Page 1 of 3 123 LastLast
Results 1 to 20 of 43

Thread: Cinta Tapi Beda, Film dari Hanung Bramantyo

  1. #1
    pelanggan tetap kirsh's Avatar
    Join Date
    Jul 2011
    Posts
    544

    Cinta Tapi Beda, Film dari Hanung Bramantyo



    Kisah Cinta Tapi Beda Diambil dari Blog

    TEMPO.CO , Jakarta: Mengisahkan sebuah film berdasarkan novel sudah menjadi hal yang umum bagi sutradara Hanung Bramantyo. Ia pernah memfilmkan novel Ayat-Ayat Cinta karya Habiburrahman El-Shirazy. Ia juga pernah mengangkat novel karya Dewi Lestari, Perahu Kertas, ke layar lebar dengan judul yang sama.

    Kali ini, pria kelahiran 1 October 1975 ini mengangkat sebuah kisah berdasarkan tulisan dari sebuah blog. Film yang berjudul Cinta Tapi Beda ini diambil dari blog Dwita Sari.

    Tulisan dari blog seorang gadis yang baru masuk kuliah itu dilihat oleh asisten Hanung, Hestu Saputra. Hestu kemudian menyarankan Hanung untuk memfilmkan kisah itu. “Akhirnya saya dan Hestu berkolaborasi membuat film itu. Tapi saya lebih banyak di belakang. Hestu yang banyak mengarahkan,” kata Hanung Bramantyo di konferensi pers di Belly’s Clan, Wisma Intiland, Jakarta, Senin, 12 November 2012.

    Ia membiarkan asistennya lebih banyak mengarahkan karena kebetulan Hestu pernah mengalami kisah mirip seperti film itu. “Lagipula agar nanti dia bisa dilepas jadi sutradara,” ujar Hanung.

    Cinta Tapi Beda menceritakan kisah cinta tentang perbedaan agama antara Cahyo dan Diana. Cahyo (Reza Nangin) adalah cowok asal Yogyakarta yang bekerja sebagai koki di Jakarta. Ia berasal dari keluarga muslim yang taat beribadah. Cahyo berusaha lepas dari kesedihan setelah ditinggal selingkuh kekasihnya, Mitha.

    Sementara Diana (Agni Pratistha) gadis asal Padang. Perempuan berparas sangat Indonesia, mahasiswi jurusan seni tari. Ia tinggal bersama om dan tantenya di Jakarta. Keluarga Diana penganut Katholik yang taat.

    Cahyo dan Diana akhirnya bertemu dan menjadi sepasang kekasih. Mereka ingin serius melanjutkan hubungan ke jenjang pernikahan. Berbagai konflik dan pertentangan dari keluarga dan budaya pun dialami mereka.

    Selain Agni dan Reza, film tersebut juga dibintangi Choky Sitohang (Oka), Ratu Felisha (Mitha), Agus Kuncoro, Jajang C Noer, Nungky Kusumastuti, Agus Melast, Hudson Pranajaya, Leroy Osmani, dan Ayu Diah Pasha. Cinta Tapi Beda akan tayang di bioskop 27 Desember 2012.
    ---------- Post Merged at 09:47 AM ----------

    trailer



    ---------- Post Merged at 09:54 AM ----------


    Spoiler for photo gallery::






  2. #2
    pelanggan setia opi77's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    3,601
    Gara2 gue dikirimin lagu yang judulnya 3 hati 2 cerita 1 dunia jadi minat nonton nich film...dari kemaren mo nonton gak jadi2...rencananya ko nonton hari ini..

  3. #3
    Chief Cook etca's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    aarde
    Posts
    11,168
    Heh dari blognya TS? #eh

    btw posternya kok jadul banget ya suasananya

  4. #4
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    ^
    Hahahahaha... tadi juga kaget melihat nama blog-nya.

    Btw, ini film seperti film indie. Jadi jangan terlalu berharap pada akhir ceritanya dan untuk soal-soal sensitif seperti ini memang susah bikin akhir.

    Tapi eksekusinya bagus.
    Ini jelas filmnya Hanung. Dan yang menarik, ada banyak permainan teknis film di sini, mulai dari bereksperimen dengan fokus kamera, hingga kapan musik berhenti. Para aktor-aktornya juga bermain prima, semuanya memiliki peran, berbeda dengan H&A yang beberapa karakternya jadi cuma seperti tempelan.

    Dan ada karakter banci yang di sini membuat penonton hormat ama karakter si banci. Hal yang jarang ada dalam perfilman Indonesia.

    Dan tentu saja, perhatikan merek-merek taksi yang dipakai karakternya di film ini. Hihihihihihi.

    Uniknya, film ini cukup banyak memberi porsi pada adegan tarian, sementara film Hanung selanjutnya, Gending Sriwijaya, terbit 10 Januari juga akan memuat tarian. Selain itu, kru-kru-nya pun juga banyak dari Puutar, yang juga membuat film Gending Sriwijaya. Tampaknya Hanung sudah mulai bebas dari kungkungan 'citra'-nya dan mulai bereksperimen lagi.
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  5. #5
    pelanggan tetap Neptunus's Avatar
    Join Date
    Aug 2011
    Posts
    1,814
    dwitasari itu si kirsh ya? ::

  6. #6
    pelanggan setia opi77's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    3,601
    Tadi sore rencana mo nonton nichnfilm gagal lagi...

  7. #7
    Chief Cook etca's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    aarde
    Posts
    11,168
    OOT:
    ada yg bilang pemeran cowoknya mirip jojox,



    Reza Nangin...


    beda ah

  8. #8
    juragan kopi noodles maniac's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Noodle Cafe
    Posts
    15,927
    Quote Originally Posted by etca
    Heh dari blognya TS? #eh

    btw posternya kok jadul banget ya suasananya
    Quote Originally Posted by Neptunus View Post
    dwitasari itu si kirsh ya? ::
    Wakakakakakakak gw sama kagetnya

    Kayaknya kebetulan aja deh

    Iya kan?
    Jika menurutmu hidup ini tidak menarik, maka buatlah hidupmu semenarik mungkin - Shinsaku Takasugi

    Impossible is nothing!

  9. #9
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    Quote Originally Posted by Neptunus View Post
    dwitasari itu si kirsh ya? ::
    yup....
    barangkali kisah ini diambil dari kisah masa lalunya








  10. #10
    pelanggan tetap Neptunus's Avatar
    Join Date
    Aug 2011
    Posts
    1,814
    eh benerankah? Jadi senapsaran

  11. #11
    pelanggan setia opi77's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    3,601
    Beneran dari ts nich ide filmnya...


    Bagus filmnya...maknanya dalam...i like it..

  12. #12
    pelanggan setia nodivine's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    2,335
    Hanung bagus nih. gw suka kalau dia buat film yang sebenarnya beda, kayak '?' atau 'Tendangan dari Langit'
    btw, mirip c1nta yang film independent itu ya (tema temanya)?

    Quote Originally Posted by opi77 View Post
    Tadi sore rencana mo nonton nichnfilm gagal lagi...
    perasaan lo tiap kali mau nonton, banyakan gagalnya

  13. #13
    pelanggan setia opi77's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    3,601
    Tadi ampir gagal juga gara2 gath..hehehehe...

    Tapi karena dah ngebet yah udah kabur duluan dari gath jam 5:45...langsung nonton nich film..hehhehehe...kayany pa gue harus bawa nyokap ama bokap gue nonton nich film

  14. #14
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Quote Originally Posted by nodivine View Post
    Hanung bagus nih. gw suka kalau dia buat film yang sebenarnya beda, kayak '?' atau 'Tendangan dari Langit'
    btw, mirip c1nta yang film independent itu ya (tema temanya)?
    Benar. Ini mirip Cin(t)a -- btw, film terbaru dari tangan-tangan yang membuat Cin(t)a sudah tayang di bioskop lho.. coba tonton, Demi Ucok. .

    Kembali ke topik.
    Cuma kalau di Cin(t)a kan lebih ke dialog antara dua insan tersebut maka di film ini lebih ke arah kesulitan yang dihadapi dua insan tersebut untuk melegalkan hubungan mereka. Dari masalah KUA sampai restu keluarga.

    Persamaan dengan Cin(t)a gak cuma dari topik cerita. Nuansa independent pun juga terlihat di film ini.
    Sama seperti DoP Cin(t)a yang mainan fokus kamera (dari tokoh hingga ke semut), M. Batara Gumpar Siagaan juga mainan fokus kamera.

    Selain itu, di film ini, ada keinginan untuk menggunakan taksi tidak mainstream. Alhasil, kita melihat tokoh2nya menggunakan taksi yang berbeda-beda merek dari Gamya, Express, dan lupa apalagi. Blue Bird malah gak dipakai sama sekali.

    Jadi cukup terkejut, Raam Punjabi memberi kebebasan begitu besar pada Hanung, Restu dan para kru. Jadi unsur bebas dari tekanan ini lah yang hilang dari film Habibie dan Ainun. Paling banter tekanannya cuma satu, akhir cerita tokohnya harus bahagia (padahal kalau dicermati, sebenarnya gak juga :p ).


    Kalau senang film Hanung yang seperti '?', berdoalah keinginan Hanung untuk me-remake Kidung tercapai.

    Kidung adalah film Hanung sebelum Brownies, ditujukan untuk pilot proyek miniseri dan ditawarkan ke enam stasiun TV swasta dan ditolak oleh semuanya dengan alasan filmnya terlalu idealis. Pemerannya antara lain Yenny Rachman dan Piet Pagau. Kisahnya tentang sebuah gang kecil nan sempit di Yogya yang warganya kurang lebih terbagi atas tiga kelompok, Santri, Kejawen, dan Preman. Ceritanya dimulai ketika sekretaris RT yang kejawen diamuk, digotong massa dan diceburkan ke kali. Ternyata massa tersebut adalah para preman yang tersinggung ketika sekretaris RT mengajukan usul ruwatan kampung.

    Salah satu adegan yang cukup membuatku terkesan waktu nonton Kidung adalah adegan rapat RT yang memakan gang sempit tersebut dan orang-orang dari tiga kelompok tersebut berdebat mengenai ruwatan. Yang preman tersinggung, yang santri setuju dengan syarat tidak ada hal-hal yang membawa kesyirikan. Ya, bayangin sendiri lah serunya kayak apa.
    Last edited by kandalf; 06-01-2013 at 10:33 AM.
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  15. #15
    pelanggan setia opi77's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    3,601
    Ada yang bilank lebih bagus dari film habibie&ainun..hahahaha..

    Setuju banget

  16. #16
    pelanggan setia nodivine's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    2,335
    gw prefer nonton ini lebih puas dibanding Habibie itu.
    toh lagipula, endingnya juga udah ketauan.

  17. #17
    pelanggan setia opi77's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    3,601
    Ending yang ketebak film ini apa habibie & ainun???...

    Ending film ini gue pikir sad ending tapi malah masih ngantung..hehehehe..

  18. #18
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    Diprotes, Hanung Tarik Film "Cinta Tapi Beda"

    JAKARTA, KOMPAS.com - Sutradara Hanung Bramantyo kembali menarik film garapannya. Kali ini, setelah mendapat protes dari Ketua Bidang Perdagangan DPP KNPI, M Rafik terkait beredarnya film berjudul Cinta tapi Beda.

    M Rafik menilai ada indikasi pemutarbalikan fakta. Pada film itu digambarkan, seorang perempuan Minang berpacaran dengan seorang lelaki Jawa yang berbeda keyakinan dan hendak menikah. Menurut Rafik, mengacu ke adat Minangkabau, jika seorang Minang berganti keyakinan, orang itu akan dianggap bukan orang Minang lagi.

    Hanung, yang didaulat menjadi penanggung jawab film tersebut, memilih menarik film yang beredar sejak 27 Desember 2012 itu dari peredaran. Suami dari Zaskia A Mecca ini menghindari polemik yang berkelanjutan.

    "Terakhir sampai 120 ribu (penonton). Antusias mereka memang besar. Tapi, daripada kontroversi ini semakin meluas, lebih baik diturunkan. Pokoknya, hari ini terakhir film itu tayang," jelasnya saat ditemui di Plaza fX, Jakarta, Sabtu (5/1/2013).

    Hanung sudah memperingatkan Ram Punjabi sebagai produser sejak jauh hari. Kata Hanung, begitu namanya dipampang dalam posternya, film tersebut hanya bertengger di gedung bioskop dalam waktu yang singkat.

    "Saya sudah bilang kepada produser, ketika kamu memasang nama saya, maka film ini tidak akan bertahan lama, karena masyarakat kita semakin pintar. Kalau memasang nama saya, akan kontroversi," paparnya.

    Hanung bukan kali ini saja mendapat protes. Dengan film garapannya yang berjudul Tanda Tanya (?), ia juga mendapat protes dari salah satu ormas. Film itu bisa beredar setelah Hanung menemui MUI dan memotong beberapa bagian filmnya.

  19. #19
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    nah beruntung tuh yang udah sempet nonton duluan
    soalnya di fb juga rame banyak yang protes
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

  20. #20
    pelanggan setia choodee's Avatar
    Join Date
    Sep 2011
    Posts
    2,988
    Memang yg kontroversial apanya? Soal adat itu? Klo memang adatnya salah ya jelas byk yg protes, misal org daerah gw dibilang bukan lg org daerah itu pas pindah agama gw jelas protes. Yang orang minang sini mana nih konfirmnya?

    Tp katanya dr blog? Kisah nyata kan? Kok bs salah gt?

Page 1 of 3 123 LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •