Habis makan salad solo, enak, lumayan buat obat homesick. Kapan-kapan pesan atau cek gudeg di Melbourne.

Merantau di Australia sebenarnya ndak seberat di UK karena di sini banyak orang dan makanan Asia. Tapi orang sini ndak terlalu terbuka dengan pendatang, kalau lahir di sini baru dianggap orang sini. They are polite but not friendly. Menjaga jarak dan ngobrol sebatas basa basi. Mereka ndak minat mengenal orang lebih jauh. Mbok kira hanya dengan mbok saja, tapi ternyata dengan foreigner lain juga begitu. Beda dengan di UK, tepatnya orang Skotlandia. Walaupun cuaca di sana lebih dingin, mereka jauh lebih bersahabat. Sentimen kebangsaan di sini akhirnya terasa kuat, orang Indonesia gaulnya dengan indonesia lagi, Irish dengan Irish lagi, India dengan India lagi. Rasis? Entah lah.

To be continued. Bed time.