kalo anda mau lihat Allah, saya sampaikan pesan Imam Ali kw
“Tidaklah ia dapat dicapai oleh penyaksian mata kepala, tetapi ia dapat dicapai oleh hati yang telah dipenuhi hakikat keimanan” (al-Qulub bi haqaiq al-Iman)”
anda khan yang muter2 .. ditanyak nggak jawab... jadi berdasarkan oerkataan diatas Dia tidak dapat disaksikan oleh inderawi?? jadi seperti tuntunan shalat nabi gitu .. shalatlah seakan2 kamu melihat Allah azza wa jalla.. kalo nggak bisa yakin lah bahwa Dia melihatmu" kata seakan2 berarti hati dan bukan inderawi khan... jadi bathin.. sedangkan melihat Allah azza wa jalla di akhirat itu sudah secara jelas inderawi dengan mata kepala, sama seperti ketika nabi Muhammad shallohu alaihi wa sallam dalam peristiwa is`ra mi`raj.. dan hingga saat ini nggak ada manusia yang melihat Allah dengan matanya di dunia....