Quote Originally Posted by Alip View Post
Simply karena memang apa yang kita sebut pas-pasan itu buat dia sudah berlebih, cuma saja memang para calon mertua punya pendapat lain

---------- Post Merged at 09:07 PM ----------

Waktu lulus dulu saya menolak tawaran sebuah perusahaan nasional yang kala itu memang dikenal sebagai sarang koruptor, walaupun sudah diterima di program management trainee dan langsung sekolah S2, semata-mata karena saya gak mau maju karena kemampuan berpolitik. Saya akhirnya join perusahaan kecil di industri yang dama tapi punya komitmen untuk berbisnis secara etis. Orang tua saya sampai geleng2 kepala.

Masih termasuk idealisme gak kalau kita menghindar tempat yang gak idealis?
berarti solusinya simple, carilah calon istri plus paket sama calon mertua yang memiliki idealisme dan pandangan sama

Quote Originally Posted by kandalf View Post
Na'ah.
menghindari tempat yang berpotensi mengubah dirinya menjadi gak idealis berarti seorang idealis lemah.

Tidak ada yang salah dengan itu tetapi idealisme tidak ada artinya kalau dia tidak bisa mengaplikasikan sikap idealisnya. Dia harus mencari tempat lain untuk memberi wadah idealismenya. Kalau dia cuma nganggur dan ngedumel, itu namanya bukan idealis.
aku sih melihatnya, pada kasus om alip dia berusaha untuk bisa doing the right things dan doing it right sekaligus. dengan berada di perusahaan kecil itu dia merasa ada jalan buat melakukannya.

kalau posisinya masih keset, ya sadar diri dulu lah. ada ga nya diri kita ga akan ngubah keadaan juga. jadi pake strategi dan taktik.