kocak, bagus neh chemistry-nya disini masih lanjut ternyata.
debat feminism dan gender sensitive issue kek gini, serasa kudu dibahas di Kopimaya Lawyers Club. Mungkin perlu diusulkan tuh.
Gw kira, kubu2nya disini benernya bukan berdasarkan jenis kelamin . gak harus ibu2 suka gosip versus eksmud macho. *hoeekk....

jangan terlalu sexist bin stereotypical- lah, kan disini tujuannya untuk belajar satu dari yang lain. Ini positif. Yang mau trolling negatif dan neko2, ke laut aje..
ini tuh murni bahasan mana yang
idealis dan
realis. Ada yg suka banget mimpiiin Mr.Right dg segala keperkasaan luar dalamnya, ada yg cari Mr.Right Now dg orientasi short term service. Ada yg masih belajar dari buku, minim pengalaman. Dan ada yg nulis buku dari pengalaman. Ada yg 'sok' tahu, dan ada yg 'pengin tahu' tapi malu-malu. Ada yg gak jujur dengan dirinya sendiri. Aware but filled with ignorance. Apapun racikannya, tetep
gw lihat diskusi dan bahasan thread ini garis besarnya cuman idealis dan realistis.
Buat yg idealis kudu buka mata, stop self-denial, stop asking steewpid questions, watch and learn. Jangan pupus harapan karena sesuatu/seseorang ndak terlalu 'perfect' di perspective kita. It's not the end of the world. This goes also for you, dek Serendipity.

cemungudd donk?..Jesus loves you. xixixixixi.
buat yg realis yah sedikit sabar membuka persepsi publik dan hal2 tabu.
Make Have fun and move on aja dg lawan2 yang memang...notabene inconsolable.

You can't help stupidity and reduce ignorance. Gemesin emang, tapi yah sante wae...
like this if you're a realist.