Results 1 to 10 of 10

Thread: Terbukti Plagiat, Drama 'Queen Seon Deok' Didenda Rp 1,8 M

  1. #1

    Terbukti Plagiat, Drama 'Queen Seon Deok' Didenda Rp 1,8 M

    Sayang banget, aq suka sama plot ceritanya *sigh


    Rabu, 26/12/2012
    Terbukti Plagiat, Drama 'Queen Seon Deok' Didenda Rp 1,8 M (15:15 WIB)

    Drama populer 'Queen Seon Deok' dilaporkan atas tuduhan plagiat pada 2010 lalu. Kini
    pengadilan menyatakan stasiun
    televisi MBC yang menayangkan
    drama tersebut bersalah karena terbukti menayangkan drama hasil jiplakan. Drama itu dinyatakan menjiplak sebuah pertunjukan
    musikal 'Queen of Rose of Sharon, Seon Deok'. Drama
    62 episode itu sendiri sudah selesai tayang sejak
    2009. Dilansir Soompi, Rabu (26/12/2012) karena terbukti
    bersalah MBC didenda USD 186 ribu atau sekitar Rp 1,8
    miliar. Drama itu juga dilarang tayang lagi di televisi
    kabel dan internet. DVD dan bukunya pun dihentikan
    peredarannya. "Skenarionya tak persis sama tapi ditemukan banyak
    kesamaan dari keseluruhan jalan cerita, detail
    karakter, dan kejadian-kejadiannya," ujar pihak
    pengadilan. 'Queen Seon Deok' saat tayang selalu meraih rating
    tinggi dan dinobatkan sebagai drama yang paling
    banyak ditonton. Drama itu disebut-sebut sudah
    meraih keuntungan sebesar USD 50 juta atau sekitar
    Rp 484 miliar.
    Sumber: m.detik.com/music/read/2012/12/26/151556/2127034/1180/terbukti-plagiat-drama-queen-seon-deok-didenda-rp-18-m
    Last edited by Nowitzki; 26-12-2012 at 07:56 PM.

  2. #2
    pelanggan tetap waks!!'s Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    1,490
    writernya kena ga?
    knp ga dr awal dibilang remake aja ya

  3. #3
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Drama itu dinyatakan menjiplak sebuah pertunjukan musikal 'Queen of Rose of Sharon, Seon Deok'.
    "Skenarionya tak persis sama tapi ditemukan banyak kesamaan dari keseluruhan jalan cerita, detail karakter, dan kejadian-kejadiannya," ujar pihak pengadilan.
    Hmmm... aneh.
    Pertama, dari segi genre saja sudah berbeda. Yang satu murni drama, yang satu musikal. Berarti sebenarnya kan udah termasuk menyadur.
    Kemudian sumbernya sendiri kan dari sejarah. Persamaan jalan cerita, karakter, dan peristiwa kan mungkin saja terjadi.

    Kecuali kalau karakter non-sejarahnya persis sama.
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  4. #4
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    persis, saya mikirnya juga sama kaya kandalf
    ini apakah berdasarkan cerita historis? kalo iya, brarti bakal ada yang sama donk

  5. #5
    pelanggan tetap waks!!'s Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    1,490
    setau gw historis tapi emang ada cerita tambahan
    misal : loveline seon deok ma bidam

  6. #6
    Gw juga baca ini tadi. Ratingnya mpe 40% booo... Tapi klo dha final dan diputuskan kek gitu di pengadilan berarti ya emang salah.
    Tapi syukurlah, saeguk ini dibuat. Bener2 keren. Jang Geum ma Seon Deok bener2 2 saeguk favorite gw. Belum ada yang bisa dekati kualitas 2 drama ini.
    My Fangirling Mode Currently Following :
    [DRAMA] Castle, PM & I, Man From The Stars, Empress Ki, Emergency Couple
    [VARIETY SHOW] Running Man
    [MANGA-ANIME] Naruto Shippuden
    ...and always following... MANCHESTER UNITED !!!


  7. #7
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Ternyata kasusnya sudah dari tahun 2010.

    http://koreajoongangdaily.joinsmsn.c...px?aid=2928091

    In January, Kim Ji-young, representative of Great Works Ltd., a culture content company, filed a suit against MBC and two screenplay writers saying they ripped-off her script for “Queen of Mugunghwa, Seondeok,” a musical she said she wrote in 2005. Kim asked for 200 million won ($181,159) in compensation and an injunction banning the broadcast of the soap opera.

    The injunction was turned down and “Queen Seondeok” ran from May to December 2009, but the copyright case is ongoing.

    Kim argued that the development of the story and conflict between characters are similar to her play, including discord between two major female characters, Seondeok and Misil; a romance between Deokman (Queen Seondeok’s name before becoming a queen) and General Kim Yu-shin; and the story of the young Deokman wandering through a desert.

    ......

    Jong Sang-jo, a professor at SNU and director of the SNU Center for Law & Technology, dubbed the procedure an “anatomy of scripts,” identifying the line between historical facts and literary creations.

    “Just as the National Institute of Scientific Investigation carries out an autopsy on a corpse,” Jong said, “we do a script autopsy to discover plagiarism.” Instead of a scalpel, he said, researchers use history books.

    The SNU Center for Law & Technology first identifies similar content in the two scripts. At that point, historians confirm historical facts regarding the characters and plot. Afterward, the center makes an appraisal based on copyright laws. The court will make the final adjudication.

    Spoiler for terjemahan:

    Pada bulan Januari, Kim Ji-young, perwakilan dari Great Works Ltd., perusahaan konten budaya, menuntut MBC dan dua penulis skenario mengatakan mereka menjiplak skenarionya untuk 'Ratu Mugunghwa, Seondeok', drama musikal yang disebutnya ditulisnya pada tahun 2005. Kim meminta200 juta won ($ 181,159( sebagai kompensasi dan pelarangan penyiaran opera sabun tersebut.

    Permintaan pelarangan ditolak dan 'Queen Seondeok' berjalan dari bulan Mei hingga Desember 2009 tetapi kasus hak cipta tetap berjalan.

    Kim berargumentasi bahwa cara cerita berkembang dan konflik antar karakternya sangat mirip dengan skenarionya, termasuk persaingan antara dua karakter wanita, Seondeok dan Misil; kisah cinta antara Deokman (nama Ratu Seondeok sebelum menjadi ratu) dan Jenderal Kim Yu-shin; dan kisah Deokman muda mengembara melalui padang pasir.

    ......

    Jong Sang-jo, profesor di Universitas Nasional Seoul (SNU) dan direktur Pusat Kajian SNU untuk Hukum dan teknologi, menyebut proses yang akan dia pakai sebagai 'anatomi skenario', mengenali batas antara fakta-fakta sejarah dan kreasi sastra.

    "Seperti National Institute of Scientific Investigation mengotopsi mayat," ujar Jong, "kami mengotopsi skenario untuk menemukan plagiat". Bedanya, tidak menggunakan pisau bedah, ujarnya, para peneliti di tempatnya menggunakan buku-buku sejarah.

    Pusat Kajian SNU untuk Hukum dan Teknologi, pertama-tama mengenali isi yang mirip di antara dua skenario. Di titik yang itu, para sejarawan mengonfirmasi fakta-fakta sejarah mengenai karakter dan plot cerita. Setelahnya, pusat kajian akan membuat keputusan berdasarkan hukum-hukum hak cipta. Pengadilan akan membuat keputusan akhir.

    Aku penasaran, apakah ini udah Pengadilan tertingginya (semacam MA)? Kalau belum, aku yakin stasiun TV-nya akan mengajukan banding.
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  8. #8
    Barista Nharura's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Di Hatimu
    Posts
    5,072
    dong yi dan jumong keren juga ligh

    keanya, ini lama bgt ya, 2009, diusut tahun 2012

    whatever sih,yg penting dirumah ada 2 biji dvdnya,ekeke

    berarti yg di LBS bermasalah dunk? Kemarin khan ditayangin di LBS? Rasanya drama ini khan duplikasi dari buku dan cerita sejarah. Memangnya bs sama ya, cerita drama musikal,dgn cerita 62 episode
    Penulis Sastra, Penyayang Hewan, PNS biasa

    "Sedekah Aja "

    Sastra - > Dear Diary Inspirasi

    Kucing - > Semua Tentang Kucing

    PNS - > Sukses Mengabdi Pada Negara

  9. #9
    pelanggan setia
    Join Date
    May 2011
    Posts
    4,958
    Quote Originally Posted by Lighto View Post
    Jang Geum ma Seon Deok bener2 2 saeguk favorite gw. Belum ada yang bisa dekati kualitas 2 drama ini.
    Kapan ya Indonesia punya high quality history based series macam Jang Geum n Seon Deok instead of sinetron silat campur apa itu yang makin hari makin nggak jelas. *galau tiap liat TV nasional.

    Dendanya sih sedikit kalo diliat keuntungan yg sudah didapat selama ini. Tapi reputasinya yang hancur.

  10. #10
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    ^^
    Lahir tahun berapa, Kop?
    Indonesia pernah punya sinetron silat berdasarkan sejarah yang jalan ceritanya bagus, sejarahnya juga cukup akurat.
    Judulnya Tutur Tinular (tahun 1990-an).

    Spoiler for plot Tutur Tinular:
    Dari masa menjelang jatuhnya Kertanegara sampai masa kudeta Kuti yang berhasil menyingkirkan Raja Majapahit kedua, Jayanegara.
    Karakter utamanya, dari naif, dikhianati kekasihnya, kemudian dikhianati ayahnya, lalu dikhianati kakaknya.

    Semua pengkhianatan itu gak mengubah idealismenya. Muak dengan sikap semena-mena para preman di bawah kekuasaan Kediri, akhirnya ikut membangun Majapahit. Lalu musuh lama kembali, dia dibenci oleh keponakannya. Kemudian dia melihat kawan-kawan perjuangannya saling membunuh. Lalu akhirnya mengundurkan diri dari hiruk pikuk politik.

    Itupun penyendiriannya masih dikritik oleh kakak seperguruannya yang kemudian tewas oleh ribuan panah. Semakin syok, semakin dia mengucilkan diri. Bahkan ketika Kuti ingin belajar ilmu silat pun ditolak olehnya.

    *dan sampai sekarang gue masih penasaran ama akhir ceritanya karena Indosiar dengan semena-mena mengubah jam tayang tanpa pemberitahuan.*
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •