a ha. good to know.
jadi kalo diliat dari big picture, sepertinya lebih gampang jadi wn australia kalo begitu, karena mendapatkan pr pun sepertinya lebih gampang di situ karena cuman mengikuti sistem point. saya kurang ngerti dunia perpolitikan di aussie, tapi apa mungkin ini yang menimbulkan backlash dari WN asli aussie mengenai kaum imigran di situ ya?
ya ini sih ngga keitung donk. ini kan pake sistem don't ask dont tell, daerah abu2 ituTeorinya memang begitu, tapi ada juga orang Indonesia di Amerika Serikat yang berkewarganegaraan ganda. Jadi ketika dia menjadi US citizen, dia tidak melepaskan kewarganegaraan Indonesianya. Dan ini tidak menjadi masalah sepanjang yang bersangkutan senantiasa low profile. kalau dia nekad menjadi orang terkenal, tentu akan menjadi masalah.tapi kalo ikut resminya, kan tetep aja ga bole (resminya ya
). saya lupa apa kalo perpanjang paspor indo, ada pake nanya detail mengenai kewarganegaraan laen ngga. seingatku kalo orang singapur perpanjang paspornya misalnya, akan ditanyain "pernah aplikasi WN negara lain ngga", trus pilih yes/no. nah, kalo jawab no, then ga masalah. tapi kalo jawab yes, kan brarti dia harus renounce kewarganegaraannya, whichever it is. kalo jawabnya boong, bukankah itu pelanggaran? dan bisa dihukum ngga?
![]()
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)




tapi kalo ikut resminya, kan tetep aja ga bole (resminya ya
). saya lupa apa kalo perpanjang paspor indo, ada pake nanya detail mengenai kewarganegaraan laen ngga. seingatku kalo orang singapur perpanjang paspornya misalnya, akan ditanyain "pernah aplikasi WN negara lain ngga", trus pilih yes/no. nah, kalo jawab no, then ga masalah. tapi kalo jawab yes, kan brarti dia harus renounce kewarganegaraannya, whichever it is. kalo jawabnya boong, bukankah itu pelanggaran? dan bisa dihukum ngga? 
Reply With Quote
Seandainya ngisi "no" juga petugasnya mungkin juga tau kalo dia bo'ong.
