He he he... terus buka-bukaan/top less di jalanan itu namanya menghormati wanita?
Emangnya siapa yang nyuruh/maksa kalangan non-jilbab untuk memakai jilbab dan burqa? Ga ada kan?
Kalau bagi kalangan non-jilbab jilbab itu bermakna "perendahan martabat wanita"... ya, mbok ga usah dipakai lah. Silahkan aja ga pake jilbab. Siapa juga yang maksa lu mesti pake?
UU anti-jilbab ini jelas ga beralasan kuat untuk diterapkan kalo cuma semata-mata karena "perendahan wanita". Ini rasisme budaya dan agama dan eksibisi tingkah paranoid yang kekanak-kanakan.
Jangan-jangan nanti saking paranoidnya dengan cara berpakaian seseorang--gara-gara liat osama bin laden berjenggot di TV--nanti malah jenggot dan kumis dilarang juga.
"Hai cowok-cowok... itu jenggot ama kumis lu cukur gundul semua... jangan niru-niru osama lu... awas kalo numbuh satu senti aja, ntar kamu didenda...."
kekekeke![]()
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)




Jadi gue coba jelasin sebisanya jalan pikiran mrk aja.
Reply With Quote