Tidak mau dicap koruptor dengan tidak mau jadi koruptor memang beda...
trus bingung lagi, maksudnya idealisme mereka gak bisa dibuktikan dengan kehidupan mereka itu gimana? Apa mereka miskin, sehingga dianggap idealisme mereka tidak membantu mereka hidup, atau mereka ikut korup sehingga gak bisa dianggap idealis?
Itulah sesungguhnya yang dimaksud dengan idealisme, adanya suatu prinsip yang dianut termasuk bila prinsip tersebut mengurangi kenyamanan dalam hidup mereka. Jadi kalau orang idealisme kemudian jadi 'agak' miskin, ya memang wajar. Seandainya kita hidup di negeri di mana semua orang idealis, maka idealisme bukan lagi jadi barang istimewa... soalnya gak ada pembandingnya...
Ini tergantung sistem tempat si orang kaya tersebut tinggal. Jika sistemnya memang menuntut perilaku B, maka wajar saja si orang kaya melakukan itu. Malah bisa dibilang dia idealis dengan konsep kekayaannya.
Tapi di sebuah sistem di mana hukum ditegakkan dan perilaku B dilarang, maka dia layak dijatuhi hukuman.
Idealisme bagi saya tidak hanya seputar cara beroleh kekayaan. Seorang vegan adalah idealis anti dagingsaya sendiri idealis dengan lingkungan, jadi menolak penggunaan styrofoam, , ikutan earth hour, dan mengurangi penggunaan mobil pribadi. Semua bikin gak nyaman tapi karena saya percaya itu, ya hayuk ajah.
Idealis yang gak kaya?
Saya kenal seorang mantan pegawai negeri yang beralih jadi peternak kecil-kecilan karena tidak mau terlibat dengan sistem kantor yang korup. Sekarang dia sudah jadi peternak besar yang tiap tahun naik haji (caranya? Dia juga punya LBH... jadi terdaftar sebagai pembimbing)
Jual mobil kan gak salah?
![]()
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)





saya sendiri idealis dengan lingkungan, jadi menolak penggunaan styrofoam, , ikutan earth hour, dan mengurangi penggunaan mobil pribadi. Semua bikin gak nyaman tapi karena saya percaya itu, ya hayuk ajah.
)
Reply With Quote