Page 1 of 3 123 LastLast
Results 1 to 20 of 53

Thread: Les Misérables (2012)

  1. #1
    pelanggan setia mbok jamu's Avatar
    Join Date
    Oct 2012
    Posts
    3,417

    Les Misérables (2012)

    Les Misérables adalah film drama musikal yang diangkat dari novel karya penulis Perancis Victor Hugo tahun 1862. Release date 25 Dec 2012. I can't wait!


    Ada tulisan yang bagus tentang karya sastra ini:
    Sesuatu yang ingin disampaikan oleh Hugo lewat Les Miserables adalah bahwa manusia pada dasarnya adalah baik dan memiliki kecenderungan untuk baik. Yang membuat banyak manusia menjadi buruk adalah masyarakat dan nilai-nilai yang dipaksakan di dalam masyarakat.

    Les Misérables ditulis Hugo pada abad ke-19. Berkisah tentang pergulatan seorang narapidana untuk menjadi baik pada tiga dasarwarsa pertama abad tersebut. Cerita bermula dari usaha Jean Valjean yang baru bebas dari hukuman dan sedang mencari tempat penginapan suatu hari. Alih-alih, tak ada yang mau memberikannya semalam pun kecuali seorang uskup tua. Singkat kata, lewat uskup inilah ia sadar dan mulai menjalani pergulatan batinnya menjadi orang baik.

    Dalam pergulatan tersebut, ia mengenal banyak orang dan menjalani hidup yang berbeda dari semasa menjadi narapidana sebelumnya. Ia pun ingin selalu berbuat baik kepada manusia tanpa pandang bulu. Kepada Fantine, seorang pelacur. kepada Cosette, anak tidak sah Fantine. Kepada Javert, seorang kepala polisi yang selalu melihat orang sebagai baik atau jahat. Kepada Thernadier, seorang "rubah" yang merawat Fantine kecil. Kepada Marius, anak muda yang mencintai Cosette.

    Pada waktu itu, masyarakat memiliki kuasa yang besar untuk menilai seseorang hanya dari status dan cap yang melekat pada dirinya. Narapidana dan pelacur, untuk mangambil contoh, dianggap sampah masyarakat dan karenanya tak layak hidup bersama masyarakat. Seberapa besar kebaikan yang mereka perbuat pun tidak akan menghilangkan cap yang sudah melekat itu. Tetap saja mereka dianggap sampah yang sudah-wajib-segera-dibuang agar tempat yang semula bersampah menjadi bersih kembali.

    Dalam kondisi tersebut, wajar saja bila orang yang ingin berbuat baik tidak selamanya mujur. Sebab baik-tidaknya suatu kebaikan diukur dan dinilai oleh masyarakat masing-masing. Seolah-olah mereka buta tentang kebaikan. Seolah-olah nilai-nilai kemanusiaan tidak bersifat universal hingga pribadi-pribadi tertentu saja yang bisa melihat kebaikan-kebaikan seseorang.

    Hugo mengajak kita menilai kebaikan bukan melalui anggapan yang hidup dalam masyarakat. Ia mengajak kita menilai kebaikan dari pelaku yang berbuat kebaikan itu sendiri; apa maksud ia berbuat baik, kepada siapa ditujukannya, bagaimana bentuk kebaikannya itu, dan bukan apakah baik atau tidak yang ia lakukan itu.

    Diceritakan bahwa Jean Valjean sendiri sampai perlu merahasiakan jati dirinya sebagai narapidana agar ia dapat berbuat baik kepada sesama, sebagaimana yang telah diperintahkan oleh Tuhan. Ia menyadari betapa kuat pra-sangka yang hidup dalam masyarakat, sehingga terkesan tak ada ruang baginya untuk berbuat baik dan mengabdi kepada Tuhan.

    Yang menarik dari buku ini adalah pelukisan karakter tokoh-tokoh tersebut. Hugo tidak sembarang mengangkat dan melukis karakter mereka. Ia terkesan ingin mengajak kita--para pembaca--melihat perubahan psikologis yang terjadi pada tokoh per tokoh. Dari perubahan psikologis itulah akan segera terlihat tindakan masing-masing tokoh, sehingga dapat mudah dipahami dan diterima oleh kita.

    Pada suatu masa di abad ke-20 yang lewat, pernah dibuat sebuah film yang berjudul Les Misérables. Gagasan yang ingin disampaikan dalam film ini sama dengan apa yang ingin disampaikan oleh Hugo. Dengan memakai latar belakang peristiwa-peristiwa tertentu dalam sejarah, keadaan-keadaan yang tercipta di dalam karya Hugo dijelmakan kembali.

    Dalam film tersebut, pembantaian Yahudi oleh Nazi Jerman pada Perang Dunia II merupakan keadaan yang pas untuk itu. Kaum Yahudi mewakili stereotip orang-orang yang dipandang sampah dalam masyarakat Eropa saat itu oleh Nazi. Segala kebaikan kaum Yahudi dipandang sebagai sesuatu yang tak bernilai oleh Nazi dan anggapan ini berusaha dihidupkan di tengah-tengah masyarakat Eropa.

    Seolah-olah, apa yang dikisahkan oleh Hugo dalam Les Misérables terjadi kembali pada abad ke-20. Atau, justru sebaliknya, karya Hugo tersebut benar-benar telah menginspirasi orang-orang di Paris saat itu (film yang dimaksud memang berlatar Paris pada sekitar Perang Dunia II). Menginspirasi di sini, maksudnya, membuat seseorang merasa melihat dirinya di dalam karya Hugo itu, baik dalam karakter, sosok maupun dalam tindakan pribadi.

    Makanya, ada yang merasa dan ingin terus menjadi sebagai Jean Valjean. Ada yang merasa dan kagum sebagai Cosette. Ada yang bangga dan tak sadar dirinya sebagai sosok Javert. Ada yang memiliki nasib yang sama seperti Marius. Ada yang menganggap baik dan karenanya membela sosok Thernadier justru sebagai wakil Tuhan meski pada dasarnya adalah rubah.

    Sebuah karya yang menginspirasi--begitulah garis besar film tersebut, dan dengan demikian seolah mengarisbawahi bahwa Les Misérables--yang berarti para gembel--adalah sebuah karya besar dalam kesusastraan Perancis. Hugo sendiri dikatakan sebagai bapak aliran romantisisme dalam perkembangan kesusastraan dunia. Karya lainnya yang sudah kita kenal adalah Hunchback of Notre Dame yang terkenal itu.
    Oleh: Rimbun Natamarga

  2. #2
    pelanggan setia serendipity's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    4,775

    Smile Les Miserables

    Pada tahun 1815 di Perancis, seorang pria bernama Jean Valjean (Hugh Jackman) dibebaskan secara bersyarat dari penjara setelah 19 tahun mendekam karena mencuri sepotong roti. Status pembebasan bersyarat Jean mewajibkannya untuk wajib lapor, jika tidak maka ia akan kembali dijebloskan ke dalam penjara yang dipimpin oleh kepala kepolisian tegas bernama Javert (Russell Crowe).

    Status mentan napi yang harus selalu wajib lapor membuat kehidupan Jean tidak berbeda seperti di penjara. Pandangan miring masyarakat umum semakin membuatnya tersiksa, hingga suatu hari ada seorang pendeta yang memperlakukan Jean dengan penuh kasih. Sejak saat itu, Jean pun mulai bertobat dan tidak berperilaku liar. Namun ia melupakan kewajibannya untuk melapor karena enggan berurusan dengan hukum khususnya bertemu dengan Javert.

    Sekitar 9 tahun berselang, Jean Valjean akhirnya menggunakan identitas baru dan hidup membujang sebagai pemilik pabrik yang kaya sekaligus menjabat Walikota Montreuil-sur-Mer. Pada saat itu, Javert tentunya sudah tidak mengenali transformasi Jean namun bertekad untuk terus memburu mantan napinya tersebut.

    Di pabrik milik Jean tersebut, terdapat seorang gadis bernama Fantine (Anne Hathaway) yang diperlakukan diskriminatif oleh rekan-rekannya karena memiliki anak diluar nikah. Saat dikeluarkan dari pekerjaannya, hidup Fantine pun mulai merana. Melihat keadaan Fantine, Jean merasa tersentuh dan berjanji untuk menolong dengan merawat putri semata wayangnya bernama Cosette (Amanda Seyfried). Namun Jean dan Cosette tetap harus hidup dalam pelarian karena Javert terus memburunya.

    Les Miserables adalah film musikal yang penuh emosi. Meskipun dialognya dilontarkan dengan nyanyian yang indah, namun hal tersebut sama sekali tidak menurunkan kualitas drama dari kisah film ini. Kisah drama film Les Miserables pun terasa lengkap karena terkandung cerita mengenai perjuangan yang tak kenal lelah untuk eksistensi, semangat revolusioner, cinta tulus seorang ayah dan pengorbanan.

    Selain itu penonton juga akan disuguhkan oleh penampilan yang tidak biasa dari artis-artis ternama seperti Hugh Jackman, Russell Crowe, Anne Hathaway dan Amanda Seyfried. Disini mereka tidak hanya dituntut menampilkan kualitas beraktingnya tapi juga harus mampu berolah vokal dengan sangat baik.

    Di film garapan sutradara Tom Hooper tersebut, kualitas Anne Hathaway dan Hugh Jackman patut diacungi jempol karena mereka dinilai berhasil mendalami perannya dengan sangat maksimal. Seperti diketahui, Anne rela mengurangi bobot tubuhnya sebanyak 11 kg demi Les Miserables agar bisa terlihat menderita seperti karakter Fantine. Maka tak heran jika keduanya mendapat nominasi sebagai Aktor Terbaik dan Aktris Pendukung Terbaik Oscar 2013 dari film Les Miserables.

    sumber http://www.21cineplex.com/review/les...emosi,2790.htm

  3. #3
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    saya pengen nonton ini juga nih, blom nonton sih udah nonton blom seren?

    buatku hugh jackman yang berlatar teater sangat cocok untuk cast ini. he sings (very well at that), he dances, he acts, he's funny. multi talented banget, and good looking to boot. ini sala satu seleb yang i have deep respect, selaen wayne brady yang juga menurutku sangat multi-talented tapi rada underrated :
    Last edited by ndugu; 15-01-2013 at 12:13 AM.

  4. #4
    pelanggan setia red>,<hair's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Location
    kanatakara
    Posts
    2,824
    uda liat tp kok pemainnya beda y ... filmnya ada berapa versi se?

    Anugurihiitusomi

  5. #5
    pelanggan setia opi77's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    3,601
    katanya gak tayang di Indonesia yah??

    ---------- Post Merged at 02:08 PM ----------

    katanya gak tayang di Indonesia yah??

  6. #6
    pelanggan setia red>,<hair's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Location
    kanatakara
    Posts
    2,824
    ada kok d coming soonnya 21

    Anugurihiitusomi

  7. #7
    pelanggan setia opi77's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    3,601
    barusan cek di websitenya 21cineplex emank ada coming soonnya...perasaan kemaren2 denger2nya gak bakalan masuk Indonesia...bagus dech kalo masuk ada film yang ditunggu2 lagi

    ---------- Post Merged at 02:29 PM ----------

    barusan cek di websitenya 21cineplex emank ada coming soonnya...perasaan kemaren2 denger2nya gak bakalan masuk Indonesia...bagus dech kalo masuk ada film yang ditunggu2 lagi

  8. #8
    pelanggan setia david260684's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Location
    Home Sweet Home
    Posts
    2,222
    besok dah tayang koq,
    neh film remake, jadi tentunya ada versi jadulnya..
    bagi sebagian orang neh film terlihat sangat bagus, tapi sebagian lagi bakal nganggepnya biasa aja atau jelek malahan, karena genrenya yang gak semua orang bisa nikmati...

  9. #9
    pelanggan setia red>,<hair's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Location
    kanatakara
    Posts
    2,824
    berarti gw liat versi jadulnya to

    Anugurihiitusomi

  10. #10
    pelanggan tetap
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    646
    les miserables yang dulu yang jadi fantine si uma thurman, yang jadi jean valjean si liam neeson. katanya film ini dari novel lalu diangkat jadi drama panggung musikal, filmnya yg 1998 diangkat dari novel. sedangkan film terbarunya yg 2012 diangkat dari drama panggung musikalnya. pantesan yg versi 2012 pada nyanyi nyanyi
    Last edited by jebret; 16-01-2013 at 10:01 AM.

  11. #11
    pelanggan setia opi77's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    3,601
    Emank versi aslinya dari mana??

  12. #12
    pelanggan tetap Blitzen's Avatar
    Join Date
    Oct 2011
    Location
    Mother Earth
    Posts
    869
    kemaren nonton midnight ada kali sekitar 20an orang pulang saking membosankannya film ini
    Simply Complicated

  13. #13
    pelanggan setia opi77's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    3,601
    Bosennya seperti apa???..film yang membosankan itu kaya film2 yang ditayangin ama 21 cinema waktu film2 impor dilarang masuk...

    ---------- Post Merged at 01:07 PM ----------

    Bosennya seperti apa???..film yang membosankan itu kaya film2 yang ditayangin ama 21 cinema waktu film2 impor dilarang masuk...

  14. #14
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Versi asli dari novelnya Victor Hugo.

    Dulu aku pernah nonton versi akhir 90-an di mana Liam Neeson jadi Jean Valjean dan aktor Australia (lupa namanya siapa) jadi Javert. Tapi ternyata ceritanya gak sampai selesai.
    Trus nonton versi miniseri berbahasa Prancis.

    Keduanya bukan musikal.
    Ceritanya cukup berat.
    Sebagai non-Kristen, menurutku ini cerita sangat Kristen banget dan aku suka.
    Diawali babak di Gereja di mana karakter utamanya mengalami perubahan dan sepanjang cerita si karakter utama harus 'tabah' dalam menebus dosa.

    Aku belum melihat versi musikal dan belum juga melihat yang ini.
    Kalau dari trailer sih, aku agak gak sreg dengan muka Hugh Jackman sebagai Jean Valjean. Kalau si Russel Crowe, wajahnya sudah cocok sebagai sipir penjara.

    ---------- Post Merged at 03:18 PM ----------

    Versi asli dari novelnya Victor Hugo.

    Dulu aku pernah nonton versi akhir 90-an di mana Liam Neeson jadi Jean Valjean dan aktor Australia (lupa namanya siapa) jadi Javert. Tapi ternyata ceritanya gak sampai selesai.
    Trus nonton versi miniseri berbahasa Prancis.

    Keduanya bukan musikal.
    Ceritanya cukup berat.
    Sebagai non-Kristen, menurutku ini cerita sangat Kristen banget dan aku suka.
    Diawali babak di Gereja di mana karakter utamanya mengalami perubahan dan sepanjang cerita si karakter utama harus 'tabah' dalam menebus dosa.

    Aku belum melihat versi musikal dan belum juga melihat yang ini.
    Kalau dari trailer sih, aku agak gak sreg dengan muka Hugh Jackman sebagai Jean Valjean. Kalau si Russel Crowe, wajahnya sudah cocok sebagai sipir penjara.
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  15. #15
    ★★★★★ itsreza's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    10,216
    Tadi nonton di bioskop, versi ini sesuai ekspektasi, bagus, sangat menikmati.
    Sayang karena sepi ditayangkan bukan studio yang besar, kurang puas nih,
    juga sedikit merasa bersalah karena ajak teman dan mereka keliatan bosan
    pengen nonton lagi

  16. #16
    pelanggan setia Porcelain Doll's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    6,347
    filmnya emang berat..jadi buat yg nyari tontonan buat have fun doang, bakal jatoh ngebosenin
    Popo Nest

  17. #17
    pelanggan setia red>,<hair's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Location
    kanatakara
    Posts
    2,824
    gw liat versi lamanya n suka .... jd pengen liat versi yg ini

    Anugurihiitusomi

  18. #18
    pelanggan
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    196
    kalo yang beberapa hari ini tayang di HBO berarti yang lama ya?

  19. #19
    rencananya pengen nonton hari ini, tapi jadi mikir2 lagi
    Four tines is a fork. Three tines is a trident. One is for eating, one is for ruling the seven seas.

  20. #20
    pelanggan setia david260684's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Location
    Home Sweet Home
    Posts
    2,222
    baru nonton tadi..

    7/10

    Pelemnya sebernernya bagus, tapi genrenya film musikal yang kebetulan ane juga gak terlalu suka genre ini, dan ternyata film ini pun bukan film musikal biasa, karena dalam berdialognya pun 90% dibikin musikal, pertama2 seh lumayan enjoy, makin lama dengan durasi 2 jam setengah ngedengerinnya jadi rada2 bosen n annoying apalagi ada bagian yang di ulang2 dan kedengeran jadi aneh...

    sebelah ane cewe tiap kali dialog dengan nada nyanyian, malah maenin hape keliatan banget dia bosen abis...
    jadi seperti postingan ane diatas.. neh film ada yang suka banget dan ada yang gak suka dengan genre yang gak umum seperti ini..

Page 1 of 3 123 LastLast

Tags for this Thread

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •