keyakinan Tuhannya plus masalah kebaikan dan kejahatan, (dan bandingkan dengan dialog versus propesor tsb)
    My position concerning God is that of an agnostic. I am convinced that a vivid consciousness of the primary importance of moral principles for the betterment and ennoblement of life does not need the idea of a law-giver, especially a law-giver who works on the basis of reward and punishment.

    source: Albert Einstein in a letter to M. Berkowitz, 25 October 1950; Einstein Archive 59–215; from Alice Calaprice, ed., The New Quotable Einstein, Princeton, New Jersey: Princeton University Press, 2000, p. 216.
    Saya rasa bukan di sini tempatnya buat bahas "Teori Evolusi, cuma teori2 tanpa bukti otentik = Hoax". Tapi bandingkan ketiadaan bukti untuk kisah Einstein versus propesor tsb dg teori evolusi, jauh banget (apakah kisah Einstein versus propesor itu pernah dipublikasikan di jurnal/buku ilmiah--baik sains, sejarah, maupun filosopi? kalo nyata, gak mungkin banget dialog ini kelewat ma mereka, atau ini melibatkan konspirasi Freemason Tingkat 33 juga?). ide menyamakan dan menyebutnya sebagai sama-sama hoax saja udah menggelikan
    you can also find me here

  10. #50
    pelanggan setia beastmen85's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    The Dreamcloud
    Posts
    3,046
    srsly, dr awal gw baca trit ini udah ada unsur "keyakinan", meski hoax klo diyakini bener oleh org yg meyakininya ya ga bisa diganggu gugat, dan juga sebaliknya

    dan ada bbrapa user yg terlalu bersemangat disini

  11. #51
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Quote Originally Posted by Wallpapur View Post
    nimbrung ya...

    Tuhan itu dualitas.

    neraka DAN surga
    hitam DAN putih
    yin yang
    percaya DAN tidak percaya
    baik DAN jahat

    saya sendiri berpikir tuhan itu kejahatan, tp sekaligus kebaikan...
    pendapat kop purba sendiri gmn? saya pgn tahu...
    Kejahatan adalah hal yg tidak disukai manusia, sedangkan kebaikan adalah hal yg disukai manusia. Berhubung suka atau tidak suka adalah relatif, jadi apa yg jahat dan apa yg baik juga relatif. Utk mengurangi derajat kerelatifan tsb, maka dibuatlah kesepakatan2 ttg apa yg jahat dan apa yg baik. Mengapa perlu dikurangi derajatnya, supaya tidak timbul kekacauan akibat benturan ketika yg satu bilang jahat tetapi yg lain bilang baik.


  12. #52
    pelanggan setia beastmen85's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    The Dreamcloud
    Posts
    3,046
    Quote Originally Posted by purba View Post
    Kejahatan adalah hal yg tidak disukai manusia, sedangkan kebaikan adalah hal yg disukai manusia. Berhubung suka atau tidak suka adalah relatif, jadi apa yg jahat dan apa yg baik juga relatif. Utk mengurangi derajat kerelatifan tsb, maka dibuatlah kesepakatan2 ttg apa yg jahat dan apa yg baik. Mengapa perlu dikurangi derajatnya, supaya tidak timbul kekacauan akibat benturan ketika yg satu bilang jahat tetapi yg lain bilang baik.
    jawabannya agak ngeblursaya nangkepnya gini dr postingan kop purbaTuhan = imej sgl sesuatu yg baikIblis = imej sgl sesuatu yg jahatkop purba atheis bukan?nah, jadi maksudnya baik dan jahat itu bikinan manusia? (krn akal-lah yg digunakan untuk membedakan mana yg baik & buruk)*saya tidak menyebut Tuhan disini lho nah jd kalo saya tanyakan pda kop purba? "apakah Tuhan menciptakan kejahatan?"jadi jawabnya apa?apakah "baik & jahat itu tidak ada, yg ada adalah siapa, bagaimana & apa yg membedakan kejahatan"gituh? *sambil nyodorin secangkir kopi ke purba

  13. #53
    pelanggan tetap Alip's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    1,636
    Kalau pemahaman saya dari Eyang Kakung Purba dan Oom Wallpapur,

    ... kita segitu kepinginnya membayangkan Tuhan yang baik, maka kita memisahkan kejahatan dan keburukan dari Tuhan... sebagian malah memberi label tersendiri yang 'bukan tuhan'...

    Kesimpulan saya sendiri, kalau di dunia ini ada hal yang bukan diciptakan oleh tuhan, maka kita perlu mencari tuhan lain yang lebih berkuasa dari tuhan yang satu itu...

    ... sedangkan kalau kejahatan, keburukan, kesedihan, masalah, duka dan sebagainya merupakan ciptaan Tuhan, maka kita perlu mengaji ulang peranan kejahatan dalam kehidupan kita... mungkin dengan berhenti melihat kebaikan dan keburukan sebagai dua kutub yang bertentangan... penderitaan dan kebahagiaan sebagai dua lawan yang saling memusuhi...

    Siapa punya aspirin?
    "Mille millions de mille milliards de mille sabords!"

  14. #54
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    Quote Originally Posted by E = mc² View Post
    seperti sudah saya tulis sebelumnya--dan juga kalau anda mau meluangkan waktu sedikit untuk membaca dengan baik sumber yang sudah saya cantumkan-- cerita ini TAK PERNAH ditemukan di berbagai buku, karya pribadi, artikel wawancara, apapun, tentang seorang Einstein. Cerita ini muncul di internet SEJAK tahun 2004 lewat milis-milis (jaman segitu milis adalah media internet paling efektif untuk menyebarkan info). Dan selalu, semuanya saling forward-memforward tanpa pernah disebutkan satu pun buku (atau naskah yang Einstein yang belum terpublikasikan) buat dijadikan rujukan.

    Semua peninggalan Einstein sudah terdokumentasikan dengan baik, baik itu catatan pribadi, tulisan ilmiah, surat, diary, dll. Dan kisah seperti post pertama tak pernah ditemukan dalam dokumentasi yang sudah terpublikasikan. Cek saja semua buku apapun baik itu buku motivasi atau buku biografi lainnya, kisah ini tak pernah ada sebelum tahun 2003. Lantas, kita menyebut kisah seperti ini sebagai apa? Orang sudah membuat kosakata baru untuk fenomena ini, namanya "hoax". Bukan berarti karena kita gak bisa melakukan wawancara langsung dengan Einstein, tak semata-mata kisah tentang Einstein langsung tak bisa dinilai benar dan salahnya. Jika ada kisah yang menuliskan Einstein pernah datang ke Bandung, sudah dapat dipastikan bahwa kisah ini HOAX. Mengapa? kan kita belum tanya Einstein? Sederhana jawabannya, karena gak pernah ditemukan dokumen yang bisa dipertanggungjawabkan yang menyatakan bahwa Einstein pernah jalan-jalan ke Bandung.

    Begini, jika sekarang ada orang yang nulis cerita, katakanlah, tentang kisah seorang sahabat Nabi, tapi kisah ini tak pernah ditemukan di literatur manapun sebelumnya, bahkan si penulis kisah tak bisa menunjukan BUKTI OTENTIK yang menjadikan rujukan buat kisahnya yang belum terpublikasikan dan bisa dipertanggungjawabkan, maka dengan yakin saya akan menyebut kisah ini sebagai hoax juga.

    Sekali lagi, saya tak membahas (belum) sisi positif kisah ini, tapi saya baru membahas sisi validitas kisah ini. Saya pribadi, saya tak beriman dengan cara seperti ini--mengandalkan pada kisah-kisah manipulatif dan semu. Jika ada jauh banyak kisah yang lebih JUJUR dan juga memberi sisi positif, saya akan mengambil kisah yang lain, bukan kisah yang tak bisa dipertanggungjawabkan.

    Contoh ekstrem ada dalam hadits--sorry bawa-bawa agama, biar contohnya mudah dan gampang. Dikenal istilah-istilah seperti shahih, hasan, dhaif, dsb. Jika saya tanya, apakah kita akan mengamalkan ajaran yang udah jelas-jelas dhaif meski itu sangat positif? sebagian besar hadits dhaif penuh dengan hal-hal positif, seperti hadist-hadist mengenai fadhilah amalan-amalan tertentu. Toh setiap muslim yang baik akan menolak hadist2 tsb apapun isi positif hadistnya kan?

    Untung saja kisah ini masih pada level "aman". Pada banyak kasus, lebih banyak lagi kisah bohong yang diklaim sebagai "kebenaran ilmiah" untuk meyakinkan orang-orang tertentu akan kebenaran tertentu. Kisah ini diulang, over and over, nyaris menjadi propaganda. Ironisnya, propaganda yang "menunjukan bukti ilmiah ini", justru cacat sama sekali menurut standar ilmiah. Tragisnya, banyak orang yang percaya
    gw setuju banget ama loe bro. Sama juga halnya
    dengan Surat Cinta Nabi Muhammad SAW kepada
    Biarawan St. Catherine’s Monastery


    Cerita/kisah palsu yang mencatut nama tokoh terten-
    tu, lalu ketika derajad kebenaran cerita tersebut di-
    ragukan, malah berlindung dengan dalih "isi dan hikmah"
    lebih penting daripada benar tidaknya kisah tersebut.

    Kalau memang Isi lebih penting, ngapain juga dari
    awal nyatut-nyatut nama si tokoh

  15. #55
    pelanggan setia beastmen85's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    The Dreamcloud
    Posts
    3,046
    busyet saya dipanggil oom2

    nah karena itu kop Alip, pendapat saya sendiri Tuhan itu merupakan dualitas, jadi itu merupakan sesuatu yg bertentangan namun saling melengkapi dan hanya bisa eksis jika kedua "kutub" ada

    kita harus mencari Tuhan baru jika masih ada dimensi yg lebih tinggi diatas baik & jahat

    *monggo diminum kopinya, kop

  16. #56
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    Apakah Tuhan menciptakan Kejahatan?
    Manusia lahir dengan membawa semua potensi yang
    dibutuhkan untuk hidup dan berkehidupan di muka
    bumi.

    Ketika potensi itu digunakan secara melanggar batas-
    batas (terserah loe mau pakagi batasan siapa), maka
    disitulah aktualisasi dari potensi tersebut dinamakan
    kejahatan.

  17. #57
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Quote Originally Posted by Wallpapur View Post
    jawabannya agak ngeblursaya nangkepnya gini dr postingan kop purbaTuhan = imej sgl sesuatu yg baikIblis = imej sgl sesuatu yg jahatkop purba atheis bukan?nah, jadi maksudnya baik dan jahat itu bikinan manusia? (krn akal-lah yg digunakan untuk membedakan mana yg baik & buruk)*saya tidak menyebut Tuhan disini lho nah jd kalo saya tanyakan pda kop purba? "apakah Tuhan menciptakan kejahatan?"jadi jawabnya apa?apakah "baik & jahat itu tidak ada, yg ada adalah siapa, bagaimana & apa yg membedakan kejahatan"gituh? *sambil nyodorin secangkir kopi ke purba
    Kalo ane ditanya "Apakah tuhan menciptakan kejahatan?", ya ane gak bisa jawab. Sebab buat ane pertanyaan tsb sudah salah dgn sendirinya, lha wong tuhan kagak ada, kok ditanyain seolah2 tuhan ada. Pertanyaan itu cocok buat para teis yg meyakini tuhan ada. Makanya di posting sebelumnya ane sempat bertanya "Jadi kesimpulannya apa nih, apakah tuhan menciptakan kejahatan atau kagak?".

    Ok, penjelasan ane begini. Di sini ada tiga terminologi yg sedang diperbincangkan: Tuhan, kejahatan, dan kebaikan. Sebagai ateis tulen, ane punya pemahaman tersendiri dari term2 tsb. Semuanya adalah persepsi manusia ttg hal-hal di sekitarnya. Tuhan adalah persepsi ttg sesuatu yg tidak dikuasai manusia, kejahatan adalah persepsi ttg sesuatu yg negatif, dan kebaikan adalah persepsi ttg sesuatu yg positif . Yg ada adalah persepsi2 tsb. Semuanya adalah karya cipta manusia.

    Ketidakmampuan manusia dilimpahkan pada sosok yg lebih kuat, yaitu tuhan. Ketika seorang teis gagal dalam suatu ujian masuk PNS, dia akan mengatakan "Aku sudah berusaha maksimal, tetapi tuhanlah yg menentukan." Buat ane yg ateis, kegagalan tsb bukan karena campur tangan tuhan, tapi karena ada sesuatu yg ane kurang kuasai sehingga ane gagal dlm ujian tsb. Dgn kata lain ane tidak qualified utk dijadikan PNS.

    Rekan sekantor ane, seorang teis religius, melihat kegagalannya dlm promosi jabatan sebagai ujian dari tuhannya. Dia tidak melihat itu sebagai kekurangan dirinya. Dia merasa apa yg dilakukannya sudah benar dan sempurna, tetapi campur tangan tuhan menentukannya lain. Sikap atau keyakinan seperti ini cukup berbahaya. Dia akan cenderung menyalahkan faktor di luar dirinya atas segala kegagalan yg terjadi pada dirinya.

  18. #58
    pelanggan tetap Alip's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    1,636
    Seorang atheis teman saya menjawab bahwa seandainya Tuhan itu ada, maka kejahatan pastilah hasil rekayasa si tuhan itu... namun karena menurutnya tuhan itu tidak ada, maka kejahatan cuma definisi yang muncul atas tindakan-tindakan yang merugikan kepentingan mayoritas... murni hasil interaksi antar manusia dan hasil dari fenomena alam.

    Begitulah atheis yang saya kenal menjawab pertanyaan ini...

    ***

    Theis yang saya kenal terbagi dua kubu, yaitu yang menganggap Tuhan sebagai kutub berlawanan dari kejahatan, dan yang menganggap bahwa kejahatan adalah bagian dari keberadaan Tuhan. Saya ikut golongan kedua.

    Soal kegagalan,

    Jika seorang atheis ketika menghadapi kegagalan akan meninggalkan faktor Tuhan dan bangkit lagi mencari keberhasilan dengan segala daya upaya sendiri, theis yang saya kenal ketika menghadapi kegagalan akan melirik ke atas sambil nyengir kuda, "you really have a sense a humour, don't you?", lalu sama-sama memulai lagi untuk mencari keberhasilan. Theis ataupun atheis, keberhasilan tetap lebih menyenangkan daripada kegagalan. It doesn't take theology to raise and keep moving forward, all it takes is just a destinantion ...
    "Mille millions de mille milliards de mille sabords!"

  19. #59
    Konsep yang saya pahami tentang Tuhan adalah meliputi dualitas -- dia baik dan jahat sekaligus dan diatas baik dan jahat itu sendiri. Moga ngerti soale susah juga nerangin pake kata-kata.

  20. #60
    pelanggan setia bradon heat's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    ~Yooniverse~ xD
    Posts
    5,057
    Quote Originally Posted by E = mc² View Post

    Contoh ekstrem ada dalam hadits--sorry bawa-bawa agama, biar contohnya mudah dan gampang. Dikenal istilah-istilah seperti shahih, hasan, dhaif, dsb. Jika saya tanya, apakah kita akan mengamalkan ajaran yang udah jelas-jelas dhaif meski itu sangat positif? sebagian besar hadits dhaif penuh dengan hal-hal positif, seperti hadist-hadist mengenai fadhilah amalan-amalan tertentu. Toh setiap muslim yang baik akan menolak hadist2 tsb apapun isi positif hadistnya kan?
    Quote Originally Posted by Ronggolawe View Post
    gw setuju banget ama loe bro. Sama juga halnya
    dengan Surat Cinta Nabi Muhammad SAW kepada
    Biarawan St. Catherine’s Monastery


    Cerita/kisah palsu yang mencatut nama tokoh terten-
    tu, lalu ketika derajad kebenaran cerita tersebut di-
    ragukan, malah berlindung dengan dalih "isi dan hikmah"
    lebih penting daripada benar tidaknya kisah tersebut.

    Kalau memang Isi lebih penting, ngapain juga dari
    awal nyatut-nyatut nama si tokoh
    jadi apakah semua buku harus dipandang kebenaran dari kutipan nya ...
    bukan karena isi ???

    validasi adalah hal terpenting dalam membaca buku ???

    kalau hadist saya tidak mau membahasnya ..... seperti yang di katakan kop Nharura
    BEYOND GENIUS !!!!!!!!


Page 3 of 6 FirstFirst 12345 ... LastLast

Tags for this Thread

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •