Page 1 of 2 12 LastLast
Results 1 to 20 of 21

Thread: Gaji dan Jenjang Karir dari Dosen

Hybrid View

Previous Post Previous Post   Next Post Next Post
  1. #1
    pelanggan
    Join Date
    May 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    346

    Gaji dan Jenjang Karir dari Dosen

    Gw kemarin2 dapat info dari salah satu staf rektorat kampus gw kalau lagi ada beasiswa S2 dari univ gw (saat ini gw semester 7 S1). Dengan syarat setelah lulus S2 dari beasiswa tsb., harus bersedia menjadi dosen.

    Singkat kata gw tertarik, ya memang gw passion di mengajar dan ini ada beasiswa S2 di depan mata. Cuma jadi muncul pertanyaan. Gimana gajinya? Karirnya? Nah hasil2 dari googling kurang memuaskan, jadi mungkin gw lempar ke forum aja kali ya.

    - Rata2 gaji dosen univ. swasta (untuk program S1) di Jakarta berapaan ya? *yg gw dapat dari hasil googling sih gajinya kecil, tapi gw pengen tahu kisarannya*

    - Apakah karir sebagai dosen menjanjikan? Dalam arti ya... baik dari segi gaji ataupun kerjaan gak stagnan gitu2 aja, ada perkembangannya.

    Mungkin ada user di sini yang kerja sebagai dosen atau punya kenalan dosen, bisa di-share di sini
    Last edited by MoodPecker; 20-12-2012 at 04:19 PM.

  2. #2
    pelanggan setia porcupine's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    Bintan
    Posts
    4,132
    Kalo gw liat dari istri gw yang dosen ya
    emang gaji pokoknya kecil
    cuman kalo istri gw itu dapet penghasilan tambahan jadi dosen terbang di univ lain, ada insentive misal nya untuk jadi dosen bimbingan dll

    sebulan nya jadi lumayan kok
    ~Radio Kopimaya~

  3. #3
    Chief Cook GiKu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    10,315
    jadi dosen kan gak cuma ngajar di 1 univ. aja
    dalam 1 minggu bisa di beberapa univ.

    bisa juga kerja kantoran, dan ngajar kuliah malam

  4. #4
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    apalagi dapet proyekan... beuhhh mataf kali penghasilannya
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

  5. #5
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    honor narasumber gede lho. dosen2ku suka jadi narasumber di tempat kerja. sejam bisa sejutaan. sekali acara 2-3 jam rapat udah dapet berapa tuh. atau ngisi seminar, fgd, jadi assesor wow lah
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

  6. #6
    pelanggan setia Bi4rain's Avatar
    Join Date
    Jun 2012
    Location
    Neverland
    Posts
    2,539
    setelah dibiayain S2-nya kudu kontrak berapa tahun mengajar sebagai dosen?
    kemudian yang ditanggung S2nya apa saja? ada batas waktu ketidaklulusan ga?
    ada beberapa univ yang netapin klo dalam kurun 2tahun tidak juga menyelesaikan S2 kemudian biayanya tidak lagi menjadi tanggungan univ....yang seperti itu juga harus ditanyakan loh.

    mengenai pekerjaan dosen, yah..sama kayak pekerjaan ngajar yang lain meureun yah? pokoknya kecil, tapi dari tambahan dapat membantu
    A kid at heart

  7. #7
    pelanggan
    Join Date
    May 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    346
    [at]all: kayaknya pada menuju satu pendapat ya... gaji dosennya sendiri kecil, tapi yg mantep itu sampingannya.

    Quote Originally Posted by Bi4rain View Post
    setelah dibiayain S2-nya kudu kontrak berapa tahun mengajar sebagai dosen?
    kemudian yang ditanggung S2nya apa saja? ada batas waktu ketidaklulusan ga?
    ada beberapa univ yang netapin klo dalam kurun 2tahun tidak juga menyelesaikan S2 kemudian biayanya tidak lagi menjadi tanggungan univ....yang seperti itu juga harus ditanyakan loh.

    mengenai pekerjaan dosen, yah..sama kayak pekerjaan ngajar yang lain meureun yah? pokoknya kecil, tapi dari tambahan dapat membantu
    Belum dikasih tahu sih detilnya, tapi yg ditanggung itu biaya kuliahnya aja. Sebelumnya sih S1 gw beasiswa juga, wajib 4 tahun kelar tapi gak ada kontrak apapun (murni bantuan).

  8. #8
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    ini dosen swasta apa negri sih?
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

  9. #9
    pelanggan setia opi77's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    3,601
    kalo dosen swasta gede kok gajinya...kalo dosen tetep kan dapat tunjangan tapi kalo dosen gak tetep yah bisa jadi dosen terbang...bisa ngajar di univeristas lain..

  10. #10
    pelanggan setia Agitho_Ryuki's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    mBantul, Ngayogyokarto, Hadiningrat
    Posts
    2,517
    Pernah jadi dosen di suatu PTS dijogja...
    Terang terang aja deh ini tahun 2008 s/d 2010 ya...
    Gaji Pokok: 1.5 s/d 1.6 Juta
    Honor mengajar: 25 rb/ jam (potong pajak 5%), karena kebagian 12 sks jadi setiap minggu dapat 12 jam
    12 x 25 rb = 300rb ptg pajak jadi 285 rb. kalo 4 minggu berarti ya 1.140 rb.
    Berarti setiap bulan yang bisa diandalkan ya 1.5 + 1.140 = 2.640 rb
    Barangsawijine purwo marang kawitan, Bandar sejatining wujud. Yuk lakone.. BUTHO CAKIL sido NGEMUTTT PEN.....THUNG!!

  11. #11
    pelanggan setia porcupine's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    Bintan
    Posts
    4,132
    Kalo istri gw honor mengajarnya kalo ngga salah 100 ribu/1 jam mata kuliah deh..
    ~Radio Kopimaya~

  12. #12
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    itu aghito ukuran jogja loh... biaya hidup rendah dibanding bali. segitu gede banget
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

  13. #13
    pelanggan setia porcupine's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    Bintan
    Posts
    4,132
    Iya, istri juga bilang gitu soalnya istri kan lulusan jogja n dia bilang dosen di jogja emang honor perjam nya seperti yang di bilang agitho
    ~Radio Kopimaya~

  14. #14
    pelanggan setia Agitho_Ryuki's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    mBantul, Ngayogyokarto, Hadiningrat
    Posts
    2,517
    ^
    yah dijogja kebutuhan hidup sehari-hari dijaman itu sebulan paling banter :...
    dihitung aja:
    kos sebulan = 300 rb (dijogja biaya segini waktu itu sudah kamar mandi dalam loh...)
    makan = sehari 25 rb kali 30 jadi 750 rb (makan udah enak-enakan nih)
    laundry sebulan paling : 30 rb
    jadi anggaplah 1.200 rb dengan pulsa dan bensin (naik motor loh ya bukan mobil)...
    jadi masih sisa berapa tuh?? 50% lebih toh...

    apalagi aku ndak kos... jadi cuma sekitar 900rb keluar setiap bulan waktu itu...
    Last edited by Agitho_Ryuki; 21-12-2012 at 03:12 PM.
    Barangsawijine purwo marang kawitan, Bandar sejatining wujud. Yuk lakone.. BUTHO CAKIL sido NGEMUTTT PEN.....THUNG!!

  15. #15
    pelanggan tetap jojox's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Jekardah
    Posts
    1,169
    gw pernah master dan sering ketemu dosen/researcher dari akademisi.
    So, opini gw terkait pekerjaan di area pendidikan; dosen/pengajar:
    Pada dasarnya, Honor narasumber variatif kali kalo mengundang dosen sesuai kompetensi dan pengalamannya, portfolio, specific expertise, dan skema donor/EO-nya lah.

    Contoh:

    Anggaran Standar Belanja (ASB), ini dokumen resmi pemerintah daerah, kayak semacam pricelist utk kegiatan FGD, workshop, beli ATK, dll. Disini biasanya honor narasumber sekitar Rp 1 juta-an dipotong pajak. Tarif dosen dg PhD, biasanya sekitar 1,5-2 jt an untuk ngisi panel diskusi publik. Ini umum yang pernah gw denger. Untuk jadi moderator biasanya mulai 400-600an. Kantor gw pernah ngebayar professor / guru besar termuda FEB-UGM, pak Mudrajad Kuncoro, yang rata-rata dapat 4-5 jt-an sekali ngomong di luar daerah DIY, pas lagi hot bisa 8-12an, ternyata mau dikasih 700rb doang, mungkin cuman buat Jogja doank. Joss, community service.

    Sabetan/tambahan selanjutnya dari konsultansi; misalnya bersama2 membentuk tim konsultan/tenaga ahli berisi 3-5 orang untuk menganalisa isu2 strategis, operasional dan teknis berikut rekomendasi akhirnya ke kontraktor (swasta = gede, pemerintah/skpd = std lokal).
    Range output dan harganya bervariasi dari kajian singkat-komprehensif. Harganya 25 juta-150 jt-an. Dikerjakan maksimal 3bulan. Yg kerja, aslinya mahasiswa favoritnya pada keringat cari data primer/sekunder. hahahaha. Dosen cuman ngandalin skill komunikasi dan analisa tinggi. Gak cuman pinter bac0t, tapi juga rasional, pake otak dikit lah. Yg diperlukan pan cuman stempel institusinya; kecerdasan dan intelektual otak SDMnya = relatif. Istilahnya maen struktural, bukan fungsional. Alhasil, hasil rekomendasinya cenderung teoritis, kurang aplikatif dan realistis.

    so, kl gw estimasi, dosen dengan Master degree, paket kompensasinya sekitar 7-9 jt/bulan untuk swasta dan 5-6,5 jt/bln untuk negeri. Dosen dengan s3/PhD/Dr/post-Doc, mulai 13 jt-an. Tpi liat standar kapasitas employer. Yg gede gw denger di Atma Jaya, Muhammadiyah, UI.

    Proyek2 riset yg strategis, disitu duitnya. Tema yg menarik di area renewable energy, kesehatan dan medis, ekonomi/bisnis, hankam, etc.
    Dosen s3 biasanya yg getol gampang cari funding dari NGO/yayasan kek punyanya Bill Gates, Asia Foundation, UNDP, USAID, atau dari LIPI, Ristek.

    nevertheless, setiap ada kesempatan untuk S2/S3. kudu diambil tuh. Jangan pernah lewatkan.
    Master sekarang banyak, tapi S3 cuman sekelumit. Artinya, 3-5 tahun job market yg butuh S2 dah penuh sesak,
    so yg punya S3 yang bakalan lebih mampu manuver di bidang2 strategis gitu, gak cuman ngajar di kelas, tapi masuk proyek2 pembangunan skala lokal, regional, internasional.

    so, good luck Moodpecker,
    you got good life ahead of you, dont waste this.
    Last edited by jojox; 21-12-2012 at 03:47 PM.
    Any views or opinions presented above are solely those of the author. Thus the author may disclaim accuracy on warranties and liabilities they may cause including loss of intellectual properties, economical benefit, and coordinated mental responses.

  16. #16
    ★★★★★ itsreza's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    10,216
    Saya diminta jadi dosen tapi segan, saya pragmatis. Dosen itu posisi aman, small risk, fair return.
    Saya suka mengajar dan meneliti, tapi tidak bermimpi jadi dosen. Kampus dunia ide, penuh mimpi,
    idealisme, terlalu nyaman bisa membuat tertidur lelap. Mau S2? banyak yang tidak mengikat,
    untuk program luar negeri. Dalam negeri, alternatif, cek kemendiknas non dikti, ini peluang dapat
    besar karena kesulitan penyerapan atau cari langsung di kampus dan NGO.

    Jadi dosen prospeknya baik, penghasilan pokok di univ negeri gaji PNS + honor mengajar +- sama
    dengan Agitho tulis. Buat dosen muda, sampai awal 30an, masih sulit untuk mengejar project di luar
    kampus, portfolio belum lengkap. akreditasi wajib dan sekarang dan ada peraturan untuk memenuhi
    kuota jam mengajar, kampus dipaksa cari dosen tetap dan mengurangi dosen terbang. kesempatan
    sambilan berkurang kecuali masa libur semester.

    Tambahan untuk dosen muda paling mengandalkan research project dari kampus/dikti +- small value,
    tinggal ajak mahasiswa gabung. Mau lebih besar, ikut project lembaga penelitian kampus dengan dana
    grant, atau gabung project dari dosen senior, scientific publication, etc membantu peningkatan angka kredit.
    Kalau punya nama, pengalaman dan fleksibilitas, ikuti saran jojox, buat tim konsultan, rajin main di luar
    kampus ke NGO atau corporate, dapetin dana segar dan jaringan baru. Rate project dan tenaga ahli bisa
    googling.

    Kalau berkarir dosen dengan cepat, ambil master dan PhD sekaligus, balik langsung cuap-cuap di dalam/luar
    kampus, isi posisi lektor/pegang lembaga. economic downturn & rebound buat master sekarang jadi standar
    pasar, tanpa spesialisasi dan pengalaman, nilai master di pasar ga jauh dari sarjana. dengan spesialisasi,
    master = career booster.

    Di Indonesia, rumput tetangga jauh lebih hijau daripada rumput sendiri, overseas graduate valued higher than
    local. semua orang di sekitar saat ini bilang would be better if you get master overseas. PhD dianggap penting,
    esp. for social matters. saat ini saya masih belum melihat kepentingan post graduate di bidang saya, tapi orang
    bijak berkata doktor, itu penting, di Indonesia juga gpp, yang penting master di luar.

    Recap: Mau dikontrak? hitung nilai sponsor S2 + gaji x masa pengabdian, bandingkan potensi penghasilan
    kerja di sektor lain, kalau merasa sesuai gpp. Karir menjanjikan? relatif, secara intelektual akan terpuaskan,
    finansial stabil, dihargai lingkungan sosial. tapi kalau cari secara finansial kaya, ga akan cukup hanya dengan
    jadi dosen. for eyes matters, jadi dosen itu sangat menyenangkan

  17. #17
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Menurut ane, kalo mo jadi dosen jgn tanggung2, musti direncanakan sampe S3 sekalian. Kalo S2 doang merasa cukup, mendingan gak usah. Usahakan S3 di luar negeri, supaya punya wawasan dan jaringan baru. Setelah S3, jangan langsung balik, ambil peluang postdoc. Ini utk memperkuat jaringan. Motifasi jadi dosen utk riset. Kalo bukan riset, mending kerja di sektor lain.

    Setelah ente balik, usahakan jgn putus dgn jaringan di luar tadi. Ente terus menjalin riset bersama dengan mantan supervisor S3/postdoc ente tadi. Kemudian ente bentuk grup riset di sini. Ini utk menjaring dana riset. Dari grup riset ini, ente bisa jual hasil riset ente, dst. Juga terus dipenuhi segala ***** bengek persyaratan utk mendapatkan posisi profesor di perguruan tinggi tempat ente bekerja tsb.

    Bisa juga ente jadi dosen as usual, nguliah sana sini, proyek sana sini, dst. Finansial cukup. Jangan ngarep S-Class. Kalo CRV aja kebeli. Tapi saran ane, lebih baik motivasi ente jadi dosen kayak yg ane ceritain di atas.


  18. #18
    pelanggan tetap kirsh's Avatar
    Join Date
    Jul 2011
    Posts
    544
    if u want to be a lecturer, kalo menurut gue sih, terima aja offering itu
    jarang2 loh, menurutqu sih kesempatan bagus.
    toh, kalo jadi dosen, proyekannya banyak.

  19. #19
    sy kebetulan dosen

    saya suka fleksibelitas waktunya.

    tempat ku kerja
    sangat fleksibel
    mudah banget utk ke luar + main di luar

    kampus lain,
    ada yg mensyaratkan dosen harus di kampus senin - jumat jam 0800-1600.
    istirahat 1 jam.
    ada yg gak membolehkan ngajar di luar

    Gambang suling, ngumandhang swarane
    tulat tulit, kepenak unine
    uuuunine.. mung..nreyuhake ba-
    reng lan kentrung ke-
    tipung suling, sigrak kendhangane

  20. #20
    pelanggan setia bradon heat's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    ~Yooniverse~ xD
    Posts
    5,057
    Quote Originally Posted by alfaromeo View Post
    kampus lain,
    ada yg mensyaratkan dosen harus di kampus senin - jumat jam 0800-1600.
    istirahat 1 jam.
    ada yg gak membolehkan ngajar di luar

    bukannya kalau yg gini memang resiko dosen tetap ?
    cari tambahannya pas libur atau hari sabtu minggu
    BEYOND GENIUS !!!!!!!!


Page 1 of 2 12 LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •