Results 1 to 20 of 58

Thread: Meninggalnya Diego, potret kebobrokan kompetisi di Indonesia?

Threaded View

Previous Post Previous Post   Next Post Next Post
  1. #11
    dia beberapa kali keluar masuk RS karena ga mampu membayar biaya pengobatan
    bahkan untuk sekedar pulang ke negaranya pun dia ga mampu

    RIP Diego

    beberapa berita soal diego:
    Penyerang Persis Diego Mendieta Tutup Usia

    Penyerang Persis Solo, Diego Mendieta, meninggal dunia karena sakit dalam usia 32 tahun di Rumah Sakit Dr Moewardi, Solo, Selasa (4/12/2012) dini hari, setelah dirawat beberapa hari.

    Menurut Pasoepati.net, Diego mengalami masalah kesehatan sejak November lalu dan menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit. Ia pertama kali dirawat di RSI Yarsis Solo. Saat itu, ia didiagnosis menderita tifus dan dirawat hingga sepekan.

    Empat hari setelah pulang, ia kembali masuk rumah sakit. Kali ini, ia dirawat di PKU Muhammadiyah Solo. Setelah lima hari, penyakit Diego tak teridentifikasi. Ia dirujuk ke Rumah Sakit Moewardi dan dirawat di sana hingga mengembuskan napas terakhir.

    Salah satu hal yang membuat pengobatan Diego terputus-putus itu adalah karena kurangnya biaya. Menurut Tribunnews, sejak sakit hingga meninggal, Diego belum menerima gaji. Beberapa teman membantu biaya pengobatannya. Pasoepati juga melakukan penggalangan dana untuk perawatan Diego dengan menggelar nonton bareng pertandingan tim nasional Indonesia di ajang Piala AFF 2012.

    Selama menjalani perawatan, Diego ditemani oleh rekannya, Arum. Menurut Arum, Diego beberapa kali mengatakan ingin pulang ke Paraguay dan meminta Arum mengurus kepulangannya ke Paraguay.

    Mantan Ketua Umum Persis Solo, FX Hadi Rudiatmo, telah menyelesaikan biaya perawatan Diego dan mengurus pemulangan jenazah ke Paraguay. "Untuk peti matinya juga khusus. Semua sudah diurus," ujar Rudi seperti dikutip Antara.

    Diego Mendieta lahir di Paraguay pada 13 Juni 1980. Ia meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak, yang semuanya tinggal di Paraguay.

    saus
    Kisah Pilu Diego Mendieta

    Nasib malang kembali dialami pemain asing yang mengadu nasib di Indonesia. Tak sanggup melunasi biaya rumah sakit karena gajinya belum dibayar, Diego Mendieta akhirnya meninggal dunia.

    Diego sebelumnya bermain untuk Persis Solo versi PT Liga Indonesia. Musim lalu, penyerang asal Paraguay itu menyumbangkan delapan gol untuk Laskar Sambernyawa.

    Pekan lalu, Diego dilarikan ke RS Dr Muwardi Solo. Dia mengeluh tidak enak badan, kepala pusing, dan sering muntah. Dari hasil pemeriksaan, pemain kelahiran 13 Juni 1980 itu terserang penyakit tifus dan lever.

    Itu bukan kali pertama Diego masuk rumah sakit. Dia sebelumnya juga pernah diopname di RS Islam Surakarta Yarsis dan RS PKU Muhammadiyah. Tapi, dia terpaksa pulang karena tak bisa membayar biaya perawatan.

    Diego tak punya uang karena gaji selama empat bulan dan uang muka kontrak yang menjadi haknya dikabarkan belum dibayarkan oleh pihak klub. Beruntung, masih ada beberapa teman yang mau memberikan bantuan.

    Untuk membantu biaya pengobatan Diego, Pasoepati, kelompok suporter Persis, sempat melakukan aksi penggalangan dana. Aksi galang dana tersebut dilakukan bersamaan dengan acara nonton bareng timnas Indonesia yang tampil di Piala AFF 2012.

    Tapi, belakangan kondisi Diego makin memburuk. Setelah sempat kritis, pemain bernama lengkap Diego Antonio Mendieta Romero itu akhirnya mengembuskan napas terakhir pada Selasa (4/12/2012) dinihari WIB di RS Dr Muwardi.

    Diego meninggal dengan meninggalkan satu istri dan tiga orang anak: Enzo, Cielo Belin, dan Gaston. Jenazahnya rencananya akan dimakamkan di tanah airnya.

    Ini bukan kali pertama seorang pemain asing meninggal di Indonesia. Bulan Oktober silam, mantan pemain Persita Tangerang, Persikota, Persiba Balikpapan, dan PSIS Semarang, Bruno Zandonadi, tutup usia akibat penyakit kanker otak.

    saus
    Inilah Permintaan Terakhir Diego Mendieta

    Pemain Persis Solo Diego Mendieta tutup usia akibat infeksi virus. Inilah pesan terakhirnya sebelum meninggal.

    Setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Dr Moewardi Solo selama dua hari, Diego tutup usia pada Selasa (4/12/2012) dinihari WIB.

    Diego meinggal akibat infeksi cytomegalovirus yang telah menyebar ke seluruh bagian tubuh, bahkan hingga ke bagian mata dan otaknya.

    Virus tersebut membuat Diego rentan terkena penyakit, hingga membuat berat badannya turun 10 kg. Diego juga terserang jamur candidiasis di bagian tenggorokan hingga saluran pencernaan, serta positif menderita demam berdarah.

    Kematian Diego mengundang duka pelaku sepakbola nasional. Beberapa pemain seperti mantan kapten PSIM, Nova Zaenal dan pemain PSS Sleman, Anang Hadi, memasang foto BlackBerry Messenger mereka dengan foto Diego yang sedang tersenyum.

    Mereka juga mengirimkan broadcast message yang berisi perimntaan terakhir Diego. Inilah pesan terakhirnya:

    Gak minta gaji Full
    Aku
    Cuma minta tiket pesawat
    Biar bisa pulang
    Ketemu MAMAH
    Dan
    Mati di negara saya

    RIP#Diego Mendieta

    saus
    Last edited by Kingform; 04-12-2012 at 11:24 PM.


    "Maybe not all of our efforts will be rewarded. But without effort, you will get nothing"
    Takahashi Minami

    ------------------------------------------------------------------
    Thread paling Hot di l AKB48 Glossary l 48Fams l My Blog

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •