Page 4 of 18 FirstFirst ... 2345614 ... LastLast
Results 61 to 80 of 343

Thread: renungan ndugu v2.0

  1. #61
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    Kurasa kemampuan mengartikulasikan pikiran, ide, dan konsep adalah suatu bakat. Tidak semua orang bisa menyampaikan pesan dan ide dengan jelas, dan terutamanya, secara efisien.

    Unfortunately saya berada di grup yang tidak mempunyai / lemah bakat ini. Terlalu banyak redundancy. Minimnya koleksi kosakata juga tidak membantu.

    Don't you think so?

  2. #62
    pelanggan setia Porcelain Doll's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    6,347
    iyah...betul sekali....
    g juag sangat kesulitan memaparkan ide2 g
    diterangin berkali2 juga pada ga nangkep....sedih...

  3. #63
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    mungkin adalah hukum alam bahwa semakin bertambah umur seorang manusia, semakin bertambah pula kesinisannya.

    are we that horrible?

  4. #64
    pelanggan tetap komporminyak's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    1,243
    kok malah ke arah sinis?
    *maksudnya?
    - just call me kokom -

    Shinken & Fude… Jalan pedang dan jalan kuas, antara keharmonisan dan kekerasan kehidupan yang melebur untuk meraih kemurnian yang sempurna…
    I get to actually experience what it would be like to be a psycho, which is not a fun one. For me, it suits me. It suits my personality.

  5. #65
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    mungkin saya menggunakan istilah yang salah?
    maksudku, cynicism (kesinisan?)
    dan skepticism. kalo boleh nambah selain kesinisme.

    statement itu cuman observasi kehidupan saja.
    dan saya mungkin salah
    mungkin pula itu kesinisan saya yang berbicara


  6. #66
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    it's hard to believe we are half way through the third month of the year. prasaan kemaren baru perubahan tahun. kuingat dulu waktu kecil, waktu rasanya berjalan lambaaaatttt sekali. kok ga lulus2 sd ya? kok ga lulus2 high school ya? i couldn't wait to grow up and be independent. skarang? well, rasanya semakin berumur, waktu terasa berlalu semakin cepat saja

    tadi melihat coverage mengenai peringatan setahun bencana di jepang. ga terasa udah setahun ya? clean up effortnya patut diacungin jempol.

  7. #67
    pelanggan setia Porcelain Doll's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    6,347
    memang, gu....semakin tua biasanya orang semakin sinis karena mereka makin banyak tau keburukan2 dunia
    makanya makin skeptis dan hilang kepolosannya
    sulit loh mempertahankan optimisme yg tidak berdasar dan idealisme yg biasanya cuma bertahan sampai awal kita menyelesaikan perkuliahan

  8. #68
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    po: that's life, ya?

  9. #69
    mungkin kita terlalu banyak mendengarkan kehendak dari pd nurani..
    Masih pemula,, harap maklum kalo banyak yang salah ya..


  10. #70
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    another sifat manusia:
    terlalu mudah lupa untuk melihat kehidupan orang lain yang jauh lebih susah
    mereka yang berada di daerah bencana, konflik perang, dll
    rasanya diri menjadi kecil sekali kalo melihat situasi hidup seperti ini
    what am i whining for?

    harus selalu mengingatkan diri untuk lebih bersyukur

  11. #71
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    if you have thought of suicide, call your doctor

    biasanya begini deh iklan2 obat di tivi mengenai efek sampingan obat yang diiklanin. kadang saya ga habis mikir, apakah sejarang itu orang2 yang mempunyai pemikiran untuk bunuh diri? i find it hard to believe. karena saya merasa pemikiran itu pasti sangat umum, dan kalo semua orang mengikuti apa yang disaranin oleh iklan itu, bisa2 para dokter kebanjiran pasien.

    hal laen yang juga susah saya pahami adalah, kenapa orang yang bunuh diri selalu dikaitkan sebagai orang yang mempunyai masalah? ato, mental ga stabil. bagaimana dengan orang yang tidak mempunyai masalah ato alasan apa2 selain tidak pengen hidup aja, ato bosen hidup, ato ga peduli aja? again, saya merasa ini tidak se-uncommon itu.

    lalu, apakah pihak hukum selalu harus mencari alasan ato penyebab orang yang bunuh diri? kalo orang yang bunuh diri for the sake of bunuh diri dan sekedar bosen idup itu tidak meninggalkan pesan apa2, bisa2 orang innocent yang berada di wrong place at the wrong time dicurigain dan dituduh sebagai penyebab bunuh diri karena timingnya yang salah. nobody's fault, tapi tuntutan hukum mungkin harus mencari kambing hitam.

    kalo udah gini, bagaimana orang bisa bunuh diri dengan tenang?


    ah well.

  12. #72
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    sepertinya ini fenomena yang sangat umum. seorang pakar suatu bidang cenderung melihat dan mencoba menyelesaikan suatu masalah dari kacamata teknisnya saja. dan ini saya perhatikan terjadi pada orang di bidang apa aja. ahli fisika, mungkin fantastis di bidangnya, tapi belum tentu jago mengajar ato menjelaskan solusi ataupun konsep. ato, ahli hukum, ahli IT, akuntan, arsitek, insinyur, ato apa sajalah, cenderung memandang dan memecahkan suatu masalah secara teknis berdasarkan keahlian mereka saja, tapi blom tentu pertimbangan2 dari aspek laen terpikirkan olehnya. mungkin solusi itu "terbaik" secara teknis, tapi blom tentu adalah yang terbaik dari segi (let's say) operasional ato mungkin bisnis point of view.

    bagaimana mengusahakan supaya para ahli2 ini untuk berpikir diluar teknikalitas saja? kupikir itu kendala yang sangat besar dan membutuhkan masa training yang sangat panjang. cuci otak ibaratnya. not an easy job. dan orang yang natural mempunyai talenta ini tidak mudah dicari. saya sendiri tidak ada bakat untuk itu.

    and the bigger question, apakah bisnis yang bermodel seperti ini bisa bertahan dan berkembang?
    Last edited by ndugu; 16-04-2012 at 05:30 AM.

  13. #73
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    gluttony, bener2 one of the deadly sins.

    ugh

    sering kali kita tau hal2 yang tidak baik untuk kita sendiri, tapi ntah kenapa masih dilakukan. dan setelah dilakukan, baru nyesel. makan harusnya suatu aktivitas yang dilakukan untuk kelangsungan hidup, bukan untuk membunuh diri. masalahnya, manusia sangat mudah lupa diri.

    buffet dining should be banned. seriously.

    *guilty*
    i should hit the gym tonight

  14. #74
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    ntah lah bagaimana menanamkan "rasa memiliki" ke orang2. saya pun bingung.

    saya perhatikan manusia ada kecenderungan untuk menyia2kan sesuatu atau melakukan pemakaian yang berlebihan jika sesuatu itu 'gratis' ato bukan expensenya. misalnya, katakan restoran menyediakan tisu sekotak untuk dipakai oleh pelanggan, si pelanggan boros memakai tisu karena toh ga perlu bayar ini. atau, misalnya karyawan2 yang tidak peduli untuk ikut menjaga properti perusahaan karena toh kalo ada yang rusak ato ilang, biaya ditanggung perusahaan, bukan tanggungannya secara langsung. sama seperti fasilitas2 umum yang dirusakin ato divandalisme karena toh punya pemerintah itu, bukan punyaku. atau, tamu2 yang tinggal di hotel, mengganti handuk setiap hari ato boros memakai air ato boros memakai listrik (ga padamin ac / lampu biarpun lagi ga ada di kamar), karena toh biaya itu semua udah termasuk dalam biaya hotel. dan bejibun contoh2 lainnya.

    remeh memang. but the little voice in me merasa susah menerima itu. kenapa manusia tidak bisa lebih peduli? why the waste? biarpun itu bukan expense-mu dan bukan milikmu, tapi tidak bisakah mempunyai "rasa memiliki" dan ikut menjaga?

    apakah itu sesuatu yang innate? bagaimana supaya manusia bisa lebih peduli dan lebih mempunyai rasa memiliki, biarpun itu bukan miliknya?

  15. #75
    Chief Cook etca's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    aarde
    Posts
    11,168
    manusia sekarang emang harus dimanusiakan kembali, gu

  16. #76
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    Sepertinya banyak orang yang menanggap yang namanya baju baru, dalam arti baru dari toko, adalah bersih. Langsung beli langsung pake. Kan baru itu. Pasti bersih. Blom pernah mereka liat pabrik baju kali ya. Dan prasaan bbrp taon yang lalu ada artikel berita mengenai investigasi studi kuman di baju2 yang masih baru dan tergantung di toko. Ntah brapa banyak jenis kuman yang ditemukan.

    Jadi, kenapa mencuci baju baru dianggap aneh?

  17. #77
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Kapan terakhir beli celana dalam baru gu ? dicuci dulu gak ?

    Celana dalem itu meskipun gak pernah dicoba orang lain tapi perjalanannya dari pabrik tekstil sampe jadi celdam itu cukup panjang, gak ada yg tau kan kalo konveksi2 biasanya pengap dan panas, siapa tau mas2 yg jait celdam itu butuh kain buat lap keringet

  18. #78
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    Semua baju baruku dicuci kok cuman ada orang2 yang geleng2 kepala ngeliat saya cuci aju baru

    Saya ada sodara yang pernah ngejalanin bisnis konveksi, jadi mengenai kebersihan dalam proses pembikinan baju, saya pernah tau

  19. #79
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Quote Originally Posted by ndugu View Post
    Semua baju baruku dicuci kok cuman ada orang2 yang geleng2 kepala ngeliat saya cuci aju baru

    Saya ada sodara yang pernah ngejalanin bisnis konveksi, jadi mengenai kebersihan dalam proses pembikinan baju, saya pernah tau

    ow ada sodara yg buka konveksi ya ? berarti kemungkinan besar lu orang pontianak atau sekitarnya

  20. #80
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    Selalu cuci. Baju baru baunya ga enak
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

Page 4 of 18 FirstFirst ... 2345614 ... LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •