Intinya kita harus sabar. Jangan kek mesir, nggak sabar dengan demokrasi akhirnya dikebiri sendiri.
Intinya kita harus sabar. Jangan kek mesir, nggak sabar dengan demokrasi akhirnya dikebiri sendiri.
Sorry. Gw ga termasuk. Gw cukup puas kok sama pemerintahannya SBY.
Tp utk memilih SBY lg..ya enggaklah.
Btw, Ahok bukan dr militer tp dia bs tegas menolak intervensi asing, nyuruh Bank Dunia hitung lg proyeknya, ngancem Bank Dunia gak bkl pinjem lg dr sana, lelang jabatan, pecat stafnya yg main proyek dll lg bs dilihat dr thread2 di aktualita.
Dan gw rasa, ahok berani tegas bgitu krn didukung pimpinannya.
Siapapun bs tegas. Ga musti dr militer. Tp harus punya kemauan dan berani.
love came down and rescue me, i am yours, i am forever yours
Gw ngerasa orang yg apa2 nyalahin SBY itu terlalu manja dan cengeng, gak mungkin ada pemimpin yg bisa tiba2 langsung memakmurkan semua penduduknya.
Belakangan setelah banyak org demokrat yg ketauan korupsi barulah gw berhenti mendukung SBY.
---------- Post Merged at 09:47 PM ----------
Sebelum muncul jokowi-ahok memangnya kita punya pilihan yg lebih baik dari SBY ?
JK lumayan, Mega lumayan, Wiranto dan Prabowo masa lalunya mencurigakan.
Paling aman ya pilih SBY, dulu waktu SBY duet dengan JK hasil kerjanya cukup bagus, sayang pecah.
untuk perkara gampang menyalahkan pemimpin, saya rasa itu lebih merujuk pada rasa euforia kebebasan setelah puluhan tahun dibungkam
jadi anggapannya yg penting aku ngomong sepuas aku dewek gak peduli benar atau salah yg penting aku bebas ngomong
dan sebenarnya dengan adanya multi partai di negara ini secara tidak langsung negara ini sudah "terpecah belah"
nanti seandainya pemimpin bukan dari partai demokrat, para pembela partai demokrat pasti akan melihat sang pemimpin serba harus selalu salah, apapun kebijakan yg dilakukan, persisi seperti sekarang para oposan melihat SBY harus selalu salah
CURE SUNSHINE WA KAKKOSUGIRU.
Kalo dulu JK katanya karena non jawa, Megawati ibu2 dapur, Gus Dur ngawur, habibie anak asuh suharto, Amien rais garis keras, Jenderal2 lain nama jelek. Hanya ada satu jenderal yg tampak jujur santun mempesona, pendidikan tinggi, dll. Tapi ternyata ga bakat memimpin. Anak buahnya bocor dimana2.. ga ada manajemen kontrol kalo kata pak jokowi.
Terus terang yg bikin gw milih dulu karena tentara. Harap2 tegas tapi jg ga gaya paksa macam junta. Tentara sopan lah. Tapi ternyata memang terasa kurang aja.
Setelah melihat jokowi dan JK dulu, ternyata bisnismen lebih cocok jadi presiden. Jadi presiden direktur. Management yg diperlukan bangsa indonesia.
Asal jangan bisnismen kayak ARB aja.
Bisa habis negara ini dijual sama mereka.
Yg kita butuhkan itu seorang negarawan. Terserah backgroundnya apa
love came down and rescue me, i am yours, i am forever yours
Betul [MENTION=16]BundaNa[/MENTION]
Tapi kan ndak bisa selalu berkelit dengan masa lalu, hak berpendapat boleh dikebiri puluhan tahun tapi hak berpikir ndak bisa dikebiri oleh siapapun.
Itu yang membuat simbok bingung, lha koq masih ada yang mempertimbangkan jendral dan kroni-kroninya jadi presiden. Apa ndak belajar dari sejarah. Korban-korban yang mati karena kekerasan militer apa kabarnya. Mahasiswa-mahasiswa yang mati di Semanggi itu buat apa. Sudah lewat 15 tahun sipil masih bodoh, masih gontok-gontokan, bikin militer tertawa.
Kalau ndak bisa menghargai kemerdekaan Indonesia berarti memang pantas dijajah Belanda. Kalau ndak menghargai yang sudah mati untuk menurunkan dia, berarti memang pantas diperintah sang junta.
Ada macam2 jenis kekuatan:
Militer, uang, politik, massa, hukum dll
Kekuatan2 ini jangan terkumpul di 1 org
Yg sudah mencalonkan diri :
ARB, Wiranto, Sutiyoso, Surya Paloh, Prabowo
Yg kemungkinan akan dicalonkan :
Gita Wirjawan, Sri Mulyani, Anies Baswadan, Mahfud MD
Sedih banget...
love came down and rescue me, i am yours, i am forever yours
Mungkin ndak ya PDIP koalisi sama PKB memajukan duet Jokowi-Mahfud?
Kalo mereka berani, saya akan merem pilih duet tsb. Dibolak-balik RI-1 dgn RI-2 nya ndak masalah...
Btw, kalo ada calon RI-1 (sipil atopun militer) yg bisa menggandeng salah satu dari kedua orang tsb sebagai RI-2, saya akan pertimbangkan lagi untuk tidak golput, tergantung siapa calon RI-1 tsb dan perkembangan politik menjelang pilpres nanti.
Selain itu: Hidup golput!
![]()
Gusti iku dumunung ing atine wong kang becik, mulo iku diarani Gusti... Bagusing Ati.
Kemungkinan alasan lain yg membuat saya nanti tidak golput adalah jika dan hanya jika semua pasangan calon minus satu adalah pasangan2 yg kredibilitasnya 'ndak saya percaya'.
Kalo itu terjadi, kemungkinan saya akan terpaksa menjatuhkan pilihan pada pasangan satunya yg 'ndak jelas' (baca: ndak populer) se-mata2 sekedar menghindarkan negeri ini dipimpin oleh pasangan yg menurut penilaian saya jelas2 ndak bisa dipercaya.
Mending gambling deh. 'Berdosa' klo membiarkan suatu peluang yg jelas menurut penilaian kita salah.
![]()
Gusti iku dumunung ing atine wong kang becik, mulo iku diarani Gusti... Bagusing Ati.
Kalo Jokowi maju untuk RI 1 aku pilih Jokowi. Kalo enggak liat2 dulu. Tapi nggak golput ah...ntar nggak bisa protes kalo presidennya ngaco.
There is no comfort under the grow zone, and there is no grow under the comfort zone.
Everyone wants happiness, no one wants pain.
But you can't make a rainbow without a little rain.
untuk pemilu presiden (berkali-kali saya ungkapkan), hampir pasti saya akan berpartisipasi
tapi pemilu legislatif.......? Saya akan ikut seandainya Tuhan berkehendak mengubah hati saya
CURE SUNSHINE WA KAKKOSUGIRU.
Coba jokowi ama jk.... Pasangan ciamik menurut gw....
Ahok biar ngurus jakarta..
Percayai apa yang ingin kau percayai
Dan hiduplah seperti apa yang kau inginkan….
Kalo mnurut gw, jokowi jangan dulu di 2014. Problem di indonesia itu udah berat beraaat banget, blom lagi pejabat2 bawah yg masih byk korup. Menghadapi problem Indonesia ini aja, orang terbaik aja bisa terhempas jatoh.
Jokowi dan ahok itu orang langka yang potensial, hampir ga ada bau2 orba dan masa lalu yg jelek. Down to earth dan dipuja rakyat lagi. Tapi still, gw rasa mreka masih hijau, gw sih bukan masalah nanti jokowi ga mampu menyelesaikan problem indonesia, tapi gimana kalo rakyat banyak pada berpaling dr jokowi kalau ekspetasi mreka ga sesuai harapan, dan jokowi jd bulan2an kek sby. Jadi mending, jokowi training dulu jadi gubernur jakarta sampai abis masa jabatan, itung2 nambah pengalaman, gimana ngehandle korupsi yg udah ampe ke akar.
Mnurut gw, skg indonesia itu perlu pasangan, yg satu pemimpin yg tegas dan berani ngambil keputusan ga populer demi keuntungan jangka panjang, dan satunya lagi pemimpin down to earth yg bisa ngambil hati rakyat (biar rakyat ga fokus ke pemimpin yg satunya aja). Jokowi ahok emang pas, tp gw rasa masih belum siap mreka ke atas, dan sayang jg klo mreka belum full power tp udah disuruh ke atas
Klo di antara calon2 yg skg macam arb, wiranto, henry tanoe, prabowo, megawati, surya paloh, gw mending pilih pasangan prabowo-jk (kalo bisa) biar indo sekali ditatar tatar banget tuh ama bedua
Gw ga terlalu suka ama dahlan iskan, mending jk sih.
Henry tanoe itu kliatan cuman bs modal uang aja, serba mau instan, ga bs main politik, ketahuan kan cara main dia gmn dari nasdem dan hanura. Org kayak gini, nehi banget jadi pemimpin.
[MENTION=449]choodee[/MENTION] : itu maksud saya, biar jokowi berkembang dulu di jakarta baru nyapres
---------- Post Merged at 03:38 AM ----------
masalahnya rakyat indonesia lebih banyak yg tidak paham politik. mereka lebih suka melihat janji2 daripada track record. ini kita bicara tentang sebagian besar rakyat indonesia yg memang tdk terlalu paham dunia politik. mereka ga tau track record wiranto, taunya dia bisa senyum di tipi dan janjikan perubahan. mereka ga tau gimana prabowo kecuali dia pernah membantu ato bawa2 petani