bener, saya juga mendapat kesan begitu dari orang2 kedutaan indo. mereka cenderung menutup sebelah mata mengenai hal2 begini. mungkin karena saking umumnya ya orang2 indo yang work around the system. tapi kalo seandainya bener apa yang kamu katakan, dan tidak menimbulkan masalah di masa depan, then ini bener2 suatu opsi yang bisa dipertimbangkan. my only concern is, ini bukan jalan yang lurus per se, and you may want to be careful karena berhubungan dengan hukum
---------- Post Merged at 11:27 AM ----------
i agree, saya juga ga bisa membayangkan saya hidup di singapur di umur2 produktif. terlalu kecil. untuk pensiun, mungkin![]()
bukan maksudku ga ada orang singapur yang mau pindah. kesanku sih, orang singapur yang mau pindah keluar tuh rata2 orang singapur generasi asli ato mereka yang mau berkembang dan nyari market dan kesempatan lebih gede daripada yang ditawarkan oleh negara sekecil singapur. saya tau beberapa singaporean yang dapet pr amrik dari cara loteri, dan sangat gampang dapetnya dibandingkan some other countries (seperti indo) yang rata2 berbondong2 aplikasi. quotanya lebih cepet terpenuhi.
saya pikir juga sebenarnya lebih adil kalo seandainya citizen singapur generasi pertama (baru) juga diikutkan wajib militer. rasanya ga adil aja dengan citizen sana yang asli singaporean dan harus ngikut conscription, karena ini justru menimbulkan kesenjangan. i mean, sentimen orang asli situ terhadap citizen singapur baru udah cukup gede. pengecualian seperti ini isn't helping at all.
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)





) dan banyak yg menyarankan kalau pelepasan kewarganegaraan dilarang sebelum singaporean berumur 21 tahun (sudah ikut NS = national service) dan bagi citizen baru wajib ikutan NS juga.

Reply With Quote