Peralihan kekuasaan dari bos yang sudah sakit2an kepada anaknya, sepertinya tidak berjalan baik di kantorku
Bos senior mungkin ga bisa dibilang bijaksana, tapi paling ngga dalam hal mengambil keputusan lebih tegas dan ga malu mengakui salah. Kalau anaknya, lulusan luar negri, s2, pulang2 langsung dikasih kekuasaan tinggi, mengambil keputusan kecil pun harus nunggu bapaknya, atau adik perempuannya. Akibatnya, kerjaan jadi lebih lama progressnyaOuting ga dikasih, janji kalau menang tender bakal adain makan rame2 sekantor (dimana kemudian berbagai tender sepanjang tahun ini tidak ada makan2nya sama sekali. Bahkan makan nasi uduk rame2 pun ngga
)
Oh ya, dan peraturan baru dimana kalau sakit tanpa memakai surat dokter, maka gaji akan dipotong mulai dari gaji pokok sampai transport dsb, itu membuat gerah dan tidak betah lagi. Punishment without reward and appreciation?
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)


Outing ga dikasih, janji kalau menang tender bakal adain makan rame2 sekantor (dimana kemudian berbagai tender sepanjang tahun ini tidak ada makan2nya sama sekali. Bahkan makan nasi uduk rame2 pun ngga
Reply With Quote
