Di suatu kampung hiduplah seorang ibu dan anak gadisnya yang cantik jelita , bernama Noodle.

Pada suatu hari ibu sang gadis ingin masak santan , tapi karena suaminya sudah meninggal , maka dia minta tolong Noodle untuk memanjat kelapa.

“Del... Del...” , panggil sang emak.

“Iya…. Iya…Mak.” , sahut sang putri.

“Tolong panjatkan kelapa , Del.” kata emaknya lagi.

“Baik mak…” kata Noodle.

Maka pergilah Noodle memanjat kelapa di depan rumahnya yang kebetulan dekat dengan jalan.

Waktu sedang manjat , banyak pemuda di kampung tersebut yang mondar-mandir lewat bawah pohon kelapa tersebut. Ada Kingform , Aslan , Opi , Kong Sur , Matsu Dana , Giku , Fere , Permandyan , Porcupine.

Noodle pun jadi heran , mengapa kok pemuda-pemuda itu mondar-mandir dibawah pohon kelapa tersebut.

Setelah selesai memanjat , Noodle bertanya pada emaknya.

“Mak... Mak... waktu Noodle memanjat kelapa kok banyak pemuda-pemuda yang lewat terus sih, Mak?”

“Ohhhh pemuda-pemuda itu ingin lihat celana kamu.” , jawab emaknya.

“Syukur deh Mak tadi waktu manjat Noodle gak pakai celana.”