Results 1 to 4 of 4

Thread: Lir Ilir

Threaded View

Previous Post Previous Post   Next Post Next Post
  1. #1

    Lir Ilir

    Lir-ilir, lir-ilir
    tandure wus sumilir
    Tak ijo royo-royo tak senggo temanten anyar
    Cah angon-cah angon penekno blimbing kuwi
    Lunyu-lunyu penekno kanggo mbasuh dodotiro
    Dodotiro-dodotiro kumitir bedhah ing pinggir
    Dondomono jrumatono kanggo sebo mengko sore
    Mumpung padhang rembulane mumpung jembar kalangane
    Yo surako... surak hiyo...



    Sayup-sayup bangun (dari tidur)
    Tanaman-tanaman sudah mulai bersemi,
    demikian menghijau bagaikan gairah pengantin baru
    Anak-anak penggembala, tolong panjatkan pohon blimbing itu,
    walaupun licin tetap panjatlah untuk mencuci pakaian
    Pakaian-pakaian yang koyak disisihkan
    Jahitlah benahilah untuk menghadap nanti sore
    Selagi sedang terang rembulannya
    Selagi sedang banyak waktu luang
    Mari bersorak-sorak ayo...
    ------------------------

    Saya suka versi yang dalam film SANG PENCERAH daripada yang Kyai Kanjeng
    meski yang Kyai Kanjeng nampak lebih khusyuk

    Keren banget

    Soalnya lagu ini kan memuat makna filosofis-sufistik, bukan sekadar
    lagu dolanan.


    Band Rich yang bawain Lir Ilir dalam Sang Pencerah.
    (Belum nonton Sang Pencerah)


    Lir Ilir dalam SANG PENCERAH




    Last edited by keremus; 14-04-2011 at 05:56 PM.
    ´There are two ways to conquer and enslave a nation. One is by the sword. The other is by debt´
    -John Adams-

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •