Quote Originally Posted by kandalf View Post
LTS = Long Term Support
bisa dibilang stable release lah. Mesti cek lagi sih soal ini.



Nggak ada masalah selama transfer file tersebut menggunakan cara yang sama-sama bisa dilakukan oleh kedua belah pihak seperti:
1. menggunakan flashdrive yang diformat dengan filesystem yang didukung oleh kedua belah pihak seperti FAT32 atau NTFS (catatan, Linux mungkin butuh aplikasi pihak ketiga seperti ntfs-3g untuk akses NTFS);
2. menggunakan protokol standar seperti SCP atau FTP;
3. menggunakan sharing seperti Windows sharing dan Samba di linux

Yang sering agak masalah justru dari aplikasinya sendiri yang ternyata antara versi Windows dan versi Linux ada perbedaan kecil tetapi kadang mengganggu. Jadi pastikan lagi di OS tujuan bahwa file tersebut bisa dibuka dan tidak ada masalah.



Sudah punya daftar aplikasi yang akan digunakan?
sebaiknya, sesuai distronya, pelajari cara instalasi di linux.

Di Linux, instalasi bisa dilakukan
1. manual: Di-compile lalu file-file-nya diletakkan secara manual. Ini cara yang bisa dipastikan pasti berjalan di semua distro, asalkan semua prasyarat kebutuhannya sudah terpenuhi;

2. instalasi per-aplikasi: Kalau di windows kadang ada file setup.exe atau semacamnya, maka di linux, kadang aplikasi hadir dalam bentuk instalasi.
Distro Redhat/Mandrake/Mandriva/Fedora/PCLinuxOS: menggunakan rpm
Distro Debian/Ubuntu/Knoppix dkk: menggunakan dpkg
Hati-hati,
walau namanya mungkin sama, misalkan .rpm, antar distro bisa berbeda variasi. Jadi .rpm-nya RedHat beda dengan .rpm-nya Mandrake.

3. instalasi per-paket-dan-prasyarat: Kalau pernah menggunakan Google Play di Android, maka mestinya cukup ngerti karena prinsipnya sama,
instalasi dari repository dan proses instalasi ini melakukan pengecekan prasyarat apakah sudah terpenuhi atau belum. Kalau belum, maka akan mengunduh dan install prasyarat bersangkutan
Distro Redhat/Mandrake/Mandriva/Centos: yum
Distro Debian/Ubuntu/Knoppix/PClinuxOS(?): apt (teks) dan synaptic (versi GUI)

Kelihatannya ribet,
tetapi begitu udah mencoba dan memahami,
justru bakal kecanduan dan install macam2.
Tadi tanya temen yang LTS, iya Long Term Support, katanya kalo dipake buat Server disarankan pilih yg ini, errr.... lupa tadi alasannya kenapa.
disarankan temen pake Ubuntu, mmmm... trus pas Install jangan pilih yg update, updatenya entaran aja kalo udah selesai Install, bakal lama sualnya, apalagi yah, baru itu kayaknya tadi pelatihannya.

soal applikasi udah ada beberapa yang disiapkan, tapi belum dapet yg buat composit video masih gugling".
pas gugling juga nemu Ubuntu Studio, katanya sih udah Include applikasi" multimedia, tapi kayaknya saya mau coba yang biasa dulu, biar tau step" pas ubek"nya.

proses installasinya ribet yah
saya belum gitu familliar dengan istilah"nya juga.
ah..... saya begitu bersemangat soal ini