kandalf itu cowoq dari Bali ...
Tidak selalu bahwa semua yang memiliki intonasi nada itu musti ditafsirkan. Misal al-Qur'an, teks ini "Qul huwa Allahu ahad" dibaca Qulhuwalloohu ahad <<< ada intonasi panjang pendek, tinggi rendah. Apakah dengan ini maka harus multi tafsir atau susah dipahami oleh orang Awam ?
Berbeda jika kasusnya, kata-kata atau kalimat tsb mengandung arti yang samar atau mengandung majas, maka ini perlu pemahaman supaya tidak salah mengerti.
Kalau untuk mengerti bahasanya saja susah (bhs Sansekerta, hindu ya ?), bagaimana bisa tau artinya ? kan repot dan pada akhirnya mengandalkan pemahaman orang lain.![]()
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)




Reply With Quote