-
saya pribadi sih ngerasa ga masalah, sama hal-nya seperti museum2 yang mempunyai bagian ato spesialisasi khusus daerah2 tertentu.. artifak2 yang dipajang, kan blom tentu dimiliki, bisa juga dipinjem, disewa, ato memang disumbangkan, dll. saya ga tau dalam kasus musem kerinci ini gimana.. tapi kupikir itu cukup umum dalam dunia per-museum-an.. musem seni di prancis, juga tidak melulu memajangkan kesenian dari situ aja toh, pasti juga ada kesenian dari asia/pasifik, afrika, latin dll.
memang terasa ironis, apalagi belakangan ini indo sering ada masalah dengan malaysia, udah kepalang sensi
kalo malaysia mo bikin musem kerinci, itu urusan sana dan bukan kendala dalam menghalangi jambi sendiri membuat musemnya sendiri bukan? anggap aja malaysia ikut promosiin indo
Posting Permissions
- You may not post new threads
- You may not post replies
- You may not post attachments
- You may not edit your posts
-
Forum Rules