Page 1 of 2 12 LastLast
Results 1 to 20 of 37

Thread: Penjelasan Science Beberapa Kejadian “Mistis” di Masyarakat

  1. #1
    Chief Cook etca's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    aarde
    Posts
    11,168

    Penjelasan Science Beberapa Kejadian “Mistis” di Masyarakat

    Negara kita memang terkenal dengan mistisismenya,
    sampe orang mau membayar untuk melihat sapi berkaki 3 atau manusia dengan kelainan kulit.


    Kami kesal marah dan emosi dengan kondisi ini,
    keadaan di mana jika ada keanehan orang langsung mengasosiasikannya dengan “keajaiban”,
    bukannya mencari alasan logis di baliknya.
    Alhasil ketika ada orang bilang doi bisa bikin “inovasi teknologi” bermodal “keajaiban”, orang langsung percaya.
    kapan bangsa kita ini maju ya? Masa nanti kalau ada perang sama Amerika kita perang pake jin?



    1. Kenapa Kita Tidak Bisa Berjalan Lurus di Tempat Keramat Saat Mata Ditutup??

    Contoh yang paling fenomenal adalah 2 buah pohon beringin kembar keramat di Keraton Yogyakarta. Kamu semua pasti sudah pernah dengar, kan? Jika kamu mencoba berjalan lurus melewati tengah-tengah pohon keramat tersebut dengan mata tertutup walaupun sebelumnya boleh mengepas arah sehingga kamu benar2 tinggal berjalan lulus, kamu pasti gagal! Daya mistis yang kuat menjauhkanmu dari upaya melewati 2 pohon tersebut. Wow! Ajaib!


    Thou shalt not past me!

    Well, not really.
    Keajaiban ini ternyata bisa dijelaskan dengan sains Jika diterangkan melalui aspek neurosains kognitif, ternyata terdapat kecenderungan bias pada individu normal (pada individu yang tidak mengalami kerusakan otak).Kalimat yang susah, eh? Oke, jadi contoh gampangnya begini. Jika seseorang disuruh mencoret secara tegak lurus sebuah garis horizontal di tengahnya, sehingga diasumsikan di sebelah kiri dan kanan coretan akan mempunyai panjang yg sama, ternyata apabila dilakukan berkali-kali, seorang individu akan cenderung mengalami bias ke arah kanan/kiri dalam mengukur jarak dalam posisi horizontal. Bingung? Lihat gambar ini.

    `
    Coba aja sendiri, pasti ga bisa lurus juga


    Hal ini berkaitan dengan dominasi otak kanan, dimana pada sebagian besar orang (75%), otak kanan mempunyai fungsi yg lebih tinggi dibanding otak kiri dalam mengukur jarak menggunakan mata dan melakukan tindakan dengan dibantu mata. Jadi memang cenderung ada perbedaan dalam memperkirakan panjang jarak antara kanan dan kiri karena perbedaan dominasi otak ini. Nah, kalau dengan mata terbuka pun kamu tidak bisa 100% memperkirakan jarak dengan baik, apalagi dengan mata tertutup?Sebenarnya saat berjalan dengan mata terbuka pun kamu sebenarnya mengalami keanehan ini. Tapi dengan mata terbuka, karena otak dan matamu selalu bisa bekerjasama, mengkoreksi arahmu setiap saat dengan kecepatan prosesor lebih tinggi dari Intel i7, ketidakseimbangan ini tidak akan terasa.Tapi kalau mata kita ditutup?Saat mata tertutup, kita bergantung sepenuhnya pada perkiraan otak tanpa bantuan mata, melaluifungsi yang disebut visual awareness yang berfungsi memberitahu otak bahwa di area penglihatan kita telah terjadi sesuatu walaupun tanpa input warna dan deskripsi bentuk. Dengan ini, walaupun mata tertutup, fungsi visuospatial yang berfungsi untuk memperkirakan jarak tadi masih dapat berfungsi walaupun tanpa mata dengan sehingga kita masih dapat “merasa lurus”saat berjalan.


    Hampir sama dengan kamu bisa “merasakan” apa yang terjadi di balik tirai hitam.

    Now you know where this is going, rite?
    Jadi saat berjalan dengan mata tertutup untuk melewati dua pohon beringin di alun alun kidul Keraton Yogyakarta, bias dalam memperhitungkan jarak antara kanan dan kiri juga terjadi di otakmu karena dominasi otak kanan tadi, tanpa ada bantuan mata untuk mengkoreksinya setiap saat. Nah, karena

    jaraknya jauh, akhirnya kesalahan perhitungan jarak ini terakumulasi menjadi banyak, seperti terlihat di gambar ini.


    Pada gambar ditunjukkan dengan sedikit deviasi kearah kanan, jika dihitung dari jarak 3 meter akan didapat deviasi sekitar 1 derajat. Nah, kalau 3 meter aja deviasinya udah 1 derajat, kalau jalan 50an meter seperti di keraton itu, deviasinya pasti udah sampe 15-20an derajat, makanya jalannya melenceng jauh.Jadi, yeah, bukan karena faktor magis dari beringin yg membelokkan pengunjung, tetapi fungsi otak yang tidak seimbang inilah yang membuat arah jalan tidak lurus ke depan tetapi melenceng ke arah tertentu dan menyebabkan pengunjung gagal melalui tengah-tengah beringin.Kalau kalian berkesimpulan bahwa solusinya adalah berjalan ke arah kiri/kanan yang berkebalikan dengan kecenderungan bias kalian, well, you are damn right




    2. Merinding atau merasa gaib saat mencium bau dupa? Science has the answer too.


    Oleh sebagian masyarakat Indonesia aroma dupa dianggap sebagai hal yg bersifat mistis dan dipercayai mengandung kekuatan gaib. Nggak usah jauh2, dinyalakan di pinggir jalan saja sudah bisa membuat kita merasa aneh, gaib dan khusyuk, bahkan kadang2 membuat merinding kalau kita beneran berkonsentrasi. Keajaiban!


    Apalagi kalau dupanya dari ganja. Twice the magic twice the fun!

    Ehm, sorry but not really as well. Untuk menerangkan hal ini, pertama di otak terdapat sebuah sistem yg disebut sistem limbic dimana oleh Maclean diterangkan dengan sederhana bahwa limbic adalah “the emotional brain”, yang berarti pusat emosi. Lalu apa hubungannya bau dupa dengan sistem ini? Dari kajian neuroanatomi, diketahui bahwa sistem limbik berkaitan erat dengan fungsi penciuman seperti dapat dilihat pada gambar.
    .”]
    Yup ini adalah otak Anda, dan yup, ada kuda laut pink di dalamnya [citation needed


    Informasi yang didapat dari penciuman kemudian akan dibawa ke sebuah struktur yg disebut amygdala (catatan editor: maaf tidak ada terjemahan dari amygdala, kami masih berusaha keras agar nama salah satu hansip dapat diabadikan sebagai terjemahan Indon dari amygdala). Amygdala mempengaruhi perilaku emosional, respons sosial, dan kewaspadaan.Amygdala ini secara struktur bekerja sama dengan bagian yang berfungsi mengubah memori jangka pendek menjadi jangka panjang. Contohnya begini. Misalnya kita mempunyai memori mengenai parfum dari mantan pacar, karena waktu pacaran terus2an mencium baunya, lalu secara tidak sadar pasti informasinya masih tersimpan secara rapi di otak.Nah, apa yang akan terjadi jika misalnya kita berada di dalam lift dengan seseorang yg memakai parfum yg sama dengan sang mantan? Well, memori kita akan kembali teraktivasi hanya dari penciuman. Kita jadi teringat kembali momen2 emosional bersama sang pacar. Mungkin setelah mencium bau parfum tersebut kita akan menangis atau jantung kita berdegup kencang.



    Maka berhati-hatilah saat tiba2 ingat mantan karena lihat/membaui yang mirip, perasaan kangen yang timbul mungkin adalah science, not love


    Hal yang sama terjadi saat mencium bau dupa.Lalu kenapa merinding? Well, setelah mencium bau dupa dan merasakan emosi berdoa, informasi tersebut juga akan mengaktivasi bagian yang berfungsi untuk menginterpretasikan stimulus emosional. Salah satunya adalah sistem saraf otonom di kulit yang merangsang otot yang mengatur rambut kulit sehingga membuatnya berdiri. Lalu muncul lah sensasi merinding.Jadi, yeah, kejadian ajaib ini bukan disebabkan oleh simple magic tricks, but a very complicated, sophisticated, calculated science. Tapi memang kalo buat orang2 ga mau repot dan males mikir, yaudah bilang aja “keajaiban” biar gampang




  2. #2
    Chief Cook etca's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    aarde
    Posts
    11,168
    3. Dan sains mempunyai jawaban atas kegilaan ibu-ibu yang mencoba mencari kesembuhan dengan berbaring di rel kereta api.




    Beda keberanian dan kebodohan memang lebih tipis dari kondom sutra


    Di pertengahan tahun 2011 Indonesia dihebohkan dengan adanya sekelompok orang yg tiduran terlentang di atas rel kereta api “aktif” untuk mendapatkan “pengobatan ajaib”. Aktif. Rel ini bukan rel kereta api yang sudah tidak digunakan. Rel ini dilewati kereta api sepanjang harinya. In fact, terapi ini hanya dapat dilakukan di rel yang dipakai karena terapi ini menggunakan listrik rel kereta sebagai “obat”nya.

    Yes, orang-orang tersebut percaya bahwa rel listrik tersebut entah kenapa mendatangkan kesembuhan. Banyak dari mereka menderita penyakit serius dan sudah mencoba berbagai macam cara kesembuhan tetapi tidak membuahkan hasil; lalu saat ada seseorang yg mencoba lalu mendapati kemajuan dari pengobatan ini, maka berita keampuhan metode ini menyebar dari mulut kemulut.

    Beberapa sumber mengungkapkan jika mereka merasakan sensasi tersetrum dan bahkan kejang-kejang, dan setelah beberapa lama berbaring mereka mengungkapkan adanya perasaan rileks. Apakah memang berbaring di atas rel ini menyebuhkan penyakit? Atau yg kesembuhan yg dimaksud beberapa orang tersebut merupakan sugesti belaka?
    Well, metode pengobatan menggunakan listrik secara scientific sebenarnya ada. Di bidang neurosains (terutama neurosains kognitif) telah lama diteliti dan dikembangkan beberapa metode intervensi menggunakan listrik untuk membantu meningkatkan proses kognisi pada individu normal ataupun pada pasien yg menderita kerusakan otak yang cukup parah. Ada beberapa metode yg dikenal dikalangan peneliti neurosains kognitif yaitu Transcranial Magnetic Stimulation (TMS), Transcranial Direct Current Stimulation (tDCS) dan Transcranial Alternating Current Stimulation (tACS).
    TMS sudah lama diteliti di dunia dan dikembangkan pertama kali oleh David Ferrier pada tahun 1873. Dari sebelum kakek nenek kalian kenal yang namanya matematika. Pada dasarnya TMS menggunakan kumparan yg dialiri listrik sehingga menghasilkan medan magnet tertentu dan menghasilkan arus listrik jika didekatkan ke bagian tubuh tertentu terutama kepala. Karena otak tersusun dari kumpulan sel sel saraf yang bekerja dengan aliran aliran listrik, maka ini dapat digunakan untuk membantu pasien pasien stroke untuk mengembalikan fungsi otak tertentu, walaupun sejauh ini hal ini hanya sebatas penelitian di dalam laboratorium.



    Yesss nampang!



    Masalahnya, proses stimulasi dengan TMS ini biasanya harus dilakukan menggunakan protokol tertentu yang cukup ketat misal output medan magnet yang dihasilkan oleh mesin, intensitas output, sudut coil, posisi koil di kulit kepala dan lain-lain yang sudah diperhitungkan secara scientific. Jadi kalau hanya tiduran di atas rel tanpa perhitungan, ya, bisa jadi yang ada malah tambah stroke karena kejang2 terus2an.

    Metode yang lain tDCS dapat meningkatkan fungsi working memory pada individual dengan kapasitas fungsi working memory yg rendah. Tentu tDCS yg digunakan juga menggunakan protocol yang ketat yaitu misal, area yg distimulasi, output kuat arus 500mA, lama pemberian 15-30 menit,dll. Jadi, yah, sama saja seperti yang di atas, belum tentu jika kita berbaring di rel kereta api seharian fungsi working memory kita bisa naik, bisa jadi malah berubah jadi seperti Homer Simpson.


    Homer sapiens : Evolusi terbaru dari homo sapiens


    Nah, sekarang mari kembali ke ranah terapi menggunakan listrik dari rel kereta api. Menurut penjelasan menarik ini, kejang-kejang disebabkan oleh beda potensial diantara 2 batang rel tersebut, sehingga arus mengalir melalui si ibu. Seharusnya 2 batang rel tersebut sama potensialnya, tetapi bisa saja karena pentanahan yang tidak ideal sehingga ada sedikit beda potensial diantara keduanya.

    Nah, apabila ada arus listrik yang mengalir di bagian tubuh kita, menurut berbagai penelitian, pada arus listrik sekitar 5-6 mA tubuh kita mulai kehilangan kendali atas gerakan otot-otot tubuh. Katakan si ibu tadi “menikmati” dialiri arus listrik sebesar 5 mA di masing-masing tangan (minimal), maka di kaki-kakinya pun akan dialiri arus yang kurang lebih sama 5 mA (jadi wajar kalau kakinya ikut-ikutan kejang-kejang menggelinjang). Kalau saya gambar posisi si ibu tadi melintang diatas rel, dan saya anggap si ibu pakai bantal waktu berbaring (kasihan, daripada tidur beralas rel), kemudian saya anggap si ibu tadi adalah resistor (sebuah komponen elektronik), maka jadi gambar seperti ini.
    Masalahnya sekarang, kata Pak Kirchoff, dua arus listrik yang bertemu di satu titik akan dijumlahkan. Nah, kalau di kedua tangan tadi dilewati arus 5 mA maka di resistor bagian tengah (alias badan) arus menjadi 10 mA! Di sini ditulis kalau 10 mA masih berada pada ambang aman, 17 mA sudah beresiko tinggi mati karena pernafasan yang terganggu. Selain itu, do you really want some currents as high as that to pass around your fragile heart?

    Gampang sekali dari 10 mA tadi naik tiba-tiba, misalnya tanah di bawah rel basah, atau si ibunya kepanasan telentang di atas rel kemudian berkeringat, atau tiba-tiba hujan lebat mengguyur sehingga relnya basah.

    Jadi, yeah, mungkin saja terapi ini membantu.Tapi ya sepertinya kemungkinan kecelakaannya terlalu besar. Bisa jadi arus yang sangat besar malah merusak saraf. Or worse, kamu bisa terbakar. Kecuali kalau kamu berharap bisa berubah menjadi Storm dengan terapi ini.Kalau itu sih, lain perkara.

    ditulis oleh : dr. Indra Tri Mahayana adalah hansip pemburu zombie pemakan otak. Beliau dapat ditemui di twitternya.


    sauskecap

  3. #3
    pelanggan setia Yuki's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Buitenzorg
    Posts
    6,366
    tolong jelaskan fenomena pawang hujan dari segi sains
    CURE SUNSHINE WA KAKKOSUGIRU.

  4. #4
    tsu's Avatar
    Join Date
    Aug 2011
    Location
    Rainbow Trout
    Posts
    5,365
    lol

    ya belum semua aplikasi "mistis" bisa dijelaskan oleh sains toh

  5. #5
    pelanggan setia choodee's Avatar
    Join Date
    Sep 2011
    Posts
    2,988
    Ibu2 yg di rel kereta itu serius

  6. #6
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    mosok cuman 3 yg bisa dijelaskan ca? Mistis di indo kayaknya ribuan macam..

  7. #7
    pelanggan setia choodee's Avatar
    Join Date
    Sep 2011
    Posts
    2,988
    Sekalian penjelasan sumpah pocong ca, trus dimention ke twitter farhat abbas

  8. #8
    Chief Cook etca's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    aarde
    Posts
    11,168
    hedehhh kalian ini, daku kan berbagi info di sini. Andai dr. Indra Tri Mahayana ikut nimbrung di sini

    btw sumpah pocong itu apaan sih? beneran ada yah? masih berlaku saat ini?

  9. #9
    pelanggan setia choodee's Avatar
    Join Date
    Sep 2011
    Posts
    2,988
    Katanya sumpah pocong itu orang yg disumpah dipakein pocong, trus dia disumpah sambil dalam keadaan jd pocong gitu. Kalo melanggar sumpah, bakalan dihantuin pocong katanya.

    Karena sumpah masuk neraka dengan meletakan tangan di atas alkitab agamanya pas disumpah masih banyak yg ngelanggar (konsekuensinya mgkn dianggap ga jelas, masuk neraka, atau berdosa, hal yg ga bisa diliat secara lgsg oleh org yg masi idup, sementara dihantuin pocong mgkn bs keliatan )

  10. #10
    pelanggan tetap jojox's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Jekardah
    Posts
    1,169
    kl pawang hujan itu metafisik asli, bukan theorem fisika.

    manipulasi cuaca dan meteorologi shingga menimbulkan efek serupa (tapi tidak sama), itu baru ilmiah dan bukan mistis.

    btw, ini jadi kayak seminar perdukunan, ...wkwkwkw....j/k Etca
    Any views or opinions presented above are solely those of the author. Thus the author may disclaim accuracy on warranties and liabilities they may cause including loss of intellectual properties, economical benefit, and coordinated mental responses.

  11. #11
    opera's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    http://www.opera.com/
    Posts
    4,852
    klo subuh2 pintu kamar ada yang ketok ketok, penjelasannya gimana ???
    udah 2 hari ini denger terus.. dibuka gak ada siapa siapa...

  12. #12
    Chief Cook GiKu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    10,315
    ^
    mungkin itu Shaka RDR, mau nyuruh youli kawin ama lily

  13. #13
    pelanggan setia Yuki's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Buitenzorg
    Posts
    6,366
    coba di hari ke-3 gimana.....
    CURE SUNSHINE WA KAKKOSUGIRU.

  14. #14
    pelanggan tetap Shaka_RDR's Avatar
    Join Date
    Jun 2012
    Posts
    1,330
    oi, gw kaga kirim cosmo gw untuk ngetok pintu ye.... gw gedor sampe jebol
    Space available for Ads.
    PM for nego

  15. #15
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Karena itu berfikir secara rasional perlu dibiasakan sejak kecil.


  16. #16
    pelanggan setia Alethia's Avatar
    Join Date
    Jan 2012
    Posts
    4,095
    jika hal-hal mistis bisa dijelaskan secara science, maka hal-hal science juga bisa dijelaskan secara mistis. Iya atau engga, engga atau iya...
    Jangan kamu bilang dirimu kaya, bila tetanggamu memakan bangkai kucingnya.
    -Rendra

  17. #17
    pelanggan setia TheCursed's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    3,231
    Quote Originally Posted by Alethia View Post
    jika hal-hal mistis bisa dijelaskan secara science, maka hal-hal science juga bisa dijelaskan secara mistis. Iya atau engga, engga atau iya...
    pernyataan seperti ini di kenal sebagai "Clarke's Third Law"(beneran, serius, ada hukum kayak gini), di ambil dari nama penulis novel Arthur C. Clarke, bunyinya: Any sufficiently advanced technology is indistinguishable from magic.
    Terjemahan kasarnya: Sains apapun, jika sudah sedemikian majunya, akan sulit di bedakan dari sihir.

    Secara lengkap, bunyi hukumnya kayak gini:
    1. When a distinguished but elderly scientist states that something is possible, he is almost certainly right. When he states that something is impossible, he is very probably wrong.
    2. The only way of discovering the limits of the possible is to venture a little way past them into the impossible.
    3. Any sufficiently advanced technology is indistinguishable from magic.

    Buat ilustrasi: "Behold ! Propane-based Pyromancy !"


    Dan secara matematis, dengan melakukan inversi, hukum ini menghasilkan pernyataan turunan(yang biasanya di atribut-kan pada Larry Niven): Any sufficiently analyzed magic is indistinguishable from technology.
    Yang di terjemahkan secara kasar: Sihir apapun, jika di analisa secara penuh, akan sulit di bedakan dari teknologi.

    Buat ilustrasi, what happen when 'Cinderella' is a mad-scientist:


    And, THIS, is the reason why Harry Potter's SUCKS.
    Last edited by TheCursed; 05-02-2013 at 11:59 PM.
    A proud SpaceBattler now.

  18. #18
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Quote Originally Posted by TheCursed View Post
    pernyataan seperti ini di kenal sebagai "Clarke's Third Law"(beneran, serius, ada hukum kayak gini), di ambil dari nama penulis novel Arthur C. Clarke, bunyinya: Any sufficiently advanced technology is indistinguishable from magic.
    Terjemahan kasarnya: Sains apapun, jika sudah sedemikian majunya, akan sulit di bedakan dari sihir.

    Secara lengkap, bunyi hukumnya kayak gini:
    1. When a distinguished but elderly scientist states that something is possible, he is almost certainly right. When he states that something is impossible, he is very probably wrong.
    2. The only way of discovering the limits of the possible is to venture a little way past them into the impossible.
    3. Any sufficiently advanced technology is indistinguishable from magic.

    Dan secara matematis, dengan melakukan inversi, hukum ini menghasilkan pernyataan turunan(yang biasanya di atribut-kan pada Larry Niven): Any sufficiently analyzed magic is indistinguishable from technology.
    Yang di terjemahkan secara kasar: Sihir apapun, jika di analisa secara penuh, akan sulit di bedakan dari teknologi.
    Obyeknya adalah fenomena alam. Misalnya petir. Masyarakat primitif melihat petir sebagai kekuatan supranatural, sedangkan masyarakat modern melhatnya sebagai kekuatan natural. Masing2 berusaha menjelaskan fenomena tsb, tetapi penjelasannya memiliki efisiensi yg berbeda.

    Sama saja dgn penjelasan "beringin kembar kraton". Ketika orang yg ditutup matanya hampir selalu jalan melenceng, itu adalah fenomena alam. Orang berusaha menjelaskan mengapa bisa terjadi seperti itu. Sebagian besar orang melihat jalan melenceng tsb sebagai adanya kekuatan supranatural yg bekerja pada orang yg ditutup matanya tsb. Sebagian lain melihat itu sebagai pengaruh aktivitas otak ketika mata ditutup. Dari dua penjelasan tsb, mana yg lebih efisien? Bisa ditentukan dgn pengujian. Misalkan lakukan hal yg sama, tapi bukan di kraton, melainkan di tempat lain yg jauh dari kesan mistis, ambillah lapangan bola. Minta seseorang yg ditutup matanya utk jalan ke tengah gawang, ternyata melenceng juga. Apakah ada Ratu Kidul di gawang tsb? Itu yg dimaksud dgn penjelasan efisien.


  19. #19
    pelanggan setia Alethia's Avatar
    Join Date
    Jan 2012
    Posts
    4,095
    ...dan siapa juga yang mau berjalan sambil ditutup matanya di tengah lapangan bola hanya untuk memastikan apakah ada Ratu Kidul di gawang tsb? Ini yang dimaksud dgn perbuatan yang sia-sia.

    Jangan kamu bilang dirimu kaya, bila tetanggamu memakan bangkai kucingnya.
    -Rendra

  20. #20
    pelanggan setia TheCursed's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    3,231
    Quote Originally Posted by purba View Post
    ... penjelasan efisien .
    Penjelasan Efisien, atau Penjelasan Sufisien ?
    Beda, tuh.
    A proud SpaceBattler now.

Page 1 of 2 12 LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •