Hollywood Diminta Distribusi Film Sendiri
SELASA, 21 JUNI 2011 | 04:56 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta - Menteri Keuangan Agus Martowardojo berharap studio-studio besar Hollywood membuka kantornya di Indonesia. Dengan cara ini, distribusi film akan lebih sehat dan lancar karena tak lagi dikendalikan importir tertentu.
Agus mengatakan terhambatnya distribusi film saat ini disebabkan oleh adanya sistem yang monopolistik. "Seandainya tidak ada sistem yang monopolistik seperti sekarang, tentu peredaran film akan lebih banyak di Indonesia," kata dia kemarin.
Pada saat yang sama, idealnya di Indonesia terdapat perusahaan penggandaan film. Dengan demikian, saat masuk film baru, seluruh bioskop bisa memperoleh film berkualitas secara bersamaan.
Kondisi ini, kata Agus, akan membuat bioskop-bioskop tumbuh, berkembang, dan tersebar ke daerah-daerah. Ini akan membuat film nasional juga ikut berkembang karena produsen film-film dalam negeri bisa berhubungan dengan pemilik bioskop yang beragam.
Bisnis bioskop saat ini, menurut Agus, terhambat oleh tata niaga yang tidak sehat. Saat ini, di seluruh Indonesia, baru ada 600 layar. Sebanyak 500 layar dikuasai satu grup dan 70 layar dimiliki grup lain. Sementara, sisanya antara hidup dan mati. Dari 498 kota di Indonesia, 433 di antaranya tidak mempunyai bioskop.
Pemerintah, kata Agus, tidak akan meladeni sikap eksportir di Amerika yang berkeras hanya mau memasukkan film lewat importir tertentu yang tak patuh membayar pajak. "Pemerintah tidak boleh menghalalkan semuanya," ucap dia.
Kepala Badan Kebijakan Fiskal Bambang Brojonegoro berharap Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata menyehatkan distribusi film impor. "Kami punya keterbatasan kewenangan, bukan superbodi yang bisa menghajar semua," katanya.
IQBAL MUHTAROM
you can also find me here
selama importirnya ndableg ga mau bayar pajak yah ga bakalan masuk terus kalo yg ditunjuk distributornya
ah cuma indonesia aja negara ecek2 ngapain hollywood mikirin
Ini persoalan kapan beresnya.. gw bingung, KPK juga ga ngusut tuh?
Camilla dkk yang udah dempleng pajak dari tahon baheula...?
Andaikan aku Gayus Tambunan.. yang bisa pergi keman mana..
gw ngacir ke SIngapore dah..
tapi pernyataan menkeu itu menarik, kenapa holiwut gak mau bikin agen impor sendiri? kan bisa makin monopoli tuh. makin kaya![]()
you can also find me here
yeahhh..
Demi Film Hollywood, Ramai-ramai ke Luar Negeri
RABU, 22 JUNI 2011 | 05:04 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta - Arta Moro puas betul. Dosen sistem informasi di Universitas Bina Nusantara itu akhirnya bisa menonton film box office Hollywood. Bukan di layar kaca, tapi di layar lebar. Tentu bukan di Jakarta. Yup, dia terbang ke Kuala Lumpur, Malaysia, akhir pekan lalu hanya untuk menonton film box office Hollywood yang tak lagi mampir di bioskop Indonesia.
"Dalam dua hari saya menonton enam film," kata Arta lalu tertawa. Film-film yang ditonton pria 28 tahun ini memang bikin ngiri. Dia menonton Green Lantern, Fast and Furious 5, X-Men First Class, dan Kung Fu Panda 2. "Sampai pusing deh pokoknya," ujarnya. Semua film yang lagi hot itu memang tak masuk di bioskop Indonesia.
Arta rela merogoh koceknya dalam-dalam karena sangat rindu menonton film box office di bioskop. Total duit yang dikeluarkan Rp 7 juta, biaya itu termasuk tiket pesawat pergi-pulang, kamar hotel, tiket masuk dan makan. "Sensasi menonton di bioskop itu beda dengan menonton film di DVD player," ujarnya. "Dan ada beberapa film yang memang wajib ditonton di bioskop."
Sejak pertengahan Februari lalu, para penggemar film Hollywood di Indonesia banyak yang manyun. Gara-garanya, kisruh bea masuk dan pajak impor film. Enam produser perfilman Amerika Serikat yang tergabung dalam Motion Picture Association of Amerika akhirnya menghentikan distribusi filmnya.
"Tersiksa banget nggak bisa nonton film bagus," kata Santy Li. Menurut Santy, beberapa kali dia keluar-masuk bioskop dan mengunjungi situs jaringan bioskop di Indonesia, tapi tetap saja tak ada film yang menarik hatinya. Demi melayani hasrat menonton film Hollywood, dia pergi ke negeri jiran. tapi berbeda dengan Arta, Santy memilih Singapura.
Di Singapura, Santy menonton 5 film Hollywood yang tak tayang di bioskop Indonesia. Perempuan lajang 28 tahun ini menonton Thor, Kung Fu Panda 2, Pirates of Caribean, X-Men First Class, dan Hangover. "Happy-lah, meski dicela teman-teman yang tinggal di sana," ujarnya. Menurut Santy, teman-temannya yang bermukim di Singapura merasa "kasihan" karena penggemar film di Indonesia tak bisa menikmati film Hollywood di bioskop. "Makanya saya berharap kisruh bea masuk impor dan pajak itu cepat beres."
Bila masalah tak kunjung selesai. Santy berencana pergi lagi ke Singapura pada Agustus atau September mendatang. "Ada Transformers dan Harry Potter. Kalau sampai nggak nonton di bioskop kan bete juga," ujarnya. Singapura menjadi pilihan Santy karena dia punya teman banyak di sana. Jadi, tak perlu mengeluarkan biaya menginap. "Tinggal mencari tiket promo, he... he..."
Selain Arta dan Santy, ada juga Rya Karina. Karyawati Ismaya Group itu menyediakan waktu dua hari di Singapura untuk menonton film blockbuster pada akhir Mei lalu. "Sebenarnya ada acara kantor, tapi aku datang lebih cepat dua hari sebelumnya khusus nonton di bioskop," kata Rya.
Ketika menonton di VivoCity, Rya bertemu banyak sekali orang Indonesia. Saat membeli pop corn, juga ketika duduk. "Depan, kanan, semua orang Indonesia, bahkan penjaga karcisnya sampai tahu, dia bertanya, 'Indonesian' ya," ujar Rya lalu tertawa. Harga tiket yang dibeli Rya Sin$ 13 atau sekitar Rp 90 ribu.
Selama di Singapura Rya menonton empat film, pertama Kung Fu Panda 2, Thor, Fast and Furious 5, dan Pirates of Caribean. Akhir bulan ini Rya akan kembali ke Singapura. Perempuan 32 tahun ini sudah mengantongi tiket pesawat. Ada beberapa film lagi yang sudah masuk daftar, yakni Green Lantern, Transformers, X-Men First Class, dan Hangover 2.
POERNOMO GONTHA RIDHO
you can also find me here
^ tetep aja bro, sensasi nonton di bioskop sm di dvd beda banget...![]()
great...just great..itulah Pemerintah. mengambil keputusan, dan tidak melihat efeknya.
devisa dan pajak tontotan berkurang...
well...mr.president. what do you suggest now?
Kalo ada presiden yg janjian internet gratis sama film hollywood balik lagi gw coblos tuh orang tapi lama amat 2014
bye bye TRANSFORMERS ma HARRY POTTER.
ga kebayang, mustinya pajak hiburan yang musti meningkat bulan Juni-AGustus ini, tahun ini harus menurun karena masalah kayak begini..
oh well..
hunting bajakan sepertinya ide yang ga buruk.
plus, download.
ini maksudnya apa yah?
oh.. Harpott...
Sambut Film Hollywood, Menbudpar Perbanyak Bioskop
INILAH.COM, Jakarta - Menyambut masuknya kembali film-film impor atau film Hollywood, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik berjanji mempermudah pendirian bioskop baru.
"Kita berpikirnya kan tidak jangka pendek, tapi jangka panjang. Film Hollywood masuk gedung, bioskop hidup. Malah kita berencana menambah layar lagi dari sekarang 600 jadi 1.000 sampai tahun 2014," ujarnya saat ditanya wartawan di kantor Presiden, Jumat (24/6/2011).
Untuk mempermudah masuknya film Hollywood tersebut, kata Jero, pihaknya dengan Kementerian Keuangan telah menyaiapkan kemudahan untuk pajak film impor.
"Sudah siap SK Menkeu. Sekarang saya sedang minta konfirmasi importir dengan keluarnya SK itu apa sudah pas filmnya bisa masuk. Karena tujuannya dua, pajaknya oke filmnya oke," tuturnya.
Menurut politisi Partai Demokrat itu, importir-importir film impor juga sudah memahami mengenai persyaratan pajak seperti itu. Untuk merangsang pertumbuhan jumlah bioskop, Jero juga mengatakan bahwa pihaknya telah melobi perbankan.
"Saya sedang persiapkan aturan dan kemudahan bagi gedung bioskop baru, layar-layar baru kita akan berikan kemudahan perbankan diperingan. Perbankannya dengan alokasi dana bunga khusus sehingga film bisa terdorong ke atas," tandasnya. [bar]
you can also find me here
baca di status FB red_prince,
hohohoho harapan atau harapan semu yah?Adakah yang menyaksikan Global TV?
baru saja diputar trailer film Transformers: Dark of the Moon lengkap dengan tulisan
"SAKSIKAN DI BIOSKOP KESAYANGAN ANDA" di akhir trailernya. apakah ini tanda-tanda...? I hope so. =)![]()
Horeeee...sudah confirmed
Harry Potter finale tayang di Indonesia tanggal 13 juliii
![]()
^
eh, beneran tuh? aseek dah....bisa nonton bioskop lagi
"Maybe not all of our efforts will be rewarded. But without effort, you will get nothing"
Takahashi Minami
------------------------------------------------------------------
Thread paling Hot dil AKB48 Glossary l 48Fams l My Blog
khusus harry potter?? filmnya lainnya gimana....
"Maybe not all of our efforts will be rewarded. But without effort, you will get nothing"
Takahashi Minami
------------------------------------------------------------------
Thread paling Hot dil AKB48 Glossary l 48Fams l My Blog
tapi ane liat iklan2 movie di kompas, masih gak berbobot tuh..
makin mengecil pula ukuran movie yang akan tayangnya..