Makanan yang satu ini khas masyarakat Tionghoa. Orang menyebutnya bakcang. Bentuknya unik , yaitu limas segitiga , menjadikan bakcang mudah dikenali.
Bakcang berbahan dasar ketan beras. Nikmat bakcang akan semakin terasa saat kita mulai merasakan beragam isinya. Umumnya bakcang berisi daging , jamur , udang kecil , seledri , dan jahe ataupun sayuran.
Kita juga bisa memilih beragam isi dan rasanya. Ada ayam , babi , babi telor asin , atopun vegetarian.
Keistimewaan bakcang juga didukung dengan daun pembungkusnya. Jika lepet menggunakan daun janur , dan lemper menggunakan daun pisang , bakcang menggunakan daun bambu yang panjang. Sebelum digunakan daun bambu juga perlu dimasak terlebih dahulu untuk detoksifikasi.
Tradisi menyantap bakcang sendiri di kalangan masyarakat Tionghoa merupakan salah satu kegiatan dalam festival Peh Cun. Bakcang sudah menjadi makanan simbolik yang dirayakan tiap bulan kelima tanggal 5 pada kalendar Imlek. Pada tanggal tersebut dan tepat pada pukul 12.00 , dipercaya bahwa matahari , bumi , dan bulan berada dalam satu garis.
Tapi ga harus menunggu festival Peh Cun , karena bakcang mudah ditemukan di toko tertentu , dan bebas dimakan kapanpun.
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)



Reply With Quote

thanks FYI 
. Lebih suka kalo diisi daging ayam ato sapi gitu



.. 





