Page 4 of 4 FirstFirst ... 234
Results 61 to 80 of 80

Thread: - Gimana Pendapat Kalian Tentang Hukuman Mati ? -

  1. #61
    pelanggan setia Yuki's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Buitenzorg
    Posts
    6,366
    @lily

    makanya saya bilang, coba pikirannya dibalik, kalo gak mau kena hukuman mati, ya jangan ngebunuh orang dong

    apa susahnya jadi orang baik-baik?
    CURE SUNSHINE WA KAKKOSUGIRU.

  2. #62
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    Quote Originally Posted by lily View Post
    Enggak manusiawi Po...

    Makanya semisal saya yang jadi hakim , kalo bisa jangan sampe menghukum orang dengan hukuman mati...

    Ga tau ya... Saya merasa hukuman seumur hidup lebi baik daripada hukuman mati...
    kalau yang jadi korban anak loe, gimana?

  3. #63
    pelanggan setia Bi4rain's Avatar
    Join Date
    Jun 2012
    Location
    Neverland
    Posts
    2,539
    Quote Originally Posted by Alethia View Post
    hukuman mati itu semacam ditembak, dikursi listrik, dipancung atau apa ya. mending kalau mau dihukum mati, orangnya ga usah dikasih tau..tiba tiba dibawa makan siang aja, atau diajak ngobrol ditaman, atau main dilaut. terus di DOR!
    klo ini mah defeat the purpose of death sentence itself.
    dia harus tahu dong alasan apa dia dijatuhi hukuman mati, bahwa keadilan sudah ditegakkan (bagi korban, keluarga korban, dan masyarakat).
    mati kayak gitu malah kayak sentence Tuhan, "you're time's up" tau-tau modar.
    A kid at heart

  4. #64
    pelanggan setia mbok jamu's Avatar
    Join Date
    Oct 2012
    Posts
    3,417
    Quote Originally Posted by lily View Post
    Miris sih baca beritanya di koran , karena di dalam penjara , sang ibu dan anaknya udah bertobat , tapi ya tetap namanya hukuman harus dijalankan.

    Gimana pendapat kalian tentang hukuman mati ? Andai kalian jadi hakim , akankah kalian memberi hukuman mati untuk pelaku kejahatan yang berat ?

    Thanks
    Hukuman mati justru membantu mempercepat proses pengadilan mereka di akhirat.

    Hukuman seumur hidup menyiksa mereka dan juga para pembayar pajak yang harus menghidupi para penjahat itu sampai mati.

  5. #65
    pelanggan setia choodee's Avatar
    Join Date
    Sep 2011
    Posts
    2,988
    Quote Originally Posted by gogon View Post
    Ya ampun sampe 3 kali

    ---------- Post Merged at 05:25 PM ----------

    Ya ampun sampe 3 kali

    ---------- Post Merged at 05:25 PM ----------

    Ya ampun sampe 3 kali
    Internet mendadak konstipasi

    At least ge dapet thanx silvercheeks

  6. #66
    Quote Originally Posted by choodee View Post
    Cuman secuil dr sampah masyarakat, dihukum mati ga mempengaruhi populasi manusia yg tiap hr naik terus. Mending ngeluarin satu tali tambang atau satu suntikan racun, atau satu peluru, buat ngabisin sampah masyarakat, drpd uang pajak banyak buat ngempanin tu sampah seumur hidup

    Humanity? Lebih baik gw alihkan rasa manusia gw ke korban dan prajurit perang drpd sampah masyarakat.
    hmm ..... se7
    yng namanya sampah tuh yah dibuang
    bukannya disimpan (dipelihara)
    mbregegeg ugeg-ugeg hemel-hemel sak dulito

  7. #67
    pelanggan setia TheCursed's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    3,231
    Quote Originally Posted by lily View Post
    Kalo menurut saya...

    Pelaku kejahatan tingkat tinggi , ga perlu dihukum mati. Alasan saya ya karena apa perlu kita menghabisi nyawa seseorang , karena dia melakukan kejahatan. Rasanya ga manusiawi banget , kalo sampe harus membunuh orang untuk menghukum.

    Emang mereka melakukan kejahatan , tapi mending dihukum seumur hidup , jadi ya udah seumur hidup dipenjara. Rasanya dengan dihukum seumur hidup , mereka udah sangat menyesal , karena semua waktu mereka terbuang dipenjara.

    Saya sempat ngobrol ama sepupu saya soal ini...

    Dia bilang... Amrozi dan Imam Samudra juga ditembak mati karena jadi pelaku Bom Bali , wajar kan , karena mereka udah membuat ratusan orang meninggal.

    Berarti kayanya semua setuju ya dengan hukuman mati...
    Li, coba baca yang terjadi di Rwanda, Nanjing PD2, Bosnia, Azerbaijan...
    And, please, tell me, after reading those, are the people ordering it(yes, it was systematically ordered) deserve pardon.
    A proud SpaceBattler now.

  8. #68
    boleh aja hukuman mati tapi buat para penjahat perang yg udah ngebunuh jutaan manusia

  9. #69
    pelanggan setia Agitho_Ryuki's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    mBantul, Ngayogyokarto, Hadiningrat
    Posts
    2,517
    he kill the innocent, then he have to be killed..
    Barangsawijine purwo marang kawitan, Bandar sejatining wujud. Yuk lakone.. BUTHO CAKIL sido NGEMUTTT PEN.....THUNG!!

  10. #70
    pelanggan setia TheCursed's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    3,231
    Am just saying those to punch the idea home. The darkest of black, so to say.
    There are thousands others which are less in scale but deserve a similar thought
    A proud SpaceBattler now.

  11. #71
    pelanggan setia Alethia's Avatar
    Join Date
    Jan 2012
    Posts
    4,095
    Quote Originally Posted by Bi4rain View Post
    klo ini mah defeat the purpose of death sentence itself.
    dia harus tahu dong alasan apa dia dijatuhi hukuman mati, bahwa keadilan sudah ditegakkan (bagi korban, keluarga korban, dan masyarakat).
    mati kayak gitu malah kayak sentence Tuhan, "you're time's up" tau-tau modar.
    Dikasih tau buat apa? Mau mati ini.
    Yang harus tau ya orang2 diluar sana..sebagai peringatan. .
    Jadi isi putusannya adalah ; liburan ke moscow...perjalanan keliling bulan.atau belajar memasak bersama barack obama

    ---------- Post Merged at 10:55 PM ----------

    Atau gratis mengikuti kelas ilmu kanuragan bersama mantili.

    Haha...ntr kan temen2 satu sel nya bilang 'youre so dead dude" ambil ketiwi2 centil

    ---------- Post Merged at 11:04 PM ----------

    Oh oh..ada lagi : kursus mengemudi bersama lindsay lohan.

    Atau seminar sehari menjadi pria sejati bersama Dorce.

    Ahhhahha...hhhhahha....

  12. #72
    pelanggan setia Bi4rain's Avatar
    Join Date
    Jun 2012
    Location
    Neverland
    Posts
    2,539
    well...gw tetap berpendapat kalo pembunuh harus tahu apa alasan dia mati. Lah, kalo dia dijatuhi hukuman mati saja itu lewat persidangan yang masih menjalankan hak seorang pelaku kejahatan untuk di adili dulu. Jadi timpang saja kalo seluruh proses persidangan, minus hasil persidangan.

    Ini bukan semata-mata pembelaan kepada pelaku, bahwa dia juga punya hak, tapi lebih kepada hukuman psikis. Bahkan jika misalnya pada akhirnya pelaku ga merasa dia salah en malah bangga, setidaknya menyampaikan alasan dia dapet hukuman mati merupakan pernyataan kuat bahwa perbuatannya bejat en ga diterima masyarakat dan akhirnya dia harus menanggung konsekuensi.
    Daripada mati tanpa tahu apa-apa......tidak ada bedanya dengan orang dropdead karena sakit jantung atau ajal tiba secara alami.

    just my two cents
    A kid at heart

  13. #73
    pelanggan setia Alethia's Avatar
    Join Date
    Jan 2012
    Posts
    4,095
    gini aja, kalau hukumnya uda tegas misal : bunuh lebih dari 1 orang, nyiksa sampe mati, pembunuhan brutal..sudah pasti hukuman mati. ya sud, begitu ada yg lakuin itu, pasti dah tau bakalan metong, cuman..waktunya dirahasiain. biar jadi gila sendiri

    btw, apa kamusdnya just my tow cents? am i getting 2 cents from my mind's idea
    Jangan kamu bilang dirimu kaya, bila tetanggamu memakan bangkai kucingnya.
    -Rendra

  14. #74
    Barista lily's Avatar
    Join Date
    May 2012
    Location
    a place called home
    Posts
    12,753
    Quote Originally Posted by Yuki View Post
    @lily

    makanya saya bilang, coba pikirannya dibalik, kalo gak mau kena hukuman mati, ya jangan ngebunuh orang dong

    apa susahnya jadi orang baik-baik?
    ga ada yang susah sih om...

    cuma seringnya kan mereka beralasan khilaf dan terjadilah pembunuhan...

    kalo menurut saya , sebenernya semua orang baik...

    cuma faktor lingkungan , faktor pemikiran yang salah , ato faktor keinginan yang buruk lah yang membuat mereka jadi penjahat...

    tapi ya... emang yang dihukum mati , juga emang udah hukumnya kan , jadi ya mau gimana , harus dijalani...


    Quote Originally Posted by Ronggolawe View Post
    kalau yang jadi korban anak loe, gimana?
    saya ga pernah mau membayangkan ada hal buruk menimpa keluarga saya.

    Quote Originally Posted by TheCursed View Post
    Li, coba baca yang terjadi di Rwanda, Nanjing PD2, Bosnia, Azerbaijan...
    And, please, tell me, after reading those, are the people ordering it(yes, it was systematically ordered) deserve pardon.
    ok cursed , nanti saya baca ya. thanks
    - I'm such a very lucky woman and have a very lucky life -

  15. #75
    pelanggan setia Porcelain Doll's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    6,347
    maksudnya ronggo, ly, gimana kalo seandainya lily ada di posisi keluarga korban
    apa lily masih bakal trima pembunuhnya 'cuma' dihukum seumur hidup aja?

    atau misalnya terlibat pembantaian 1 keluarga dihabisi dan cuma lily yg masih hidup
    apa pemikirannya masih tetep keukeuh hukuman mati itu ga pantes?
    Popo Nest

  16. #76
    Barista lily's Avatar
    Join Date
    May 2012
    Location
    a place called home
    Posts
    12,753
    Dulu...

    Ada 1 orang di keluarga saya , dibunuh ama anak pembantu...

    Pembantu ini udah kerja di keluarga saya dari kecil sampe tua. Loyal banget lah...

    Tapi karena satu dan lain hal , kita ga pake anaknya pembantu ini (laki) , untuk kerja di rumah kita.

    One day... Yang di rumah cuma om saya. Om saya dibunuh ama anak pembantu ini , pake pisau.

    Anak pembantu ini ditangkap polisi , dia bilang dia dendam , kenapa dia ga dipekerjakan di rumah saya sebagai pembantu , padahal ibunya udah kerja lama di rumah saya.

    Ibunya memohon ama keluarga saya , minta maaf dll... Anaknya dipenjara aja entah untuk berapa lama. Waktu itu saya masi kecil soalnya.
    - I'm such a very lucky woman and have a very lucky life -

  17. #77
    pelanggan setia Bi4rain's Avatar
    Join Date
    Jun 2012
    Location
    Neverland
    Posts
    2,539
    Quote Originally Posted by Alethia View Post
    gini aja, kalau hukumnya uda tegas misal : bunuh lebih dari 1 orang, nyiksa sampe mati, pembunuhan brutal..sudah pasti hukuman mati. ya sud, begitu ada yg lakuin itu, pasti dah tau bakalan metong, cuman..waktunya dirahasiain. biar jadi gila sendiri

    btw, apa kamusdnya just my tow cents? am i getting 2 cents from my mind's idea
    berarti ada misconception dong, kupikir tadi maksudnya si pembunuh tidak perlu mengetahui alasan apa dia harus mati..ternyata jatuh tanggal eksekusi yang ga dikasih tahu ya?
    tetap buat gw.....ikuti aturan perundangan yang berlaku deh. bak kata dia bersalah, toh dia kudu tahu kapan tanggal eksekusinya.
    just my two cents=hanya pendapat saya, gitu loh we agree to disagree then

    Dulu...

    Ada 1 orang di keluarga saya , dibunuh ama anak pembantu...

    Pembantu ini udah kerja di keluarga saya dari kecil sampe tua. Loyal banget lah...

    Tapi karena satu dan lain hal , kita ga pake anaknya pembantu ini (laki) , untuk kerja di rumah kita.

    One day... Yang di rumah cuma om saya. Om saya dibunuh ama anak pembantu ini , pake pisau.

    Anak pembantu ini ditangkap polisi , dia bilang dia dendam , kenapa dia ga dipekerjakan di rumah saya sebagai pembantu , padahal ibunya udah kerja lama di rumah saya.

    Ibunya memohon ama keluarga saya , minta maaf dll... Anaknya dipenjara aja entah untuk berapa lama. Waktu itu saya masi kecil soalnya.
    waduh..berarti seandainya lily dan keluarga di rumah, bisa saja jadi korban!

    Gini ly
    ada perbedaan antara memikirkan suatu tindak kejahatan dan melaksanakan tindak perbuatan kejahatan.
    Jika dia bernurani, berakal sehat, dan mampu menempatkan logika dan kemanusiaan tidak bakalan terjadi pembunuhan itu.
    Jika dia berakal sehat tapi pada kenyataannya tetap melaksanakan perbuatan jahat, layak dihukum seberat-beratnya apapun alasannya karena tindak berat, menghilangkan nyawa manusia.

    Jika hanya memikirkan kejahatan tapi bisa mengontrol diri melakukannya (I bet most of us have, when you hated someone you feel like killing them), tidak merugikan orang lain dan tidak serta-merta dapat dinilai jahat. Our thoughts differs from our action. Lain hal-nya jika benar2 melakukannya.
    Banyak orang seperti Lily yang memikirkan kebaikan dan perdamaian, tapi sayangnya banyak juga yang tidak bisa berpikir seperti itu.
    Untuk kasus orang yang demikian, memang harus ada sistem hukum yang berat konsekuensi-nya untuk membuat mereka berpikir 2kali.






    Quote Originally Posted by lily View Post
    Dulu...

    Ada 1 orang di keluarga saya , dibunuh ama anak pembantu...

    Pembantu ini udah kerja di keluarga saya dari kecil sampe tua. Loyal banget lah...

    Tapi karena satu dan lain hal , kita ga pake anaknya pembantu ini (laki) , untuk kerja di rumah kita.

    One day... Yang di rumah cuma om saya. Om saya dibunuh ama anak pembantu ini , pake pisau.

    Anak pembantu ini ditangkap polisi , dia bilang dia dendam , kenapa dia ga dipekerjakan di rumah saya sebagai pembantu , padahal ibunya udah kerja lama di rumah saya.

    Ibunya memohon ama keluarga saya , minta maaf dll... Anaknya dipenjara aja entah untuk berapa lama. Waktu itu saya masi kecil soalnya.
    A kid at heart

  18. #78
    pelanggan setia Alethia's Avatar
    Join Date
    Jan 2012
    Posts
    4,095
    Turut berduka ya bu ly. Kalau kasus ibu aku rasa itu blm bs dihukum mati. BaHkan pembunuhan berencana tuntutan max nya cm 15thn aja.
    Pada dasarnya saya ga setuju hukuman mati yg brutal..kursi listrik atau hukum pancung atau disalib. Makanya tadi berandai andai aja sih gmn biar ga terlalu tegang. Saya kenal seorang penegak hukum yg menghindari kasus tuntutan hukuman mati dan perceraian. Beliau punya alasan sendiri.
    Jangan kamu bilang dirimu kaya, bila tetanggamu memakan bangkai kucingnya.
    -Rendra

  19. #79
    Barista lily's Avatar
    Join Date
    May 2012
    Location
    a place called home
    Posts
    12,753
    @Bi : ya begitulah... Itu tragedi sih... Ga ada yang nyangka juga...

    Makanya saya sampe sekarang takut darah dan kekerasan... Dan ga berani berpikir tentang menghukum mati orang.

    @Alethia : kalo alethia setuju hukuman mati yang gimana , yang ga brutal ?
    - I'm such a very lucky woman and have a very lucky life -

  20. #80
    pelanggan setia Alethia's Avatar
    Join Date
    Jan 2012
    Posts
    4,095
    saya ga bilang setuju hukuman mati, i wont sign the paper - if im the decision maker, tapi kalau saya jadi salah satu tim ga kreatif undang-undang itu, saya akan membuatnya lebih kreatif. *apa siih...heheh
    Jangan kamu bilang dirimu kaya, bila tetanggamu memakan bangkai kucingnya.
    -Rendra

Page 4 of 4 FirstFirst ... 234

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •