...bersama kesusahan ada kemudahan...
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n
My Little Journey to India
Jadi trans-carreofur???...aneh2 aja namanya...hahahahaha...
kenapa carrefour mo ngelepas yang di Indonesia yah??..kalo dia untung trus kok mo aja dilepas...something wrong??
eh bukannya dulu pas awal baru buka carefour masih milik prancis? CMIIW jadi dibeli si anak singkong kan![]()
You were born with the ability to change someone's life - don't ever waste it.
baiklah kucerna dulu ya infonya, soal bisnis korporat dan kaitannya dengan TI gini bener2 di luar radarku soalnya![]()
...bersama kesusahan ada kemudahan...
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n
My Little Journey to India
...bersama kesusahan ada kemudahan...
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n
My Little Journey to India
Yang saya heran barang di hypermarket seperti carrefour dsb dimark up besar2an sampe 200% untuk kategory barang tertentu dari harga retail produsen.kok bisa masih murah yah?
Barang2 yang untung besar rata2 elektronik biasanya dimark up besar besaran. pantesan tiap kalo masuk ke hypermarket manapun begitu masuk kalo ga sebelah kiri/kanan didisplay barang elektronik semua![]()
Cha_n, kalo ngerjain proyek2 IT untuk government, itu asik bgt ke depannya, ada kebutuhan banyak.
apik iki bahasanne, lanjutkan mbakkk..![]()
Any views or opinions presented above are solely those of the author. Thus the author may disclaim accuracy on warranties and liabilities they may cause including loss of intellectual properties, economical benefit, and coordinated mental responses.
saya baru membaca thread ini dengan lebih detail
sebenarnya yah, toko2 "big box" kaya gini (carrefour dkk), seperti yang dipost di atas, kan murah2 ya produk2nya. bagaimana impact perusahaan2 ini terhadap small businesses di indo? apakah terlindas?
sebenarnya toko gede itu barang2nya kena pajak lho malahan. kalau toko kecil ngga.
cuma toko macam carrefour gitu pinter, mereka minta harga termurah dari pabrik, dan yang jelas mereka memotong rantai distribusi.
untuk kelas hypermarket hanya boleh di ibu kota propinsi.
yang jadi tantangan berat toko2 kecil adalah jaringan indomaret dan alfa. dimana mana ada.
...bersama kesusahan ada kemudahan...
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n
My Little Journey to India
loh, toko kecil ga dipajakin? jadi perusahan musti berada di ukuran tertentu baru ada peraturan pajaknya ya?interesting. dan harga2 dari toko gede gini setelah dipajak apa masih lebih murah dibandingkan toko tradisional? dan maksudnya perusahaan sekelas hypermarket hanya boleh di ibu kota propinsi, apakah ini peraturan dari pemerintah, dan apa beneren di-enforced?
kebetulan di kotaku tergolong cukup banyak perusahaan kecil (small business, alias mom and pop store gitu), dan biasanya alergi dengan toko2 big box ala walmart (sejenis carrefour ato giant juga ya) yang terkenal murah2 barangnya dan serba ada. ini karena walmart dikenal sangat menekan harga dari produsen, dan biaya labor pekerja2nya. udah beberapa kali walmart ingin masuk ke kotaku, tapi ditolak terus oleh masyarakat (in some way oleh pemerintah juga). sama halnya dengan big boxes laennya, biarpun ada yang berhasil masuk juga, tapi biasa lewat diprotes dulu, karena kuatir membunuh para small business ini.
di jakarta dan maupun ibu2 kota secara umum kan masih banyak small business kaya gini, gimana tuh dengan nasib merekadan kalau mereka bisa bersaing, bagaimana caranya tuh?
ga mungkin ada perusahaan apapun bisa makan semua kue, pasti ada bagian2 tersisa buat yang lain.
yup aturannya gitu. hypermarket cuman di ibu kota propinsi.
kalau mini market bisa dimana2
mini market dan hypermarket udah perusahaan berbadan hukum jadi harus bayar pajak. toko kelontong pinggir jalan dan warteg pinggir jalan ya ga kena pajak. kecuali kelas resto.
mereka bisa nekan harga ya itu, penggunaan IT, mereka juga punya bergain position lebih dari pada supplier jadi supplier taruh barang, ntar 3 bulan kalo udah laku baru hypermarket/mini market gitu bayar.
...bersama kesusahan ada kemudahan...
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n
My Little Journey to India
oiya fyi, orang indonesia gitu kannnn... ada indomaret 200m dari rumahku, ada toko kelontong kecil 50m dari rumah. kalo cuman beli kerupuk satu atau beli choki choki sebiji males amat yang jauh2 hehehe.
depan komplek ku ada mini market, dalam komplek ada 4 warung dan mereka masih jualan.
ada pasar yang masih mereka bisa layani.
misal warung jualan gas dan galon air yang bisa dianter Walo harga lebih mahal tapi banyak yang mau
...bersama kesusahan ada kemudahan...
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n
My Little Journey to India
hmmm...![]()
kalo dipertimbangkan, ada benernya jugajangan underestimate penataan kota, mobilitas dan habit konsumer ya kalo gitu
ngga kepikiran dari perspektif itu. serasa lupa cara hidup dari masa lalu
![]()
kl dipikir pikir kadang harga di hypermarket lebih mahal daripada di pasar. tapi konsumen masih aja doyan. mungkin karena mikirnya semua barang tersedia jadi beda seribu duaribu pun asal gak keluar masuk toko ya gak papa ini. mana suasananya adem bener. hehe
iya betul. dari sisi kenyamanan
...bersama kesusahan ada kemudahan...
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n
My Little Journey to India
trus ada lagi contoh lain, coba deh beli kopi kapal api sachet yg ada tulisan berhadiah, biarpun sampe ribuan bungkus lu buka gak bakal ada hadiahnya kalo beli di supermarket besar.
tapi kalo beli di toko pinggir jalan, dari 3 bungkus kira2 ada 1 bungkus yg berhadiah kecil, Rp 1000 atau Rp 2000.
karyawannya temen gw ada yg dapet motor dari kopi kapal api yg beli di warung.
mungkin karena harganya ditekan habis2an, maka kapal api memotong jatah undian berhadiah untuk kelas supermarket.
kemarin ke Depo Bangunan (supermarket bagunan). yg datang kesana banyak yg bawa keluarga (anak2 dan bayi mereka)
apa bedanya sma toko bagunan biasa?
ceritanya saya mau beli lantai/tegel, lewat bagian penjualan pintu2, pintu yg dipajang banyak banget,
jadi ingat film "Monster Inc"
![]()
Ada pepatah mengatakan => Siapa yg kuasai Informasi dia kuasai dunia
Peranan TI di Carrefour menurut saya lebih pada laporan produk yg paling laku. Semakin laku, semakin cepat uang berputar, semakin gampang membuat alasan produsen memberikan potongan.
belajar nge-blog di ferylife.blogspot.com
pernah ada yg beli barang elektronik eks-display di supermarket/swalayan ini, misalnya d Ace Hadware, electronic solution, carrefour,
hypermart, dll?
kualitasnya sama?lebih murah?