-
Lily
Dari sisi kristen ya... kalo masalah dia sakit jiwa dan membunuh anak atau orang tua, dia tetep dosa, mau gak mau dikenai hukuman
tapi dosa akibat membunuh.. dapat Tuhan ampuni. Misalnya dengan Daud, yang membunuh Uria, bawahannya, agar dapat mengambil istrinya. Contoh lain, Rasul Paulus adalah bekas pembunuh jemaat Tuhan, dan waktu membunuh malah merasa berbuat sesuatu kebaikan bagi Tuhan. Tetapi malah dipakai Tuhan dahsyat, tentu setelah diampuni oleh Tuhan Yesus (1 Timotius 1:12-16)
Menurut saya, bisa diampuni jika orang tersebut meminta ampun.
orang tua punya andil dalam membesarkan anak, karna udah jelas dikasih untuk dijaga. Bukan dibunuh. Kalo sakit jiwa, kayanya hanya Tuhan yg bisa melihat apakah dia sakit jiwa beneran, atau sekedar kamuflase. Jadi saya cuma bisa menyerahkan keputusan dosa apa enggaknya ke Dia
Posting Permissions
- You may not post new threads
- You may not post replies
- You may not post attachments
- You may not edit your posts
-
Forum Rules