Sagarmatha adalah nama yang diberikan penduduk Nepal untuk Gunung Everest.
Filmnya tentang dua sahabat, Shila dan Kirana yang berpergian ke India. Kirana, bosan dengan kegagalannya memfoto sisi kemanusiaan India dan juga melihat rasa frustasi Shila yang gagal menyelesaikan novelnya, mengajak Sheila untuk menunaikan cita-cita mereka semasa di kampus ke Himalaya.
Aku mengira film ini seperti Touching The Void tetapi ternyata film ini lebih mirip The Motorcycle Diary.
Ada yang bilang, film ini antitesis dari 5 Cm.
Ada benarnya sih. Kita diajak melihat betapa banyaknya sampah-sampah bertebaran, bahkan saat di Nepal sekaligus.
Tapi film ini sebenarnya bukan tentang 'sampah para turis'.
Film ini lebih tentang pergulatan batin Shila antara tunduk pada norma masyarakat dan menikah atau tetap hidup bebas. Sementara sang kawan, Kirana, sudah memutuskan untuk tidak akan tunduk. Dan kita akan melihat perkembangan kedua sahabat ini sepanjang perjalanan menuju Sagarmatha.
Catatan: Jangan bawa cewek feminist yang doyan baca literatur-literatur post-modernisme dan feminisme menonton film ini
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)



Reply With Quote


