menurutqu, pilihan untuk tidak preschool/tk itu ada di tangan masing2.
toh, orang tua anak sudah bisa memikirkan kelebihan dan kekurangannya.
So itu masih wajar2 aja.

Aq sih, kenapa mikir ara harus preschool, krn komples rumah sepi banget.
Jarang anak kecil.
Kalopun ada, mereka gak saling main gitu.
Paling cuma ketemu selewat kalo jalan2 pagi/sore.

Aq sih pengennya ara preschool/tk yng murah dan lumayan layak.
Tempat mainnya masih aman untuk anak2.
bukan pelajaran nya sih.
Toh anak segitu yang penting itu dirangsang dengan permainan
Dan hal2 yg fun.
bukan dijejali dengan kurikulum2 yang penuh sesak.

Masalahnya, di sekitar rumahqu adanya cuma tk2 bergengsi.
Tkai lah, twinkle stars lah, cikal lah, cita buana lah, apalagi high scope.

Ada paud/tk kecil2, sayangnya terlalu njomplang.
Tempat seadanya (rumah ngontrak)
Fasilitas seadanya.
Sarana bermain benar2 membahayakan.

Mungkin karena daerah rumahqu jg telalu njomplang.
Antara yg berada (anak2 diantar baby sitter dan supir)
Dengan yg kurang berada (anak2 yg lari2 di jalan dan gak diawasi ortu)

Pengennya sih ara ke tk negri. (di cipete)
Tp ya itu, minimal 3 tahun, dan kami gak punya kendaraan.
Kalopun ada kendaraan, aq gak bisa nyupir