-
ah sama aja, gwe udah liat kualitas seorang anak yang sekolah di sekolah swasta berlabel internasional, bahasa inggrisnya juga abal2, kemampuan akademisnya juga STD
gwe malah liat sekolah RSBI entah swasta ato negeri cuma ngurusin sarana fisik, kelas dipugar abis2an, kasih AC, LCD proyektor sama tipi, lab dikerenin, tapi kurikulum masih so so gitu, menghasilkan lulusan yang nilai rata2 UNnya kalah sama anak2 yang sekolah negeri bukan dengan embel2 RSBI atau SBI. Di kota gwe 2 SMP RSBInya, juga begono...satu SMPN 2 RSBI abis2an mugar sekolahnya, katanya kalo sekolah internasional musti ada AC plus pasilitas pemborosan lainnya, akibatnya nyedot duit ortu banyak, hasilnya? terlempar dari sepuluh besar sekabupaten untuk rata2 UN, yang SMPN I karena sebelum RSBI dia cuma pasang label sekolah bilingual, guru dan muridnya dibiasakan dulu memakai bahasa pengantar bahasa inggris, jadi begitu RSBI jajaran pengajarnya sudah siap dengan bahasa pengantar bahasa inggris. fasilitas fisik? cuma memgar bagian2 yang rusak aja, tapi gak pake fasilitas gak guna macam AC dan tipi, LCD proyektor dan laptop tetap ada karena emang dibutuhkan untuk proses belajar mengajar, itu pun cuma masuk 5 besar sekabupaten untuk rata2 UN. Yang juara 1 rata2 UN justru dari SMP antah berantah yang gak pake label RSBI, SMP ndeso, jauh dari pusat kota.
Coba liat di metropolitan, Surabaya, Bandung, Jakarta, siapa pemenang nilai UN SD, SMP dan SMA?
di Jakarta, SD peringkat 1 rata2 UN SDN GUNUNG SAHARI UTARA 01 PG, SD RSBI bukan ya?
bahkan surabaya tidak meraih peringkat 1 untuk rata2 UN di jatim, cuma masuk peringkat 9, yang peringkat satu dari Mojokerto
itu gambaran aja sih, silahkan gugling sendiri
Last edited by BundaNa; 12-01-2013 at 12:28 PM.
Posting Permissions
- You may not post new threads
- You may not post replies
- You may not post attachments
- You may not edit your posts
-
Forum Rules