ini kan dialog lintas agama dan keyakinan, mbah...
jadinya gw pikir, gw akan turun rembuk kalau salah
satu pasangannya ada yang muslim... jadi gw bisa
ikutan ngasih pandangan as muslim, kalau soal aga
ma lain, gw kan ngga tahu dan ngga mau sotoy...

tapi kalau kita bicara dari sisi bagaimana menjalani
nya, lepas dari pijakan agama, ya barangkali bisa
ditanyakan di sub-forum yang umum saja

Oke, biar ngga melebar gw coba jawab saja dari si
si Islam... dengan asumsi salah satu pasangan ada
lah Islam.

kembali, karena ini terkait agama, jadi ini masalah
dosa atau tidak, kecuali pelaku ngga peduli soal itu,
ya silahkan saja di-skip tulisan gw

setahu gw, urusan nikah ini yang paling krusial ada
lah soal bagaimana ML secara sah, bebas dari dosa,
yaitu dengan menikah, dan dalam Islam salah satu
syaratnya adalah calon pengantin pria harus seorang
Muslim, sedangkan pengantin wanita harus Muslimah
atau Ahli Kitab (Yahudi atau Nasrani/Kristen/Katolik).

Jadi sepanjang syarat keyakinan di atas terpenuhi,
maka pernikahan dapat dilangsungkan secara Islam.